NovelToon NovelToon
Istri Ketiga Mas Bram

Istri Ketiga Mas Bram

Status: tamat
Genre:Romantis / Nikahmuda / Poligami / Ibu Pengganti / Tamat
Popularitas:3.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: Eka Pradita

Sebuah pengorbanan dari seorang istri yang sudah menyiapkan seorang wanita terbaik untuk suaminya.

Bagaimana kisahnya? Ikuti kisahnya dan temukan jawabannya. Novel ini sarat akan makna bila diikuti sampai ending.

Ikuti kisah serunya yang dibalut religi di dalamnya.
Follow Instagram Author : ekapradita_87

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eka Pradita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 35

Halo semua pembacaku yang baik hati, semoga kalian selalu dalam keadaan sehat ya. Oh ya aku boleh dong minta dukungan kalian yang lebih untuk bantu promosi karya aku ini di FB, IG atau di GC itu pun jika kalian berkenan ya. Terima kasih banyak.

🍀🍀🍀

Selamat membaca!

Keesokan harinya, tiba saatnya aku memulai aktivitasku yang baru. Jujur saja, saat ini perasaanku sangat gugup, hingga membuat jantungku berdebar kuat. Ini adalah pengalaman pertamaku dalam bekerja di sebuah perusahaan. Walau gugup, tapi aku mencoba untuk menepikan semua itu, aku harus fokus dan terbiasa dengan rutinitas baruku ini.

"Semua ini demi kamu Mas Bram," batinku penuh tekad untuk menguatkan niatku.

Aku sudah memesan taksi online dan kini sedang menunggunya. Sementara Mba Hanum masih sibuk dengan tulisannya yang tak mungkin aku ganggu untuk mengantarku, karena hari ini Mba Hanum harus menyelesaikan karya barunya untuk diserahkan kepada pihak penerbit.

Tak lama menunggu, suara klakson mobil terdengar keras, menandakan bahwa taksi online yang aku pesan sudah tiba di depan rumah Mba Hanum. Aku pun pamit kepada Mba Hanum.

"Ingat hal yang harus kamu lakukan saat pertama masuk kerja adalah berdoa, karena dengan doa, semua kesulitan akan jadi mudah."

"Makasih Mba. Aku jalan dulu ya."

Aku melangkahkan kaki keluar dari dalam rumah, untuk menuju taksi online yang sudah menungguku.

"Selamat pagi, Pak. Kita ke daerah SCBD ya," ucapku memastikan tujuanku benar kepada bapak pengemudi.

Mobil mulai melaju meninggalkan komplek perumahan Mba Hanum.

Di dalam perjalanan aku mempersiapkan diri untuk hari pertamaku kerja. Sesekali aku menarik napas dengan dalam dan menghembuskannya perlahan, membuang rasa gugup yang masih membalut perasaanku.

"Aku harus ingat perkataan Mba Hanum, berdoa sebelum memulai sesuatu, karena hanya Allah satu-satunya penolong terbaik dari apapun kesulitan yang sedang kita hadapi."

ٱلَّذِينَ قَالَ لَهُمُ ٱلنَّاسُ إِنَّ ٱلنَّاسَ قَدْ جَمَعُوا۟ لَكُمْ فَٱخْشَوْهُمْ فَزَادَهُمْ إِيمَٰنًا وَقَالُوا۟ حَسْبُنَا ٱللَّهُ وَنِعْمَ ٱلْوَكِيلُ

Arab-Latin: Allażīna qāla lahumun-nāsu innan-nāsa qad jama'ụ lakum fakhsyauhum fa zādahum īmānaw wa qālụ ḥasbunallāhu wa ni'mal-wakīl.

Arti: (Yaitu) orang-orang (yang mentaati Allah dan Rasul) yang kepada mereka ada orang-orang yang mengatakan: "Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka", maka perkataan itu menambah keimanan mereka dan mereka menjawab: "Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung". (Surat Ali ‘Imran Ayat 173).

🍀🍀🍀

Setelah menempuh perjalanan yang lumayan singkat karena memang kondisi lalu lintas yang masih terbilang renggang, karena kondisi yang mengharuskan banyak orang untuk bekerja dari rumah, sama halnya denganku, hanya saja hari pertama ini, aku harus datang terlebih dahulu untuk bertatap muka secara langsung dengan pimpinan perusahaan yang telah menerimaku bekerja di perusahaannya, namanya adalah Chris Brown. Seorang pria berkewarganegaraan Inggris.

