NovelToon NovelToon
Brondong Angkuh Itu Suami Ku

Brondong Angkuh Itu Suami Ku

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Diam-Diam Cinta / Dijodohkan Orang Tua / Aliansi Pernikahan / Nikah Kontrak / Berondong
Popularitas:6.2k
Nilai: 5
Nama Author: Iis Surya

Viola pranindhita(29) seorang perempuan independen yang sukses di segala bidang usaha hingga berhasil menjadi CEO perusahaan ternama.terpaksa menerima perjodohan nya dengan Evan Erlangga(27). seorang pembisnis muda yang sekaligus saingan bisnis nya yang terkenal angkuh dan dingin terhadap wanita..
akankah keangkuhan, keras kepala, dan sifat individulis dari ke duanya bisa menciptakan sebuah ikatan rumah tangga yang manis dan romantis???Jika ada trauma di masa lalu tentang pernikahan...bagaimana cara mereka untuk berusaha memahami tentang arti pernikahan yang sebenarnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Iis Surya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mata hati yang terbuka.

Evan menuruni anak tangga dengan wajah yang suram.. sudah hampir 1 bukan dia tidak bertemu dengan Viola..meskipun mereka masih dalam proses perceraian..tapi, evan merasakan Viola benar-benar menghindarinya,meeting kerja sama perusahaan pun kadang hanya di wakili oleh asisten atau bella yang sekarang sudah menjadi sekertaris Viola..,Dunia evan benar-benar terasa sangat gelap.. tak ada lagi senyum di wajahnya, bahkan untuk menyapa orang lain pun dia merasa enggan.Evan kembali menjadi sosok pria yang angkuh tanpa ekspresi di wajahnya.

"Evan, kita sarapan bersama.. ".Ajak kakek dhito ketika dia melihat evan hanya melewati mereka yang sudah berkumpul di meja makan. tampak tiara dan Rico saling berpandangan menunggu reaksi evan.

Tanpa jawaban, evan membalikkan tubuhnya dan duduk di antara mereka. .

" Kamu pimpin doa nya... "lanjut kakek.. Lagi-lagi evan menurutinya tanpa bantahan.

"Bagaimana situasi kantor..? " tanya kakek setelah mereka selesai makan.

"Seperti biasa tak ada yang perlu di khawatirkan.. " jawab evan datar.

"Evan mulai besok,Rico akan berkerja di kantor mu.. bimbing dia.. "lanjut kakek seraya matanya menatap kurus pada evan.

Evan terdiam sejenak.

"Ok..evan tunggu besok di kantor.. evan berangkat dulu kek.. " jawab evan tanpa menatap satu pun dari mereka.. dia langsung beranjak dari duduknya, meninggalkan kakek yang hanya bisa menggelengkan kepala nya melihat perubahan sikap evan.

"Viola benar-benar memberi pengaruh buruk pada evan.. ".Ujar kakek pelan.

Rico hanya menarik napas dan menatap punggung evan yang mulai menjauh dari hadapan nya.

"Itu karena evan benar-benar mencintai Viola kek.." ucap Rico yang langsung mendapatkan tatapan tajam dari tiara.

"Maksud Rico, Viola benar-benar bisa mempermainkan hati evan... dulu dia ingin nikah kontrak, tapi dia malah membuat evan jatuh cinta setengah mati ,setelah itu dia juga yang memutuskan untuk cerai.. dasar perempuan nggak jelas.. " rutuk tiara, sekilas dia menoleh pada Rico agar memperkuat ucapan nya. sementara Rico hanya menundukkan kepala, dia tidak ingin lagi menjelekkan Viola di hadapan kakek. karena sebenarnya, apa yang di katakan tiara pada kakek adalah kebohongan.

"Sudahlah, evan benar-benar sudah di butakan oleh cinta... tapi, kakek tidak bisa berbuat apa-apa.. karena kakek tidak mau dia merasa tertekan lagi.. kakek takut, sikap nya akan berpengaruh pada perusahaan... ".Jelas kakek membuat tiara dan Rico terdiam.

"Rico, ingat ..besok kamu mulai kerja di kantor evan.. jangan sampai telat.. dan kerja secara profesional... jangan mengandalkan evan.. ! " tegas kakek membuat Rico gugup dan hanya bisa mengangguk. Sebenarnya berkerja di kantoran bukanlah keinginannya... tapi, tiara yang selalu memaksa nya... dengan alasan untuk masa depan mereka. Jika Rico berani menolak.. tiara mengancam akan menceritakan bahwa dia pernah di lecehkan oleh Rico hingga dia kehilangan mahkotanya berharganya.

