NovelToon NovelToon
Reincarnation Of The Lemitless

Reincarnation Of The Lemitless

Status: sedang berlangsung
Genre:Epik Petualangan / Fantasi / Reinkarnasi
Popularitas:413
Nilai: 5
Nama Author: areann._

Kael seharusnya tidak mati, tetapi kesalahan seorang dewa mengubah takdirnya selamanya. Diberi tubuh baru yang sempurna dan tiga kemampuan luar biasa—Adaptation, Infinite Growth, dan Absolute Regeneration—ia direinkarnasikan ke dunia Elyndra. Namun, alih-alih terlahir di tempat aman, Kael justru terlempar ke Death Forest, wilayah terlarang yang dipenuhi monster mematikan. Sambil mencari jalan keluar, ia mulai memahami kultivasi, sihir, dungeon, kerajaan, dan ras-ras kuat yang menghuni dunia tersebut. Pertemuannya dengan seorang Ancient Vampire bernama Seraphina menjadi awal perjalanan panjangnya. Di tengah konflik sekte, peperangan, rahasia kuno, dan cinta, Kael perlahan menyadari bahwa kedatangannya mungkin bukan sekadar kesalahan yang belum pernah diketahui manusia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon areann._, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

35 — Latihan Tiga Fragmen

Sementara Seraphina menjalankan misi diplomatiknya di Netherys, Kael memanfaatkan waktu di Eldermere untuk fokus sepenuhnya pada penguasaan kombinasi tiga fragmen yang telah dia kumpulkan, menyadari bahwa pertempuran melawan Malrik telah menunjukkan betapa pentingnya penguasaan yang lebih dalam sebelum konfrontasi yang lebih besar terjadi.

"Kau perlu memahami bagaimana ketiga fragmen ini berinteraksi satu sama lain, bukan hanya menggunakannya secara terpisah," Lyra menyarankan, membantu mengawasi sesi latihan intensif yang mereka adakan di sebuah lapangan terbuka di pinggiran Eldermere yang telah dibersihkan dari reruntuhan.

Kael mencoba berbagai kombinasi, menyalurkan Naluri Primal untuk meningkatkan kecepatan dan kepekaan insting, Api Murni untuk kekuatan serangan, dan Fragmen Kehendak untuk mengkoordinasikan keduanya dengan presisi strategis yang lebih tinggi.

[Adaptation terhadap Sinergi Tiga Fragmen: 19%.]

"Rasanya seperti mengendalikan tiga instrumen berbeda dalam satu orkestra," katanya setelah salah satu sesi latihan, duduk kelelahan namun puas dengan kemajuan yang telah dia capai. "Masing-masing punya ritme dan karakter sendiri, tapi ketika aku bisa menyelaraskannya, hasilnya jauh lebih kuat dari sekadar menjumlahkan ketiganya secara terpisah."

Selene, yang turut membantu dengan menjadi lawan sparring menggunakan kekuatan elemen apinya sendiri, mengangguk setuju. "Itu konsep yang sama dengan bagaimana Dragonkin tingkat tinggi belajar mengintegrasikan berbagai bentuk transformasi mereka. Butuh waktu, tapi hasilnya sepadan dengan usaha yang diperlukan."

Hari-hari berlalu dengan latihan intensif, dan kemajuan Kael terus berkembang meski dengan kecepatan yang lebih moderat dibanding terobosan-terobosan dramatis sebelumnya—kali ini, perkembangannya lebih berkaitan dengan penguasaan dan presisi daripada sekadar peningkatan kekuatan mentah.

[Spirit Core Realm 1★ — Progres: 67%.]

Aria, yang juga turut membantu dalam sesi latihan, memperhatikan perubahan dalam gaya bertarung Kael dengan kagum. "Kau benar-benar menciptakan sesuatu yang unik di sini, gaya bertarung yang menggabungkan kecepatan, kekuatan, dan strategi dengan cara yang belum pernah kulihat sebelumnya."