Pekerjaan yang aku dapatkan tidaklah terlalu rumit, karena memang ini sesuai dengan pendidikan yang telah aku tempuh. Jabatan sebagai konsultan hukum di perusahaan Mr. Chris, membuatku tertarik untuk menerima tawarannya, karena ini seperti mimpi semasa kuliah dulu yang menjadi kenyataan, untuk bekerja menjadi konsultan hukum di sebuah perusahaan bonafit di Jakarta.

Tak lama mobil mulai memasuki area lobi perusahaan. Mobil pun berhenti dan aku memberikan sejumlah tips untuk sang pengemudi.

"Bismillah," ucapku sebelum menaiki anak tangga pada lobi.

Kini aku sudah melangkahkan kakiku hingga memasuki lobi kantor. Aku langsung menuju bagian resepsionis untuk menanyakan dimana aku bisa bertemu dengan Mr. Chris. Setelah mengantongi sejumlah informasi dari bagian resepsionis, aku meneruskan langkahku untuk menuju sebuah lift yang terletak di sudut lobi. Saat pintu lift terbuka aku langsung bergegas masuk, ketika pintu lift mulai tertutup seorang pria dengan stelan jas berwarna hitam ingin ikut masuk ke dalam lift, dengan cepat aku menekan tombol pintu lift agar terbuka kembali.

Pria itu pun akhirnya sempat masuk ke dalam lift.

"Terima kasih. Oh ya aku baru bertemu kamu di kantor ini."

"Iya Pak, saya konsultan baru di kantor ini," ucapku dengan senyum ramah.

Pria itu menyodorkan tangannya ke arahku.

"Saya Ricko Hermansyah, manager di perusahaan."

Aku mengatupkan kedua tanganku, walau dengan perasaan tak enak, karena memang aku tak bisa menjabat tangan pria itu. Namun pria itu tampaknya paham dengan gestur tubuhku dan memaklumi apa yang aku lakukan.

"Saya Pelangi Slavina Arista, Pak."

"Oh ya, Mr. Chris sudah memberitahu pada saya, bahwa akan ada konsultan baru hari ini yang mulai bekerja.

"Iya Pak, mohon bantuannya."

"Oke kalau begitu, mari saya antar ke ruangan Mr. Chris!"

Aku mengangguk mengiyakan tawaran Pak Ricko yang menurutku sangat baik. Pintu lift terbuka dan kami berdua keluar dari dalam lift. Aku masih mengekor di belakang tubuh Pak Ricko, yang terus melangkah di depanku menuju ruangan Mr. Chris.

Setibanya depan ruangan, jantungku mulai berdebar semakin tak beraturan. Genggaman tanganku tampak berkeringat karena rasa gugup, kini sudah memenuhi isi kepalaku.

"Ayo masuk, Mr. Chris sudah menunggu. Kalau begitu saya tinggal ya. Kamu tenang saja, Mr. Chris itu orangnya baik, jadi santai saja," ucap Pak Ricko dengan senyum ramahnya, lalu mulai melangkah meninggalkanku yang masih termangu di depan pintu ruangan Mr. Chris.

1 sampai 5 menit aku masih berdiri di depan pintu tanpa melakukan apapun. Entah kenapa rasa gugup membuatku jadi tampak bodoh, aku hanya mematung diam dan tak kunjung masuk ke dalam ruangan Mr. Chris, hingga sebuah deheman terdengar dari arah belakang tubuhku. Aku pun terhenyak dan seketika menoleh untuk melihatnya.

"Mau sampai kapan kamu berdiri saja, cepat masuk, Mr. Chris sudah menunggumu!" titah Pak Ricko dengan mengernyitkan dahinya.

Lamunanku buyar dalam sekejap, otakku yang tadinya kosong, kini dapat kembali berpikir dengan fokus. Sambil menarik napas, aku genggam handle pintu ruangan dan mulai mendorongnya. Sebelum masuk aku tersenyum ke arah Pak Ricko yang masih setia menunggu di depan ruangan, mungkin ia memastikanku untuk masuk terlebih dahulu, sebelum ia kembali ke ruangannya.

Aku mulai melangkah mendekat ke arah meja kerja Mr. Chris. Aku dapat melihat sorot matanya tajam menatapku, mulai dari ujung kaki sampai ujung kepalaku, seolah sedang mengamatiku.

"Good morning Mr. Chris."

"Yes morning too. Please sit down Pelangi," ucap Mr. Chris dengan logat barat yang kental sekali.

"You've started work and your room is one floor below mine, oke."

"Oke Mr. Chris. Thank you very much. Nice too met you."

