NovelToon NovelToon
Cinta Menyembuhkan Luka

Cinta Menyembuhkan Luka

Status: tamat
Genre:Trauma masa lalu / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Janda / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 5
Nama Author: Safira

EKSKLUSIF HANYA DI NOVELTOON.
Jika menemukan cerita ini di tempat lain, tolong laporkan🔥

Ayu tak pernah menyangka bahwa pernikahannya dengan Cakra yang baru berjalan satu bulan harus kandas begitu saja. Lelaki yang menjadi cinta pertamanya itu menghempaskannya bagai sampah. Dirinya terpasung sekian lama tanpa ada yang sudi menolongnya.

Pernikahan pertamanya itu sungguh menorehkan luka dan trauma mendalam baginya hingga ia tak bisa bersentuhan dengan lelaki manapun.

Disaat orang lain menjauhinya karena dianggap tidak waras, justru datang sosok lelaki berseragam cokelat yang pernah membuatnya tertawa di masa lalu namun dirinya juga yang pernah membuat lelaki itu kecewa. Akan tetapi, hanya laki-laki itulah yang kini bersedia mengulurkan tangan dan merangkulnya tanpa ragu disaat hidupnya terpuruk.

"Apa adanya kamu, aku selalu mencintaimu."

Akankah kemurnian cinta yang ada mampu menyembuhkan luka dalam pernikahan manis mereka yang tak akan mudah?

Simak kisahnya💋

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Safira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 34 - Siksaan Pedih

Deg...

Ayu begitu tercengang kala dirinya dibangunkan paksa oleh ibu mertuanya.

"Kenapa aku bisa di sini?" gumam Ayu.

PLAK !!

"Dasar perempuan gatal! Apa masih kurang putraku, hah! Sekarang kamu ingin menggarap suamiku juga!" teriak Ratna usai menampar ayu.

"Enggak, Bu. Aku bersumpah aku tidak melakukan ini. Tadi aku hanya mengantar kopi pesanan Bapak," ucap Ayu lantas menoleh pada Guntur yang ada di sebelahnya dalam kondisi sama-sama tanpa sehelai benang pun.

"Enggak, Ma. Bohong! Papa enggak minta kopi sama dia. Sejak sore dia rayu-rayu Papa dengan kasih kopi. Ujungnya begini," ucap Guntur.

"Ayu," panggil Cakra yang yang terkejut melihat istrinya berada di atas ranjang yang sama dengan Ayah tirinya.

Ayu pun terkejut setengah mati melihat suaminya datang.

"Mas Cakra, bukannya Mas akan pulang beberapa hari lagi?"

"Bagus Cakra pulang sekarang. Jadi dia bisa lihat kelakuan busukmu! Aaaa... aku benci kamu!" teriak Ratna tiba-tiba histeris dan memukul Ayu hingga menjambaknya.

Guntur langsung segera memakai bajunya memisahkan Ratna dari Ayu. Ratna dibawa Guntur ke ruang keluarga dan di sana ada Ambar yang membantu menenangkannya.

Sementara di dalam kamar Ratna, Ayu terus menangis tergugu. Rambutnya sudah tak jelas bentuknya. Bahkan banyak yang rontok akibat jambakan dari ibu mertuanya. Sudut bibirnya pun telah berdarah ditampar oleh Ratna.

"Mas, aku enggak bersalah. Aku enggak tahu kenapa jadi seperti ini. Yang aku ingat aku cuma bikin kopi buat bapak kamu setelah itu aku enggak tahu apa-apa lagi. Hiks...hiks..hiks.."

"Kamu percaya sama aku kan, Mas?"

"Cepat pakai pakaianmu dan temui di ruang keluarga," ucap Cakra dengan tegas dan datar.

"Mas, apa kamu meragukanku?" tanya Ayu lirih dan sendu.

Cakra hanya terdiam dan pergi meninggalkan Ayu menuju ruang keluarga.

Ayu pun memakai pakaiannya yang teronggok di lantai kamar mertuanya dengan berderai air mata. Ia berjalan tertatih-tatih dengan wajah yang sembab dan bengkak akibat tamparan ibu mertuanya.

Saat memasuki ruang keluarga tiba-tiba tatapan Cakra berubah tajam padanya. Ayu pun kebingungan.

Sebelumnya, Ambar mengatakan untuk mengecek CCTV di depan kamar Ratna sebelum kejadian. Terlihat memang Ayu membuatkan kopi untuk Guntur dari dapur lalu dibawa ke kamar. Dan Ayu tak keluar juga dari kamar Ratna hingga kepergok pada akhirnya.

"Coba kamu cek kopi yang aku minum ke dokter atau ke laboratorium, Cakra. Siapa tahu di dalam kopi itu ada zat yang membuat aku enggak sadar melakukan itu sama istrimu," ucap Guntur.

"Benar juga. Enggak mungkin Om Guntur selingkuh. Pasti perempuan ini yang kegatelan karena lama ditinggal Cakra tugas. Jadi enggak sabar ingin dibelai," cicit Ambar yang membuat suasana semakin panas.

"Tutup mulutmu! Jangan pernah menuduhku jika kamu enggak punya buktinya!" bentak Ayu menatap Ambar tajam.

PLAKK !!

Sebuah tamparan panas kembali melesat di pipi Ayu.

