NovelToon NovelToon
Takdir Kedua Teressa

Takdir Kedua Teressa

Status: sedang berlangsung
Genre:Time Travel / Fantasi Wanita / Cinta Istana/Kuno
Popularitas:27k
Nilai: 5
Nama Author: simnuna

Teressa Adrian adalah gadis 19 tahun cantik dan cerdas..Di balik senyum ceria dan sikap nakalnya,Teressa menyimpan luka lama: sejak usia 10 tahun, ia harus menerima kenyataan pahit bahwa kedua kakinya lumpuh akibat kecelakaan tragis yang hampir merenggut nyawanya.

Namun Teressa bukan gadis rapuh. Dengan dukungan keluarga dan tekad yang tak pernah padam, ia tumbuh menjadi sosok yang bersinar… hingga sebuah perjalanan studi lapangan mengubah segalanya.

Ledakan ban bus di tikungan pegunungan membawa Teressa ke ambang kematian. Di antara jeritan, darah, dan kegelapan, ia menukar satu harapan terbesarnya “keinginan untuk bisa berjalan kembali” tanpa sadar bahwa takdir benar-benar mendengarnya.

Saat ia terbangun, Teressa tidak lagi berada di dunia yang dikenalnya..Ia terlempar ke masa puluhan tahun silam, terbangun di tubuh seorang nona muda bangsawan angkuh, berkuasa, dan… memiliki kaki yang sempurna.

Namun hidup baru ini tidak semudah yang ia bayangkan..takdir barunya menuntut bayaran atas keajaiban yang ia dapatkan..dan mungkin takdir cinta yang tidak dia sangka-sangka.

Penasaran dengan kelanjutan cerita teressa..yuk kepoin…

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon simnuna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertemuan kedua

Saat teressa dan chika kembali berbincang..terdengar panggilan keras di arah pintu masuk rumah makan.

“Siti…”

____________

Mendengar panggilan itu teressa menoleh cepat ke sumber suara..disana terlihat leon yang berdiri di depan pintu kedai makan sambil melambaikan tangan kearahnya..teressa tertawa dan membalas lambaian pria itu.

Chika terkejut mendengar panggilan itu..apalagi saat melihat teressa melambai kearah belakang tubuhnya..dan dia manatap heran sekaligus terpesona pada pria tampan dia dapan pintu itu.

Leon berjalan pelan kearah meja teressa.

“Hay..apa kalian para gadis akan keberatan bila aku bergabung..”tanya leon.

“Tidak..duduklah..”ucap teressa mempersilahkan leon duduk..sedangkan chika masih menatap pria tampan itu..walau tak setampan suaminya..setidaknya pria ini ekspesinya enak di pandang.

“Kita bertemu lagi siti..”ucap pria itu tersenyum pada teressa..ucapan leon membuat chika tersadar dan mulai tertawa ngakak.

“Apa!..siti?..”tanya chika tak percaya..saking tak percayanya dia langsung berdiri dari duduknya.

“Hahaha..sejak kapan kau mengubah nama mu ca?..hahahah..siti..kenapa harus siti..”ucap chika memegang perutnya sambil tertawa kencang..perbuatan wanita itu lagi-lagi mengalihkan atensi semua orang..teressa hanya tersenyum canggung pada sahabatnya itu..sedangkan leon menantap chika heran.

“Hahaha..eca eca..kau sungguh gila..kenapa tak juleha saja biar viral..”ucap chika masih tertawa.

“Kan benar…kau rupanya membohongi ku tenteng nama mu..”ucap leon menatap teressa.

“Hehehe maafkan aku leon..aku cuma menyebut asal-asalan saja..mana tau aku kalau kita akan bertemu lagi..”ucap teressa.

“Jadi kau berharap kita tidak bertemu lagi?..jahat sekali kau..”ucap leon terdengar sedih.

“Tunggu..jangan bilang kau menyukai sahabat ku?..”tanya chika menatap leon.

“Eyy mana ada..kita saja baru sekali bertemu..”ucap teressa cepat menyangkal perkataan ngaur sang sahabat.

