NovelToon NovelToon
Papaku Tabib Dari Gunung Merapi

Papaku Tabib Dari Gunung Merapi

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Mengubah Takdir
Popularitas:12.6k
Nilai: 5
Nama Author: less22

Mahardika yang harus menanggung penyakit kusta selama 3 tahun, setelah berobat di berbagai macam caranya, dari obat alternatif, hingga rumah sakit besar, tapi penyakitnya tak kunjung sembuh.

Hingga akhirnya, uang tabungan habis untuk berobat dan hanya tinggal sebidang tanah dan sebuah rumah yang tersisa. Dan itu tidak mungkin ia jual karena hanya itu satu-satunya peninggalan untuk anak dan istrinya.

Hingga akhirnya ia bermimpi ada seorang kakek datang dan memintanya untuk datang ke gunung Merapi jika ia mau sembuh.

Mahardika pun meminta izin dengan istrinya, dan berharap bisa sembuh jika ia berobat dengan kakek tersebut.

Hari berganti bulan, hingga akhirnya dia tahun berlalu. Kini Mahardika sudah sembuh total dan sehat kembali dan mendapatkan wasiat menjadi tabib.

Tapi saat ia pulang, alangkah terkejutnya dia. Karena rumah dan tanah itu sudah terjual, dan lebih sakitnya, anaknya ternyata di titipkan ke panti, sementara istrinya sudah menikah lagi.

Akhirnya ia membangun keh

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

35

Di dalam ruang perawatan tertutup Klinik Nirwana Medika, tubuh Tuan Naga terbaring kaku di atas pembaringan kayu jati.

Suhu udara di dalam ruangan mendadak merosot drastis hingga menembus titik beku.

Hawa dingin kebiruan keluar dari pori-pori kulit Tuan Naga.

Ini bukan sekadar racun biasa, melainkan Pukulan Meriam Es, serangan energi dalam tingkat tinggi dari musuh bebuyutannya yang diniatkan untuk membekukan seluruh jaringan jantung dan meridian vital dari dalam.

Mahardika berdiri di samping tempat tidur Tua Naga, jari-jarinya terasa dingin.

Ia tahu bahwa satu kesalahan kecil dalam menusukkan jarum dapat membuat organ dalam Tuan Naga pecah.

Mahardika mengambil mencabut sembilan jarum emasnya yang tajam dan halus.

Mahardika mengeluarkan energi emasnya dari dalam tubuhnya.

Jarum pertama ditancapkan tepat di titik vital untuk mengunci aliran racun agar tidak naik ke otak.

Jarum kedua dan ketiga guna melindungi sisa vitalitas jantung. Ketika jarum kesembilan tertancap di pusat meridian vital, benturan dahsyat antara hawa panas murni milik Mahardika dan energi es jahat di tubuh Tuan Naga terjadi benturan.

Tubuh Tuan Naga bergetar hebat dan terdengar suara letupan kecil dari dalam pembuluh darahnya saat kerak-kerak es yang menyumbat saluran darah mulai mencair paksa.

Tercium bau busuk dari Uap hitam dari ujung-ujung jarum emas. Mahardika terus menyalurkan energi tanpa henti selama dua jam penuh demi menembus seluruh meridian jahat yang tersumbat.

Saat es telah mencair, mata Tuan Naga terbuka.

Ia memuntahkan gumpalan darah membeku berwarna hitam pekat ke lantai, lalu menghirup napas dalam-dalam.

Tuan Naga merasa tubuhnya yang sakit luar biasa selama berminggu-minggu telah hilang.

Tuan Naga menyibak selimutnya dan merosot turun dari ranjang.

"Bangunlah, Tuan Naga. Tidak pantas kau berlutut di hadapanku," kata Mahardika lembut.

"Biarkan aku tetap di sini, Tuan. Selama puluhan tahun aku berkuasa. Aku pikir aku telah melihat segala macam kehebatan manusia. Namun apa yang baru saja kulihat... itu melampaui segala yang kuketahui," ucap Tuan Naga sungguh-sungguh.

"Itu hanyalah penyembuhan. Tidak ada yang istimewa," jawab Mahardika pelan.

"Tidak istimewa? Luka yang sedalam itu, yang seharusnya memakan berbulan-bulan untuk pulih, hilang tanpa jejak. Kau memadukan ilmu pengobatan yang tak tertandingi dengan kekuatan yang bukan berasal dari dunia ini. Manusia biasa tidak bisa melakukan hal seperti itu," Tuan Naga mendongak, matanya menatap tajam namun penuh kekaguman.

Mahardika tersenyum tipis. "Kau terlalu memujiku. Aku hanyalah manusia seperti dirimu."

"Jangan berkata begitu! Mataku tidak buta. Aku merasakan energi yang kau pancarkan begitu murni, begitu kuat. Engkau bukan sekadar manusia, Mahardika. Engkau adalah pahlawan yang turun ke tengah-tengah kami," kata Tuan Naga bergetar dengan tulus.

Ia menarik napas panjang, lalu menunduk kembali, keningnya hampir menyentuh lantai.

"Di hadapan kekuatan semacam itu, seluruh pengaruhku, pasukanku, kekayaan yang kukumpulkan bertahun-tahun... semuanya terasa hambar dan tak berarti. Karena itu aku memohon kepadamu... terimalah kesetiaanku."

Mahardika terdiam sejenak, lalu menatap pria yang perkasa itu.

"Kau paham apa artinya itu? Sekali kau berjanji, tak ada jalan kembali. Segala yang kau miliki akan berada di bawah perintahku," kata Mahardika tenang.