"Aku hanya mencoba memanfaatkan apa yang kumiliki sebaik mungkin," Kael menjawab dengan rendah hati, meski kepuasan jelas terlihat dari kemajuannya.

Di sela-sela latihan intensif, kabar dari Seraphina mulai berdatangan melalui burung sihir, memberikan pembaruan tentang perkembangan misi diplomatiknya di Netherys. Setiap pesan membawa kelegaan bagi Kael, mengetahui bahwa kekasihnya aman meski berada jauh di wilayah berbahaya.

*Kaisar Rhaazun bersedia bekerja sama secara diam-diam,* salah satu pesan menjelaskan. *Dia mulai mengumpulkan bukti tambahan tentang aktivitas ilegal Dravos. Prosesnya lambat, tapi setidaknya kita memiliki sekutu tidak resmi di jantung kekuasaan Demon sendiri.*

Berita itu memberikan harapan baru bagi seluruh kelompok, menyadari bahwa jaringan oposisi terhadap Dravos terus berkembang dari berbagai arah—aliansi resmi dari empat kerajaan besar, dan kini dukungan diam-diam dari dalam Netherys sendiri.

Pada minggu kedua latihan intensif, Aldric mengusulkan sesuatu yang menarik untuk menguji kemajuan Kael dalam kondisi yang lebih mendekati pertarungan nyata.

"Aku ingin mengundang beberapa kultivator senior dari berbagai sekte untuk mengadakan sparring terkontrol denganmu," katanya. "Bukan hanya untuk menguji kekuatanmu, tapi juga untuk mulai membangun jaringan sekutu tambahan di kalangan kultivator independen yang mungkin bersedia membantu dalam konfrontasi besar nanti."

Kael setuju, dan selama beberapa hari berikutnya, dia menghadapi berbagai lawan dengan gaya bertarung dan kekuatan yang berbeda-beda—seorang ahli sihir petir dari Moonlight Sect, seorang spesialis pertarungan jarak dekat dari Titan Sect, bahkan seorang pengguna racun dari sekte yang jarang terdengar namanya di luar lingkaran kultivator berpengalaman.

Setiap pertarungan memberikan pelajaran baru, dan Adaptation Kael terus menyerap pengalaman itu dengan efisiensi yang semakin meningkat.

[Adaptation terhadap berbagai gaya pertarungan: Akumulasi signifikan.]

[Spirit Core Realm 1★ — Progres: 94%.]

Pada akhir minggu kedua, berita datang dari Seraphina yang jauh lebih mendesak dari pembaruan-pembaruan sebelumnya.

*Dravos mulai menyadari ada sesuatu yang tidak beres,* pesan itu memperingatkan.

*Zephyrin melaporkan bahwa dia mulai mencurigai pengkhianatan di dalam jajarannya sendiri. Kami perlu menyelesaikan misi ini secepat mungkin sebelum dia menemukan sumber kebocoran informasi.*

Kekhawatiran baru muncul dalam diri Kael, menyadari bahwa keselamatan Seraphina mungkin berada dalam risiko yang lebih besar dari yang mereka perkirakan sebelumnya.

"Kita perlu mempersiapkan rencana ekstraksi jika situasinya memburuk," katanya kepada Aldric dan yang lainnya, tekad baru yang penuh kekhawatiran terdengar jelas dalam suaranya. "Aku tidak akan membiarkan apa pun terjadi pada Seraphina karena misi yang kita rencanakan bersama."

Malam itu, ketika Kael bermeditasi mencoba menenangkan kekhawatirannya sambil terus memperdalam integrasinya dengan tiga fragmen yang dia miliki, dia merasakan sesuatu yang baru—sebuah kesadaran samar yang sepertinya terhubung dengan Seraphina melalui ikatan yang telah terbentuk di antara mereka, meski jaraknya sangat jauh.

[Fenomena Tidak Diketahui Terdeteksi: Resonansi Emosional Jarak Jauh.]

