NovelToon NovelToon
Transmigrasi? Aku Bisa Pulang!

Transmigrasi? Aku Bisa Pulang!

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Penyeberangan Dunia Lain / Transmigrasi
Popularitas:9.4k
Nilai: 5
Nama Author: RAS( BY.AR)

Setelah akhirnya memasuki masa pensiun, Raya memutusakan menghabiskan hari tuanya seorang diri di sebuah vila mewah yang telah ia beli dengan hasil kerja keras selama puluhan tahun.

Namun, nasib seolah mempermainkannya. Baru sehari menikmati kehidupan sebagai pensiunan kaya, keesokan paginya ia terbangun di dunia yang sama sekali asing.

Bukan hanya itu, ia kini menghuni tubuh seorang wanita berusia tiga puluhan yang terkenal genit dan mesum.

Beruntung, ia mengetahui satu rahasia besar.

Halaman belakang rumah reyot yang tak diinginkan siapa pun itu ternyata terhubung dengan zaman lain.
Dalam ruangan penghubung dimensi, ternyata menyimpan kekuatan yang mengubah nya selangkah demi selangkah menjadi abadi.

2 Agustus 2026

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RAS( BY.AR), isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 35 OTW Ibukota

Di ruangan, sofa kamar Su Wanwan.

"Saudara tiri mu sudah tingkat empat Qi, sepertinya dia mulai songong." ucap Su Wanwan sambil bersandar ke suaminya.

"Tidak perlu di pikirkan, aku sudah tingkat enam Qi. Sekarang dia hanya badut di depan ku" ucapnya santai, sambil Huo Beichen memposisikan pelukan nya agar lebih nyaman. Matanya terpejam memeluk dan mengecup rambut istrinya.

"Ck, badut-badut. Siapa yang beberapa hari lalu masih sekarat karena orang suruhan adik tirinya?"

"Itu..."

"Dengarkan aku, kamu terluka bukan karena kamu lemah, tapi karena kamu lengah. Jangan remehkan musuh terutama di dunia baru ini, Huo Minho meskipun baru tingkat empat-- dia bisa meminjam kekuatan orang lain untuk melukai atau membunuh mu." Su Wanwan memegang kedua sisi wajah suaminya dan menatap nya dengan serius.

Huo Beichen mengangguk. "Mengerti istriku, aku bisa tenang karena ada kamu." ucapnya sambil menggesekan wajahnya ke dada istrinya.

"Cukup, besok kita berangkat ke ibukota. Sudah saatnya mengajari keluarga tiri itu berhemat."

Huo Minho kemungkinan besar menggunakan uang keluarga untuk membayar para pembunuh bayaran. Jadi, untuk menghentikannya berbuat ulah, langkah yang perlu dilakukan adalah memutus sumber keuangannya dengan menghentikan aliran uang yang selama ini diterimanya dari keluarga.

"Baiklah, besok kita berangkat istriku."

Keesokan harinya.

Sejak pagi-pagi sekali, dapur di rumah Su Wanwan sudah dipenuhi asap masakan. Setelah mengetahui bahwa nyonya-- maksudnya kakak angkatnya akan pergi ke ibu kota, Bai Rongxin beserta Hu Zheng dan Shen Yuzhi langsung sibuk memasak berbagai hidangan untuk dijadikan bekal perjalanan kakak angkatnya itu.

Semua bekal makanan dan kue yang di buat oleh mereka, dengan senang hati Su Wanwan masukan ke dalam ruang dimensi nya.

Hari itu juga mereka-- saudara angkat yang baru saja resmi terikat sudah harus berpisah untuk waktu yang tak dapat di pastikan. Di luar rumah, kereta kuda untuk transfortasi mereka ke ibukota sudah menunggu dengan Heyu sebagai sopir.

"Kakak, selamat jalan...Hiks!"

"Kakak, jangan lupakan kamu..."