"Ya sudah, kakek akan berjalan-jalan sebentar.. " kakek beranjak dari duduknya.

"Tiara temenin ya kek.. " tiara segera memapah kakek menuju halaman depan.

Rico hanya terdiam melihat tingkah tiara yang bermuka dua.. semakin hari, Rico semakin bisa merasakan energi negatif yang di miliki tiara ,hingga bisa mempengaruhi kakeknya.

Tiara memapah kakek dengan hati-hati.

"Kakek.. kakek jangan marahi evan ya... evan begini karena dia di pengaruhi terus oleh Viola.. " ucap tiara penuh dengan kelicikan.

Mereka duduk di bangku taman.

"Kakek, tidak pernah marah sama evan.. hanya kakek sedikit kecewa dengan sikapnya... bisa-bisanya dia begitu cinta mati sama Viola..".ujar kakek.. matanya menerawang jauh ke depan.

"Jika saja orang tua nya masih ada, mungkin kakek tidak akan merasa bingung seperti ini.. " lanjut kakek pilu.

"Sudahlah kek, nanti juga evan akan terbiasa tanpa Viola.. " tiara mengelus bahu kakek pelan.

"Kakek tau harus berbuat apa.. "celetuk kakek tiba-tiba.

Tiara menatap kakek dhito dengan penuh tanda tanya.perlahan kakek menoleh pada tiara.

"Tunggu saja,.. kakek akan membuat evan melupakan Viola.. "

"Maksud kakek..? "

"Nanti juga kamu akan tau.. " ujar kakek sambil terkekeh.

Tiara berusaha tersenyum dengan berbagai pertanyaan di benaknya.

"Kakek tua ini, bikin penasaran aja.."gumam tiara dalam hati.

"Sudah agak panas, ayo kita kembali ke dalam.. "

"Baik kek.. " dengan sigap tiara menuntun kakek kembali ke dalam rumahnya.

Rico yang sedang ada di ruang tengah, segera menghampiri mereka.

"Sudah berjemur nya kek..? "

"Sudah, matahari nya sudah agak tinggi jadi kakek kepanasan.. " oceh kakek membuat Rico tersenyum.

"Kakek mau ke ruang kerja dulu, untuk meninjau pekerjaan evan.. "

"O, iya kek... silahkan.. " Rico segera memanggil ajudan kepercayaan kakek. mereka pun bergegas pergi meninggalkan Rico dan tiara yang saling berpandangan.

"Kita bicara.. " ujar tiara sambil melangkah ke paviliun di ikuti Rico.

"Ingat, besok Lo sudah mulai kerja... Lo harus bisa mendapatkan kembali kepercayaan evan... "ujar tiara setelah mereka sampai di kamar tiara.

Rico menghempaskan tubuhnya di sofa.

"Entahlah, gua rasa evan nggak bisa semudah itu percaya sama gua, apalagi setelah yang kita lakukan sama mereka berdua.. "

"Rico, lo harus pintar dong.. jangan kalah sama evan.. Lo harus bisa belajar jadi pengusaha... ingat, pewaris kakek itu bukan hanya evan.. tapi, Lo juga.. " bujuk tiara seraya duduk di sebelah Rico.

"Sudahlah Tia.. sebenarnya gua sama sekali nggak tertarik dalam bisnis dan jadi pengusaha... gua nggak suka kerja di kantoran kayak gitu..! " tukas Rico merasa kesal karena tiara terus memaksakan keinginannya.

"Rico, gua tau... lo belum bisa.. tapi lo harus yakin,selama lo berusaha lo pasti bisa.. ingat Rico ini demi masa depan kita.. "

Rico hanya menarik napas panjang.

"Lalu, kapan kita akan periksa kandungan lo.. tapi, gua lihat belum ada perubahan perut lo.. " selidik Rico sambil melirik ke perut tiara.

Tiara menjadi gugup dan berusaha tersenyum.. dan merapatkan duduknya ke arah Rico.

"Tenang aja, ntar gua periksa kok.. kita harus hati-hati...takutnya ntar kakek malah curiga.. " elak tiara sambil menyandarkan kepalanya di bahu Rico.

"Rico, kita melakukan itu berkali-kali.. tapi belum tentu juga gua hamil kan..? " ujar tiara hati-hati.

"Tunggu.. bukan nya lo dulu bilang ingin pindah kesini karena lo yakin akan hamil.. ini sudah hampir 4 bulan sejak kejadian itu... " Rico menggeser bahu nya hingga tiara mengangkat kepalanya.

