Bai Qing membuka mata dan mendapati bahawa dirinya telah kembali ke sebulan sebelum bencana alam dan kiamat datang,saat ia berfikir untuk mengumpulkan persediaan malah ia mendapatkan sistem Ruang Super market tanpa batas,setelah sebulan ia mendapati dirinya hamil dan sekarang bukan hanya dia perlu makan tapi bayi yang ia kandung saat ini juga memerlukan nya.
Perkenalan nya dengan beberapa teman membuat kehidupan nya dikehidupan kali ini berubah,apa dirinya bisa bertahan hidup di kehidupan kali ini yang telah banyak berubah dari kehidupan terakhir kali?Siapa saja teman yang bersama dengannya menghadapi dunia yang telah berubah ini?
Di tengah-tengah kiamat akan kah ia dapat membesarkan bayinya dengan baik?sistem kiamat Ruang Super Market akankah dapat membawa keberuntungan buatnya?
Jangan lupa untuk Like dan komentar Author ya..(θ‿θ)
Yuk penasan lanjut ya Like and komentar Author selalu jika mahu Author terus update..hanya itu pinta Author..maaf jika ada tersalah ketik makl
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shuhajar@24, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 30
"oh..maaf kami terlupa Kerna terlalu asyik..aku Shui Feng bekerja di bidang hukum..dan ini Zhao Sheng..atau panggil saja Doktor Zhao..ia seorang dokter pakar kandungan"jelas Shui Feng wajah serius Zhao Sheng terlihat begitu menawan membuat Bai Qing tertegun.
"oh..apa kalian sudah punya pasangan?"jelas Bai Qing jiwa keponya terkeluar mana tidak kedua-dua nya sangat tampan dan tak mungkin jika mereka belum punya pasangan bukan pikir Bai Qing antusias membuat wajah Cheng Lei makin masam terus diam dan cemberut sedari tadi tidak dipedulikan.
"oh..kami masih Single..dan untuk kriteria pasangan kami hanya butuh yang sesuai di hati..kan Zhao Laoshe.."jelas Shui Feng menyenggol bahu Zhao Sheng yang denagn snaati menikmati dessert.
Kerna disenggol dessert yang di makan langsung mengenai kaca matanya, tiba-tiba Zhao Sheng terdiam dalam sekelip mata Shui Feng diikat dan didiamkan dengan sapu tangan di dalam mulutnya.
"huft..sekarang aman"jelas Zhao Sheng kembali menikmati hidangan dessert kegemaran nya,ia perwatakan yang sangat sensitif saat diganggu apalagi disaat menikmati dessert.
Bai Qing tertegun melihat adegan yang ia pikir hanya ada di tv secara cepat itu,ia kaget sekaligus terhibur melihat mereka ia langsung menatap kearah Cheng Lei yang rauk wajah nya kembali terlihat biasa datar tanpa bicara.
"sayang kenapa diam hem"bisik Bai Qing langsung menatap kearah Cheng Lei yang saat itu mendengar panggilan sayang dari sang isteri langsung merasa gembira hanya saja tak ingin menunjukkan.
"tetamu datang seharusnya kita menyambut mereka bukan"bisik Bai Qing lagi hal itu membuat Cheng Lei menghela nafas berat.
"sebenarnya yang aku maksudkan sebelumnya itu.."jelas Cheng Lei ingin mengatakan sesuatu ia langsung dikagetkan dengan sosok adik perempuan nya bersama seorang lelaki dewasa di sampingnya membuat mereka teralihkan.
....
Sebelum ke apartment sang gege Cheng ya membeli beberapa kudapan seperti ayam goreng atau makanan ringan sebagai pelengkap ia bercadang untuk berpesta bersama dengan Bai Qing jadi ia membeli pelbagai jenis makanan di jalanan ia tahu gegenya tidak suka makan makanan jalanan seperti ini tapi tidak dengan Baik Qing bukan.
"ini bukankah terlalu banyak?"soal Dai MuBai melihat pelbagai jenis makanan yang dibungkus untuk dibawa mereka bertemu gegenya.
"hem..jangan Khawatir aku akan menghabiskan nya jika tetap tidak habis kita bisa berikan pada anak-anak jalanan saja berbanding meninggalkan di rumah gege"jelas Cheng Ya langsung merasa semuanya cukup dan mula berjalan menuju apartment sang gege saat
"Bukankah kita harus menekan loceng dulu?"soal Dai Hua Bin saat melihat sosok Cheng Ya menekan password pintu dengan begitu mudah saat itu.
"jangan risau..aku tahu bagaimana untuk masuk dan dia mahu kita datang jadi ia tidak bisa protes cara kita masuk"jelas Cheng Ya langsung membuka pintu.
mereka berdua langsung masuk dikejutkan dengan pemandangan yang kontol mana tidak satu pria diikat tangan dan kaki dan mulutnya di masukkan sapu tangan berwarna abu-abu,manakala sosok disamping pria berkaca mata mengelap kaca matanya yang terkena krim dessert itu dengan hati-hati.
"apa yang terjadi disini?"soal Cheng Ya kaget.
Bai Qing dan Cheng Lei menatap kearah mereka berdua dengan senyuman Bai Qing Langsung menyambut kedatangan mereka saat itu.
Bersambung...
Jangan lupa untuk Like dan komentar Author ya Tunggu di next chapter ya guys Makasih ^_________^