NovelToon NovelToon
Kau Pasti Menyesal!

Kau Pasti Menyesal!

Status: tamat
Genre:Patahhati / Balas Dendam / Romantis / Mengubah Takdir / Selingkuh / Cerai / Tamat
Popularitas:1.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Reski Muchu Kissky

Ini karya fiksi semata.

⚠️ Warning, novel ini akan menggangu psikologis anda, jadi harap bijak membaca!⚠️

Bak tersambar petir, ketika Fi Saeadat mendapati sang suami dan adik kandungnya Dewi bermain di atas ranjang yang menjadi saksi bisu perjalanan cintanya selama ini.

Fi yang murka pun memberi sang adik pelajaran. Namun Asir sang suami yang telah mati nurani, membalas tindakan Fi, dengan menghajar tubuh istrinya secara membabi buta dan hampir meregang nyawa di hadapan kedua buah hatinya.

Akankah Fi mempertahankan rumah tangganya?
Atau ia bangkit dan membalas perbuatan keduanya?
Ikuti terus kisah perjalanan hidup Fi Saeadat di novel Kau Pasti Menyesal!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reski Muchu Kissky, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

5 (Tak Di Restui)

“Di ladang siapa?” tanya Fi.

“Pak RT, dia memetik cabai, katanya lumayan, selain dapat upah, dapat cabai gratis 2 kg perorang.” terang Dewi.

“Oh, begitukah?” kemudian Fi masuk ke dalam kamar yang di tempati mereka bertiga untuk menaruh tasnya.

Setelah itu ia keluar dan duduk di sebelah adiknya yang sedang bermain handphone jadul tanpa kamera dan internet.

“Apa kau sudah masak?” tanya Fi, sebab hari sudah mendekati senja.

“Belum, tunggu dia pulang,” ujar Dewi.

“Astaga Wi, kau masih saja malas, kasihan ibu, sudah kerja harian di ladang orang, kau malah tak bisa membantunya, harusnya kau masak Wi, kalau ibu sudah pulang, bisa langsung makan, kalau ibu sampai sakit, kau juga yang rugi, karena enggak bisa pergi sekolah.” Fi menasehati adiknya yang tak mau mengerjakan pekerjaan rumah.

“Aku malas kak, pulang sekolah aku lelah, aku juga harus mengerjakan PR, lagi pula biarkan dia yang melakukan semuanya, itukan perannya seorang ibu?” Dewi yang nakal tak pernah merasa bersalah dengan apa yang ia lakukan.

“Astaghfirullah, kau ini!” Fi yang malas berdebat bangkit dari duduknya menuju dapur yang tak punya sekat dari ruang tamu sempit yang mereka miliki.

Fi pun melihat ke dalam baskom kecil tempat biasa mereka menyimpan nasi setelah di masak dalam panci.

“Kosong.” ia pun melihat ke arah sang adik yang masih sibuk mengutak-atik handphonenya.

“Dasar nakal, tak pernah berubah,” gumam Fi.

Ia yang masih lelah dari perjalanan panjangnya menguatkan diri untuk memasak nasi.

Ketika ia membuka toples berukuran 5 kg yang jadi penyimpanan beras, ternyata isinya bersih, tal tersisa satu biji beras pun.

“Ya Allah.” melihat kemelaratan kelurganya, ia semakin yakin untuk menerima lamaran Asir. Fi berharap setelah menikah, ia dapat menyisihkan sedikit uang belanja untuk keluarga kecilnya.

Kemudian Fi mengambil dompet yang ada dalam sakunya.

“Ck, sisa 20.000, hanya cukup ongkos ke kampus. Tapi kalau aku enggak beli beras, kami enggak akan makan.” setelah penuh pertimbangan, Fi pun memutuskan untuk membeli berasal 1 kg dengan harga yang paling murah, yaitu Rp 8500.

Setelah itu, si gadis cantik mulai memasak dengan menggunakan tungku berbahan bakar kayu.

Karena tak ada lauk yang akan di masak, Fi beranjak ke belakang rumah untuk memetik daun ubi.

Fi tak pernah mengeluh akan kehidupan keluarganya, namun bukan berarti ia tak ingin merubah takdirnya.

Gadis cantik itu pun merebus daun ubi yang baru saja ia petik.

Pukul 19:00, Yuri pulang, “Assalamu'alaikum,” ucapnya seraya masuk ke dalam rumah.

