NovelToon NovelToon
OVERRATED

OVERRATED

Status: sedang berlangsung
Genre:Roman-Angst Mafia / Penyesalan Keluarga / Romansa Fantasi
Popularitas:12.1k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Bagi Parrie Rose, dunia adalah medan pertempuran tanpa henti. Setelah kematian ibunya, gadis berusia 20 tahun itu terpaksa tinggal di kediaman keluarga Ford, menghadapi kebencian sang ibu tiri, serta perlakuan dingin keluarga barunya. Label ‘anak haram’ melekat erat di dadanya, menjadikannya sasaran hinaan yang seolah tak pernah usai.

Setitik harapan muncul saat Parrie berhasil masuk ke universitas paling bergengsi di New York melalui jalur beasiswa. Namun, takdir kembali mempermainkannya.
Hari pertamanya di universitas langsung berubah menjadi mimpi buruk saat sosok dari masa lalunya hadir kembali: Dimitriou Kaetos Ashford, putra konglomerat dengan kekuasaan besar, kembali hadir di kehidupannya.

Di antara tekanan keluarga tiri, hierarki kampus elit, dan jeratan obsesi Kaetos,
Akankah Parrie mampu melepaskan diri dari bayang-bayang masa lalunya, atau justru tenggelam dalam jerat permainan Kaetos?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 26

"Jika kehadiranku dan rasa cintaku hanya membuatmu merasa tercekik dan muak... maka aku tidak akan pernah menyentuhmu lagi."

Kata-kata dingin itu bagaikan gema kematian yang berputar-putar liar di dalam ruang gelap kepalanya.

Pintu besi rooftop yang terhempas keras, tatapan terluka dari pria angkuh itu, serta kehancuran yang menyisakan keheningan mencekam... semuanya terasa begitu nyata.

Begitu menyiksa hingga dada Parrie serasa dihantam beban seberat tonan batu, menghentikan seluruh pasokan udara di paru-parunya.

Namun, detik berikutnya—

Sebuah usapan hangat yang teramat lembut di sudut bibirnya perlahan menarik Parrie kembali dari jurang kegelapan itu.

"Parrie? Honey... kau mendengarkanku?"

DEG.

Parrie tersentak hebat. Manik matanya membelalak lebar saat kesadarannya merebut kembali kenyataan. Tidak ada bentakan. Tidak ada percekcokan panas. Tidak ada tatapan dingin penuh rasa benci dari Kaetos. Pria tegap itu masih berdiri rapat di hadapannya, mengurung tubuhnya di antara pagar pembatas rooftop dan dada bidangnya yang hangat.

Seluruh pertengkaran mengerikan tadi... rupanya hanyalah lamunan liar dan halusinasi dari pikirannya yang kalut!

Rasa takut yang luar biasa akan kehilangan Kaetos telah menciptakan bayangan ketakutan terburuk di dalam otaknya sendiri. Parrie terengah-engah pelan, mendongakkan kepalanya seraya menatap lurus ke dalam manik mata kelam Kaetos yang kini dipenuhi oleh raut cemas dan kelembutan yang teramat pekat.

Ibu jari Kaetos mengusap perlahan luka memar di sudut bibir Parrie yang sedikit membengkak—luka akibat hantaman tangan Gerald Ford tadi malam.

"Siapa yang melakukanya, honey?" tanya Kaetos dengan nada suara yang begitu lembut, hampir menyerupai bisikan yang menenangkan. Pria itu menyipitkan matanya sedikit, meneliti ruam kemerahan di pipi mulus kekasihnya. "Apakah... apakah ini ulahku semalam? Tapi dari bekasnya... ini jelas bekas tamparan, bukan?"

Parrie membeku. Kesadaran penuh kini benar-benar menguasainya. Rasa hangat dari jemari Kaetos yang menyentuh kulit pipinya begitu bertolak belakang dengan halusinasi kejam yang baru saja menyiksa jiwanya.

Ia tidak mungkin memberitahu Kaetos. Tidak sekarang, dan mungkin tidak akan pernah. Parrie tidak sanggup membayangkan apa yang akan terjadi jika Kaetos tahu bahwa bekas tamparan ini dilayangkan oleh Gerald Ford—Ayahnya sendiri.

Parrie menelan ludahnya yang terasa pahit, berusaha mengukir senyuman tipis seraya mengalihkan pandangannya. "T-tidak apa-apa, Kae... Aku hanya... aku tidak sengaja jatuh dan terbentur kemarin malam."

