NovelToon NovelToon
Penghianatan Suami Dan Sahabatku

Penghianatan Suami Dan Sahabatku

Status: tamat
Genre:Pemain Terhebat / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.7
Nama Author: pujangga

Adira tak menyangka bahwa suami dan sahabatnya berselingkuh di belakangnya.
Dia melihat mereka duduk makan berdua di sebuah restoran dengan begitu mesranya. Sakit dan hancur itulah yang di rasakan Adira.

📢📢 Jangan lupa Beri Nilai, Like, Komen, Vote, Hadia dan Favoritkan ya kakak-kakak semuanya.

maaf jika Masi banyak kekurangan
mohon dukungannya ya. Terimakasih 😊😊🙏🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pujangga, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5

Flashback

empat tahun lalu Radit dan Adira berpacaran, Bahkan ke dua belah pihak sudah sepakat untuk menikahkan mereka berdua.Mereka berpacaran suda dua tahun lamanya, Hingga suatu hari Adira mengenalkan Radit pada Nadia. Karena Nadia merupakan sahabat sejak Kecil sampai dewasa, bahkan Nadia merupakan sahabat satu-satunya milik Adira.

Sehingga Adira sangat mempercayai Nadia bahkan suda seperti keluarga sendiri.

Hanya saja, Tanpa Adira ketahui ternyata sahabat dari kecil sampai dewasanya itu, tidak seperti yang di kira selama ini.

Tanpa ia ketahui ternyata Nadia sendiri, sedari kecil mempunyai rasa iri terhadap dirinya. Sehingga apapun yang Adira miliki ingin juga di miliki olehnya. apalagi, Radit yang ternyata merupakan anak orang kaya yang memiliki wajah tampan dan rupawan. Sehingga Nadia makin menginginkannya.

Tapi tak sesederhana yang di pikiran Nadia ternyata Radit sudah tergila-gila pada sahabatnya itu. Sehingga Radit tidak menyukainya, Jangan mau mengambil hati Radit. bahkan untuk membuat Radit tertarik atau sekedar melirik saja padanya seperti mustahil.

Hingga pada siang hari itu Nadia dan Adira janji bertemu di sebuah Cafe yang berada di Kota A.

Di Cafe itu mereka berdua duduk sambil menikmati minuman kesukaan masing-masing, dengan bercengkrama seperti yang selalu mereka lakukan.

Awalnya mereka bercanda seperti biasa, Namun tiba-tiba Nadia terlihat murung dan melamun"Kamu kenapa Nad? apa Lo ada masalah?" Tanya Adira karena tiba-tiba melihat wajah murung sahabatnya.

Nadia hanya menggelengkan kepala. Tanpa menjawab pertanyaan Adira

"Cerita aja Nad, Kalau memang ada masala jangan di pendam sendirian" Ucap Adira karena tak tega lihat wajah murung sang sahabat.

"Nggak apa-apa ko Ra."Ucapan dengan nada sedih

"Ya udah kalau Lo nggak mau cerita Ama gw. Mungkin Lo belum siap, Tapi, ingat kalau Lo udah siap buat cerita ada gw yang siap dengar curhat dari Lo." jawab Adira yang begitu peduli sambil tersenyum ke arah Nadia.

"Gw mau bicara tapi, gw takut" Jawab Nadia sungkan

"Takut kenapa Nad" Jawab Adira bingung

"Sebenarnya gw takut Lo marah dan nggak percaya Ama gw" Ucap Nadia dengan mata yang berembun.

"Kenapa gw harus marah Nad? gw nggak bakalan marah malahan gw senang kalau Lo mau cerita" Jawaban Adira untuk menenangkan sahabatnya

"Janji ya, Ra. Lo nggak marah?"Nadia mencoba meyakinkan sahabatnya

"Iya gw janji Nad. Emang ada apa sih?"Ucap Adira dengan kening yang berkerut

"Sebenarnya gw" Nadia mencoba mengjeda ucapannya dan meneteskan air mata

Adira semakin bingung melihat tingkah sahabatnya yang menangis tiba-tiba.

Ia hanya diam, sambil memberi ruang untuk sahabatnya siap bercerita masalahnya.

"Nggak Ra. gw nggak bakalan cerita Ama Lo, gw yakin Lo bakalan nggak percaya Ama omongan gw" Sambil menghapus air mata yang suda membasahi pipinya.

"Nad jangan kaya gini, Jangan semakin bikin gw bingung dong" Adira semakin kebingungan dengan sikap Nadia

" Gw hamil Ra." Akhirnya Nadia berucap deng air mata yang semakin deras

"Apa, Lo hamil Nad. Ama siapa? siap yang udah lakuin itu sama Lo Nad?" Jawab Adira sambil menggenggam tangan sahabatnya

"Yang lakuin itu sama gw" Nadia terdiam beberapa saat sebelum melanjutkan ucapannya"Radit. Ra tapi Lo jangan salah paham sama kita ya, Ra. Kita nggak sengaja lakukan semua itu. please percaya sama gw, Ra." Mohon Nadia sambil balik menggenggam tangan Adira.

Suasana jadi hening, Adira terdiam dan syok atas apa yang baru di ucapakan oleh sahabatnya. Ia masih mencoba mencerna ucapan Nadia yang menyebut nama Radit kekasihnya. Kekasih yang begitu di cintainya,

Bagaimana mungkin sahabat dan kekasihnya melakukan hal yang menjijikan itu. Setahunya Radit sangat tergila-gila pada dirinya tapi kenapa bisa mereka melakukan itu padanya.

Setelah lama menguasai dirinya Adira akhir membuka suara" Nad. Jangan bercanda dong Nad" Sambil menggelengkan kepala tanda tak percaya.

"Gw serius Ra. Gw nggak mungkin bohongin lo" Sambil menghapus air mata yang mengalir di pipinya dan menguatkan genggaman tangannya pada genggaman tangan Adira.

1
oma lina
yach udahan cuma gitu doang bikin penasaran thor🤭🤭
Tien Fitri
bagus
Siti Masitah
thor gimana sih aditia thor bukan radit
Siti Masitah
thor kalo nulis di baca lagi napa
Siti Masitah
bersumpah sumpah aja ntah kapan balasnya
Siti Masitah
adira oon bin botol
Putra Ganteng
is the best 👍🏻
Vien Vienk
👍🫶👍
Wati Sultan
Thor kq nama nya dibikin sama dengan radit🤭
Soraya
mampir thor
Malaku Malasari
aku sangat suka
Malaku Malasari
aku sangat suka
Lala lala
jelang lagi..lagi2 jelang...kayak jelang senja, menjelang magrib. jelang hari esok..jelang / mendekati /
yg betul Jalang / wanita nakal
Mas Liana
jalang.. bukan jelang.
papa rizal.. bukan papa rijal
🙏🙏
yeni kusmiyati
egoIß kalau suamimu berselingkuh bagaimana bu
Sunarti ram
semoga vidio d cape tersebar k media
Sunarti ram
ngebatin trus kpn bls dendamnya,
Sunarti ram
semoga ingatan adira kmbli lgi
Anonymous
terlalu ngayayay...berlete2..ehh...bertele2🤭
Tati Suarti
kata2nya banyak yg keliru
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!