"Aku paham sepenuhnya. Aku menyerahkan seluruh jaringan pengaruhku di wilayah pesisir. Pasukan yang setia kepadaku. Setiap sumber daya yang kuperoleh. Bahkan nyawaku sendiri semuanya menjadi milikmu, untuk dipergunakan sebagaimana kehendakmu!" jawab Tuan Naga tanpa ragu sedikit pun.

Ia mengangkat tangan kanannya tinggi-tinggi, seolah bersaksi di hadapan langit.

"Aku bersumpah menjadi benteng bagimu. Di siang maupun malam, di tempat terang maupun di kegelapan. Siapa pun yang berani mengganggu kedamaianmu, siapa pun yang menyakiti putri kecilmu... mereka harus melangkahi mayatku terlebih dahulu!" ucapnya dengan suara pantang dan penuh tekad.

"Dari detik ini, hidupku milik-Mu. Sampai napas terakhirku, aku akan berdiri di sisi-Mu atau di depan-Mu, menahan segala bahaya. Ini janji setiaku seumur hidup."

Mahardika mengangguk perlahan, lalu mengulurkan tangan.

"Bangunlah, Tuan Naga. Aku menerima kesetiaanmu. Mulai hari ini, kau tidak lagi berlutut di hadapanku kau berdiri di sampingku," ucapnya lembut.

Tuan Naga meraih tangan itu, memegangnya dengan rasa hormat yang mendalam.

**********

Di sebuah ruangan VIP, Dokter Broto duduk bersandar di kursi kulit sambil memegang gelas wiski.

Di hadapannya adalah Tuan Frans, distributor utama bahan kimia dan pasokan industri medis di provinsi tersebut.

"Bagaimana, Tuan Frans? Semua sudah diatur dengan rapi?" tanya Dokter Broto dengan suara serak yang sarat dendam.

Tuan Frans terkekeh pelan, menggoyangkan gelasnya.

"Tenang saja, Dokter Broto. Orang suruhan saya berhasil menyelusupkan bubuk zat kimia Sianida Oksida dosis rendah ke dalam karung pasokan bahan herbal yang dipesan oleh asisten Mahardika kemarin sore. Zat itu tidak berbau dan warnanya menyatu sempurna dengan racikan temulawak. Begitu diseduh dengan air hangat dan diminum... efeknya langsung kejang-kejang dan mulut berbusa dalam sepuluh menit!" kata Tuan Frans tersenyum licik.

Dokter Broto tertawa terbahak-bahak dengan penuh kebencian. "Bagus! Luar biasa! Kali ini, Mahardika tidak akan bisa berkutik! Saya sudah menghubungi wartawan dari sepuluh media massa ternama dan Kepala Kepolisian Sektor untuk ikut bersama saya besok pagi. Kita tangkap dia tepat saat korban kejang-kejang di depan kamera! Reputasi 'Tabib Ajaib' itu akan hancur lebur, dan dia akan membusuk di dalam penjara!"

"Rencana yang sangat sempurna, Dokter Broto. Hancurkan dia tanpa sisa!" sahut Tuan Frans sambil mengangkat gelasnya, menyambut persekongkolan haram mereka.

1
Wega Luna
asyik kak less punya novel baru 😍
Wega Luna
kok bisa kecolongan sih ,
Wega Luna
malu GK tuh malu dong🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Dewiendahsetiowati
yang bener namanya Lena,Rina atau Ningsih Thor?
less22: Ningsih🤣🤣
total 1 replies
Icha Arlita
ga pp miskin penyakit yg penting kan sehat masih hidup 🤪🤪
less22: kwkwk betul tuh🤣
total 1 replies
Wega Luna
bales gini dik"setidaknya tidak seperti mantan istriku yg rela membuang darah dagingnya sendiri demi menjadi simpanan pria pebinor seperti mu",,bales ka bales jgn lupa sindir tentang tanah ,atau perlu sindir"jangan jangan penyakit ku ini ulahmu yh Ningsih"
less22: nah iya🤣🤣
total 1 replies
Yuliana Tunru
tak sabar nunggu dika tlp baakoro
less22: kwkwkw iya tuh🤣
total 1 replies
Icha Arlita
ayo semangat Thor lagi seru ini 👍
less22: hahah, besok lagi🤣
total 1 replies
Yuliana Tunru
bagus thorr rupa x baskoro orang baik berati ada yg jahat pake nama x untung curang jg ttg tanah panti t4 amel dulu
Wega Luna
Baskoro itu suami kedua nya si Ningsih?
less22: bukan, tapi pemilik perusahaan besar. tapi Siska bekerja sama dengan baskoro, Ningsih dan suami barunya
total 1 replies
Wega Luna
jangan jangan yg membuat dia sakit dan meracuni panti yh Siska dan Ningsih serta keluarga barunya
less22: aamiin, ada buku baru lagi nih, mampir ya kak🥰
total 9 replies
Sarah
makin seru ceritanya
less22: wah Terima kasih, 🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰 love you sekenlbon karet e orang
total 3 replies
Icha Arlita
ayo Mahardika di tolong biar tetangga kmu pada tau gimana hebat ny kamu sekarang👍
less22: asekkkk
total 1 replies
less22
okehh
Icha Arlita
ayo lanjut Thor 👍
less22: okehh
total 1 replies
TUAN AMIR
sambung lagi thor
Icha Arlita
seru pokok nya
less22: wahhh Terima kasih
total 1 replies
Icha Arlita
ayo sat set 🤭
Icha Arlita
lagi Thor 👍
less22: okehh
total 1 replies
Icha Arlita
zahen vino letisya itu sapa Thor kok jadi bingung sih 🤦
less22: aduuu, salah pula tadi🤣
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!