"Rico... hamil atau nggak hamil lo tetap ngerjain gua kan..? "jelas tiara kesal.

"Iya, maksud gua.. hanya pengen mastiin aja lo hamil atau nggak.. " desak Rico membuat tiara menatap nya tajam.

"Memang apa beda nya kalau gua hamil atau nggak..?! "

"Kalo lo hamil gua akan segera bertanggung jawab.. dan minta izin kakek untuk menikah kan kita berdua... " jelas Rico membuat tiara terdiam.

"Kalau gua nggak hamil...?? "

"Gua akan menjauh dari lo.. dan gua nggak akan terlibat lagi dengan ambisi lo itu.. "

"Rico.. kok lo tega sih.. ngomong gitu sama gua, padahal kita berkali-kali melakukannya... seenggaknya lo harus tanggung jawab karena telah mengambil keperawanan gua..!! " hardik tiara.. dia merasa shock dengan perkataan Rico, karena selama ini dia sudah menganggap Rico sudah ada di bawah kendali nya.

"3x tiara... bukan berkali-kali... dan ingat bukan gua yang ngambil kepera**nan lo... karena gua tau, sebelum sama gua.. lo sering melakukan itu sejak lo pindah ke luar negeri.. ! "

"Lo nyelidikin gua..?! " mata tiara membulat sempurna.

Rico tersenyum smirk.

"Gua sempat berharap lo benar-benar hamil anak gua.. tapi, setelah gua tau, ternyata bukan hanya gua yang make lo.. gua merasa.. lo nggak berhak dapetin cinta gua... " jelas Rico sambil beranjak dari duduknya.

"Rico, tunggu... lo nggak bisa ninggalin gua gitu aja... atau gua akan bilang semua sama kakek... "

"Bilang apa.. lo mau bilang, gua udah per**sa lo, atau lo mau bilang gua udah ngelecehin lo... bilang, bilang aja... kita lihat siapa yang kakek percaya.. "

"Rico... lo ya... !! " tiara menunjuk pada Rico yang tersenyum sinis padanya.

"Lo pikir, lo bisa terus ngendaliin gua... lo pikir gua bego..?? gua hanya mau tau sampai mana permainan lo.. dan menurut gua.. lo udah keterlaluan.. "

"Tapi, lo juga bantu gua ngomong sama kakek soal kontrak evan sama Viola.. ! "

"Gua tau, waktu itu gua masih berpikir positif dan percaya sama lo.. kalau Viola benar-benar membawa pengaruh buruk sama evan.. tapi nyata nya...lo yang penuh ambisi memisahkan mereka.."

"Rico, ini demi masa depan kita... "

"Masa depan kita? masa depan yang mana? selama ini lo bahkan nggak mau kakek tau hubungan kita... dengan alasan takut kakek marah, kalau kita nggak ngomong gimana kakek bisa nge restuin kita.. "

Tiara terdiam mendengar ucapan Rico. wajahnya sudah memerah, tangan nya mulai mengepal.. tampak jelas di wajahnya.. dia sudah mulai kehilangan alasan untuk meyakinkan Rico untuk terus berpihak padanya.

"Jangan tunjukin muka lo di depan gua lagi.. atau gua akan minta kakek untuk ngusir lo dari sini..!! " tukas Rico sambil bergegas meninggalkan tiara yang menahan luapan emosi di hatinya.

Mata hati Rico sudah benar-benar terbuka.. dia sangat menyesali kebodohan nya karena sempat percaya dengan kepolosan tiara. hingga akhirnya detektif yang di sewa nya memberikan fakta yang benar-benar membuatnya tersadar dari mimpi buruknya.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
kalea rizuky
hahaha kapok lu salah sendiri goblok nurut aja kata kakek lu yg sombong g inget dia perusahaan stabil. karena siapa emank tua bangka g tau diri sama kayak lu yg plin plan
kalea rizuky
nah gini donk cwok plin plan g tegas buang aja ke laut
kalea rizuky
viola bodoh.. lakinya plin plan males deh
sarinah najwa
ulet bulu pemenangnya si tiara, dan rico pijakaanya author pendukungnya😀🙏
kalea rizuky
laki. tolol cerai aja. vi moga dpet ganti berondong baik gk. plin plan gk. goblook
M ipan
halo kak jika berkenan mampir juga ya🙏
Rian Moontero
lanjuuuttt👍😍
Debby
🥰🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!