NovelToon NovelToon
Rhaella : Kuat Dalam Sakit

Rhaella : Kuat Dalam Sakit

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Mafia / CEO
Popularitas:1.7k
Nilai: 5
Nama Author: Eireyynezkim

Rhaella Delyth adalah seorang gadis cantik dengan kepribadian dingin dan ekspresi wajah yang selalu datar. Meskipun berasal dari keluarga terpandang, kehidupan yang ia jalani jauh dari kata bahagia. Kehadirannya di dunia tidak pernah diharapkan, membuatnya tumbuh dengan hati yang keras dan kesulitan untuk mempercayai orang lain.

Sementara itu, Gabriel adalah seorang pemuda tampan dan berkarisma yang lahir di lingkungan keluarga kaya dan berpengaruh. Di balik pesonanya, ia memiliki sifat dingin, tak mudah didekati, serta sisi kejam yang tidak banyak diketahui orang.

Bagaimana kisah pertemuan mereka bermula? Ikuti perjalanan mereka dalam cerita ini, yang penuh dengan intrik dan adegan penuh ketegangan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eireyynezkim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 30

Di kediaman Blaze kini Leif sedang memijat kepalanya yang langsung terasa pusing karena melihat pengeluaran istri dan anaknya setiap bulannya yang semakin tinggi, di tambah kini perusahaan yang di kelolanya sedang goyah. Leif kembali melihat pengeluaran Alane istrinya dalam satu bulan terakhir ini sudah hampir satu milyar dan anaknya yang masih SMA sudah mengeluarkan uang hingga ratusan juta, Leif kembali di buat pusing saat tiba-tiba sekertaris pribadinya memberikan data-data keuangan perusahaan yang ternyata Alane juga mengambil uang perusahaan tanpa seizinnya. Leif begitu murka dengan kelakuan Alane yang tidak tahu malu ini seperti ini.

Drrtt Drrtt Ting

Sebuah notifikasi masuk di ponsel Leif, dia pun kemudian langsung mengambil dan melihat ada nomor yang tidak di kenalnya mengirimkan sebuah foto-foto mesra Alane bersama laki-laki lain. Leif di buat geram melihat foto-foto itu kemudian pesan kembali masuk dari nomor yang sama, dan yang dikirimkan kali ini adalah video panas Alane bersama laki-laki yang ada di foto tersebut, sekarang Leif sudah benar-benar murka dengan kelakuan Alane.

"DASAR JALANG SIALAN " Maki Leif pada Alane dan langsung menghubungi nomor yang baru saja mengirimkannya foto dan video tadi, namun nihil karena nomor yang dia hubungi sudah tidak aktif. Kemudian Leif pun menghubungi Alane namun tidak juga di angkat oleh Alane, dan itu sukses membuat Leif semakin murka dibuatnya. Lalu dia mencobanya sekali lagi dan tepat Alane pun mengangkat panggilan telepon darinya.

"Dimana kamu?" Tanya Leif dengan suara dinginnya.

"Aku lagi di tempat teman mas, ada apa mas?"

"Pulang sekarang juga "

"Tapi aku ...."

"CEPAT PULANG SEKARANG JUGA ALANE" Bentak Leif pada Alane yang belum menyelesaikan ucapannya.

"I-iya mas aku pulang sekarang juga" jawab takut Alane di balik teleponnya.

Tut

"Awas saja kamu arta sialan, habis kamu, berani sekali kamu mempermainkan aku" ucap Leif dengan penuh amanah dan langsung melempar semua fotonya bersama dengan Alane.

Alane yang memang sedang bersama dengan Yakim di sebuah apartemen pun di buat terkejut dengan bentakan dari suaminya barusan.

"Sayang aku pulang dulu yah, suami aku telepon suruh pulang" ucap Alane pada Yakim. Yakim sudah senang bukan main mendengar Arta akan pulang karena dia akan membawa perempuan lain untuk datang ke apartemennya.

'akhirnya dia pulang juga' ucap senang Beno dalam hatinya.

"Iya sayang kamu pulang aja dulu nanti suami kamu marah"

"Ya udah aku pulang yah" ucap Alane dan Yakim menganggukkan kepalanya dengan senyuman. Kemudian Alane pun keluar dari apartemen itu dan langsung menuju basement mengendarai mobilnya.

"Kok aku jadi takut dan deg-degan begini sih, perasaan aku juga nggak enak" ucap Alane pada dirinya sendiri dan langsung mengendarai mobilnya menuju kediamannya.