"Kamu yang tidak berhak bicara di rumahku! Kamu gadis miskin yang dipungut putraku hanya karena belas kasihan. Tahu diri dong!" pekik Ratna lalu ia menjambak kembali rambut Ayu hingga sang empunya mendongak kesakitan.

"Sakit, Bu." Ayu merintih kesakitan.

"Kalau kamu butuh belaian laki-laki, aku bisa panggilkan sepuluh orang pria di luar sana untuk memuaskanmu. Biar kamu tahu rasanya bagaimana digilir seperti piala bergilir. Biar kapok!" ancam Ratna.

"Jangan, Bu. Aku mohon. Aku enggak bersalah Mas. Tolong aku," pinta Ayu seraya menangis pilu.

Ratna pun akhirnya menghempaskan tubuh Ayu ke lantai.

"Apa kamu masih mau mempertahankan wanita seperti dia, Cakra. Dia sudah mencoreng nama baik keluarga kita. Di cctv itu jelas dia yang membuat kopi dan Bapakmu tidak meminta. Narti juga sudah ibu telepon dia tidak menyuruh Ayu membuatkan Bapakmu kopi. Tinggal hasil lab kopi itu. Tapi ibu yakin di dalam kopi itu pasti mengandung sesuatu yang tidak-tidak," ucap Ratna.

Seketika Cakra berdiri dengan tatapan tajam pada Ayu. Membuat nyali Ayu langsung menciut.

Cakra pun mendekati Ayu dan tangannya langsung menjambak dan menyeret paksa Ayu ke suatu tempat.

"Aaa.... Mas Cakra sakit. Kamu bawa aku ke mana Mas?"

BRAKK

Suara tubuh Ayu dihempas oleh Cakra di dalam gudang belakang rumahnya.

PLAKK !!

Cetas...Cetas....Cetas...Cetas...

"Aaaaa... ampun Mas. Jangan pukul aku. Sakit....huhu..."

"Aku mohon percaya sama aku, Mas."

"Aaaa !!" jerit Ayu sepanjang malam memenuhi gudang tersebut. Dan akhirnya tubuh mungil wanita itu lemah tak berdaya dihajar secara memba_bi buta oleh Cakra.

"Dasar wanita murahan!! Istri enggak tahu diuntung. Ayah tiriku kamu garap juga, Yu!" maki Cakra.

Bibir Ayu sudah kelu untuk bersuara. Tubuhnya lemah dan suaranya sudah habis menjerit serta menangis. Ia hanya bisa terdiam meringkuk dengan sisa tangis yang ada.

Di sekujur tubuhnya penuh dengan luka hingga mengeluarkan darah. Hal itu hanya sebuah luka fisik yang dapat sembuh jika bertemu obat dari dokter. Tapi Cakra dan keluarganya tanpa sadar telah menorehkan luka batin yang mendalam pada diri seorang Ayu hingga wanita ini mengalami trauma yang cukup pelik.

Di saat Ratna memutuskan istirahat di kamar tamu dan Cakra menghukum Ayu di gudang, ada dua manusia yang tersenyum menyeringai karena rencana mereka berhasil.

Bersambung...

🍁🍁🍁

1
Mei Saroha
setahun dipasung, harusnya udh kurus banget dong yah
Deuis aja Mariam
bagus banget ceritanya othor Safira
Safira💋 (Pecinta Megalodon): nuhun Kaka 💋
total 1 replies
Shas_Neey
👍👍
Safira💋 (Pecinta Megalodon): nuhun Kaka 💋
total 1 replies
stephani
cerita mu bagus dan menghibur terus semngat ya
Safira💋 (Pecinta Megalodon): nuhun Kaka 💋
total 1 replies
uchie
wah... ada lagu kesukaan ku... love you thor... 😍😍😍
antha mom
suka 👍👍
Safira💋 (Pecinta Megalodon): nuhun Kaka 💋
total 1 replies
Jumi Eko
bagus
Safira💋 (Pecinta Megalodon): 💋💋💋💋💋
total 1 replies
Juliana Pieter
wow puas bacanya. terima kasih.
Wilda Mawadiyah
Luar biasa
Sativa Kyu
👍👍👍
Titin Maryati
cerita yang baru aku simpan dl mbak tar kalau sudah tamat mas Bayu sama ayu baru aku baca cerita tentang anak nya bening
Sinta Dewi
ceritanya bagus Thor, baru tau klw langit anak nya Bayu. untung baca cerita bpknya dulu😃 Tetap semangat 💪💪 berkarya ya Thor 🥰🌹
Win Winarsih: apa judulnya?
total 2 replies
Yenni Ajah Lah
Luar biasa
Yenni Ajah Lah: sami-sami... /Heart//Heart/
total 2 replies
Danny Muliawati
penyesalan tak ada guna skrg Cakra nikmati yah
Danny Muliawati
hmmm ternyata oh ternyata mantu d mertua PD laknat yah
Danny Muliawati
Luar biasa
Safira💋 (Pecinta Megalodon): nuhun Kaka💋
total 1 replies
Danny Muliawati
di tinggal lama SM suami JD ayu msh tersegel setelah ada kejadian huru hara ayu Ampe di pasaung d di pukulinbpk lidi
Venny Merliana
astaga thor ngakak ampe perut ku kaku huawkwkwk 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Santi Rizal
Ambar sama bapak tiri mu
Santi Rizal
pengantin baru hajar terus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!