NovelToon NovelToon
AKU MADU IBUKU

AKU MADU IBUKU

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / CEO / Pelakor / Tamat
Popularitas:1.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Febriliani

Menceritakan seorang gadis cantik yang bernama Halwatu Zahra terpaksa menikah siri dengan seorang pria yang dikiranya duda. Karena sebuah kesalahpahaman. Ternyata pria yang dinikahinya mendadak itu, adalah ayah tirinya.

Akankah Zahra akan terus jadi madu sang ibu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Febriliani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Masuk perangkap

Santai aja kali. Nikmati hidup dulu. Jangan di rumah terus kamu tiap malam. Sesekali kamu harus tahu yang beginian." Ucap Rara yang kini sudah berdiri, dia pun bergoyang sesuai dengan irama musik yang diputar oleh DJ.

"Iya zahra, ayo kita berjoget." Teman mereka yang bernama Sinta menarik Zahra dengan paksa dan menggoyang-goyang badan Zahra, sambil tertawa-tawa.

Zahra kesal bukan main. Dia tidak suka yang begini.

"Kamu mau kemana? ayo joget lagi." Rara menarik tangan Zahra yang hendak meninggalkan tempat itu. Memaksa wanita itu untuk ikut bergoyang.

"Kamu benar-benar ya tidak menghargai ketulusanku, ingin berbaikan denganmu. Kamu hanya ingin berjumpa dengan Ayahku kan? baiklah, setelah kita happy-happy. Aku akan antar kamu ke tempat Ayah." Celetuk Rara, dia menjawir dagu Zahra dengan tertawa. Dia senang bukan main. Karena, dia akan membuat hidup Zahra hancur.

"Baiklah, aku tunggu di sana saja. Aku tidak suka berjoget." Ketus Zahra, berjalan cepat menuju sofa tempat tadi dia duduk.

Rara mengacungkan jempol pada Zahra, dengan terseyum. Dia bersikap seolah benar-benar tulis ingin berbaikan.

Waktu terus berlalu, dan kini sudah menunjukkan pukul 11 malam. Zahra sudah mulai merasa bosan dan kantuk. Dia ingik pulang saja. Tapi, Rara selalu menghalanginya.

"Kamu minum dulu, sebentar lagi kita ketemu Ayah. Ayah masih sibuk." Ucap Rara bohong, dia mengarang cerita. Padahal ayahnya saja tidak tahu, kalau dia buat acara perpisahan di klub malam.

"Aku gak mau minum begituan." Ucap Zahra menepis gelas yang disodorkan oleh Rara. Rara pun tertawa.

"Oh iya, kamu kan sukanya juice. Tapi sayang disini gak ada juice. Tenang saja, ada gantinya, kamu bisa minum sirup Kurnia. Hahahaha....!" lagi-lagi Rara mengejek Zahra. Wanita itu sudah setengah sadar.

Tak berselang lama, datanglah waiters membawa segelas minuman berwarna merah kepada Zahra.

"Ayo minum, itu sirup Kurnia. Kamu hauskan? aku sengaja pesankan buatmu. Padahal disini tidak ada disediakan meminum itu. Asal kamu tahu Zahra, begitu baiknya aku padamu. Tapi, kau selalu membantahku." Ujar Rara, dengan sempoyongan.

Zahra yang merasa haus itu pun mulai menyeruput minuman yang berwarna merah itu. Ya rasanya seperti sirup Kurnia. Itu sirup kesukaan Zahra. Karena, dia haus sekali dia pun meneguk habis minuman itu. Seketika dia merasa legah, karena kerongkongannya yang kering dari tadi, sudah dialiri oleh cairan.

Seger...!

"Ok Baby, nikmati malam ini." Rara menatap sinis Zahra, yang melihat gelagat Zahra mulai tidak tenang dan memegangi kepalanya. Seperti obatnya sudah bereaksi.

"Ra, kamu kasih apa ke minuman aku? koq kepala ku sakit banget setelah meminum minuman tadi?" ujar Zahra kesal, sambil memegangi kepalanya.

