NovelToon NovelToon
Aku Yang Tidak Sempurna

Aku Yang Tidak Sempurna

Status: tamat
Genre:CEO / Cinta pada Pandangan Pertama / Orang Disabilitas / Tamat
Popularitas:526.8k
Nilai: 5
Nama Author: Pa'tam

Seruni, memiliki fisik yang tidak sempurna, karena cacat sejak lahir.
Sehingga kedua orang tuanya tidak menginginkan dirinya dan di minta untuk di bawa pergi sejauh mungkin.
Namun, meskipun terlahir cacat, Seruni memiliki bakat yang luar biasa, yang tidak semua orang miliki.
Karena bakatnya itu, ternyata membuat seorang CEO jatuh cinta kepadanya.

Bagaimana kisah selanjutnya? Penasaran? Baca yuk!

Cerita ini adalah fiktif dan tidak berniat untuk menyinggung siapapun.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pa'tam, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 5

Kosim kembali ke kamar dengan membawa makanan, di lihatnya Sari dan Seruni sudah selesai mandi.

"Kita makan di makan di kamar saja ya, gak apa-apa, kan?"

"Gak apa-apa Pak," jawab Sari.

Seruni tersenyum lalu duduk bersama kedua orang tuanya. Kosim membaca doa makan, baru setelah itu mereka makan bersama.

Setelah selesai makan Seruni meminta izin untuk jalan-jalan keluar. Sari dan Kosim pun mengizinkan nya, tapi dengan syarat tidak boleh jauh-jauh.

"Gak kok Bu, hanya sekitar hotel ini saja," ujar Seruni.

Saat masuk ke dalam lift, ada dua cewek yang juga ikut masuk. Salah satu dari keduanya mencibir karena Seruni hendak menekan tombol lift menggunakan kakinya.

"Cacat toh," ejek salah satu dari mereka.

Seruni terdiam, dia sudah terbiasa dengan perkataan seperti itu. Jadi tidak akan mempan lagi kepadanya.

"Biar aku bantu, mau ke lantai berapa Dek?" tanya cewek satunya.

"Mau ke lobby kak," jawab Seruni. Perempuan itu memanggil Seruni adik karena Seruni lebih muda darinya.

"Peserta lomba juga?" tanyanya. Seruni mengangguk.

"Dari kota mana?" tanyanya lagi.

"Surabaya, perwakilan dari Surabaya," jawab Seruni.

"Huh, gak salah? Apa tidak ada lagi orang lain sehingga memilih orang cacat sebagai peserta?" ejek yang satunya.

"Sudah, jangan memandang orang dari fisiknya. Dia hebat sampai di undang ke sini," tegur yang satunya.

Seruni terdiam, dia tidak ingin menanggapi ejekan perempuan sombong itu. Karena apa yang di katakan oleh perempuan itu ada benarnya.

"Maafkan dia, dia memang suka bicara seperti itu. Tidak memikirkan perasaan orang," ujar perempuan yang baik itu.

"Gak apa-apa, lagipula apa yang dia katakan benar kok. Aku tidak tersinggung," ungkap Seruni.

Sampai di lobby, Seruni keluar paling belakang. Kemudian ia berjalan-jalan melihat keadaan sekitar hotel.

Seruni menghela nafas, dia berjalan keluar hotel. Untuk pertama kalinya datang ke Jakarta, dia tidak ingin pergi jauh-jauh.

"Hai," perempuan tadi menyapa Seruni dan mendekati. Seruni menoleh dan tersenyum.

"Aku Dian dari Medan," katanya memperkenalkan diri. Kemudian Dian mengulur kan tangannya hendak bersalaman. Namun tangannya menggantung.

"Aku Seruni," ucap Seruni menunduk sedikit.

"Maaf, aku lupa," ucapnya kikuk. Seruni kembali tersenyum dan mengatakan tidak apa-apa.

"Aku deg-degan dengan kompetisi besok," kata Dian.

"Ya, aku juga. Tapi kalah atau menang itu wajar. Semangat!" Seruni memberikan dorongan dan semangat untuk Dian, karena mereka juga sama-sama berjuang.

Mereka mengobrol tentang dunia seni lukis. Dan ternyata cukup nyambung sehingga keduanya merasa nyaman.

"Sudah sore dan sebentar lagi waktu magrib, masuk yuk," ajak Seruni.

