NovelToon NovelToon
Terjebak Reverse Harem

Terjebak Reverse Harem

Status: tamat
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Pernikahan rahasia / Trauma masa lalu / Bullying dan Balas Dendam / Romansa / Roman-Angst Mafia / Tamat
Popularitas:260.6k
Nilai: 4.8
Nama Author: Azmi McFadden

Warning : Cerita ini hanya untuk pembaca dewasa

Pasca berakhirnya pertunangan dengan mantan kekasihnya yang kasar dan super toxic, Lila memutuskan untuk kembali ke Brisbane, kota tempat ia tumbuh bersama empat sahabat masa kecilnya yang dulu ia perlakukan sebagai kacung.

Henry, Jacob, Aiden dan Pierre. Mereka yang dulu Lila anggap sebagai anak buah, kini menjelma menjadi empat pria dewasa yang super tampan dan sangat mapan. Sementara Lila justru bertahan dengan sisa tabungannya dan honor sebagai novelis tidak terkenal yang sangat sedikit.

Setelah dipermalukan oleh Henry di acara reuni SMA, Lila justru mendapatkan kejutan demi kejutan tak terduga dari keempat sahabat masa kecilnya yang diam-diam mencintainya sejak lama.


Jika kamu suka cerita ini, jangan lupa like, coment dan follow ya 😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Azmi McFadden, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tak Terduga

"Benarkah? Bagus dong kalau begitu! Apa lagi yang kau tunggu? Segera bereskan barang-barangmu dan pergilah ke Sydney!" Ujar Barbara yang terlihat lebih bersemangat di bandingkan Lila yang justru masih ragu-ragu dengan keputusannya.

"Menurutmu begitu? Apa tidak lebih baik aku tetap di kota ini saja?"

"Ya ampun, Lila! Jika kau punya kesempatan untuk merubah nasibmu di Sydney, jangan pernah berpikir untuk menyia-nyiakan kesempatan itu!"

"Kau benar sih! Tapi bekerja dengan Henry, rasanya aku tidak yakin."

"Kenapa tidak? Dia mempunyai banyak perusahaan besar. Kau tahu tidak, seberapa kayanya dia dan keluarganya? Apa kau tidak membaca berita di majalah? Keluarga Walter masuk dalam daftar 100 orang terkaya di dunia ini dan saat ini, Henry yang memimpin beberapa perusahaan utama milik kakeknya."

"Dia benar-benar sekaya itu ya?  Buat merinding saja! Rasanya dia seperti hidup di dunia yang berbeda saja dari kita."

"Kau yang sudah mengenalnya sejak kecil saja masih tidak percaya, apalagi aku yang bahkan aku tidak yakin dia masih mengingatku!"

"Kau tahu? Sedikit menyenangkan tidak diingat olehnya. Dia sangat kurang ajar dan juga sombong. Mulutnya kasar dan selalu bertindak seperti dia yang berkuasa!"

"Benarkah?"

"Tentu saja! Kau pasti juga bisa menilainyakan?"

"Hmm...entahlah, rasanya dia tidak begitu."

"Apa maksudmu? Kau mau bilang dia itu baik, dermawan dan tidak sombong? Ayolah Barbara! Jangan membuatku tertawa!"

"Tidak, aku serius! Henry itu terkenal sangat baik dan dermawan."

"Hah? Kau pasti sudah gila!"

"Mungkin kau tidak tahu karena sudah lama tidak kembali ke kota ini. Tapi, semua orang di kota ini tahu kalau Henry Ferdinand Walter sangat baik dan dermawan. Kau tahu panti asuhan St Joseph itukan? Henry adalah donatur tetap di sana. Jika dia tidak menyumbang uang setiap bulan, mungkin panti asuhan itu akan segera di tutup!" Barbara mengatakannya dengan sangat serius, membuatnya tak lagi bisa menyangkal ucapan.

