Rhea , agen elit berkode sandya 01 , mati ditikam 13 kali oleh seorang CEO dari perusahaan Long Corp di misi terakhirnya.
Saat membuka mata, dia justru terbangun di tubuh wanita gendut 120 kg bernama Rhea juga. Istri yang dibenci, dibuang ke sebuah gudang oleh Rey Long, dan akan dibunuh malam ini demi wanita simpanannya .
Semua mengira Rhea Long bodoh dan lemah. Mereka salah besar. Karena ' istri gendut ' bisa membunuh dengan pulpen, punya IQ 180, dan baru menyusun rencana untuk meruntuhkan Long Corp dari dalam .
Tapi Rey Long tidak tahu , malam ini dia bukan membunuh Istrinya. Dia justru membangunkan pembunuhnya .
Kira-kira balas dendam apa yang pertama kali dilakukan Sandya 01 pada suami pembunuh yang tidak tahun siapa dia hadapi ?
Yang penasaran dengan ceritanya ikuti dari awal hingga akhir ya Guyss 🙏 😊 🤗 🥰
Happy Reading 📝
.
.
.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kasmawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 17
Maybach S 680 hitam menembus Tol G50 Shanghai-Wuhan. Jam 11:23 malam. Hujan gerimis dan menetes di jendela mobil, membuat lampu tol menjadi pecah seperti bintang . Kaca film 0% membuat dunia luar seperti lukisan tinta Cina yang kebasahan.
Di kursi belakang, Sandra masih menggenggam tangan Adrian dengan erat. Dingin. Kukunya terlihat memutih. Tapi napasnya sudah teratur. Tidak seperti 3 tahun terakhir yang setiap menarik napas rasanya seperti ditusuk 13x.
"Hydra," bisik Sandra. Suaranya hampir tertelan suara hujan. Matanya menatap 009 yang menyetir di depan. Punggung tegak, tangan stabil di setir, seperti robot. Pin naga emas di kerahnya sesekali memantulkan cahaya lampu dashboard .
"Kamu mengatakan jika Rey Long hanya boneka. Hydra itu... apa? Organisasi? Mafia?"
Adrian menoleh. Setengah badannya miring ke Sandra. Cincin naga hitam di jarinya memantulkan lampu tol. Sekilas, di pupilnya terdapat semburat emas. seperti api kecil yang menyala di tengah malam.
"Ular," jawabnya pelan. "Tapi bukan ular biasa. Bukan yang bisa kamu tembak mati dengan pistol."
Dia menarik napas panjang. Bau cendana dari tiket Wudang yang masih diremas Sandra tercium hingga ke belakang, berbau tua, berbau kuil dan berbau perang.
"300 tahun lalu, Dinasti Qing. Klan Lee bukan pedagang. Bukan konglomerat. Tapi kami... penjaga."
Sandra mengerutkan alisnya. "Penjaga?"
"Penjaga 'Segel Naga'," Adrian menunjuk ke atas. "Di puncak Gunung Wudang. Segel itu mengurung satu klan. Klan yang sudah membuat 3 dinasti jatuh. Klan yang jika di lepas... Tiongkok bisa berubah menjadi neraka lagi."
Sandra menelan ludah. Tenggorokannya terasa kering meski AC Maybach dingin.
"Klan iblis?"
"Klan Hydra," Adrian mengangguk. "Orang luar menyebut mereka Ular Berkepala 9. Filosofi mereka sederhana setiap 1 kepala dipotong, tumbuh 2 kepala baru. Lebih pintar. Lebih kejam. Lebih tidak kelihatan."
Adrian mengeluarkan tablet dari laci mobil, lalu menyalahkannya . Foto peta Tiongkok zaman Qing muncul. Ada 9 titik merah. 8 sudah menjadi abu-abu dan 1 masih terlihat merah menyala di tengah.
"Mereka menyebar. MeNyusup. Ke istana Qing. Ke tentara Kuomintang. Ke Partai. Ke... Sandya."
009 tiba-tiba membuka suara dari depan. Suaranya datar, seperti sedang melapor cuaca dan tetap tidak menoleh kebelakang .
"Tuan. Data interogasi Sandya NOL. Rey Long. Konfirmasi Kepala ke-8 Hydra. Kode internal 'Benih'. Misi utama 1. Menikah dan menghabiskan keturunan Valkyrie terakhir. 2. Menghabisi Sandya 01. 3. Membunuh pewaris Naga."
009 menjeda. "Pewaris Naga Anda, Tuan Adrian Lee."
Sandra membeku. Darahnya terasa berhenti mengalir. Jadi... serangan yang di lakukan Rey Long 3 tahun lalu itu sebuah misi dan untuk menghabisi Sandya 01 dan juga seorang bayi yang ada di dalam kandungannya ... ?
