NovelToon NovelToon
Terlahir Cantik Di Keluarga Miskin

Terlahir Cantik Di Keluarga Miskin

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Single Mom / Lari Saat Hamil
Popularitas:4.4k
Nilai: 5
Nama Author: i'm gresya

Naima, seorang gadis cantik yang hidup sederhana di desa terpencil, harus menghadapi kenyataan pahit saat ayahnya yang buta. meninggal dunia dan ibunya mengalami depresi berat hingga harus dirawat di rumah sakit jiwa. Di tengah keterpurukannya, takdir justru mempertemukannya dengan Sean, seorang pria kaya raya yang memiliki kepribadian dingin.

Akankah pertemuan ini menjadi awal kebahagiaan baru bagi Naima, atau justru membawanya ke dalam lika-liku kehidupan yang lebih rumit?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon i'm gresya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

sean yang jahat!

sean kembali berjongkok di hadapan Jack dan mencekiknya.

" apa maksud mu, apa kau berusaha membuatku lengah ha.. " ucap sean sambil mencekik leher jack.

jack tidak menyerah, sekuat tenaga dia berusaha menahan cekikikan itu. sampai akhirnya sean melepasnya.

jack mengambil napas setelah di lepaskan oleh sean.

naima masih diam disana, menyaksikan apa yang dilakukan sean pada kekasih temannya itu.

Jack kembali bersuara, dan mencoba membuat sean ingat atas kesalahan di masalalu yang pernah yang buat.

"kau memang sudah lupa pada namanya, tapi kurasa kau tidak lupa pada kejadian lima tahun yang lalu" ucap jack sambil menahan rasa sakit di tubuhnya.

sean mencoba mengingat apa yang di maksud Jack.. dan benar saja, dia langsung ingat dengan kejadian lima tahun itu..

🍂

setelah mendapat cek ulang CCTV itu, mikael langsung mengirim vidio itu pada sean.

ting...

satu pesan masuk di handphone sean. dan sean langsung membuka nya.

sean mengerutkan alisnya saat melihat rekan bisnisnya lah yang memasukan obat perangsang itu ke minumannya. lalu di hotel, sean dapat melihat kalau dia sedang berjalan masuk ke kamarnya lalu seorang gadis muda mengikuti langkahnya dari belakang.

gadis itu berdiri diam di depan pintu kamar sean sambil mengintip. lalu beberapa menit gadis itu masuk kedalam.

dan pagi harinya, saat sean belum bangun. gadis itu sudah pergi dari kamarnya. dan berjalan pelan seolah tidak terjadi apa apa.

sean kembali menelpon mikael..

"kau batalkan bisnis kita pada si tua bangga itu. dan cari adis yang menghabiskan malam bersama ku. " ucapnya lalu mematikan telpon dan keluar dari kamar hotelnya.

beberapa minggu kemudian.. gadis yang di cari oleh sean akhirnya berhasil mikael temukan dan membawanya pergi dari sana dengan cara membiusnya.

di ruang bawah tanah, senja membuka matanya dan ketakutan saat melihat ruangan yang dimana dirinya berada sekarang.

mulut senja di tutup oleh kain dan tubuhnya di ikat oleh tali. apalagi saat ini pengikat tali itu sangat ketat di bagian perut senja. membuat senja menahan rasa sakit di bagian sana.

tap.. tap... tap..

suara langkah sepatu yang menginjak lantai terdengar nyaring di telinga senja.

dan setelah itu, sean muncul di hadapannya.

senja menatap sean dengan lemah, berharap sean melepaskan tali pengikat itu dari tubuhnya.

mulut senja yang ingin bicara, di buka oleh sean dengan cara melepaskan penutup itu dari mulut senja.

senja terbatuk.. dan mengambil nafas dalam-dalam.

"kak.. tolong lepaskan aku, " lirih senja di hadapan sean.

sean tidak menjawab, tapi pandangan sean langsung turun kebawah kaki senja yang sudah mengeluarkan darah.

senja dengan wajah kesakitan berusaha memohon lagi pada sean untuk membuka tali pengikat itu dari perutnya.

"kak.. aku mohon lepaskan aku kak, aku mohon.. " lirih senja lagi tapi tidak mendapat respon dari sean.

sean menatap wajah senja sebentar lalu segera membuka tali itu dari tubuh senja.

setelah di buka, senja tidak dapat menahan dirinya lagi dan akhirnya pingsan.

sean tidak kaget ataupun panik, sean segera mengangkat tubuh lemah senja keluar dari gudang itu. dan membawanya masuk ke kamarnya.

sean dengan pelan menidurkan senja di kasurnya dan menelpon seseorang di balik layar telponnya.

"hallo... aku butuh bantuan mu" ucap sean lalu mematikan panggilan itu.

beberapa menit kemudian, seorang dokter datang dan langsung menemui sean.

"ada apa, apa kau sakit lagi? " ucap dokter pria itu pada sean yang sedang duduk di sofa sambil menghisap rokoknya

sean tidak menjawab tapi menggerakkan jarinya ke arah depan. seolah menyuruh dokter itu melihat kedepan.

dokter itu menoleh ke depan tepat ke arah kasur. dan terkejut melihat seorang wanita muda berbaring lemah disana.

dokter itu segera memeriksa keadaan senja.

dan sean hanya memperhatikannya. sambil menghisap rokoknya.

setelah memeriksa, dokter itu berdiri dan menatap tajam ke arah sean yang masih duduk santai di sofa.