"Sama-sama," jawab Mr. Chris membuatku terhenyak, walau dengan terbata dan belum fasih benar, namun setidaknya ia mampu mengucapkan bahasa Indonesia dengan benar.

"Mr, you can speak Indonesia?"

"Sedikit-sedikit," jawabnya lagi dengan terbata.

Aku akhirnya pamit kepada Mr. Chris untuk menuju ruang kerjaku. Namun saat aku hendak keluar dari ruangan, Mr. Chris kembali memanggilku, langkahku terhenti dan bergegas mendekatinya.

"Yes, Mr. Chris, ada apa?"

"That's the wrap on your head. Can you take it off?"

Mendengar perintah dari Mr. Chris membuatku terhenyak, karena itu adalah sesuatu yang mustahil jika aku harus melepas jilbab yang telah aku kenakan sejak aku kecil, karena di dalam Islam adalah suatu kewajiban bagi seorang wanita untuk menutup auratnya.

يَآأَيُّهَا النَّبِيُّ قُل لأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَآءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِن جَلاَبِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَن يُعْرَفْنَ فَلاَ يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللهُ غَفُورًا رَّحِيمًا

Artinya: Hai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mu'min: 'Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.' Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Surat Al Ahzab ayat 59).

Walau dengan perasaan yang tidak enak, namun jika itu sudah menyangkut tentang kewajibanku sebagai seorang muslim, tidak ada kompromi untuk itu. Aku pun coba membuat Mr. Chris mengerti.

"Ini bukan pembungkus kepala Mr, ini adalah jilbab, in my religion this is obligatory. Aku tidak bisa melepasnya Mr, sorry."

Tampak kening Mr. Chris berkerut dalam. Ia menautkan kedua alisnya seolah coba memahami apa yang telah aku katakan. Sejenak ia kembali menatapku, entah apa yang ada dipikirannya, pandangannya terus menguliti penampilanku dari ujung kaki sampai ujung kepala.

Tiba-tiba perkataan Mba Hanum menyelinap masuk ke dalam pikiranku, yang saat ini begitu gelisah. Aku pun mulai mengatupkan kedua tangan di depan wajahku dan sejenak memejamkan kedua mataku, untuk mulai berdoa.

"Ya Allah semoga pekerjaan ini menjadi rezeki untukku. Aku mohon ya Allah," gumamku dalam hati.

🌸🌸🌸

Bersambung✍️

Berikan komentar kalian ya?

Terima kasih banyak.

Berikan dukungan kalian juga ya :

1
Afternoon Honey
pertama kali baca karya penamu author Eka Pradita
Elisya Fina
bismillahirrahmanirrahim
mau coba baca crita tetang poligami,wlapun deg deg kan ku coba untuk memahaminya
dn mengambil hikmahnya dri crita ini,
Rosmawati/jnr
Bagus
Nila Hariyanti
keren ceritanya banyak ilmu agamanya
Eka Pradita: Makasih ya, baca cerita saya yang lain ya
total 1 replies
Agustin Ria Astuti
darius bukan🤔🤔🤔
Bunda Ayubi
Saya cari belum ada yaa kak yg judulnya Istri Pertama Mas Bram
🐝⃞⃟𝕾𝕳 TerlenARayuAn
penasaran bgt siapa sh priany
🐝⃞⃟𝕾𝕳 TerlenARayuAn
penasaran siapa sh yg udh memperkosa sofi
🐝⃞⃟𝕾𝕳 TerlenARayuAn
leo km hrs move on dr biru
🐝⃞⃟𝕾𝕳 TerlenARayuAn
biru km harus ingt bhw km sudah menikah
🐝⃞⃟𝕾𝕳 TerlenARayuAn
wah mas bram cmburu
🐝⃞⃟𝕾𝕳 TerlenARayuAn
yg sbr y bram glm kok plg cuma seminggu j
Erni Ynnn
biru bodoh
Erni Ynnn
Darius kyok'e yo 😅
Erni Ynnn
buat Darius bucin sm pelangi Thor..biar si mas Bram cemburu gitu 🤣🤣
🐝⃞⃟𝕾𝕳 TerlenARayuAn
bnr2y tuh mulut minta w jahit apa
🐝⃞⃟𝕾𝕳 TerlenARayuAn
sbr y hani
🐝⃞⃟𝕾𝕳 TerlenARayuAn
semoga istri pertama baik2j
🐝⃞⃟𝕾𝕳 TerlenARayuAn
udh cantik solehah lg
🐝⃞⃟𝕾𝕳 TerlenARayuAn
beruntung bgt bram punya istri sprt hani
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!