NovelToon NovelToon
Love Tragedy (Kenzo & Kannaya)

Love Tragedy (Kenzo & Kannaya)

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Romansa / Keluarga & Kasih Sayang / Persahabatan / Kaya Raya / Tamat
Popularitas:33.3k
Nilai: 5
Nama Author: Widia Lestari

CERITA MENGGANTUNG, SEBAIKNYA JANGAN DIBACA.

Jika disuruh memilih antara uang atau kasih sayang, kalian akan pilih mana?

Kenzo dan Kanaya, sepasang kakak beradik yang tidak pernah merasa kekurangan dalam hal apa pun kecuali kasih sayang dari kedua orang tuanya.

"Papa dan Mama melakukan ini juga untuk kalian berdua. "
Kalimat itu sepertinya sudah muak didengar telinga.

Sebagai kakak, Kenzo berusaha semampu mungkin untuk menorehkan semua kasih sayangnya kepada sang adik, Kanaya. Ia tidak mau adiknya merasakan hal serupa seperti dirinya. Tapi, dunia terus berjalan, hingga Kanaya menyadari hal itu.

Mereka tumbuh bersama dengan balutan kasih, perlindungan, dan cinta yang selalu keduanya berikan kepada satu sama lain.

Seiring berjalannya waktu, mereka menemukan satu kenyataan yang sulit untuk mereka terima. Raga yang selama ini selalu bersama, rupanya tak sedarah.

Apakah mereka akan terus bersama hingga akhir?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Widia Lestari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 5

Wajah sang surya mulai meredup di ufuk barat, semburat jingga kian membentang di atas gedung Raya Agung yang gemilang.

Kini, tempat itu mulai terlihat sepi, hanya ada beberapa siswa yang masih tinggal di sana.

Seorang pria tua tampak sedang kelimpungan menyusuri setiap lorong bangunan.

"Aduh, jatuh di mana ya kuncinya? Perasaan, tadi belum lewat sini," gumam Pak Sastro, penjaga sekolah.

Pak Sastro terus saja berjalan menunduk, mencari sebuah rangkaian kunci-kunci ruangan yang sengaja ia satukan dengan tali.

"Pak Sastro mencari ini, ya?"

Pria tua itu pun menoleh ke arah seorang siswi yang tengah menunjukkan barang yang sedari tadi ia cari.

"Eh, Neng Livy. Ya ampun, iya Neng. Bapak cari-cari dari tadi tidak ketemu. Eh, ternyata ada sama Neng, terima kasih ya Neng!" Pak Sastro mengambil kunci tersebut dari Livy dengan sumringah.

Livy hanya menampilkan senyum seramah mungkin di hadapan Pak Sastro. Sebetulnya, ia sangat malas jika harus berbicara dengan seseorang yang kastanya lebih rendah darinya.

"Ya sudah kalau begitu, Bapak permisi ya Neng. Bapak mau periksa dahulu lantai atas." pamit Pak Sastro. Kebetulan, mereka sedang berada di lantai 3.

Secepat kilat, Vera dan Cika mencegah Pak Sastro agar tidak pergi ke sana mengingat ada Kanaya yang sedang mereka kurung.

"Kenapa, Neng? Bapak mau ke atas dahulu, uhuk! uhuk!" tanya Pak Sastro diikuti dengan batuknya yang tak kunjung sembuh juga.

"Sudah, Pak. Tidak perlu ke atas, Bapak istirahat saja dahulu!" ujar Vera berusaha mencari alasan.

"Tidak apa-apa Neng, Bapak harus memeriksa lantai atas. Jika tidak, nanti kalau ada apa-apa di sana, pasti Bapak yang disalahkan karena itu sudah menjadi tanggung jawab Bapak." tukas Pak Sastro.

"Pak Sastro jangan khawatir. Semua ruangan di lantai atas sudah super duper aman. Kita sudah periksa dan mengunci semua ruangannya." kilah Cika.