“Wa'alaikum salam.” sahut kedua putri sambungnya.

“Ibu sudah pulang?” Fi menurunkan tas berbahan karung milik ibunya.

“Iya nak, ibu pikir kau tak pulang.” ucap Yuri seraya duduk untuk mengambil nafas.

“Alhamdulillah, aku di kasih libur 2 hari bu dari restoran tempat ku bekerja,” terang Fi.

“Tumben kau libur 2 hari, ada apa nak? Apa kampus mu tak ada pelajaran?” tanya Yuri penuh selidik, karena tak biasanya Fi libur kerja selama itu.

“Aku memang sengaja minta libur dua hari, karena kalau ibu mengizinkan, teman ku akan berkunjung kemari bu.”

“Teman? Siapa itu?” Yuri terengah, karena tak biasanya Fi membawa siapapun ke rumah gubuk mereka.

“Pacar ku bu.” ucap Fi.

“Hah?!" Yuri dan Dewi tercengang, pasalnya mereka tak menyangka, seorang Fi anak miskin yatim piatu yang selama ini di bully karena tak memiliki apapun di cintai seorang pria.

“Kau serius nak? Memangnya ada yang suka pada mu?” tanya Yuri memastikan, sebab ia sungguh tak percaya dengan yang di katakan putri sambungnya.

“Iya, apa itu benar? Mana mungkin dia menyukai mu kak? Atau kau berbohong, mengatakan kau anak orang kaya?” timpal Dewi.

“Mana mungkin aku begitu, dia datang kesini untuk melamar ku, jika ibu mengizinkan.” Yuri dan Dewi syok, kabar baik itu terlalu mengejutkan bagi mereka.

“Pacar mu ingin melamar mu?” netra Yuri membelalak.

“Kau yakin kak? Jangan-jangan dia itu cuman bercanda lagi,” ujar Dewi.

”Dia serius bu, Wi, aku sudah cerita tentang kondisi keluarga kita, tapi dia terus memaksa, agar aku menerima lamarannya, makanya aku pulang sekarang, ingin meminta pendapat ibu,” terang Fi.

”Siapa dia? Darimana asalnya, dan apa agamanya?” Yuri bertanya dengan detail.

“Namanya Asir, alumni dari universitas ku, kami bertemu saat dia datang ke kampus untuk mengambil izajah, usianya 25 tahun, tinggi 175 cm, dan dia berasal dari kalangan orang kaya, agama Islam.” mendengar kata kaya Dewi langsung antusias.

“Terima.” ucap Dewi yang ingin menikmati kekayaan kakaknya bila jadi menikah dengan Asir.

“Tunggu, biarkan Fi menyelesaikan ceritanya,” ucap Yuri.

“Apa sih kau! Jangan coba-coba untuk menghentikan kakak ku menikah dengan laki-laki itu!” Dewi memarahi ibu sambungnya.

“Wi, kenapa harus emosi sih? Kau harus gunakan sopan santun mu pada ibu!” Fi menegur adiknya yang sangat kasar.

“Dia bukan ibu ku, melahirkan anak saja tak bisa, apa pantas di panggil I-bu?!” ucap Dewi.

“Sudah-sudah, lanjutkan cerita mu.” Yuri mencegah Fi untuk memarahi Dewi, karena jika di ladeni, Dewi takkan mau kalah debat.

“Dia anak tunggal, dan ingin segera menikah.”

“Ibu tidak setuju, karena kau masih kuliah, pikirkan masa depan mu nak, dan kau juga masih sangat muda, cita-cita mu masih panjang.” Yuri tak memberi restu pada putri sambungnya.

“Jangan dengarkan dia kak, lagi pula setelah kau lulus kuliah, kau juga harus menikah dan mengurus anakkan? Kalau kau menolak pacar mu, ku yakin kau akan menyesal, karena kau takkan menemukan lelaki kaya bila kau berniat mencarinya, rezeki yang datang pada mu, namanya kebetulan, jika di tolak, kau takkan mendapatkannya untuk kedua kalinya.” Dewi mempengaruhi sang kakak agar mau menerima lamaran Asir.

“Kaya juga belum tentu baik, apa lagi setelah dia melihat rumah kita, yang ada dia akan seenaknya berbuat dan merendahkan kita,” terang Yuri.

Dewi yang emosi menarik rambut ibu sambungnya, “Jangan berburuk sangka mandul!”

