NovelToon NovelToon
Misteri Mr Dingin VS Gadis Jutek

Misteri Mr Dingin VS Gadis Jutek

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Nikah Kontrak
Popularitas:4.1k
Nilai: 5
Nama Author: Hidayati Yuyun

Syara gadis jutek yang cantik dan pintar. Yang banyak masalah dalam hidupnya. Lantaran Ia menolak menikah dan kabur di hari pernikahannya. Yang membuat orang tua malu dan marah. Sehingga Syara terpaksa belajar hidup mandiri. Lalu bagaimana dengan calon suaminya . Penasaran, ikuti kisahnya.......

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hidayati Yuyun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5

Syara hanya tersenyum. Lalu membawa Farah untuk duduk disisi tempat tidurnya.

Lalu mengambil nafas sebelum bicara.

" Apa kak Farah sudah punya pacar?" tanya Syara menelisik wajah Farah

" Kau ini, ade tahu sendiri kan kita ngak boleh pacaran sama papi. Kalo pun ada harus diam diam," kata Farah setengah berbisik

" Berarti belum kan, apa kak Farah mau nikah sama tuan Ken putra om Kusuma. Kolega opa kita itu," kata Syara

" Hah....Ken, memang kenapa dengannya?" kata Farah

" Masa dia di jodohkan sama Syara. Padahal harusnya kan sama kak Farah. Apalagi kakak seumuran dengannya,"' kata Syara

" Ngak Sya Ken lebih muda dari kak Farah, O... jadi itu maksud papi menyuruh kak Farah pulang. Karna Ade akan bertunangan,"kata Farah tersenyum

" Emang papi bilang tunangan, bukan nikah?" tanya Syara menatap Farah lekat.

" Papi bilang ada pertunangan relasi keluarga kita. Tapi rupanya di naikkan ke level pernikahan ikatan bisnis. Tapi ade beruntung bisa menikah dengan Ken. Dia itu pria baik kok," kata Farah

" Hua....kok kakak mendukung papi sih, Syara belum siap nikah muda.Apa ngak bisa di gantikan sama kak Farah saja. Kakak kan kenal tuan muda Ken," rengek Syara berharap Farah bisa menggantikannya.

" Ngak bisa de, karna itu pilihan Ken sendiri," jelas Farah. Yang tadinya berharap dia yang akan dipilih. Namun Ken malah memilih Syara

" Yah... kami kan belum pernah ketemu kak, kenapa dia memilih ku. Bukannya kakak yang sering bertemu dengannya ," kata Syara yang memang jarang ikut saat ada acara keluarga. Berbeda dengan Farah yang sering bertemu dengan Ken Saat ada acara bisnis keluarga.

" Untuk masalah itu kakak tidak tahu de, Ade tanya sendiri dengan Ken. Bukan nya Ade tahu nomornya," kata Farah

" Syara tidak ingin ketemu kak, Syara takut......" kata Syara tidak melanjutkan perkataanya.

" Takut apa, dia memang cuek dan dingin. Tapi dia cukup ramah dan perhatian kok," kata Farah tersenyum lalu menggenggam tangan Syara." Dengar ....kalian bisa saling mengenal satu sama lain agar lebih dekat," kata Farah,. Walau tahu adiknya itu belum siap.

" Yah ...." kata Syara. Seketika tubuhnya mendadak lemas. Karna Farah tidak mungkin menggantikannya. Dan Syara pun tak punya jalan lain lagi.

" Akh bagaimana ini, jika kak Farah tidak mau, aku kabur saja besok," batin Syara yang berpikir makin nekad untuk kabur di hari pernikahannya.

" Ada apa ?" tanya Farah saat Syara terlihat sangat lesu

" Bukan apa apa kak, Syara hanya bingung. Karna jujur saja Syara belum siap," kata Syara

" Hei.....jangan dianggap serius, yang penting kalian bertemu dulu dan saling mengenal satu sama lain," kata Farah memberi solusi

" Entahlah kak....Syara bingung," kata Syara yang tak ingin bertemu dengan Ken sampai hari ini. Bahkan Syara belum pernah sama sekali mengiyakan ajakan Ken untuk bertemu. Karna ia takut rahasia kuliah kedokterannya bisa ketahuan. Padahal tidak satu pun keluarga nya tahu. Jika dirinya mengambil dua jurusan sekaligus. Karna di kedokteran Syara menempuh jalur beasiswa dengan prestasinya.

" Astaga....apa perlu kak Farah suruh dia kesini?" tanya Farah

" Tidak perlu kak, Syara sibuk...dah sana kakak pergi. Syara mau buat tugas dulu," kata Syara mencari alasan untuk tidak membahas. calon suaminya itu lagi.