Kaetos menatap Parrie lama. Pandangan mata pria itu begitu tajam dan jeli, seolah sanggup menembus setiap dinding kebohongan yang coba dibangun oleh gadis di depannya.

"Alasan yang sangat konyol, Parrie Rose," gumam Kaetos pelan.

Nada suaranya masih tetap lembut, tanpa ada sedikit pun gertakan kasar. Pria itu menundukkan kepalanya, mendekatkan wajahnya, lalu mendaratkan sebuah kecupan kecil yang sangat halus tepat di atas luka memar di sudut bibir Parrie.

Kecupan yang begitu hangat, menyalurkan rasa bersalah yang mendalam dari dalam dadanya.

"Maafkan aku..." bisik Kaetos tepat di depan bibir Parrie, matanya menatap Parrie dengan pancaran rasa menyesal yang tulus. "Maaf karena aku tidak bisa menjagamu dengan baik sampai kau terluka seperti ini."

Dada Parrie berdesir hebat. Rasa bersalah yang membakar jiwanya makin terasa menggerogoti hati.

Bagaimana bisa pria yang selama ini dianggap sebagai monster dingin tanpa perasaan... justru memperlakukannya bagaikan permata paling berharga yang tak boleh tergores sedikit pun?

Kaetos mengusap rambut panjang Parrie, merapikan helaiannya dengan gerakan perlahan. "Jadi bagaimana? Apakah kau jadi pindah dan tinggal bersamaku di penthouse mulai hari ini?"

Parrie tidak langsung mengangguk. Bayangan rahasia besar tentang darah keluarga Ford yang mengalir di tubuhnya kembali menahannya. Tinggal bersama Kaetos saat ini hanya akan membuat rasa bersalahnya makin membendung.

"Mungkin..." Parrie jeda sejenak, menatap kancing kemeja hitam Kaetos seraya berbisik lirih. "...mungkin untuk beberapa hari ini aku akan menginap di mansion Irysh saja."

"Menginap di rumah Irysh?" Kaetos menaikkan satu alisnya, sedikit terkejut dengan jawaban itu. "Kalian berdua sudah sedekat itu?"

Parrie mengangguk pelan, mencoba menetralkan degup jantungnya. "Iya. Bahkan... kemarin malam aku juga menginap di mansionnya."

Mendengar pengakuan tulus itu, sudut bibir Kaetos perlahan terangkat. Sebuah senyuman tipis yang sangat menawan dan hangat merekah di wajah tampannya—menghapus sisa aura dingin yang biasanya selalu menyelimuti dirinya.

"Berarti dugaanku benar," ujar Kaetos dengan nada suara yang terdengar begitu lega. "Gadis yang aku lihat dimansionnya kemarin malam memang kau. Aku tidak pernah salah mengenali bayangan tubuh milik wanitaku."

Parrie mendadak merasa canggung luar biasa. Rasa hangat yang menjalar dari senyuman Kaetos beradu tajam dengan beban rahasia kelam yang menyiksa dadanya.

Pria di hadapannya ini menatapnya dengan binar mata yang begitu penuh dengan cinta murni, sebuah tatapan kepemilikan yang teramat dalam dan tanpa keraguan sedikit pun.

Bagaimana bisa kau menatapku seindah ini, Kae? batin Parrie meraung dalam keheningan. Sementara di dalam tubuhku mengalir darah pria yang telah merusak hidupmu...

Parrie menatap lurus ke dalam manik mata kelam Kaetos, menyuarakan ketakutan terbesarnya dalam bentuk pertanyaan terselubung yang begitu lirih.

"Kae..." bisik Parrie dengan suara bergetar tipis. "Jika... jika nanti semua hal tentangku terbongkar... apakah kau masih akan tetap menatapku seperti ini?"

Kaetos tertegun sejenak.

Pria itu meneliti raut wajah Parrie yang tampak begitu rapuh dan dipenuhi penderitaan terselubung. Namun, lagi-lagi Kaetos menganggap pertanyaan itu hanyalah bentuk ketidakpercayaan diri Parrie atas perbedaan status sosial di antara mereka.

Kaetos menggelengkan kepalanya pelan, menyunggingkan senyuman hangat seraya mengacak lembut rambut Parrie.