“Dewi! Kau makin hari semakin menjadi-jadi, kalau tak ada ibu, kau takkan bisa apapun! Jangan sampai ibu meninggalkan kita karena tingkah kasar mu!” pekik Fi.

“Pergi saja, aku juga tak butuh wanita tua pembawa sial ini!” Dewi melepas rambut Yuri.

”Astaghfirullah.” Fi mengelus dada atas perbuatan adiknya.

“Sudahlah nak, ibu tak apa-apa, kalau kau tanya pendapat ibu, sebaiknya kau tolak, lanjutkan kuliah mu nak, baru kau cari kerja, kalau ada yang melamar mu dengan orang sederhana seperti kita terima saja, karena berjuang bersama lebih baik, dari pada datang terima beres, tapi kalau kau tetap ingin, ibu tak bisa mencegah, karena bisa jadi, pendapat ibu juga salah.” terang Yuri.

...Bersambung......

1
Rahma Waty
semoga cek d simpan Fi.Fi jg JD bodoh terus.tau aja suami adik jahat.mau aja d jahatin terus
Rahma Waty
aku bacanya JD lompat" juga hah
Ratna Ningsih
cerita ini ko jelek banget masa di siksa ga lapir polisi klu bikin cerita ga gini amat ko ada seorang adik dn suami kejam
Akun Lima
ngemis bintang lima tapi gak ada karma buat si sir goblok kau thor
🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY
Kasihan nasib Fi udh pincang
🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY
Parah ini mah
🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY
laki-laki model begini pengen Ry bogam deh 🤜🤜🤜🤜
Ayu FangFan Virginia
pak Yudi,,,,pak Yudi,,,sejak Bapak berstatus DuRen,,,kelakuan Pak Yudi berubah,,,dari yang Ber-Damage banget,,langsung berubah jadi Somplak,,,🤣
Ayu FangFan Virginia
sumpah,,,dari Episode ke dua sampe di episod ini,, air mataku sllu aja netes stiap membaca,,😭😭😭😭,,Krena sbagian perjalan hidup yang Fi alami,,itu pernah aku alami,,tapi paparan yang di alami Fi dlm cerita ini,jauh lebih Biadab juga kejam.,!,👿👿👿👿👿
Tri Utari Agustina
Cerita bagus banget thor semangat semoga novel lancar dan sukses selalu
Sari Komalasari
lucu ya Andri.. ternyata dia jdi punya ilmu cari muka Thor😁
IG: Saya_Muchu: sekarang aku nulis di F kak, baca karyaku ya kak napen masih sama
total 1 replies
Sari Komalasari
setan asir
Tri Utari Agustina
Semoga azad terhadap dewi dan suaminya
Tri Utari Agustina
Semoga suami dipenjarakan karena kdrt
Nawalia Mohdlekat
buat stres je bace novel awak ni
Aris Aris
🐃🐃🐂🐂🐂🐂🐏🐃🐃🐃🐂🐃🐃🐄🐃🐃🐄🐄🐄🐷🐷🐫🐖🐖🐖🐫🐖🐖🐖🐖🐫🐑🐏🐽🐽🐽🐗🐗🐗🦄🐈🐈🐵🐒🐒🐕🐩🐺🐺🐱🐱🐱🐱🐖🐖🐪🐪🐪🐪🐐🐐🐐🐑🐏🐏🐂🐽🦄🦄🦄🦄🦄🐗🐗🍁🍁🍁🍂🍁🍁🌳🍁🍁🍁🍁🍂🍂🍁🍂🍂🍂🍂🍂🍂🌴🍂🌵🍃🍂🍃🍃🍃🌾🌾🌿🌵🌳🌴🌵🌴🌵🌾🌾🌿☘🍀
Naraa 🌻
Tapiii Fi emg bodoh sih bukannya mengamankan aset dan main elegan ini langsung disamperin
Naraa 🌻
Gilaaaa ini udh di luar batas KDRT trus si Dewi adek sendiri tega bgt sama KK nya nama aja yg Dewi tp kelakuan iblis
Yoma Amanda
sedihhh bikin nangis baca nya
Omar Diba Alkatiri
Thor tiap buka pintu bunyi kriet kayak pintu dari Bambu hehehe kupikir rumah orang kaya ga ada bunyi Pintunya
IG: Saya_Muchu: sekarang aku nulis di F kak, napen masih sama, mampir ya kak
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!