"Kamu sholat?" tanya Dian. Seruni mengangguk.

Keduanya pun kembali masuk ke hotel. Saat di dalam lift, Dian menekan tombol lift. Ternyata mereka di lantai yang sama.

"Terima kasih ya, aku merasa nyaman ngobrol denganmu," ucap Dian.

"Sama-sama," ucap Seruni.

Mereka berpisah karena kembali ke kamar mereka masing-masing. Seruni mengetuk pintu menggunakan kakinya. Sari pun segera membuka pintu.

"Dari mana?" tanya Sari.

"Dari lobby hotel Bu, melihat-lihat orang di sana," jawab Seruni.

"Kita sholat dulu, sudah masuk waktunya," kata Kosim. Seruni pun mengangguk sebagai jawaban.

...****************...

Keesokkan harinya ...

Mereka di minta untuk berkumpul di aula hotel. Karena acara di langsung di hotel tempat mereka menginap.

Mereka yang ikut kompetisi di minta untuk mempersiapkan diri. Kali ini Sari yang mendampingi Seruni untuk menyiapkan segala sesuatunya.

Peserta yang datang dari berbagai kota pun berkumpul untuk menunggu nama-nama mereka di panggil.

Sementara di tempat lain ...

Sekar dan Ridwan juga putri mereka baru akan berangkat ke tempat acara. Karena Sekar sebagai penyelenggara, tentu saja putri nya ikut dalam kompetisi tersebut.

"Jangan kecewakan mama sayang," ucap Sekar pada putrinya yang bernama Anita.

Anak yang mereka adopsi sewaktu di rumah sakit. Setelah mereka tidak mengakui Seruni sebagai anak kandung mereka.

"Mama tenang saja, aku putri mama, pasti punya bakat melukis seperti mama," ujar Anita.

"Bagaimana mungkin aku bisa kalah? Semua juri sudah aku suap dengan uang. Siapa yang tidak suka uang?" batin Anita.

"Setengah jam lagi acaranya akan segera di mulai, kita harus segera tiba di sana sebelum acara," kata Ridwan.

Akhirnya mereka pun tiba di tempat acara. Mereka langsung di sambut dan di antar ke tempat duduk VIP.

"Ma, aku seperti melihat Kosim," kata Ridwan.

"Masa sih Pa? Bukannya dia dan Sari sudah pergi jauh?" tanya Sekar.

"Mungkin aku salah lihat," ungkap Ridwan akhirnya.

Mereka pun di minta untuk duduk di kursi yang sudah di sediakan. Sementara Anita bergabung dengan peserta yang lain yang juga ikut lomba.

"Selamat datang Tuan, Nyonya sekalian. Hari ini adalah kompetisi melukis yang di adakan oleh nyonya Sekar. Beliau mengadakan kompetisi ini untuk mencari bakat-bakat muda yang potensi dalam seni melukis. Mari kita sambut beliau untuk naik ke panggung," ucap MC dengan lantang melalui mic.

Sekar tersenyum ramah lalu bangkit dari duduknya dan berjalan dengan anggun ke atas pentas.

Sekar adalah seorang pelukis terkenal yang menghasilkan banyak karya yang mengagumkan.

"Selamat datang kepada Anda semua yang hadir di acara ini. Saya sebagai penyelenggara acara ini ingin mengucapkan terima kasih atas partisipasi Anda dalam mendukung acara ini. Di hadapan saya sudah ada empat dewan juri yang menilai hasil karya setiap peserta. Dan keputusan dewan juri adalah mutlak dan tidak bisa di ganggu gugat. Baiklah, tanpa membuang waktu lagi, acara lomba melukis akan segera di mulai. Terima kasih," ucap Sekar melalui mic.

Setelah itu dia kembali ke tempat duduknya untuk menyaksikan para peserta yang memamerkan bakat-bakat mereka di dalam kompetisi ini.

Satu persatu para peserta di panggil, mereka di baru 5 menit untuk menyelesaikan lukisan mereka. Jika tidak selesai, maka tidak akan di nilai.

Mereka masing-masing memamerkan keahlian mereka dalam melukis. Mereka adalah orang terpilih yang mewakili kota masing-masing di seluruh Indonesia.

Sementara Anita sendiri mewakili dari kota Jakarta. Awalnya dia tidak punya bakat melukis sama sekali.

