NovelToon NovelToon
KAU KHIANATI AKU, KUNIKAHI AYAHMU

KAU KHIANATI AKU, KUNIKAHI AYAHMU

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / CEO / Tamat
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: Nuna_Pena

Dicampakkan Aris karena dianggap tidak selevel, Aura memilih balas dendam paling elegan: Menikahi Hendra (38th), ayah Aris yang tampan dan kaya raya.
​Kini, sang mantan harus tunduk di bawah kekuasaan ibu tiri barunya.
​"Dulu kamu menginjakku, Aris. Sekarang, panggil aku Ibu!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nuna_Pena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KEMENANGAN

“Bawa Tuan Samuel dan Paman Danu keluar dari ruang rapat ini sekarang.”

—

Suara Hendra yang dingin dan mantap memecah keheningan ruang rapat eksekutif. Pria berusia tiga puluh delapan tahun itu tetap duduk tegap di kepala meja mahoni, memancarkan wibawa mutlak yang tak tergoyahkan.

—

Paman Danu mencengkeram tongkat emasnya begitu kuat sampai buku-buku jarinya memutih. Wajah sang tetua dinasti merah padam menahan malu, sementara Samuel—perwakilan Vanguard Capital—terlihat bingung dan panik mengemas berkas-berkasnya di atas meja.

—

Aura mengulas senyuman tipis yang sangat anggun. Wanita yang sedang mengandung empat bulan itu merapikan gaun merah anggur (burgundy) yang membalut tubuhnya, lalu mengusap pelan perutnya yang mulai membuncit tipis.

—

“Terima kasih atas kedatangannya, Pak Danu,” ujar Aura halus dengan suara selembut sutra namun sarat akan kemenangan. “Lain kali, kalau mau membeli saham perusahaan kami, pastikan sudah membaca aturan hukumnya dengan teliti.”

—

Para direksi senior di dalam ruangan mulai bertepuk tangan pelan, yang dengan cepat diikuti oleh seluruh anggota rapat lainnya. Keberanian dan ketajaman logika yang ditunjukkan Aura membuktikan bahwa ia bukan sekadar Nyonya rumah yang beruntung, melainkan seorang komisaris utama sejati yang sanggup melumpuhkan intrik politik terberat sekalipun.

—

Paman Danu berdiri dari kursinya dengan napas memburu, lalu melangkah pergi meninggalkan ruangan tanpa mengucapkan sepatah kata pun, diikuti oleh Samuel yang berlari kecil di belakangnya.

—

Pintu ganda ruang rapat tertutup rapat.

—

Hendra memutar kursinya, menatap Aura dengan binar rasa bangga dan cinta yang membara. Pria matang itu meraih jemari lentik istrinya, mengecup punggung tangan Aura secara mesra di hadapan seluruh jajaran eksekutif yang masih berada di ruangan.

—

“Kamu luar biasa, Sayang,” bisik Hendra dengan suara beratnya yang menawan. “Penjelasan hukummu tadi benar-benar meremukkan kesombongan Paman Danu.”

—

Aura tersenyum manis, membalas genggaman tangan suaminya. “Aku kan cuma menyampaikan apa yang menjadi hak sah kita, Mas. Lagi pula, siapa pun yang mencoba mengganggu kamu dan calon anak kita, harus siap berhadapan sama aku.”

—

Hendra terkekeh rendah—sebuah tawa seksi yang menggetarkan dada bidangnya. Pria itu berdiri dari kursi kepalanya, merangkul pinggang Aura dengan protektif, lalu membimbing istrinya melangkah keluar dari ruang rapat menuju ruang kerja utama mereka.

—

—

Sore harinya di ruang kerja pribadi Aura.

—

Cahaya keemasan matahari senja membias melalui dinding kaca besar, memperlihatkan pemandangan indah pencakar langit Jakarta dari lantai empat puluh lima. Suasana ruangan beraroma bunga melati dan kayu manis itu begitu menenangkan.

—

Aura sedang duduk santai di sofa kulit premium, menikmati segelas susu khusus kehamilan dan buah-buahan segar yang disiapkan oleh staf pribadinya.

—

Pintu penghubung dari ruangan Hendra terbuka pelan.

—

Hendra melangkah masuk tanpa mengenakan jas mewahnya. Kemeja putihnya dilonggarkan di bagian leher dan lengannya digulung hingga batas siku, memperlihatkan aura santai nan maskulin dari sang taipan.

—

Hendra berjalan mendekat, lalu mengambil posisi berlutut di depan sofa tempat Aura duduk. Pria matang berkuasa itu dengan lembut menempelkan telinganya di atas perut membuncit istrinya.

—

Aura tertawa pelan, jemari lentiknya mengusap halus rambut hitam suaminya. “Mas... bayinya masih empat bulan, belum bisa nendang.”

—

Hendra mendongak, menyunggingkan senyuman menawan yang sarat akan rasa bahagia yang murni.

—

“Saya cuma mau menyapa pangeran kecil kita, Aura,” kata Hendra lembut, lalu mengecup perut Aura melalui kain halus gaunnya. “Dia punya ibu yang hebat dan pemberani banget.”

—

Aura menatap lurus ke dalam manik mata cokelat gelap suaminya. Dulu, ia datang ke kehidupan pria ini hanya berbekal keberanian dan draf perjanjian pra-nikah di atas balkon. Kini, ia memiliki segalanya—cinta yang murni, posisi tak tergoyahkan, dan keluarga utuh yang sangat menyayanginya.

—

Hendra berdiri, merangkul tubuh Aura ke dalam dekapannya yang sangat erat dan hangat. Pria itu mendekatkan wajahnya, menyatukan bibir mereka dalam ciuman yang dalam, intim, dan penuh rasa syukur.

—

Aura memejamkan matanya, merangkulkan kedua tangannya di leher tegap suaminya, membalas ciuman Hendra dengan seluruh kehangatan jiwanya.

—

Pembalasan dendam pada masa lalu telah sepenuhnya usai, bertukar menjadi takdir cinta yang sempurna di atas takhta kejayaan dinasti Fahreza.

—

Namun, saat kehangatan di antara mereka sedang begitu pekat, sekretaris pribadi Aura memanggil dari interkom di atas meja kerja:

—

“Permisi, Nyonya Aura... Ada surat kaleng misterius tanpa nama pengirim yang baru saja diantarkan ke meja resepsionis bawah untuk Anda."

1
Ds Phone
dia lagi cekap
Ds Phone
siapa pulak tu tak habis lagi ke
Ds Phone
akhir nya derama dah berhair
Ds Phone
meraka lagi cekap
Ds Phone
dah culik anak orang tu pulak
Ds Phone
apa kagi dia nak buat
Ds Phone
semua nya dah kenatankap
Ds Phone
ada yang tak betul ni
Ds Phone
ada yang tak kena lah ni
Ds Phone
ada apa masalah lagi tu
Ds Phone
semua bolih di patah kan nya
Ds Phone
ada masalah lagi
Ds Phone
apa masut dia ya
Ds Phone
kena tankap juga sudah nya
Ds Phone
macam mana kau bolih dapat fi al rasia tu
Ds Phone
dapat lari apa dia akan buat hal
Ds Phone
kalau kita apa
Ds Phone
kena penjara juga sudah nya
Ds Phone
banyak sangat duit yang dia pakai
Ds Phone
kenapa nak kena tankap pulak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!