"Hey, apa yang sedang kau bicarakan, hm?" ucap Kaetos lembut, memangkas jarak dan mendaratkan ciuman singkat di dahi Parrie. "Jangan mengatakan hal-hal aneh yang tidak masuk akal. Sampai kapan pun, kau tetaplah Parrie Rose-ku. Tidak ada yang bisa mengubah hal itu."

Kaetos kemudian meraih pergelangan tangan halus Parrie, menggenggam jemari dingin gadis itu dengan erat dan hangat.

"Ayo, kita masuk ke kelas sekarang," ajak Kaetos seraya membalikkan badan, menuntun Parrie melangkah turun melewati tangga darurat rooftop.

Parrie berjalan di belakang tubuh tegap Kaetos, menatap jemari mereka yang saling bertautan erat.

Di dalam hatinya yang hancur, Parrie mengepalkan tangan satunya rapat-rapat. Apapun yang terjadi besok... apapun kehancuran yang akan dibawa oleh Gerald Ford... Parrie bersumpah akan menyimpan rahasia berdarah ini rapat-rapat demi melindungi senyuman dan pandangan cinta di mata pria yang sangat dicintainya ini.

...----------------...

Happy reading 🌷 Jangan lupa Komentarnya yang banyak ya kak, Supaya Author semangat Up besok 🤭

1
safaana
menyesal sudah tak berlaku lagi parrie,,lagi2 kejujuran adalah kuncinya,kenapa gak dari dulu jujurnya
Yusry Ajay
sedih🥺🥺🥺 lihat kaetos Thor 🥺🥺
Rosdianah 🌷: author minta maaf 🫶
total 1 replies
Mei TResna Rahmatika
paling sad ini dr semua cerita keluarga ashford😭
Rosdianah 🌷: huhuh🥲
total 1 replies
Debu Nakal
hatiku terbolak balik
Rosdianah 🌷: Wehh🤭
total 1 replies
Debu Nakal
jgn up besok lah
Debu Nakal
kabar duka ini
Nita Nita
😄😄😄😄😄 ga bisa berkata2 🤭
Rosdianah 🌷: wkwkw 🤣
total 1 replies
Nita Nita
hazel up dong kak
Rosdianah 🌷: eh bentar kak, masih tahap revisi 🤭🙏🏻
total 1 replies
Yusry Ajay
makasih Thor uda up bnyk 2🤗🤗🤗
Rosdianah 🌷: Sama2 Kak🫶
total 1 replies
Mei TResna Rahmatika
lope sekebon thor buat up nya😍
Rosdianah 🌷: happy reading 🫶
total 1 replies
Nita Nita
wesss mantap 🔥🔥🔥
Rosdianah 🌷: uhuuuuuiii 🥳
total 1 replies
Mei TResna Rahmatika
untuk kali ini nglunjak thor,up lagi dong 🤭
Rosdianah 🌷: wkwkwk🤭
total 1 replies
Nita Nita
ko kaya mafia gadungan ,,, masa info cma sepotong2 😣
Rosdianah 🌷: ngakak 🤣
total 1 replies
Debu Nakal
jari masih pengin scroll trs thor 😅
Yusry Ajay: hu.... nikah koq serem Thor 😶😶😶
total 2 replies
Vtree Bona
Gimana nasibnya parie kak Thor 😭
Rosdianah 🌷: Ada ditangannya author 😭🤣
total 1 replies
Debu Nakal
ayo thor keluarkan semua.. nagih bener ni cerita
Rosdianah 🌷: Hahaha🤣
total 1 replies
Yusry Ajay
gemesss bgt ma kaetos😁😁
Rosdianah 🌷: nggak gemas sama author mah😭🤣
total 1 replies
Yusry Ajay
kurang Thor 🤣🤣🤣up lg Thor 🤗🤗🤗
Rosdianah 🌷: sabar🤭
total 1 replies
nayla tsaqif
Turunan mafia kok, Nyari info setengah2 ,, harusnya nyari info yg lengkap dong,, awas lhoo nyesel nangis2 kayak bayik nanti,,,
Rosdianah 🌷: Hahaha ntar Readers gampar barengan babang Kaetos 🤣
total 1 replies
Mei TResna Rahmatika
plis jangan nikah dulu mereka thor biar keluarga ashford ada usaha dulu,ayoo parrie kabur dulu🤭
Nita Nita: kabur kemana kak,, pariee ga punya apa2 n ga punya siapa2☹
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!