Pak Sastro mengerutkan keningnya, "maksud Neng ... "

"Iya, Pak. Waktu kita nemuin kuncinya, kita sekalian saja membantu Bapak untuk mengunci semua ruangan atas. Kita kasihan sama Bapak. Apalagi Bapak lagi sakit-sakitan seperti ini dan harus naik turun tangga, pasti tambah sakit 'kan, Pak?" tambah Vera.

"Uhuk! Uhuk! Iya, Neng. Terkadang, dada Bapak suka sakit kalau terlalu sering naik tangga. Ya, beginilah kalau sudah berumur, Neng, segalanya serba terbatas. Tapi jika Bapak tidak bekerja, anak istri Bapak mau dikasih makan apa?" tutur Pak Sastro beradu nasib.

"Semoga Pak Sastro sehat terus, ya. Tugas Bapak 'kan sudah selesai, sebaiknya Bapak pulang saja dan istirahat di rumah. Ini, berikan kepada anak dan istri Bapak, ya!" Cika memberikan beberapa lembar uang ratusan ribu kepada Pak Sastro.

Netra Pak Sastro berbinar, kemudian menerima sejumlah uang itu dengan suka cita.

"Ck, ck, ck. Si paling dermawan," cibir Vera setelah kepergian Pak Sastro.

"Biasalah, uang tutup mulut. Kalau tidak begitu, Pak Sastro pasti akan bertanya lebih banyak." sahut Cika.

"Good job, Cika!" puji Livy.

Ketiga gadis itu pun memutuskan untuk bergegas pulang, agar tidak menimbulkan kecurigaan dari orang lain.

"Eh, Liv. Itu bukannya Kenzo sama Gabriel, ya?" ujar Vera ketika hendak memasuki mobil Livy.

Livy mengikuti arah pandang sahabatnya itu. Memang benar, rupanya Kenzo belum pulang. Tampaknya ia baru saja selesai dengan urusannya. Namun ada yang aneh, wajah Kenzo terlihat seperti sedang terluka.

Livy turun dari mobilnya. Tanpa berpikir panjang, ia melangkahkan kakinya menghampiri Kenzo di sana.

"Ken, wajahmu kenapa?" tanyanya, cemas.

"Eh, ada Livy. Tumben belum pulang?" tanya Gabriel.

"I-iya, aku ada urusan dahulu sebentar," jawabnya gelagapan, "ada apa dengan wajahmu, Ken?" Livy masih mengharapkan jawaban dari sang pujaan.

"Bukan urusanmu." jawabnya datar.

"Ah, ya. Aku selalu membawa kotak P3K di tasku. Kurasa, di sana ada sesuatu yang dapat mengobati luka di wajahmu," ucap Livy sembari merogoh tasnya.

"Nah, ini dia!" seru Livy ketika menemukannya, "bolehkah aku mengobati lukamu, Ken?"

"Boleh, boleh, boleh." Gabriel beranjak dari tempatnya mempersilahkan Livy duduk di sana untuk mengobati Kenzo.

Livy memang terlahir dari orang tua yang telah mempunyai nama besar dalam bidang kesehatan. Ayahnya merupakan pemilik rumah sakit terbesar ke dua di Indonesia, sedangnya ibunya adalah seorang dokter. Hal itu membuatnya tidak asing lagi dalam hal keperawatan.

Sementara pria itu mengeluarkan benda pipihnya dan tidak menghiraukan Livy di sana yang mulai mengobatinya. Bagaimana pun juga, luka itu memang harus segera diobati agar tidak membuat sang adik khawatir.

"Kau habis berkelahi, ya?" tanya Livy lembut sembari mengoleskan obat ke sudut bibir Kenzo yang terluka.

"Riel, kenapa kau tidak memberitahu hal ini kepadaku?" Kenzo tidak menggubris pertanyaan dari Livy, perhatiannya kini sedang fokus pada riwayat chat yang ada di ponselnya.