"Aku gak ada kasih racun sianida samamu. Kamu main menuduh saja. Mungkin kamu masuk angin kali." Jawab Rara berdalih. Matanya melirik kawannya di sebelahnya, memberi kode, agar aksi segera dimulai.

"Terserah deh, tali aku curiga samamu. Aku pamit pulang aja!" Zahra memegangi kepalanya, sambil meringis. Dia juga kini merasa tubuhnya panas. Ada rasa aneh di sekujur tubuhnya. Apalagi dia merasa darah berdesir hebat ke bagian inti bawahnya. Dia merasa bagian itu berdenyut-denyut.

"Apa kamu gak mau jumpa Ayah dulu?" Rara tersenyum sinis saat mengatakan hal yang diinginkan oleh Zahra. Berjumpa dengan pria itu, berharap diberi pinjaman.

"Pingin, tapi ini sudah jam dua belas malam. Kamu entah kapan mau mengantarku berjumpa dengan beliau." Ujar Zahra yang kini merasa tubuhnya semakin tidak terkendalikannya. Bahkan tubuhnya sudah berkeringat, bagian bawahnya semakin berdenyut-denyut. Ingin disentuh atau diapain, agar denyutannya hilang. Mungkin digesek-gesek atau digaruk.

Rara tertawa sinis, melihat Rara yang menggesek-gesek pahanya.

Mampus loh, hidupmu akan hancur. Rara membathin, menatap Zahra sinis. Tapi kedua bibirnya melengkung sempurna.

"Baiklah, kamu akan aku antar berjumpa dengan ayah." Rara pun mulai memapah tubuh Zahra yang sudah sempoyongan.

"Rara, aku curiga kepadamu. Kamu pasti berniat jahat padaku. Aku koq merasa tubuhku ada yang aneh..!" Zahra masih mencari pembenaran dari apa yang dirasakannya. Sesuatu rasa ganjal dan menuntut di bagian intinya.

"Bisa gak sih, sekali saja kamu jangan soudzon padaku. Aku tuh sudah mau berbaikan denganmu. Tapi, kamu seperti nya gak mau. Jawab Rara pura-pura kesal, merasa tidak dipercaya.

Tepat di depan kamar 119. Rara memasukkan kartu untuk membuka pintu kamar itu. Dia pun mulai membaringkan Zahra yang sudah seperti cacing kepanasan itu. Zahra benar-benar tidak bisa mengontrol dirinya lagi. Rara tersenyum puas. Misinya akan berhasil.

"Ya aneh saja, koq kamu jadi baik samaku." Zahra mulai tidak bisa mengontrol dirinya. Bahkan dia berkeringat, di ruang ber AC itu.

"Ra, koq panas banget sih, hidupkan ACnya dong!" Celetuk Zahra, entah kenapa dia merasa tidak berdaya. Dia benar-benar tidak mengerti dengan dirinya.

Zahra yang polos, tidak tahu, kalau dia sudah diberi obat perangsang. Bahkan dia yang biasanya bersifat keras. Kini sudah seperti kucing yang manja, ingin mengelus-eluskan tubuhnya kepada orang lain.

"Kamu negatif Mulu. Sudah kamu tunggu di kamar ini. Aku akan panggilkan Ayah." Rara pun meninggalkan kamar itu, tanpa mengunci kamar itu. Dia ingin pria yang disewanya untuk merenggut kesucian Zahra. Bisa masuk sesuka hatinya.