Panti Asuhan St Joseph, ia masih mengingat jelas panti asuhan itu. Sebuah bangunan tua yang dijadikan panti asuhan karena banyak orang-orang tua yang menelantarkan anaknya. Seorang pastur yang baik hati memutuskan untuk merawat dan membesarkan anak-anak di panti asuhan itu.

Dulu, mereka sering bermain di sebuah bukit yang terletak di dekat panti asuhan itu, mereka bermain dengan anak-anak yang tinggal di panti asuhan. Dari atas bukit, pemandangan langit saat malam sangat indah, terutama saat musim dingin.

"Aku benar-benar tidak tahu kalau dia bisa berbuat baik juga."

"Saat gereja terbakar, Henry juga menyumbang untuk biaya renovasi gereja. Dia tidak pernah mengumbar apa yang sudah dia berikan, tapi semua orang di kota ini tahu. Karena itu dia sangat dihormati di sini."

"Ya, baguslah kalau begitu! Semua orang juga punya sisi baik, iyakan?"

"Tapi kalau Aiden, aku merasa sangat takut padanya!"

"Takut? Memangnya ada apa dengannya? Mungkin penampilannya terlihat seperti preman, tapi sebenarnya dia itu sangat baik."

"Mungkin, tapi sejak dia bebas dari penjara dan terus membuat masalah. Dia jadi dibenci sama orang-orang di kota ini!" Ujar Barbara yang terlihat gelisah. Lila syok, mendengar bahwa Aiden pernah masuk penjara. Bagaimana bisa hal yang terlihat sangat mustahil itu terjadi padanya?

"Penjara? Apa maksudmu? Aiden pernah dipenjara?"

"Aku tidak terkejut jika kau tidak mengetahui hal ini, pasti karena tidak ada yang pernah memberitahumu. Tapi, Aiden pernah ditahan di penjara selama tiga tahun karena membunuh ayahnya!"

Lila terdiam lemas, ia merasa ada palu besar yang menghantam kepalanya dengan sangat keras. Aiden, anak laki-laki yang selalu tertawa itu telah membunuh ayahnya. Rasanya ini sangat sulit untuk dipercaya.

"Barbara, kau bercandakan?"

"Untuk apa aku bercanda? Ini sudah menjadi rahasia umum. Sebulan setelah lulus SMA, sebuah berita menggemparkan terjadi di kota ini. Aiden bertengkar dengan ayahnya, pertengkaran malam itu terdengar sangat mengerikan. Para tetangga sudah merasa akan terjadi sesuatu yang buruk. Namun tidak ada yang berani melerai, beberapa saat kemudian, Aiden keluar dengan membawa pisau dan tubuh bersimbah darah. Ia meminta tetangganya untuk menelpon polisi karena dia sudah membunuh ayahnya."

"Tidak mungkin!" Tubuh Lila gemetar. Ia merasa sangat lemas sekarang. Aiden membunuh ayahnya, itu benar-benar sulit dipercaya.

"Ta-tapi pasti ada alasan mengapa dia sampai melakukan hal itu. Sejak kecil dia selalu mendapat siksaan fisik dan mental dari ayahnya, karena itu aku yakin dia tidak bermaksud untuk membunuh ayahnya!"

"Semua orang juga berpikir begitu! Sebelum polisi datang untuk menangkapnya, ia masih sempat untuk mandi dan mengganti pakaiannya. Dia terlihat sangat tenang dan orang-orang berpikir bahwa dia telah menjadi psikopat. Sulit untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi pada malam pembunuhan itu, namun sejak kau pergi, Aiden menjadi sangat berubah. Di sekolah, dia selalu membuat masalah. Berkelahi, balapan liar dan sering absen. Dia dan Henry juga jadi sering bertengkar."

"Mereka bertengkar itu sudah biasa!"