" Syara yakin ngak mau bertemu nih, ya sudah kakak ngak bisa maksa. Jangan sampai ade menyesal," kata Farah tersenyum. Karna tahu Syara sebenar pasti akan luluh jika bertemu Ken. Karna menurutnya pria itu cukup baik. Walau seperti pria batu es.

****************

Besoknya saat Syara keluar dari kelas kedokteran. Tanpa sengaja ia melihat Mini di depan perpustakaan.

" Mini .....!! teriak Syara pada teman satu kostnya itu.

" Hei ....loe ngak masuk kelas manajemen, bukannya kamu bilang mau cepat kelar," kata Mini mendekati Syara.

" Bentar lagi, Ayo temani ke kantin," kata Syara menarik tangan Mini.

" Aish jangan main tarik, ok ...aku temani. Tapi ngak bisa lama. Karna aku harus kerja," kata Mini yang memang berasal dari keluarga sederhana.

" Ya tahu, aku lagi ngak mood hari ini Aku sudah bicara pada mami dan Farah. Tapi jawaban mereka sama saja. Bikin aku pusing," kata Syara sembari melangkah.

" Apa mau aku gantiin?" tanya Mini bercanda

" Boleh jika kau mau," kata Syara tersenyum.

" Hahaha ...ogah...bisa bisa aku bisa dituntut sama keluarga calon pak suamimu itu. Karena sudah menipunya dengan menjadi mempelai pengantin. Apalagi mereka orang tajir aku bisa di penjara seumur hidup," kata Mini tertawa.

" CK....bilang saja kau mau meledekku kan Min, bukan nya bantu cari jalan keluar. Malah bercanda," kata Syara memasang wajah cemberutnya.

" Sabar...Sya. Anggap saja itu ujian hidupmu. Aku memang hidup apa adanya. Tapi hidupku ngak seribet dirimu ternyata," goda Mini lagi.

" Tahu ah, ngak usah di bahas," kata Syara yang lalu menarik kursi dan duduk setelah mereka sampai di kantin. Dan tak jauh dari meja mereka dua pasang mata melirik Syara dan Mini yang duduk tak jauh dari mejanya.

" Tapi menurutku tuan muda keluarga tajir itu pasti sangat tampan Sya, aku bisa bayangkan dia seperti apa. Kenapa kamu harus menolak sih Sya. siapa tahu dia pria impian mu," kata Mini tersenyum menatap Syara.

" Entah lah, dia seumuran kak Farah, tapi lebih muda sedikit. Kira kira tampangnya seperti apa ya. Mungkin juga seperti om om girang kali ya. Sebab aku belum pernah juga bertemu dengannya" kata Syara .

" Ya ngak mungkin lah Sya, kamu bilang dia berumur 26 tahun. Ngak tua tua banget kali 26 tahun itu masih muda dan keren. Seperti opa opa korea," kata Mini.

" Tapi dia bukan opa korea Min, orang Jawa tulen campuran batak. Beda dengan ku yang campuran Chinese," kata Syara.

" Bagus ....berarti dia orang yang penyabar dong. Pria Jawa biar hitam seperti kereta api tut...tut...banyak yang menanti," kata Mini sembari tertawa.

" Entahlah....tapi orang Batak kan garang tuh kaya si Ucok...banyak horas bah nya," kata Syara manyun.

" Hahaha....makanya temui dulu tuh calon pak suami. Biar kamu bisa menilai orangnya," kata Mini tertawa. Karna Syara menekuk wajahnya

" Ngak....aku takut dia mengancam ku. Terus menekan ku," kata Syara asal bicara

" Dih ....kenal aja belum sudah main nilai aja loe Sya. Ingat kata pepatah, tak kenal maka tak sayang. Kenalan dulu baru tanam di hati," kata Mini memberi saran.

Sedangkan dua pasang mata yang duduk tak jauh dari meja mereka. Saling tatap mendengar pembicaraan itu.

" Apa tuan muda yakin itu nona Syara " kata pria di sebelah pria dingin. Yang kembali melirik Syara dengan ujung ekor matanya

" Hmmm.....rupanya anak itu sengaja menghindari ku karna dia tidak mau menikah denganku dengan alasan aku sudan tua," kata Ken dengan wajah datar.

" Astaga ....dasar gadis aneh, tapi dia lumayan Cantik tuan," kata asisten Ken yang mengantar Ken ke kampus sore ini. Namun sebelum masuk ke kelas, Ken mengajak asistennya itu ke kantin untuk minum kopi.