Setelah kurang lebih tiga puluh menit berkendara akhirnya Alane pun sampai di rumah. Dia langsung bergegas masuk takut suaminya semakin marah jika dia lama pulang. Saat masuk suasana ruangan seketika menjadi dingin disertai tatapan tajam dari Leif untuknya, emosi Leif saat ini sudah terkontrol tidak seperti tadi.

"Mas ada apa ini?" Tanya Alane pada suaminya karena melihat banyak pecahan kaca dari berserakan di lantai.

"Mas kok diem, mas Kenapa suruh aku cepat-cepat pulang?" Tanya Alane pada Leif.

"Kenapa? Apa aku merusak kesenanganmu? Bukankah tugas mu sebagai seorang istri seharusnya tetap berada di rumah, kamu bukan wanita karir Alane yang selalu sibuk berada di luar rumah" ucapan Leif membuat Alane seketika bungkam, dia seperti di ingatkan akan posisinya yang memang hanya seorang istri yang tidak berpendidikan.

"Bukan begitu maksud aku mas, aku hanya bertanya"

"Lalu apa kesibukan mu sebenarnya? hampir setiap hari kamu keluar rumah tanpa meminta izin dariku jadi apa sebenarnya kesibukan mu selain dari kegiatan arisan mu itu?" Tanya Leif dengan suara datarnya tapi aura di sekitarnya sudah sangat mencekam, Alane seolah sedang di interogasi oleh Leif dan itu seketika membuatnya gelagapan dan takut sekaligus.

"A-aku bertemu dengan teman-teman lamaku mas" jawab Alane gugup.

"Teman yang seperti ini maksudmu Alane?" Tanya andika dengan menunjukan sebuah foto-foto yang dikirimkan seseorang tadi. Alane mengambil handphonenya suaminya dan langsung melihat dengan jelas beberapa foto berbeda dirinya dengan Yakin yang sedang bercumbu, Alane langsung melebarkan matanya dan menutup mulutnya terkejut. Dia pun dengan cepat menggelengkan kepalanya, mengelak bahwa foto yang ada di dalam ponsel Leif bukanlah dirinya.

"Mas i-ini bukan aku mas, ini pasti editan mas percaya sama aku" jawab gelagapan Alane pada suaminya.

"Aku akan buktikan kalau itu bukan aku mas itu pasti editan, pasti ada yang memfitnah aku mas, percaya sama aku" lanjutnya kembali.

"Lalu bagaimana dengan ini apa kau juga bisa membuktikannya?" Leif kembali memperkenalkan sebuah video adegan panas Alane dengan Yakim, Alane kini sudah gemetar melihat video dirinya yang sedang berhubungan badan dengan Leif

"Ma-mas video ini juga editan pa-pasti ini ulah seseorang yang iri sama aku mas, tolong percaya sama aku mas" jawab Alane yang sudah meraih tangan Leif namun di hempas begitu saja oleh Leif.

Plak plakk plakk

"Aaaakkkhh mas sakit" ringis Alane saat Leif menampar bolak balik kedua pipinya.

Plakk plakk

Brukk

Leif kembali menampar pipi Alane dan langsung mendorong tubuh Alane ke lantai.

"Kau harusnya sudah tahu bagaimana tempramen ku Alane, tapi kau berani sekali bermain api di belakangku? Dasar jalang" ucap Leif dengan di penuhi oleh amarah.

"Mas aku di fitnah mas, tolong percaya sama aku mas, itu nggak bener" jawab Alane yang sudah menangis karena kesakitan.

"Baiklah, aku beri waktu lima hari untuk kamu membuktikan jika semua ini fitnah dan editan, tapi jika memang ini semua asli maka bersiaplah aku akan menceraikan kamu Alane, ingat itu baik-baik" Ada sedikit kelegaan di wajah Alane mendengar ucapan Leif, kemudian Leif pun pergi dari hadapan Alane, namun baru beberapa langkah Leif berjalan dia pun membalikkan badannya menatap tajam Alane.

"Kemasi semua barang-barang mu dan tinggalkan mansion ini, semua kartu kredit yang kamu pegang serta kunci mobil, kamu simpan di atas meja kamar, kamu bisa kembali lagi jika memang kamu sudah bisa membuktikan jika semua itu tidak benar dan hanya editan. Saat aku kembali aku tidak ingin melihat wajah mu masih ada di sini, jadi cepat bereskan barang-barang mu dan pergi dari sini" ucap Leif kemudian berjalan pergi meninggalkan Alane yang tubuhnya sudah kembali bergetar akibat terkejut dan juga lemas karena di usir oleh suaminya sendiri.