1
Eka Aphalah Aphalah
ada gitu cucunya di dukung jd pelakor,, walaupun alasan apapun itu
emang gak sakit hati istri pertama nya nanti kalo ketauan,,
si Zahra az cemburu kalo ibunya telponan Ama kakinya
l apa kbr sama ibunya,,,untung ibunya blm di garap juga Ama si bandot😅😅😅 kalo gk,,dosaa besaaaarrr tu
Puji Rahayu
pengalaman...mantan terindahku mo jd misua gk jd jg org batak sayyy...
tp dy islam se iman sm akoh.
jd gk masalah keless...
nm nya dunia nopel ya halu
ikut aja alur crita authornya.
kl gk mo bc ya sudah tp jgn mnghina n berkata kasar.
ni karya org d bkn susah payah tlg hargai..
🍁NuNa🌹 ❀ ⃟⃟ˢᵏ
wakkk nyungsep
Noer Hasanah
Cerita dlm Novel mah bebas ya...mau pestax dibuat lbih meriah dri pernikahan pangeran Charles dan Lady Diana pun ok lah ya
febriliani: hihihi.. iya kak. moga suka ceritanya. Terima kasih sudah mampir
total 1 replies
Sulastri Tri
aku enggak suka thor untuk ezra nya, terlalu tua.
🍁NuNa🌹 ❀ ⃟⃟ˢᵏ
cerita yg bikin penasaran
Elminar Varida
iiissh..gw mah ohah😅😅
Elminar Varida
astaga...aku yg baca ikutan tegang bayangin ada pempakan gitu😄😄😄
Angel Cristin noel
cerita nya menarik
mommyanis
lanjut....👍👍👍👍👍👍👍👍👍
febriliani: baca novelnya kk
total 1 replies
Mega
kl membaca dr judulnya AKU MADU IBU KU. brti seharusnua anaknya lah yg harus keluar dr lingkup dosa yg tidak di sengaja,apa pun itu alasannya biar cinta mati sm suaminya dan tidak di sengaja itu pasti akan ada salah 1 yg tersakiti,kl mau mundur harus anak dan ibu mundur semua biar tdk ada hati yg tersakiti,kl yg tersakiti si suami itu resiko dia yg main menikah2 aja kayak beli kucing dalam karung ngk tau apa2 main nikah aja,,, jd kl menurut sy sndri si kl mau ada yg mundur ya harus anak sm ibu mundur bareng,kl cmn 1 yg mundur itu bukan pengorbanan tp egois buat dr sendiri,,,,,
Mega
bagus zahra,kl blh jujur jg yg harus mengalah itu zahra,kl bicara mslh cinta mmg zahra sm ezra sama2 cinta,lalu sblm ada zahra ezra cinta ngk sm anin,,, di sini mmg org ke 3 itu jg zahra si anak,dan memang buasanya orang tua mengalah buat kebaikan anak,tp lihat dr awal lg,apa pantas seorg anak merebuat suami ibu kandungnya sndri,,,, dan dlm hukum jg tdk di perbolehkan,,,, ibu anin udh sakit2an mkn hanya pingin merakan kebahagiaan walau pun hanya sebentar,sdgkan zahra,maaa depannya msh panjang msh bisa mncari kebahagiaan yg lain, dan udh jelas jg yg salah ezra main nikah2 aja ngk pernah mau tau keluarga anin atau pun zahra,buat apa katanya org kaya tp ngk bisa mencari info yg sangat mudah sptri itu,konyol kan jdnya,,, anak dan ibu jd ke egoisan ezra,,,,
Tarrie Sidik
maaf ya toorrr...biasanya orang batak itu manggil mantunya itu bukan bere tapi hela at kela buat orang batak karo.
febriliani: ini batak angkola kk, beda kk
total 1 replies
Chy Teteh Bhawel
pak arif digantara nih
Calista
semangat terus yaa tor buat nulis cerita yg baru lagi...
Calista: yo I say...
total 2 replies
Imes Maesaroh
baik
Calista
kutunggu karya terbaru mu slalu...
Calista
sungguh karya yg baik karna banyak mengajarkan tetang cara bersikap lebih baik menghadapi semua situasi... Semangaaaaat terus yaaa tor buat berkarya... sukses slalu buat mu... 😘😘😘
febriliani: iya kak, buka profilku kak, aku sdh ada 9 novel
total 1 replies
Hence Mamanya Ramadhan
tambah seru nih cerita nya
Hence Mamanya Ramadhan
mantap Thor lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!