"Bukan hanya pertengkaran kecil, namun sudah sampai ke perkelahian fisik sampai harus dipisahkan karena mereka sudah terluka. Aku tidak tahu bagaimana mereka bisa dekat lagi, tapi aku yakin sejak perkelahian itu mereka tidak benar-benar akrab seperti dulu lagi."

Lila tercenung, ia tidak benar-benar tahu seperti apa hubungan antara Henry dan Aiden saat ini karena di sisi mereka berdua, selalu ada Pierre dan Jacob. Namun, jika diingat-ingat kembali, mereka tak pernah sampai berkelahi secara fisik saat ia masih bersama mereka, apalagi sampai terluka.

"Aku benar-benar tidak mengetahuinya-"

"Saat persidangan Aiden, Henry tak pernah datang. Hanya Pierre dan Jacob yang selalu mendampingi sampai sidangnya berakhir."

"Bagaimana persidangan saat itu? Apakah Aiden dinyatakan bersalah?"

"Meski beberapa orang saksi mengatakan bahwa Aiden memang berniat untuk membunuh ayahnya karena dendam, namun karena dimulai dengan pertengkaran, hingga menjadi pembunuhan yang tidak disengaja, karena saat itu ayahnya memegang botol beer yang sudah pecah dan memukul kepala Aiden dengan botol itu!"

Mata Lila mulai basah, ia merasa sangat mual membayangkan apa yang terjadi malam itu. Ia sangat tahu, sejak kecil Aiden sangat menderita, namun yang membuatnya merasa sangat sakit adalah raut wajahnya yang selalu terlihat ceria.

"Apa karena itu kau dan orang-orang di kota ini takut padanya?"

"Bukan hanya itu, tapi pekerjaannya yang sekarang ini juga sangat berbahaya karena melibatkan para mafia!"

"Apa? Mafia? Apa maksudnya? Bukankah dia bekerja sebagai pilot pribadi?"

"Sebenarnya aku tidak terlalu tahu apa pekerjaan dia yang sebenarnya, tapi rumor mengatakan bahwa Aiden berprofesi sebagai joki di casino. Ada juga yang bilang kalau dia adalah seorang pembunuh bayaran di deep web. Tapi, ada juga rumor yang mengatakan bahwa dia adalah pria simpanan seorang sosialita kaya raya yang sudah memiliki suami."

Matanya terbelalak, ia tidak lagi bisa mencerna informasi yang Barbara berikan. Semuanya terdengar sangat mengejutkan dan benar-benar sulit untuk dipercaya. Dadanya mulai terasa sesak, ia sama sekali tidak bisa membayangkan kehidupan seperti apa yang sebenarnya teman-temannya jalani.

"Sudah cukup! Aku tidak mau dengar apapun lagi untuk saat ini. Dadaku sakit sekali, aku belum bisa menerima semuanya."

"Baiklah, aku mengerti. Aku hanya ingin kau tahu, ada begitu banyak hal yang terjadi saat kau tidak ada di sini. Sejujurnya, dulu aku sangat mengagumi persahabatan kalian berlima. Apalagi saat aku mendengar kalau kalian sudah berteman sejak umur lima tahun. Melihat kalian sangat akrab satu sama lain, itu membuatku sangat iri sekaligus merasa sangat kagum. Saat kau pergi, keadaan mereka sangat berbeda dan aku tahu itu karena mereka merasa sangat kehilangan dirimu."

"Begitu ya?"

"Ya, itu menurutku."

"Barbara!"

"Hmm?"

"Bagaimana kalau kau juga pergi bersamaku ke Sydney? Kita bisa menyewa apartemen bersama. Aku akan minta Henry untuk memberimu pekerjaan. Oh tidak, aku akan meminta pada Pierre atau Jake. Aju yakin mereka bisa membantu."

"Pasti akan sangat menyenangkan ya? Dari dulu aku sangat ingin dekat denganmu. Namun, karena kau jarang bergaul dengan anak perempuan, aku jadi tidak berani untuk mendekatimu."