"Tapi mas aku tinggal dimana jika aku keluar dari sini?" Tanya Alane yang berjalan menyusul Leif yang keluar.

"Itu bukan urusanku" Leif bahkan tidak peduli jika Alane tinggal di kolong jembatan sekalipun. Kemudian Leif pun pergi melajukan mobilnya meninggalkan kediamannya.

Sedangkan Alane sendiri sudah frustasi karena hubungannya selama ini dengan Yakim sudah ketahuan oleh suaminya.

"AAAARRRGGHHH... SIALAN, SIAPA YANG SUDAH BERANI MELAKUKAN INI KEPADA KU, BEDEBAH AAAARRRGGHHH" Teriak frustasi Alane setelah melihat suaminya telah pergi.

...

Sedangkan di tempat berbeda Rhaella kini sudah tersenyum miring menatap layar laptopnya melihat wajah Alane yang sudah pucat dan juga frustasi karena ketahuan telah berselingkuh dan di usir oleh ayahnya.

"Itu baru permulaan Alane, Lo bakal ngerasain yang lebih dari ini" ucap Rhaella menatap wajah Alane dari balik layar laptopnya.

Video yang dia putar barusan adalah video rekaman cctv tadi siang, sebelum pergi ke tempat penyekapan Lanai, saat di restoran Rhaella bertemu dengan Alane, dia mengirim foto dan video Alane pada ayahnya, setelah sebelumnya dia mengecek bahwa ayahnya sedang berada di rumah.

"Anak dan ibu sama aja nggak ada bedanya" ucap Rhaella pada Alane dan juga Daena.

Kemudian Rhaella pun berjalan menuju kamarnya untuk beristirahat, karena waktu sudah menunjukkan pukul sepuluh dan Gabriel satu jam yang lalu baru pulang.

Yah sepulang mereka dari mengantar James dan Jasper, Gabriel memang mampir di apartemen Rhaella untuk makan dan beristirahat sebentar lalu setelah itu dia langsung kembali ke rumahnya, karena sang bunda telah menghubunginya.

Gabriel kini sedang berada di dalam kamarnya dia baru saja selesai membersihkan diri dan kemudian keluar dari kamarnya untuk turun ke ruang keluarga karena sang bunda dan ayahnya sudah menunggunya di bawah.

Setelah sampai di lantai bawah, Gabriel pun langsung berjalan menuju ruang keluarga dia bisa melihat ada bunda dan juga ayahnya di sana. Dia pun langsung mendudukkan dirinya di samping bundanya.

"Sayang, kamu tadi dari mana aja kok baru pulang?" Tanya Shaera yang melihat anaknya baru saja duduk di sampingnya.

"Maaf bunda, tadi El ada urusan"

"Ya udah nggak papa, tapi lain kali kamu kasih tahu bunda atau ayah kalau ada masalah yang serius siapa tahu bunda atau ayah bisa bantu sayang" ucap kembali Shaera dan mengelus lembut rambut anaknya.

"Iya bunda"

"El minta maaf kemarin El telat pulang, El lupa kalau ada yang mau bunda omongin sama El" ucap Gabriel pada bundanya.

"Nggak papa sayang bunda ngerti"

"Jadi apa yang mau bunda dan ayah omongin?" Tanya Gabriel pada kedua orang tuanya.

Shaera dan Warren pun kemudian saling pandang dan detik berikutnya Warren menganggukkan kepalanya pada Shaera.

"El... Mama mau minta bantuan kamu buat cari tahu anak sahabat bunda yang dulu di katakan meninggal, tapi bunda merasa bahwa anak sahabat bunda itu masih hidup"

"Anak sahabat bunda namanya siapa?"

"Itu yang bunda tidak tahu, karena setelah Sahabat bunda meninggal setelah melahirkan anaknya, kata suaminya anaknya sudah meninggal, tapi ayah dan bunda tidak melihat jenazah bayi tersebut "

"Lalu dari mana bunda yakin jika anak dari sahabat bunda itu masih hidup?"

"Setelah bunda melihat wajah teman perempuanmu kemarin yang bernama Rhaella, wajah Rhaella begitu mirip dengan mendiang sahabat bunda nak"

"Maksud bunda?"

1
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Lnjtkn, De, dtunggu Up Slnjtx ❤️🤗😘
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱: Siap, De, Dtunggu 🙏👍🥳
Varia Irene Patola: ditunggu yah Up nya
total 2 replies
Nda_Zlnt
luar biasa
Nda_Zlnt
lanjut thor
Varia Irene Patola: Siap dehhhh aku lanjut yah ini...
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!