“Memang sangat terlihat ya?..”tanya pria itu yang membuat teressa tak bisa berkata-kata.

“Kau bangsawan yang sangat jujur..”puji chika.

“Dan kau bangsawan yang aneh..”balas leon.

Sedangkan di sisi sana terlihat kaisar alano yang tanpa sadar mengepalkan tanganya kencang..sedangkan sang tangan kanan hanya terdiam saat merasakan aura menakutkan dari sang kaisar.

“Jadi dia sahabatmu?..”tanya leon.

“Hmm..aku sahabatnya yang paling cantik, baik, semok dan rajin menabung..nama ku chika..”ucap chika mengulurkan tangannya..leon menatap binggung uluran tangan gadis itu.

Teressa memelototi chika..barulah gadis itu sadar dan menarik kembali tanganya..berkataan gadis itu membuat seseorang di seberang sana menatapnya heran.

“Yang mulia..bukankah nama ratu itu vania bukan chika..”ucap peto.

“Sepertinya dia menyamarkan identitasnya..”ucap kaisar alano.

“Owh begitu..”ucap peto

Kembali ke sisi teressa.

“Aku menyukai kepercayaan diri mu lady..”ucap leon.

“Sudah seharusnya..”bangga chika.

“Dan dia..”tanya leon menunjuk teressa dengan dagunya.

“Nama aslinya teressa bukan siti..”jawab chika yang diangguki oleh teressa.

“Teressa?..nama yang bagus..”ucap leon yang dia ngguki oleh teressa.

“Hey..kau tadi tak memuji nama ku..tak adil sekali kau jadi manusia..”ucap chika cemberut.

“Iya iya..nama mu juga bagus..”ucap leon yang membuat chika tersenyum senang.

“Kalian memang seribut dan seterbuka ini ya?..”tanya leon.

“Tidak..biasanya kami lebih ribut dari ini..”jawab teressa cepat yang diangguki oleh chika.

“Hmm benar..ini versi lebih sopannya..”tambah chika.

“Versi sopan saja sudah begini..bagaimana kalau tak sopan..sungguh aneh kalian ini..”ucap leon.

“Terimakasih pujianya..”ucap dua gadis itu bersamaan.

“Jadi Tuan Leon..kenapa wajahmu selalu seperti orang yang baru kehilangan sandal?..”tanya teressa.

“Kehilangan apanya..Aku hanya serius..”jawab leon heran.

“Serius itu bukan ekspresi, itu penyakit..”tambah chika.

“Kalian terlalu blak-blakan..”tawa leon.

“Huh..Aku tidak ingat kapan terakhir tertawa begini..mungkin setelah pertemuan dengan mu kemarin teressa..”ucap leon.

“Itu karena kau kurang teman yang gila..”jawab teressa membuat leo kembali tertawa.

“Kami paket lengkap..”timpal chika

Leon menatap mereka berdua.

“Aku tidak menyangka aku bisa merasa seperti ini di rumah makan biasa..”ucap leon.

“Rumah makan ini ajaib..”ucap teressa sambil memukul pelan meja.

“Dia bikin orang asing jadi teman..”tambah chika sambil mengangkat gelas minumnya.

“Kita teman sekarang?..”tanya leon.

“Boleh saja kalau kau tak keberatan..dan siap menghadapi gadis-gadis istimewa seperti kami ini..”ucap chika.

“Tentu saja aku tak keberatan..”ucap leon cepat.

“Teman..”ucap pria itu sambil mengangkat gelasnya.

“Hey itu gelas ku..kau belum memesan apapun..”ucap teressa..leon terkekeh kecil sebelum kembali menaruh gelas itu.

Akhirnya percakapan ramdom mereka kembali mengalir..dan dengan begitu saja mereka menjadi teman..tanpa tau status masing-masing.

.

.

.

“Dari mana saja kau?..”ucap sebuah suara mengagetkan chika..gadis itu baru pulang dari pertemuan mereka.

“Astaga..ngagetin aja..”kesal chika pada albian yang ada di depanya.

