jangan lupa follow
Ig 👉🏻 uqiee1391
tiktok 👉🏻 uqiee1391
karena dendam itu, aku sampai lupa caranya mencintai, yang ada dalam pikiran ini hanya dendam dan dendam, sehingga mengabaikan cinta tulus seseorang dan melukai hatinya hanya untuk mencapai ke titik dimana dendam ini bisa tersalurkan, namun takdir tidak cukup sampai di sana, setelah mencapai dendam ini, justru Masalah baru muncul kembali dan membuat wanita yang begitu aku cintai terauma ~ Marquez
mari simak kisahnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syauqie Alhaq, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 26
"Awww!" Pekik Raya yang merasakan bagian bokongnya sakit, karena menghantam keras lantai akibat tabrakan yang terjadi dengan tubuh kekar yang ada di hadapannya.
"Kalau jalan pake mata dong! Dasar gi-" Raya tidak meneruskan ucapannya, dan dia justru kikuk dengan pria gagah di hadapannya ini, "Eh pak dosen tampan" ujar Raya sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
"Kamu sih main lari saja, nabrak kan, lagian badan sebesar gaban begitu masak kamu gak lihat" bisik Niko yang kini sudah berdiri di samping Raya sambil membawa tas Raya yang baru saja iya ambil dari lantai.
"Mau sebesar tembok juga gak lihat, namanya aja gak natap depan, maklum sih, gak usah cerewet," bisik Raya dengan rasa kesalnya.
"Sudah lari-lariannya, apa masa kecil kalian kurang bermain, sampai di tempat belajar masih seperti anak kecil!"
"Maafkan teman saya pak, dia tidak sengaja, lain kali akan lebih hati-hati lagi pak" Niko berkata dengan sopan, karena memang mereka salah.
"Kamu! Segera minta maaf, kenapa teman kamu yang minta maaf!" Bentak Marquez pada Raya yang hanya diam saja.
"Malas pak, lagian yang jatuh Raya bukan bapak, bapak masih seperti patung yang terbuat dari pasir dan semen, sehingga tidak jatuh," Raya segera menutup mulutnya, mengingat dia sudah tidak sopan.
"Kami permisi pak," Niko segera menarik Raya pergi dari sana, mulut temannya ini memang suka ceplas ceplos, "Kau ini Ray."
"Udah biar aja, ngapain Lo bawa gua pergi coba."
"Sudah jangan cari gara-gara masih pagi, ingat nilai kau itu, lagian kita yang salah," Niko terus membawa Raya, sedangkan Marquez hanya menatap tidak suka hal itu.
"Ray tunggu!" Raya menoleh, dia melihat Saula, berlari kearahnya juga.
"Ray maaf ya, akibat kejadian Minggu kemaren, ayah dan ibuku sudah kena teguran oleh orang-orang kak Zay, maafkan keluarga kami ya," lirih Saula, ya mereka dapat ancaman jika kejadian yang tak baik kembali menimpa Raya, sebab salah satu anggota mereka yang meminta Raya datang.
"Ais Kakak benar-benar berlebihan, mau apa coba ngancam temanku segala" batin Raya yang merasa kasihan melihat Saula.
"Sudah tak apa, Ayuk masuk kelas, aku gak papa Saul, lagian ada Niko yang menjagaku."
Niko yang mendengar jawab Raya menelan Saliva nya susah payah, dia sendiri justru sangat teledor, kalau saja tidak menelpon Saula, mungkin saja dia gak akan tahu keberadaan Raya.
Sama halnya Niko, Saula langsung menatap Niko mendengar perkataan Raya, "tapi dia kan-"
"Ah ayo cepat masuk kelas Ray," Niko segera membawa masuk raya sebelum Saula cerita kalau dirinya juga tidak tahu apa-apa.
"Hey!" Niko menoleh dan melotot mendengar teriakan Saula, dia memberi isyarat tutup mulut pada Saula, Saula yang tak paham pun menautkan kedua alisnya.
Saula mengejar Raya, "tunggu Ray!" Saula terus berlari sehingga bisa menyamai Raya.
"Ada apa sih, kau mengganggu saja!" Kesal Niko.
"Apa sih Lo" kesal Saula pula, "Eh Ray, aku ada video, pasti kamu akan terkejut nantinya.
"Vidio apaan, coba mana lihat."
"Sebentar, suruh Niko pergi dulu, ini soal wanita, jadi dia gak boleh lihat."
"Enak saja! Gua tetap mau lihat!" Kekeh Niko.
"Hey, kalau kamu lihat nanti kamu malu sendiri, udah sana pergi."
"Gak mau!"
"Niko, pergi dulu, nanti gua ceritakan, ok."
Niko membuang nafasnya panjang, kalau Raya yang berkata, mana bisa dia berani bantah, ah ini semua karena Saula, begitulah pikir Niko.
dih pak dokter udah gak jaim nih yaa..
mulai ketagihan sama istri tercinta, seenak itu menikah kannn...
4 x sehari /Facepalm//Facepalm/
bahkan sudah seperti minum obat magh
Minumlah obat sebelum makan /Facepalm//Facepalm/
gempur dulu istri sebelum makan😂
Sat set sat set yaa, drpd kena gangguan lagi kayak sebelum2nya...
Expresss banget unboxingnya...
agendakan :
siang pertama
sore pertama
malam pertama
dini hari pertama
/Facepalm//Facepalm//Facepalm/