"Rey... keturunan Hydra?" suaranya pecah.
"Darahnya dicampur," Adrian mengelus punggung tangan Sandra.
" Jadi .... " suaranya bergetar " tusukan 13x itu , bukan karena aku memata-matai bisnis Rey Long "
Adrian menggenggam tangan Sandra lebih kuat , mata emasnya menyala " Itu hanya sebuah alasan yang dia berikan ke padamu " Suara Adrian dingin " misi aslinya kamu Sadnya 01.... Dan .... "
Adrian menatap perut Sandra yang datar " ..... Dan bayi yang ada di kandunganmu sayang .... Pewaris Valkyrie dan Naga ... Anak kita "
Sandra terdiam dia sangat mengingat kejadian 3 tahun yang lalu yang membuat dirinya meninggal dan juga bayi yang ada di dalam kandungan nya, dan Adrian dia terlambat datang 7 menit .
"Sama seperti 00 dan 03-09. Mereka semua... bidak. Tumbal. Mayat hidup yang di pelihara Hydra dari bayi. Tujuannya satu Biar kita mengira jika perang sudah kelar pada saat Sandya 00 mati dan juga Rey mati . Padahal..."
Adrian menunjuk tiket yang ada di tangan Sandra. Kertasnya sudah lecek karena diremas.
"Kakek manggil kita bukan hanya ingin berkenalan dengan menantunya, Sayang. 300 tahun lalu, Naga dan Valkyrie kalah karena terpisah. Klan Valkyrie dibantai habis . Letaknya di bawah Kuil Wudang sekarang. 10.000 prajurit Valkyrie mati dalam 1 malam."
Adrian menunduk. Suaranya berat.
"Komandannya... Jenderal Anindita. Dia memakai nyawanya dan nyawa 10.000 pasukannya untuk menutup Segel Naga yang hampir jebol. Dia... kakek moyangmu, Sandra."
Napas Sandra tertahan. Anindita. Nama yang dia bawa dari dunia lama. Nama yang dia pikir hanya sebuah kebetulan saja .
"Jenderal... Anindita? Leluhurku? Jadi aku..."
"Putri Valkyrie terakhir," Adrian tersenyum tipis. Sedih dan Bangga. "Jadi Kakek mengatakan 'darah Valkyrie kembali ke kandang Naga'. Kamu bukan hanya Sandya 01. Kamu... Rhea Valkyrie Anindita. Reinkarnasi Putri Perang yang 300 tahun lalu berjanji akan kembali lagi jika Hydra bangun."
Hening. Hanya ada suara hujan yang semakin deras dan mesin Maybach S 680 yang terdengar seperti naga mengorok pelan.
Sandra menutup mata. 3 tahun yang lalu dia meninggal . 13 tusukan di sekujur tubuhnya, lalu kembali hidup mengalami Transmigrasi ke tubuh wanita yang juga bernama Rhea wanita gendut 120kg tapi kini sudah menjadi langsing menjadi 60kg . Semua kepingan menyatu. Ini bukan kebetulan. Ini... takdir berdarah.
"Lalu kepala ke-9?" bisiknya. "Bosnya Rey? "
Adrian mengeluarkan HP lalu membuka file terenkripsi. Sidik jarinya dan retina scan yang dari dulu baru bisa terbuka. Isinya foto lama. Hitam-putih. Kusut. Tahun 1925.
9 orang berdiri, memakai jubah hitam, memakai topeng ular , bentuknya beda-beda. Ada yang 1 mata, ada yang 3 mata.
8 topeng sudah dicoret spidol merah. Ada tulisan tangan di bawahnya: 00, 03, 04, 05, 06, 07, 08, Rey.
Sisanya 1. Topeng paling tengah. Emas. Ukirannya paling rumit. Di tengah jidat ada permata merah. seperti mata ketiga.
"Ini," Adrian men zoom topeng emas itu "Kepala ke-9. Namanya hanya huruf 'H'. Tidak ada yang tahu wajah aslinya. tidak ada yang tahu berapa umurnya. Dia yang membuat Klan Lee berpura-pura menjadi 'pedagang' 300 tahun. Dia yang menyebarkan rumor 'Naga hanya mitos'. Tujuannya satu , Supaya kita melupakan tugas untuk menjaga segel, Supaya kita lemah. Supaya dia bisa membuka segelnya dari dalam."
Sandra mengenggam tiket Wudang makin kenceng. "Dia... sudah tau kita ke Wudang?"
"Pasti," Adrian mengangguk. "Makanya Kakek menyuruh kita pulang cepat. Segel sudah retak sejak kamu kembali bangun sebagai Sandya 01. Setiap kali kamu membunuh 1 kepala, segel bergetar. Pada saat Rey mati tadi... retaknya sampai ke ruangan leluhur."
