Lien Hua, Selir yang tidak diinginkan dan tidak diperdulikan oleh Kaisar.
Kaisar hanya mencintai sang Permaisuri saja.
Lien Hua yang lelah akan sikap Kaisar, memutuskan untuk pergi meninggalkan istana, namun saat perjalanan, ia dan pelayannya mengalami kejaidan naas yang membuatnya tidak sadarkan diri selama berbulan bulan.
Saat kesadarannya tiba, ia memutuskan untuk kembali ke istana, memberikan pelajaran pada Kaisar, juga orang yang membuatnya tidak sadarkan diri selama berbulan bulan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MILA KARMILA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
35: Klan Hitam
Semua orang melihat kearah langit, memastikan apa yang terjadi.
"Nona klan hitam sudah muncul." Ucap Xiemin.
"Hmmm." Dehem Lien Hua mengerti.
"Mungkin kekaisaran pertama yang akan diserang adalah kekaisaran Yang." Ujar Xuemin. Kaisar Yang Jian yang mendengar merasa harus melakukan sesuatu.
Ia menatap para prajuritnya yang sudah bersiap untuk bertempur.
"Kalian semua! segera lindungi penduduk yang ada, jangan sampai ada korban!" Ucap Kaisar Yang Jian menggema diseluruh penjuru istana.
Para prajurit langsung mengikuti instruksi Kaisar Yang Jian, para prajurit pergi keluar istana untuk melindungi para penduduk.
"Kakak kau awasi Kaisar Yang Jian, Ibu, Putri Xia He juga Tabib Chen, aku dan yang lain yang akan menghadapinya." Ucap Lien Hua.
"Tidak, aku ingin membantumu." Ucap Kaisar Yang Jian menolak.
"Kau baru saja terluka." Ucap Lien Hua menatap mata Kaisar Yang Jian.
"Tidak masalah, aku bisa menahannya." Ucap Kaisar Yang Jian.
"Baiklah." Pasrah Lien Hua.
"Aku ingin membantu." Ucap Kaisar Li Yuan juga ingin membantu mereka semua. Lien Hua tidak menjawab.
"Fu, kau ambilkan pedangku sekarang." Titah Lien Hua, Pelayan Fu langsung mengangguk, ia pergi ke kediaman Lien Hua, mengambilkan pedang master yang dimiliki oleh Lien Hua.
Saat Pelayan Fu masuk kedalam kediaman Lien Hua, datanglah seluruh anggota klan hitam menyerbu kekaisaran Yang. Sontak klan putih dan merah yang sudah siap siaga, langsung menangkis dan balik menyerang dengan ilmu, kekuatan juga tingkat kultivasi.
Para anggota klan hitam tercengang merasakan tingkat kultivasi dari kedua klan yang berkerja sama ini sudah mencapai tingkat menengah sempurna, mereka semua pikir tingkat kultivasi yang dimiliki kedua klan ini adalah kultivasi awal.
Lien Hua mengamati semuanya, ia sedikit menyunggingkan senyumnya saat ia melihat seorang laki laki mengenakan topeng ditengah pertempuran, ia menduga bahwa dialah pemimpin dari klan hitam ini, Lien Hua yang melihat itu, langsung menyerangnya.
"Kau tidak akan bisa mengalahkan aku Nona." Ujar pemimpin klan hitam disela sela pertarungannya dengan Lien Hua.
"Aku membantumu." Ucap Kaisar Yang Jian berdiri disamping Lien Hua, pemimpin klan hitam tersenyum melihat itu, ia akan menyerang Kaisar Yang Jian terlebih dahulu.
Kekuatan Kaisar Yang Jian dan pemimpin klan hitam tidak seimbang, akibat hal itu, Kaisar Yang Jian jatuh dengan memegang dadanya kesakitan, mulut yang mengeluarkan darah segar.
Lien Hua yang melihat itu, matanya kembali mengkilat marah, mana mungkin dia bisa tidak marah jika orang yang dia cintai jatuh terkapar kalah.
"Berani beraninya kau!" Marah Lien Hua, ia langsung membuka tangannya memunculkan Fire Man untuk membantu.
Pemimpin klan hitam melihat itu seketika terkejut, namun ia seketika tersenyum, ia tahu bahwa gadis yang ada didepannya ini adalah orang yang dia cari, pengganti master, ia harus bisa melenyapkan Lien Hua, jika dia ingin mengambil alih posisi master itu, dan mengubah negara ini.
"Fire Man, ratakan mereka semua, jangan ada yang tersisa." Titah Lien Hua, Fire Man mengangguk, seketika Fire Man seperti membelah diri, mulanya dia hanya ada satu, tetapi sekarang mencapai 500 lebih.
Pemimpin klan hitam terkejut melihat itu, para bawahannya sekarang sudah terpanggang oleh elemen api murni Lien Hua.
"Sekarang giliranmu!" Seru Lien Hua langsung menyerang pemimpin klan hitam, mereka berdua melayang layang diudara, kekuatan keduanya hampir seimbang, namun dengan tingkat kultivasi Lien Hua yang lebih unggul, juga semua elemen yang ada didalam diri Lien Hua, itu lah yang membuat Lien Hua mempunyai kepercayaan diri bisa memenangkan pertempuran ini.
Sambaran petir, hembusan angin terus bersahut sahutan, menambah suasana menjadi lebih tegang, apa lagi Kaisar Yang Jian yang berdiri memegangi dadanya, ia berharap agar Lien Hua selamat.
Lien Hua dan pemimpin klan hitam sudah merasa lelah, karena stamina dan tenaga mereka terkuras habis.
Pelayan Fu yang datang dengan berlari membawa pedang masterpun, berteriak dan melemparkan pedang itu kearah Lien Hua agar junjungannya bisa mengalahkan pemimpin klan hitam dengan pedang itu.
"Nona! pedang!" Ucap Pelayan Fu melemparkan pedang itu, Lien Hua menangkapnya dengan tangan magnetnya, ia langsung menarik pedang itu dari sarungnya.
Saat pedang itu dikeluarkan kilatan dan sambaran petir lebih keras.
"Pedang master." Ucap Pemimpin klan hitam yang baru saja melihat adanya pedang master dihadapannya. Kesempatan itu diambil Lien Hua untuk mengakhiri semuanya.
"Eanyahlah kau!" Seru Lien Hua mengarahkan pedangnya ke arah pemimpin klan hitam, bersamaan dengan itu, Lien Hua mengeluarkan elemen tanahnya, sehingga ada sebuah gundukan tanah sampai dibelakang, samping kanan dan kiri pemimpin klan hitam, sehingga membuatnya tidak dapat lagi bergerak.
Jlep!
Pedang itu menancap tepat didada pemimpin klan hitam, seketika tubuh itu hancur lebur menjadi abu, dengan Lien Hua yang langsung jatuh tertunduk lemas.
"Mira!" Seru Kaisar Yang Jian berlari mendekati tubuh Lien Hua menopangnya, mendekapnya erat.
"Li'er!" Seru Kaisar Li Yuan yang tidak jadi melangkahkan kakinya, karena telah melihat Kaisar Yang Jian menopang tubuh Lien Hua.
Pertempuran telah berakhir, semua anggota klan hitam sudah sirna tak tersisa, namun sekarang tubuh Lien Hua terasa begitu lemas.
terus semangat thorr,,,,,,❤️❤️🌷🌷
tetap semangat terus thorr
sukses selalu buat mu thorr,,,,,,