"Memangnya ada hal apa?" Gabriel balik bertanya.

"Pesan dari Kanaya,"

Setiap kali Kenzo menyebutkan nama Kanaya, itulah yang menjadi pemantik api dalam hati Livy.

Gadis itu masih bisa bersabar ketika mata Kenzo tidak pernah menatapnya sekalipun. Namun, kesabarannya menguap menjadi kepulan amarah ketika mulut pria itu menyebutkan nama seseorang yang selama ini menjadi benalu bagi dirinya untuk mendekati Kenzo.

"Awsh!" Kenzo meringis ketika Livy menekan lukanya dengan kuat.

"Oh, maafkan aku. Aku tidak bermaksud untuk menyakitimu." ucap Livy, merasa bersalah.

"Livy, kau ini seorang perempuan. Tidak bisakah kau bersikap lebih lembut?" cibir Gabriel.

Livy mendelik ke arah Gabriel. Bukan hanya playboy, pria itu juga sangat pandai dalam menghujat.

"Kau menghubungi siapa, Ken?" tanya Gabriel ketika melihat Kenzo menempelkan ponselnya ke telinga.

"Kanaya."

Livy tersentak, mendadak dirinya gelagapan. Ia takut ketahuan bahwa ponsel Kanaya ada di dalam tasnya. Jika itu terjadi, pastinya akan menimbulkan banyak pertanyaan dari Kenzo.

~Dering ponsel~

Tubuh Livy membeku namun jantungnya berpacu dengan kencang ketika ponsel dalam tasnya berbunyi. Tanpa ia sadari, Gabriel menatapnya dengan penuh selidik.

"Ponselmu berbunyi, kenapa tidak diangkat?" ujar Gabriel.

"Oh ya, ya a-aku akan mengangkatnya sekarang." sahutnya gelagapan dengan wajah yang memucat.

Dengan tangan gemetar, Livy merogoh ponsel yang ada di dalam tasnya. Rasanya sangat berat jika ia harus mengeluarkan ponsel itu sekarang.

"Ponselnya tidak aktif," ujar Kenzo sembari memasukkan kembali benda pipih itu ke dalam sakunya, "Gabriel, sebaiknya aku pulang sekarang." lanjutnya.

"Ya sudah, ayo!" sahut Gabriel.

Jantung Livy seakan kembali lagi pada tempatnya. Hampir saja. Rupanya, bunyi itu berasal dari ponselnya sendiri yang juga ia simpan di dalam tas.

"Terima kasih," ucap Kenzo sebelum pergi dari sana kepada Livy.

Mendadak netra itu berbinar, hatinya seakan dihinggapi ribuan kupu-kupu. Livy merasakan dunianya semakin indah dan berwarna.

"Dia ... berterima kasih ... kepadaku?" gumam Livy yang masih mematung di tempatnya.

"OMG, OMG, OMG! Congrats ya, Liv! Untuk pertama kalinya seorang Kenzo berbicara kepadamu!" seru Cika yang baru menghampiri Livy di sana.

"Terima kasih," tambah Vera menirukan gaya ucapan Kenzo yang terkesan datar itu.

"Guys, bangunkan aku dari mimpi ini!" ucap Livy yang masih tidak percaya.

Plak!

Cika memukul lengan Livy dengan kuat sampai gadis itu meringis kesakitan.

Bukannya marah, Livy malah menampilkan senyuman yang merekah indah.

"Ini benar-benar bukan mimpi." gumamnya.

1
adara
sayang bangat ka padahal ceritanya bagus
Kang Halu: Nanti Author kembali lagi dengan karya yang lebih menarik. Tunggu, ya..

Atau kamu bisa cek karya Author di aplikasi Fizzo dengan judul : Pesona Pengasuh Kecil Tuan Muda.