" apa yang kau lakukan padanya, dia sedang hamil muda saat ini. dan bukannya membawanya ke rumah sakit kau malah menaruhnya di sini. sekarang janinnya sangat lemah." ucap dokter itu pada sean.

sean masih tetap dengan wajah santainya, dia tidak memberi reaksi apapun di wajahnya setelah tau senja ternyata sedang hamil.

sean mematikan rokoknya dengan cara menginjaknya. lalu berdiri dari duduknya.

sean menatap senja yang masih menutup matanya. sean sebenarnya tau kalau senja sedang hamil, saat melihat cairan merah keluar dari pangkal paha senja tadi.

jadi sean tidak terlalu terkejut saat mendengarnya langsung dari mulut dokter.

"lalu apa lagi, kau dokter kan. seharusnya kau tidak bicara padaku, lakukan tugasmu sebagai seorang dokter" jawab sean dingin pada dokter itu.

" tapi itu berisiko juga dengan nyawanya. ini termaksud aborsi yang di rencanakan, dari hasil pemeriksaan ku tadi. gadis ini beserta janinnya tidak papa dan sangat sehat. dan janinnya masih bisa di selamatkan." ucap dokter itu tidak mau melakukan kejahatan yang mencoret nama baik kedokterannya.

sean kembali menatap tajam dokter itu.

"jika kau tidak mau makan bersiaplah menjadi gembel." ancam sean pada dokter itu.

senja yang mendengar keributan segera membuka matanya. hal pertama yang senja lihat adalah wajah sean.

sean menatap tajam ke arah senja yang menurutnya telah membuat drama menjijikkan seperti ini.

"apalagi dokter, cepat lakukan" ucap sean menatap tajam dokter itu.

senja masih tidak mengerti dengan apa yang dikatakan sean, tapi setelah dokter itu berjalan ke arahnya sambil membawa suntik, senja jadi mengerti kalau sean ingin mencelakainya dan juga bayinya.

senja menggeleng lemah pada dokter itu, dia ingin menolak tapi tubuhnya sangat lemah.

"tidak.. aku mohon, jangan sakiti aku. kak sean aku mohon lepaskan aku" lirih senja pada kedua pria itu.

dokter itu tidak punya pilihan sebenarnya dia tidak mau melakukan itu. karna mengingat senja yang seumuran dengan putrinya.

"tunggu... " ucap sean membuat dokter itu berhenti.

sean berjalan mendekat ke arah senja dan menatapnya seolah jijik dengan senja..

" aku tidak ingin menyakiti keturunan ku. tapi dengan caramu yang menggodaku, terpaksa aku menjadi seorang penjahat. kau dengan wajah lugu mu itu, tidak bisa membodohi ku. jadi dengan terpaksa aku menarik kembali apa yang ada pada tubuhku yang sudah ada di tubuhmu. dalam arti aku menolaknya ada di rahim mu" ucap sean yang menusuk perasaan senja.

senja menangis, dia tidak berniat menggoda sean waktu itu. niatnya murni ingin membantu sean yang saat itu sedang kesakitan. dan karna hasil kesalahan itu dirinya di nyatakan hamil.

"kak... aku tidak menggoda mu.. aku hanya ingin membantu saat itu.." jawab senja dengan lemah.

"membantu dengan cara tubuhmu kan.. aku mengerti maksudmu. kau masih muda tapi pikiranmu sudah sangat dewasa melebihi wanita malam yang ada di club malam. apa orangtua mu mengajarimu seperti ini. apa saudara perempuan mu juga seperti mu yang suka bermain main dengan seorang pria. atau saudara laki laki mu. yang suka bermain main dengan seorang wanita. itu sebabnya sifatnya sama seperti mu." ucap sean dengan cara meninggikan suaranya.

senja makin tidak kuasa menahan tangisnya. dia begitu polos saat itu. jika saja senja tidak masuk ke kamar sean waktu itu. mungkin dirinya tidak akan mendapat hinaan seperti itu..

"dokter lakukan aborsinya. kau tidak usah takut karna aku akan melindungi namamu. " ucap sean karna tidak ingin mempermainkan waktu berharganya.

"tapi jika aku lakukan aborsi ini. maka nyawanya juga pasti ikut terenggut. karna usianya yang masih tergolong muda. " jawab dokter itu menyakinkan sean.

" apa bedanya, dia juga sudah terenggut keperawanannya untuk di serahkan padaku. jadi hidupnya dan dirinya akan jadi sampah di mata pria yang memilikinya. lakukan saja seperti yang ku katakan dokter " protes sean pada dokter itu.

dokter itu akhirnya pasrah. dan menjalankan tugasnya. senja memberontak melawan tapi tenaganya tidak sebanding dengan tenaga pria itu.

dan sesaat kemudian, pandangan senja menjadi buram. akibat suntikan itu. sebelum senja menutup matanya. dia menatap sean yang terus menatapnya. dan akhirnya senja menutup matanya...

🍂

Jack tertawa melihat wajah sean yang sudah berubah. Jack yakin sekarang sean sudah mengingat masa lalunya.

"kau ingatkan sekarang. seorang gadis yang kau paksa aborsi waktu itu adalah adikku, adikku tercinta. kau dengan tega melakukan itu padanya, dimana rasa kemanusiaan mu. kau tidak ada bedanya dengan diriku. bahkan dirimu lebih jahat dariku. aku ingin kau tau dan merasakan apa yang kurasakan saat ini. tapi sayangnya kau tidak punya saudara perempuan untuk membalaskan dendam adikku. dengan cara menyakitimu aku membuat kekasihmu meninggalkan mu.

dan wanita itu.. (naima) dia juga sedang hamil saat ini. aku ingin melenyapkan garis keturunan mu dengan tanganku sendiri. dan seperti itulah caranya supaya dendam ku terbalaskan.. " ucap jack tertawa sinis kepada sean..

~

1
Ratna Purba
semangat thor, aku suka😊
Ratna Purba
ok😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!