“Dari mana kau?..baru sampai sudah berkeliaran..”ucap pria itu lagi.

“Sewot..suka-suka akulah..”balas chika menatap sinis albian.

“Kau ini…kenapa selalu tak bisa menjawab dengan benar..”kesal albian.

“mulut-mulut aku..mau berbicara apapun itu hak ku..kenapa kau ngatur-ngatur..”sinisnya.

“Kau..”gram albian..dia melangkah maju mendekati gadis itu..sedangkan chika masih berdiri dengan angkuh di depan pria itu..saat jarak albian semakin dekat chika mulai panik.

“Hey kenapa kau semakin mendekat..sana menjauhlah..”ucap chika mendorong dada albian..tapi pria itu tak mundur sedikit pun.

“Hey kubilang menjauh..”ucap chika mulai panik..dia memundurkan langkanya kebelakang.

“Beneran ku hajar ya kau..”panik chika saat tubuhnya sudah mentok di tembok.

“Baru takut?..bukankah tadi kau terlalu sombong..”ejek albian semakin mendekati gadis itu.

“Ma.mana ada..aku tadi hanya bercanda..”ucap chika tergagap..dia bahkan mengalihkan wajahnya..posisi mereka sangat dekat sekarang dan pria itu belum juga menghentikan langkahnya.

“Benarkah?..”tanya albian sambil menghentikan langkahnya..wajahnya tepat di depan wajah chika.

“Ben..”ucapan cepat gadis itu terpotong..karna saat dia menoleh bibirnya tak sengaja menyetuh sudut bibir albian..membuat mereka sama-sama terdiam..posisi itu cukup lama sampai sebuah deheman menyadarkan mereka.

“Hmm..”

“Kalau mau bermesraan di kamar saja..jangan di tempat umum begini..malu di lihat orang..”ucap seorang gadis.

Chika yang tersadar..tampa kata langsung berlalu dari sana dengan kikuk..sedangkan albian menatap sang kakak sambil cengengesan.

“Kak eve kau disini?..”tanya pria itu.

“Tidak..ini cura arwah ku..”ucap gadis itu yang rupanya adalah putri evelyn.

“Hehehe..ayo kak keruangan ku..”ucap albian..pria itu akan berubah bila bersama keluarganya..dan akhrinya mereka pergi dari sana.

.

.

.

TO BE CONTINUE………….

1
Enjel
waw... paling suka genre fantasi
Sribundanya Gifran
lanjut
Hj malung
semangat thor aqw padamu selalu menunggu mu thor
Tary Even
up yg bnyak thor kerasa dikit bnget lo🤭
Nunung Elasari
ahhh hobby baruku nungguin eca...
Tary Even
ka up yg bnyak dong hihi🤭
Sribundanya Gifran
lanjut
Sumar Ji
Alhamdulillah udah up .pokok.a karya kakak slalu ok . semangat trus kakak dan semoga sehat selalu biar up terus
Nunung Elasari
kak mau tau rasanya nungguin kk? seperti wa saya yg ga ada notifnya.
nur janah567
ahiirnya up juga . dari awal baca ngakak terus perut aku sampe sakit🤣🤣🤣🤣🤣🤭
nur janah567
lama kali belun up 🙏🙏🙏 up dong thor aku nunggu terus💪💪💪💪😍😍😍😍
Sumar Ji
Thor aqw menunggumu Thor kpan lagi km up Thor kok gak up biasa.a setiap hari up.a ini tumben.a lama up.a
Tary Even
keren thor..lucu, tp yg sering dong update nya thor jgn lama²... semangat othor...
Tary Even
wkwk absurd nya kalian🤣..ayo lakuin aja Eca Chika aku mendukung kalian🤣
Tary Even
wkwk bisa aja si Chika ni🤣🤣
Tary Even
/Curse/
Tary Even
koreksi dikit thor.. tampa => tanpa
Tary Even
orang itu nnti jdi suami mu ca wkwk 🤣
Sumar Ji
lanjut Thor aqw menunggu mu
Yusna Wati
lanjut lagi thor dah aku semangatin dengan bunga mawar🤩💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!