Namun Sekar selama bertahun-tahun melatih nya agar bisa menjadi seorang pelukis. Sedangkan Seruni, bakat yang dia miliki alami tanpa belajar.

Hanya sejak kecil dia rajin mencoret-coret di atas kertas dengan menggunakan pensil berwarna.

Semua peserta sudah memamerkan keahlian mereka. Kini tiba saatnya giliran Seruni naik ke atas panggung bersama ibunya.

Sekar dan Ridwan terkejut saat melihat peserta terakhir yang naik adalah putrinya yang tidak di inginkan nya.

Para penonton yang hadir juga heran dengan peserta terakhir, karena lebih mirip dengan penyelengara acara.

1
Hr sasuwe
👍
Ayu
Crita nya bagus bgt thor. mksh ya ats karya nya. smgt dan sukses sl💪🙏
Pa'tam: Sama-sama.
total 1 replies
Ayu
Slmt buat Aldi sm Dian.. dah jdi orang tua. smg bhgia sl buat author nya jg😄🙏
Ayu
Wah.. Aldi kena syindrome couvide. ngidam dah dia nya. kshn😄🙏
Ayu
Klau pak Agung bkn ayah biologis Anita. siapa ya thor ayah kandung nya. ksh tau ya thor. dan smg Anita di ksh kesempatan ke 2 buat bertobat ya thor. jdi wanita yg baik🙏
Ayu
Jodoh Gusti otw dpt Warna x ya thor🙏
Ayu
Kesampaian jg Aldi dan Dian bersatu. smg bhgia semua ya thor🙏
Ayu
Seruni jdi milyuder yg kaya mendadak krn lukusan nya🙏
Ayu
Seruni.. hadiah nya ksh Lukisan aja ya🙏
Ayu
Pak Ridwan.. knp tega bgt sm ank kandung sendiri. cm jdi wali nikah aja gk mau. hrs nya dr musibah yg menimpa nya kan jdi sdr. insaf dan bertobat ya. 🙏
Ayu
Dian nanti jodohkan sj sm Aldi thor. kshn jomblo semua🙏
Ayu
Anak adopsi pembawa petaka. hbs sdh Sekar sm Ridwan. gk ada yg tersisa. semua sdh di ambil sm Anita😄🙏
Ayu
Dian sdh di tolong sm Seruni. jgn smpai Dian jdi orang ke 3 aja ya untuk hyb an Seruni dan Jovan ya thor. gk like aku klau author buat mcm tu🙏
Pa'tam: Semua sudah ada pasangan masing-masing nantinya.
total 1 replies
Ayu
Jadi ribet kan.. kasus nya perebutan ank🙏
Ayu
Anak yg di adopsi cm membawa petaka. bikin malu kluarga🙏
Ayu
Mmg btl.. wlaupun pak Kisim dan bu Sari bs merahasiakan klau mereka bkn orang tua kandung Seruni. tapi semua itu bs terbongkar waktu nanti klau Seruni mau nikah. krn wali nikah nya hrs ayah kandung nya. dan aku yakin. Seruni gk akan meninggalkan orang tua angkat nya. btl kan thor🙏
Ayu
Seperti nya crita nya bagus thor. aku jdi penasaran. aku hadir bc crita mu🙏
🦋⃞⃟𝓬🧸 Muffin🧚🏻‍♀️: ✨ Halo Sahabat Pembaca! ✨
Aku baru saja merilis cerita terbaru berjudul “SCARLET MEMORIES” 🖤
Kisah tentang Diana— yang diusir oleh orang tuanya, dikhianati, dihancurkan, dan ditinggalkan dalam kondisi hamil.

Saat ia mulai sembuh karena satu pria yang tulus…

lelaki dari masa lalunya kembali,
membawa rahasia yang bisa menghancurkan segalanya.

✨ Baca SCARLET MEMORIES sekarang.
Berani jatuh cinta, berarti siap terluka lagi.
❤️ Like & komentar kalau kamu siap ikut terseret dramanya.
total 1 replies
Sules Tiyanto
👍👍
syh 03
Ya Allah seruni anak cantik anak baik anugerah terhebat utk ayah ibu mu 🥹🥹
Hariyanti
aku suka ceritanya Thor 🥰 menyentuh rasa tp tdk cengeng dan ada pesan moral di dalamnya.good job👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!