"Jadi, tunggu apa lagi? Ayo kita pergi bersama!"

"Maaf, Lila. Tapi aku tidak bisa."

"Kenapa?"

"Jika bisa, sejak dulu mungkin sudah kulakukan."

"Kenapa tidak?"

"Ibuku sakit, tidak ada seorangpun yang bisa merawatnya. Aku sengaja bertahan bekerja di minimarket itu karena dekat dengan rumahku. Jadi, aku bisa tetap merawat ibuku."

"Begitu ya? Aku mengerti!"

"Karena itu, kau jangan sampai membuang kesempatan yang sudah kau dapatkan saat ini. Kau memiliki teman-teman yang peduli padamu, karena itu jangan sia-siakan mereka!"

Lila tersenyum lembut, entah mengapa ia merasa sangat menyesal mengapa saat masih sekolah dulu mereka berdua jarang mengobrol.

"Barbara, terima kasih banyak. Aku senang karena kau teman pertama yang aku temui saat kembali ke kota ini. Aku harap, kau juga mendapatkan kebahagiaan yang seharusnya kau dapatkan!"

"Iya, kebahagiaanku adalah merawat ibuku. Aku cukup bahagia dengan hidupku."

"Syukurlah! Baiklah, malam ini aku akan menelpon Henry dan memberitahunya bahwa aku akan menerima tawarannya."

***

1
HARI PUTRI SASANTI RAHAYU
sangat suka,bikin mewek
HARI PUTRI SASANTI RAHAYU
sakit banget aiden meninggal... pingin banget aiden tetep hidup...
HARI PUTRI SASANTI RAHAYU
mewek parah...
Restu
.🤭😊😊😊
Restu
good
Restu
terimakasih thour
Restu
sakit thour😭😭😭
Restu
author jangan kejam.
Restu
😭😭😭😭
Ko
Kau tau thor.. Kau lah author yg plg jahat dari semua author yg novelnya pernah aku baca. Dari bab 1 sehingga tamat kau buat aku menangis. Bukan menangis biasa2 tapi menangis hingga mataku bengkak & aku flu. Teganya kau thor..kau buat aku menjiwai watak lila, aiden, henry, pierre & jacob spt mereka itu diriku sendiri. Aku bisa merasai sakit, bahagia, derita, sengsara, kerinduan, ghairah & cintanya mrk..aku berharap novel ini akan panjang lg atau setidaknya ada season 2 tapi...ia tdk akan mungkin ada kan thor??? Apakah tdk keterlaluan thor bila aku masih mengiginkan kebahagiaan utk mrk berenam setelah kematian aiden? Aghh! Aku rindu kisah mrk thor...😭😭😭😭😭😭
HARI PUTRI SASANTI RAHAYU: sama aku jg ngrasa gitu .. aku jg nangis2 wkwkwk
total 3 replies
Etik Fidiati
😭😭😭😭😭
PrettyDuck: Halo pembaca setia Noveltoon 🤗
Aku baru merilis cerita berjudul : "In Between" ✨️
Kalau berkenan silahkan berkunjung dan nikmati ceritanya 💕

Mila tidak pernah menyangka kalau 'penghancur' masa remajanya akan kembali lagi jadi bosnya di kantor. Ini bukan cuma soal benci, tapi soal luka yang dipaksa sembuh saat pelakunya ada di depan mata.
total 1 replies
Santi Kurniawati
😭😭😭😭😭😭
Santi Kurniawati
semangat lila
Santi Kurniawati
😭😭😭😭😭
Santi Kurniawati
😭😭😭
Santi Kurniawati
😍😍😍
Linda Othman
finaly the end. hidup bersama akhirnya 😊
Linda Othman
ala mati ke??!! tidakkk
Linda Othman
Deep...
Linda Othman
knp bila pov Lila lebih sedih...terus kuat Lila
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!