Terima kasih..
total 1 replies
Etik Puji Astuti
lanjut
nis_ma
kayaknya justru si Kanaya yang bukan anak kandung ya kak? hhe nebak aja kak
Anonim
lg nyimak
Nina ♋
Jadi penasaran, Kenzo, seperti apakah dirimu 🤔🤔
adara
siap ka di tunggu kelanjutannya
Kang Halu: makasih
total 1 replies
Kang Halu
hay readers, mohon maaf novel ini lagi tahap revisi, jadi di harap jangan baca dulu ya, nanti pusing.
kalian bisa tambahkan dulu ke favorit, nanti kalo ada notif update berarti aku udah selesai revisi. thanks and love u all
...: langsung kabari kalo udah selasai ya kaa
total 1 replies
Kang Halu
Untuk yang udah baca sampai sini, maaf ya aku akan kasih kabar mengecewakan. Aku berniat untuk merevisi novel ini. Menurutku alurnya sangat berantakan sampai aku mentok kehabisan ide lagi, pusingin sendiri. mohon maaf yang sebesar-besarnya ya. Aku mau perbaiki dulu tulisan aku. mungkin alurnya akan sedikit berbeda tapi gak akan keluar dari kerangka ceritanya kok. Nanti aku kabarin lagi kalo aku udah selesai dan lanjut up🤍
...
hayoo Lo..🤣
adara
kasihan kenzo dia pasti sedih saat tau kalau ayahnya mengalami trauma setelah koma dan tidak mengenalnya😭😭
adara
akhirnya up lgi. next ka
Kang Halu: iya, maaf ya kemarin sibuk di real life nih heheheh
total 1 replies
Kang Halu
Selamat tahun baru islam 1 Muharram 1444H readersku, bagi yang beragama Muslim 🥳 Jika tahun lalu dipenuhi dengan kesedihan, mari memulai awal kebahagiaan. Jika tahun lalu mendapat banyak kekecewaan, ambil hikmah dari hal baik yang terdapat di dalamnya🤍
adara
kenzo pasti kangen banget sma kannaya tadi kerinduannya sedikit terobati karena ada olive yg seperti kannaya walaupun sifat mereka sangat berbeda..
next ka🤗🤗
adara
apa kenzo lupa kalau kannaya menunggunya🤔 atau mungkin dia akan tetap tinggal di eropa dan meninggalkan amerika dan semua kenangan yg pernah dia lalui dulu..
next ka
Anonim
lanjut thor!
adara
"Don't judge the cover" mungkin kata itu cocok untuk menggambarkan sosok Ryo karena apa yg kita lihat diluar bukan berarti sama di dalamnya..
next ka
adara
benar apa yg di katakan Ryo kalau banyak yg menantikan kebahagiaanmu.kamu harus tetap bahagia walaupun tanpa kenzo di sisi mu. dan percayalah kalau kenzo pasti akan kembali..
adara
kejam sekali keluarga bardye terutama yuna adiknya bardye apa dia tidak berfikir kalau saat dia berbicara buruk tentang kakak iparnya sendiri? dia juga seorang wanita seharusnya dia mengerti perasaan syafira seperti apa..semoga yuna dapat karma atas apa dia perbuat s'lama ini terhadap syafira😤😤
adara
Huaaa seneng banget liat kenzo bisa bertemu dengan keluarga kandungnya dan menemui dady kandungnya yg sedang berjuang.. semoga saja alexis bisa merasan kedatangan kenzo putra nya yg sudah lama tidak bertemu dengannya dan dia segera sadar😭😭😭
adara
Huaaa aku sampai terharu melihat mereka kembali bersama menjadi satu keluarga yg utuh seperti dulu walaupun bardye dan syafira s'lama ini jauh dari mereka berdua tapi mereka tetaplah sebuah keluarga yg saling menyayangi satu sama lain😭😭
ka author gimana nasib alexis diakan keadaannya sedang memburuk? apa bardye akan membawa kenzo bertemu dengan alexis agar bisa melihat kondisi ayahnya yg sesungguhnya🤔🤔mungkin dengan kedatangan kenzo keadaan alexis bisa membaik.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!