Tiba-tiba HP 009 berbunyi. Nada khusus. Dia memencet tombol di setir. Suara masuk ke speaker mobil.
"Lapor, Tuan," suara 009 masih datar. "Kuil Wudang 5km lagi. Kakek sudah di Gerbang Naga. Bersama Tabib Utama Klan Lee dan 12 Tetua."
009 menjeda 1 detik, lalu suaranya... dibuat sedikit pelan tapi terdengar emosi.
"Dan Tuan Jarum... baru sadar 10 menit lalu di Ruangan Naga. Tabib bilang Pil Naga 9 Langit berhasil menutup luka roket 80%. Kalimat pertamanya saat dia bangun 'Kapten sudah ada di mana? Apa Kapten terluka?'"
Sandra langsung duduk tegak. Air mata yang ditahan dari Qingpu akhirnya jebol juga. 1 tetes. Jatuh dan mengenai tiket Wudang. Membuat tinta cendana nya sedikit luntur .
"Jarum... bangun? Dia... mencari aku?"
Adrian mengangguk. Lalu dia menghapus air mata Sandra dengan jempolnya. Lembut.
"Iya. Dia mengatakan...jika dia bermimpi kamu di bunuh lagi. Makanya dia maksa untuk bangun. Sekarang... giliran kamu bertemu keluargamu, Sayang. Keluarga yang sudah menunggu kamu 300 tahun."
Maybach berbelok, meninggalkan tol, masuk ke jalanan gunung Wudang dan Jalanan nya menanjak . Kabut sangat tebal hingga lampu depan Maybach hanya menembus 5 meter. Tapi 009 menyetirnya hanya terlihat anteng. seperti sudah menghapal setiap batu.
5 menit kemudian, kabut terbelah. seperti tirai panggung yang dibuka.
Di depan... 9999 anak tangga batu naga. Lebar 50 meter, setiap anak tangga diukir dengan sisik naga. Di puncak, Kuil Wudang berdiri, tidak seperti di foto turis. Ini... megah. Kuno. Atapnya emas, tiangnya hitam, dan di kelilingi awan.
Dan di depan kuil, patung naga emas 100 meter berdiri. Kepalanya mendongak ke langit. Mulutnya mangap. Di dalam mulut... ada api abadi berwarna biru. menyala walau hujan.
Matanya... rubi merah. Menyala. Hidup. seperti menatap Sandra.
Di anak tangga pertama, paling bawah, berdiri 1 orang tua.
Memakai jubah hitam bordir naga emas. Rambut putih panjang diikat, tapi beberapa helai terurai di tiup angin gunung. Tongkat naga di tangan kanan dan terbuat dari kayu, tapi di ujungnya kepala naga giok asli.
Umur 110 tahun kata Adrian. Tapi badannya tegak. Bahunya lebar. tidak bungkuk. Wajahnya... mirip Adrian 70%. Tapi versi lebih galak. Lebih bijak.
Matanya... emas. Menyala. Sama seperti mata Adrian saat di RS menatap 00 yang berdiri di hadapan Sandra.
Kakek Klan Lee. Lee Tianlong. "Naga Langit".
Maybach berhenti 10 meter dari anak tangga. 009 mematikan mesin. Hening total. Hanya suara hujan dan api biru di mulut patung naga.
Lee Tianlong menatap Maybach. Tepat di jendela belakang. Tepat ke Sandra. Lalu... dia tersenyum.
Senyum tipis. Tapi berat. Senyum yang menyimpan 300 tahun dendam + 300 tahun rindu.
Dia mengangkat tongkat dan mengetuk tanah 1x.
TOK.
Suara ketukan itu... Menembus kabut, menembus hujan, menembus kaca Maybach anti peluru dan masuk langsung ke dada Sandra. membuat jantungnya yang 3 tahun lalu ditusuk 13x... Berubah menjadi hangat.
"Cucu menantu," suaranya berat. Tua. Tapi jelas. seperti gong kuil.
"Selamat pulang, Putri Valkyrie. Kandang Naga sudah kedinginan... 300 tahun tanpamu."
.
.
tggal kehidupan yg bahagia ,,
yg akan mereka jalani ,,
nyonya lee udh berdamai dg kesalahan ny ,,
maaf maaf niih Adrian skraaang cuma ad sandraaa di hati mama mu 🤭🤭🤭🤭🤣🤣🤣 ,, jdi ank tiri sebentar gpp x yaaaa ,, 😁😁😁
ad apa siih km kedap kedip truus ,, 😒😒😒
jgn dulu ad kucing garoong yx ,,
baru menikah looo ini ,,
masa mau perang pake gaun pengantin 🤭🤭🤭🤭😁😁😁😁😁
meski d masa lalu mereka jga udh menikah ,,