"Semoga kita bisa bertemu lagi, kakak"

Su Wanwan tersenyum sambil melambaikan tangannya, lalu berjalan naik ke dalam kereta. Setelah mereka berdua naik, kereta pun melaju pergi jauh hingga menghilang dari pandangan mereka.

Dari udara, selembar kertas melayang terombang-ambing dalam tiupan angin-- menari-nari dalam ruang langit dan bumi hingga akhirnya jatuh ke atas kepala Bai Rongxin.

"Huh, apa ini?"

Bai Rongxin mengambil kertas di atas kepalanya dan membukanya, setelah beberapa detik membaca matanya melotot dan dia berseru tanpa sadar... Membuat Hu Zheng dan Shen Yuzhi ikut penasaran dan mendekat untuk melihat.

Beberapa detik membaca, mereka juga ikut terkejut, namun sebuah perasaan haru dan air mata mulai muncul semakin banyak.

Kertas dalam genggaman Bai Rongxin bukan sekedar kertas, melainkan sebuah surat tanah dan rumah. Dan dalam kepemilikan surat tanah dan rumah tersebut terlahir terganti oleh mereka bertiga.

Hal ini menunjukkan jika Su Wanwan benar-benar peduli pada mereka atau benar-benar akan pergi selamanya dan takkan kembali. Sebuah perasaan haru sekaligus sedih dan kosong mulai mereka rasakan untuk kedua kalinya.

'Kakak... Kita pasti bertemu lagi'

***

Di dalam kereta, Su Wanwan dan Huo Beichen bersandar dengan nyaman. Memeluk dengan hangat penuh kenyamanan di atas kasur lantai empuk.

Jika kalian melihat dalam kereta kuda, kalian tidak akan melihat gambaran seperti kereta kuda pada umumnya. Namun yang akan kalian lihat adalah sebuah bilik berjalan, dimana ada kasur empuk, selimut, bantal, buah-buahan dan makanan minum.

Seperti mobil Rv versi zaman kuno yang lebih sederhana.

"Tidak ingin berpamitan pada penduduk desa?"

Su Wanwan menggeleng.

"Kenapa? Bukankah istriku ini pintar bersosialisasi? Tidak mungkin tidak punya teman di desa kan?"

Su Wanwan menghela napas. "Dari awal aku merasa berhubungan dengan orang-orang desa pun tidak ada artinya. Tidak saling berhutang dan meninggalkan nama jelek saja sudah cukup, sekarang bukankah itu bagus untuk perjalanan kita sebagai kultivasi? Aku tidak terikat dengan mereka dan mereka tidak begitu terikat kepada ku."

"Yah... Kecuali ketiga adik angkat yang baru aku angkat, namun tidak ada hutang di antara kami mulai sekarang. Jika di takdirkan mungkin akan bertemu lagi."

"Baiklah, memang tidak perlu terlalu dekat dengan orang lain. Asalkan kita tetap dekat dan bersama saja itu sudah sangat baik, kan." Huo Beichen memeluk istrinya dengan lebih sayang, tangan nya mengusap-usap lembut surai rambutnya.

"Istriku..."

Nampak begitu tenang dan lembut, namun sebuah bisikan menggoda dan gerakan tangan lain yang mulai tak terkontrol membuat kenyamanan Su Wanwan akhirnya runtuh.

"Jangan banyak tingkah, ini di perjalanan!"

***

Keesokan harinya, Su Wanwan dan Huo Beichen serta Heyu menghabiskan malam mereka di sebuah penginapan.

Melihat dari peta yang di bawa suaminya, saat ini mereka masih 1/20 jalan dari ibukota. Yang artinya mereka masih memerlukan 19 hari lagi untuk sampai di ibukota.

"Kita tidak naik kereta lagi!" Putus Su Wanwan akhirnya.

Tujuan mereka ke ibukota selain mengurus keluarga tiri yang mulai ngelunjak dan songong, juga untuk menonton pemilihan murid kultivator di ibukota. Jika harus menunggu sampai setengah bulan, mungkin mereka tidak akan bisa.