" Tapi sepertinya menarik tuan," bisik Mark asisten Ken

" Shut....." kata Ken karna ingin tahu lebih jauh apa yang sedang di bicarakan Syara dengan temannya itu.

" Kau yakin tak mau menikah dengannya Sya?" tanya Mini

" Hmm ....ya...." angguk Syara.

Sehingga Mark langsung menelan saliva nya. Dan menatap Ken tak percaya. Karna bosnya itu tak sama sekali tersinggung dengan penolakan Syara.

"Gadis itu berani sekali menolak tuan muda," kata Mark tak percaya. Padahal bosnya itu sangat di puja banyak wanita dan menjadi idola pria tertampan di perusahaan mereka

" Biar kan saja, aku ingin lihat seperti apa dia mengenalku nanti," kata Ken tersenyum tipis sembari menghabiskan kopinya.

" Sudah ayo pergi," kata Ken beranjak sambil berdiri dan melangkah ke meja kasir dan ketika ia berbalik

Bruk......

" Pak Angga ," kata Syara kaget. Ketika Syara ingin membayar pesanan makanan mereka. Sehingga tanpa sengaja menabrak Ken

" Pak Angga ...!!! Kata Mark melongo . Karna calon nona mudanya itu memanggil Ken dengan sebutan bapak.

1
Hidayati Yuyun
okey insyaallah
mfi Pebrian
bagus.....ijin promosi yah kak jangan lupa mampir juga di novel aku"CINTA SELALU DI HATI" di tunggu yah
Marsiyah Minardi
Ayo Syara ,aku dukung luapkan kekesalanmu
Marsiyah Minardi
Aduh aduh rupanya saling salah paham ya Syara dan tuan muda Ken
Ingat Syara ,jika kumpul keluarga dijaga sikap dan tata bicara ya nona muda
Biar jadi istri kesayangan dan kebanggaan
Marsiyah Minardi
Nah lho ketahuan juga sama papi mamimu Farah
Kau cari penyakit saja
Plis Syara ,dengarkan apa kata suamimu ya
Dan jangan kasih celah pihak ke 3 tuk merusak rumah tangga kalian
Pelakor sekarang lebih ngeri dari dedemit
Marsiyah Minardi
Haduhhh gara gara mabok kebongkar kartu as mu Farah
Adikmu jadi tahu kalau kamu ngarep banget sama Ken
Tetap kalem ya Syara cantik baik pintar
Jangan kepancing ocehan orang mabok
Marsiyah Minardi
Ehhhh rupanya dokter Gee naksir Syara ya ?
Jangan ya dok ,plis urungkan niatmu
Sainganmu berat Tuan Muda Ken
Marsiyah Minardi
Woi Bram ,plis jangan cari gara gara sama Ken dan Syara ya
Dasar kadal buntung modus doang
Marsiyah Minardi
Duh Syara ,suamimu juga lagi kongkow disitu sama pasukannya ,bahas bisnis
Jangan cemburu pas lihat sepupu suami yang cewek ya
Tunjukkan pesonamu
ichaa
Tetap semangat kak biar sepi pembaca
Marsiyah Minardi
Awas Syara ,hati hati jaga hati tuk suamimu
Siapakah Kak Gee ini ?
Hidayati Yuyun
/Drool//Drool//Drool/
Marsiyah Minardi
Othor ,aku jadi ketawa ketiwi baca part ini
Syara Syara ,selamat kesandung cinta suami dosenmu
Marsiyah Minardi
Ya ampun ,kamu lucu sekali Syara /Facepalm//Facepalm/
Dah lah terima nasib jadi istri kesayangan dosenmu ya Syara
Marsiyah Minardi
Ya ampun Syara ,aku ikut gregetan ke kamu
Seperti apa reaksimu Syara saat tahu dosenmu adalah suami sahmu ?
Marsiyah Minardi
Mau lari ke mana lagi Syara ?
Sedang calonmu sudah tahu sudah paham siapa kamu
Dijamin kamu syock saat tahu calonmu dosenmu juga /Grin//Facepalm/
Marsiyah Minardi
Ya Syara ,kamu ngomongin calon suami eh kedengaran langsung sama " Pak Anggara "/Grin//Facepalm/
Kenalan dulu ya Syara meski ujungnya macam tom jerry pula
Marsiyah Minardi
Surprise ya Pak Dosen ,calon jodoh jadi mahasiswi bimbingan anda
Marsiyah Minardi
Wah calon jodoh bertemu tanpa tahu 1 sama lain
Bagaimana reaksi keduanya saat dipertemukan lagi ya ?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!