Dia tidak sepenuhnya memahami fenomena baru itu, namun entah bagaimana, dia merasa yakin bahwa Seraphina, di suatu tempat jauh di Netherys, sedang memikirkan dirinya dengan intensitas yang sama seperti yang dia rasakan saat ini.

Kekhawatiran yang dirasakan Kael ternyata bukan tanpa alasan. Di Netherys, situasi yang dihadapi Seraphina dan timnya mulai memburuk dengan cepat.

Zephyrin tiba dengan tergesa-gesa di tempat persembunyian mereka pada malam yang sama ketika pesan terakhir dikirimkan, wajahnya menunjukkan kepanikan yang jarang terlihat pada sosok Demon tingkat tinggi yang biasanya tenang itu.

"Dravos mulai menginterogasi beberapa anggota stafnya sendiri," Zephyrin melaporkan dengan napas terengah, jelas telah bergegas melalui lorong-lorong tersembunyi istana untuk menyampaikan berita ini secepat mungkin. "Dia menyadari ada kebocoran informasi, dan kecurigaannya mulai mengarah ke lingkaran dalam istana."

"Apakah dia mencurigaimu secara spesifik?" Seraphina bertanya, kekhawatiran jelas terlihat di wajahnya.

"Belum sepenuhnya," Zephyrin menjawab, "tapi waktu kita semakin menipis. Kita perlu menyelesaikan urusan ini dan membawa kalian keluar dari Netherys sebelum dia mempersempit pencariannya lebih jauh."

Mereka segera mengatur pertemuan darurat terakhir dengan Kaisar Rhaazun untuk memfinalisasi kesepakatan kerja sama rahasia sebelum situasi menjadi terlalu berbahaya untuk melanjutkan misi diplomatik ini.

"Waktu kita terbatas," Kaisar Rhaazun berkata dengan nada serius ketika mereka bertemu untuk terakhir kalinya, "tapi aku sudah mengumpulkan cukup bukti awal untuk mulai membangun kasus terhadap Dravos secara internal. Butuh waktu lebih lama untuk benar-benar bertindak secara terbuka, tapi fondasi untuk oposisi internal telah diletakkan."

"Kami menghargai kerja sama Yang Mulia," Seraphina berkata dengan hormat yang tulus. "Informasi dan dukungan ini akan sangat berharga ketika konfrontasi besar akhirnya tiba."

"Jika Dravos berhasil mencapai ambisinya," Kaisar Rhaazun menambahkan dengan nada berat, "Netherys sendiri akan menjadi salah satu korban pertama dari kekacauan yang akan ditimbulkannya. Aku tidak akan membiarkan ambisi satu bangsawan menghancurkan stabilitas yang telah kami bangun selama berabad-abad."

Pertemuan itu berakhir dengan pertukaran informasi terakhir dan rencana komunikasi rahasia untuk masa depan, menggunakan jaringan Shadow Sect sebagai perantara yang aman antara Kaisar Rhaazun dan aliansi kerajaan permukaan.

Namun ketika mereka mempersiapkan diri untuk meninggalkan istana melalui jalur rahasia yang sama, sesuatu yang tidak terduga terjadi—alarm mulai berbunyi di seluruh istana, dan suara langkah kaki pasukan bergegas mulai terdengar dari berbagai arah.

"Mereka menemukan sesuatu," Zephyrin berkata dengan wajah pucat. "Kita harus bergerak sekarang!"

Mereka berlari melalui lorong-lorong tersembunyi dengan kecepatan maksimal, namun ketika mencapai salah satu persimpangan kunci, mereka mendapati jalan mereka diblokir oleh sekelompok prajurit Demon yang jelas merupakan pengikut langsung Dravos, dipimpin oleh sosok yang sangat familiar bagi Seraphina.

"Vesna," Seraphina mendesis, mengenali Komandan yang pernah mereka hadapi di benteng pegunungan Aschen.