"Heyu, kau mengendarai kuda sendiri ke ibukota apakah bisa?"

"B-bisa... Tapi tuan dan kakak ipar.."

"Tidak perlu urus kami, kami akan terbang."

Jika di zaman modern mengatakan kalimat itu pasti sudah menjadi joks garing, namun di dunia fantasi ini rasanya tidak aneh sama sekali.

Su Wanwan memasukan kereta ke dalam ruang dan meminjam pedang milik suaminya.

Meskipun ini dunia kultivasi, namun kultivator yang bisa terbang dengan pedang biasanya adalah kultivator tingkat Fondasi, mentok-mentok tingkat Qi atas. Karena energi yang di gunakan untuk terbang sangat besar dan idealnya energi di tingkat Fondasi yang paling aman.

"I-istriku, kamu bisa terbang?" Terkejut Huo Beichen.

"Tentu saja, ayo naik!" Ucap Su Wanwan dengan bangga.

"A-anu tuan, sebaiknya kita menggunakan kuda saja. Menggunakan kuda lebih nyaman kan...?" Usul Heyu dengan wajah pucat pasi.

"Tidak-tidak, aku akan pergi dengan istriku. Kau pergi saja sana dengan kuda, jangan sampai tiba terlalu lambat."

"Tapi tuan..."

"Pergi, ini perintah!"

Heyu benar-benar khawatir, selama di kediaman dia melihat kakak iparnya berlatih terbang di gunung namun dari 5 kali latihan 3 di antaranya selalu menabrak dan 2 tidak seimbang dan jatuh. Tidak ada satupun yang berhasil, membuat nya benar-benar khawatir jika seandainya mereka jatuh dari ketinggian dan mati.

Namun melihat yang satunya sangat bangga dan satunya sangat antusias dan percaya, Heyu benar-benar tidak bisa berbuat apa-apa.

1
Fauziah Daud
trusemangattt n lanjut
Kyyy: Shap kak☺️
total 1 replies
Fauziah Daud
trusemangattt
Musdalifa Ifa
wanwan🤦🤦🤦
Dern
hah?
Dern
hayolo 🤣
Fauziah Daud
alamak dahsyat nya Wan Wan 🤣🤣🤣
Fauziah Daud
x disangka rupanya suami zaman moden
Fauziah Daud
trusemangattt
Fauziah Daud
mantap
Dern
hah mana lanjutannyaa
Kyyy: Sabar~
total 1 replies
Dern
heh kamu jangan jadi pedofil 😭
Dern
nah bener ini kadang sistem di nt langsung bikin pu kuat tak terkalahkan bikin gak seru gak ada petualangan perkembangannya
Dern
padahal 300 cukup 😭 ini dari tadi uang kebanyakan ga si ka?
Kyyy: Sekalian bangun rumah kak...😌
total 1 replies
Dern
mungkin 7 tael lebih ok karena kan tabib desa bukan tabib kota
Kyyy: Kompensasi mental dari orang kaya kak, Su Wanwan pernah fitnah bilang kalau obatnya bermasalah dan sampe mau bawa ke pengadilan.
total 1 replies
Dern
hah apa gak kebanyakan 50 tael? 1 tael aja bisa hidup 1 tahun untuk kalangan bawah
Dern
akhirnya terpecahkan, jadi misal dia pindah ke kota, dia masih bisa akses ke dunia modern
Dern
HEH WKWKWK AIR WUDHU BJIR WKWKWKWK
Dern
baru w pertanyakan hal ini di bab sebelum, eh muncul bagian ini wkwkwk
Kyyy: Harus agak realistis 😌
total 1 replies
Dern
tapi kalau mendadka berubah banyak sedangkan dia gak keluar rumah untuk beraktifitas fisik jadi aneh gak sih ??? orang2 jadi curiga
Dern
kepo, apa bakal ada pergantian tael ke yuan. kan siapa tau dia mulai bisnis trus uang dari jaman dulu ke modern bisa dituker
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!