"Seraphina Veyra," Vesna berkata dengan seringai dingin, "aku tidak menyangka akan menemukanmu bersembunyi di jantung kekuasaan Demon sendiri. Tuan Dravos akan sangat senang mendengar penemuan ini."

"Kami tidak punya waktu untuk ini," Seraphina berkata tegas, mempersiapkan diri untuk pertarungan yang mungkin tidak terhindarkan.

"Kau benar," Vesna menjawab dengan nada mengejek, "karena kalian tidak akan pergi ke mana pun."

Pertarungan pecah dengan cepat, Seraphina dan dua kultivator senior yang menemaninya melawan Vesna dan pasukannya, sementara Zephyrin mencoba mencari jalur alternatif untuk melarikan diri dari kepungan yang semakin ketat.

Seraphina, dengan kekuatan Domain Realm yang telah pulih signifikan sejak awal perjalanannya, bertarung dengan ganas melawan mantan sekutunya yang telah berkhianat, setiap tebasan membawa kemarahan dan rasa sakit yang telah terpendam selama seribu tahun.

"Kau masih lemah dibanding kekuatan sejatimu dulu," Vesna berkata di tengah pertarungan, berhasil menahan sebagian besar serangan Seraphina meski dengan kesulitan yang jelas terlihat.

"Cukup kuat untuk ini," Seraphina membalas, melancarkan kombinasi serangan yang akhirnya berhasil menembus pertahanan Vesna, menciptakan luka dalam yang membuat komandan itu terhuyung mundur.

Memanfaatkan momen itu, Zephyrin berhasil menemukan jalur alternatif yang belum terdeteksi oleh pasukan pengepung. "Ke sini! Jalur ini akan membawa kita langsung ke terowongan yang menghubungkan dengan Eternalis!"

Mereka bergegas melalui jalur baru itu, dengan Vesna dan sisa pasukannya mengejar dari belakang meski jaraknya mulai melebar berkat kecepatan Seraphina yang membantu melindungi barisan belakang kelompok mereka.

Setelah perjalanan menegangkan melalui lorong-lorong sempit dan berbahaya, mereka akhirnya berhasil mencapai pintu masuk terowongan yang telah mereka gunakan sebelumnya, segera menutupnya dengan mekanisme penghalang yang disediakan Zephyrin untuk memperlambat pengejaran.

"Kita berhasil," salah satu kultivator senior berkata dengan napas terengah-engah, meski luka-luka dari pertarungan masih terlihat jelas di tubuh mereka semua.

"Untuk sekarang," Seraphina menjawab, masih waspada meski ancaman langsung telah berhasil mereka hindari. "Tapi Dravos sekarang tahu bahwa kita mencoba membangun oposisi melawannya di Netherys. Ini akan mempercepat rencananya, bukan memperlambatnya."

Ketika mereka akhirnya muncul kembali di permukaan Eternalis, lelah namun selamat dari misi berbahaya itu, Seraphina segera mengirimkan pesan mendesak kepada Kael, memberitahu tentang keberhasilan sekaligus bahaya baru yang kini mereka hadapi.

*Kami berhasil mendapatkan dukungan diam-diam dari Kaisar Rhaazun,* tulisnya, *tapi Dravos sekarang menyadari pengkhianatan di dalam jajarannya. Dia mungkin akan mempercepat rencananya. Kita perlu segera kembali berkumpul dan mempersiapkan diri untuk kemungkinan konfrontasi yang jauh lebih cepat dari yang kita perkirakan.*

Di Netherys, Dravos menerima laporan tentang pelarian berhasil Seraphina dan timnya dengan kemarahan yang jarang dia tunjukkan secara terbuka, menyadari bahwa rencananya untuk mengumpulkan kekuatan secara perlahan kini terancam oleh pengkhianatan yang tidak terduga dari dalam jajarannya sendiri.

"Jika mereka ingin mempercepat semuanya," gumamnya dengan mata merah menyala penuh kemarahan terkendali, "maka aku juga akan mempercepat rencanaku sendiri."

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!