haii semua..
kali ini author akan menulis sebuah cerita yang berjudul My teacher is My Husband..
cerita kali ini rada sedikit berbeda ya..
kiran gadis cantik berumur 17 tahun harus terpaksa menikah dengan guru nya sendiri yang bernama arya.
Arya adalah lelaki tampan berumur 23 tahun yang menyembunyikan identitas diri nya dengan menjadi guru di SMA favorit..
karena sebuah jebakan mereka menemukan jodoh yang di kirim kan tuhan untuk diri nya.. hingga Kiran harus rela menerima kepahitan dalam Lika liku pernikahan nya.. setiap hinaan, cacian serta fitnah orang harus ia dengar..
mampukah kiran menjadi istri yang baik untuk arya??
dan mampukah Arya menjadi suami yang baik pula untuk Kiran??
yuk.. di kepo in..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wiwik arfiani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
MTMH; Hampir terluka
Hampir terluka
untuk readers ku semua, sebelum membaca Jangan lupa sempatkan untuk like, komen, dan rate bintang 5 cerita karangan author ya.
boleh ko jika mau vote author.. author pasti akan senang..
seikhlasnya saja.. semoga dengan dukungan vote dari kalian. bisa membangun cerita author lebih baik kedepan nya..
Maaf banyak typo bertebaran
.....
Pagi hari nya seperti yang Arya bilang. Tepat jam 8 pagi Arya sudah sampai di bandara bersama ibu nya.
Dia berharap ibu nya segera sadar dengan semua kesalahan nya.
"Maafkan Leo Bu, leo seperti ini karena leo sayang sama ibu." Gumam Leo di dalam hati. Sembari melihat ibu nya melangkah kan kaki.
Setelah ibu nya di dalam pesawat Arya pun segera pulang ke rumah.
Skip..
Di rumah.
Terdengar teriakan dari luar rumah.
"Aaaaaaaaaaaaa.." pekik Kiran.
Dengan segera Arya masuk kedalam rumah. Tapi, dia malah melihat mereka bertiga tertawa terpingkal-pingkal.
"Ada apa ini? Kenapa aku mendengar suara dek Kiran berteriak?" Tanya Arya khawatir.
"Ucapin salam dulu atuh mas" ucap Kiran
"Assalamualaikum"
"Waalaikumsalam" jawab mereka bertiga serempak.
"Sekarang jawab tadi kenapa dek Kiran teriak?" Tanya Arya
"Oh.. tadi, kami sedang bermain tebak gaya. Nah adek dapat giliran. Karena adek tidak tau harus berbuat apa. Jadi, adek berteriak. Tapi, mereka berdua malah tertawa." Ucap Kiran menunjuk ke arah Tara dan tari.
"Lagian. Kakak ipar lucu sekali" ucap Tara masih tertawa.
"Kak, bolehkan jika nanti malam kami pergi sebentar. Kami, mau belanja sekalian ke bioskop. " Ucap Tara memohon izin.
"Baiklah. Tapi, jam 9 malam kalian berdua harus sudah kembali kerumah" ucap Arya
Tiba tiba Tara dan tari menyodorkan tangan nya dengan arah telapak tangan di atas seperti menadah.
"Apa?" Tanya Arya heran
"Uang nya?" Ucap tari
"Astaghfirullah, apa ATM kalian sudah habis? Bukankah kakak meminta kalian untuk berhemat? Kan ATM itu untuk 1 tahun" ucap Arya
"Ish. Si kakak mah, udah kayak ibu ibu tauuukkk.. kita cuman bercanda kak." Ucap Tara tertawa bersama tari.
"Lama lama kalian ini bikin kakak gila. Bagaimana jika kalian kakak pindahkan juga di Amerika lagi?" Ancam Arya tersenyum sinis.
"Dasar tukang ngancam" ucap tari kesal.
"Sudahlah mas. Tapi, apa tidak sebaiknya kalian pergi siang ini? Aku khawatir kalian pergi malam malam. Di tambah kalian berdua perempuan" ucap Kiran
"Kakak ipar tidak perlu khawatir. Lagian siapa yang akan mencelakai kami" ucap tari enteng.
"Kalian mau bawa mobil sendiri atau naik taksi?" Tanya Arya.
"Naik taksi saja kak. Lagipula kami belum hapal jalan di sini" ucap Tara.
"Ya sudah, kalau begitu kakak ke kamar dulu. Oh ya dek besok mas sudah kembali mengajar di sekolah. Adek tidak apa apa kan di rumah bersama Tara dan tari?" Tanya arya.
"Iya mas ga apa apa"
"Dan kalian berdua jaga kakak ipar baik baik" ucap Arya lalu pergi menuju kamar.
Malam hari nya...
Tara dan tari sibuk bermain game di mall hingga tidak lupa waktu.
"Tari, ini sudah jam 7 film nya sebenar lagi di mulai" ucap Tara.
"Ya udah yuk." Ucap tari.
Lalu mereka berdua pun dengan terburu buru menuju ke bioskop untuk menonton film India favoritnya.
Setelah 2 jam lebih menonton. Mereka berdua kembali ke mall untuk bermain game.
Tanpa sadar sudah jam 11 malam.
"Iiiihhhhh.. Tara, lihat ini sudah jam 11. Ayo pulang, atau kak leo akan marah besar" ucap tari khawatir.
"Kamu bener juga. Ya sudah ayo" ucap tara.
Dengan segera mereka berdua pun menuju ke bawah.
Tapi, aneh nya tidak ada satupun taksi yang mau lewat.
"Tara bagaimana ini?" Tanya tari
"Sabar, sebentar lagi pasti ada taksi ko" ucap Tara menenangkan tari.
Tidak lama kemudian ada taksi yang melintas. Dengan cepat Tara dan tari menghentikan taksi tersebut.
Ketika di pertengahan jalan. Sang sopir taksi tersebut tersenyum licik ke arah kaca spion.
"Pak, jangan senyum senyum ga jelas deh. Buruan antar kami pulang!" Ucap Tara kesal.
Namun, sopir taksi itu malah menghentikan mobil nya di jalan yang sepi.
"Untuk apa aku mengantar kalian pulang jika aku bisa mengantar kalian ke neraka" ucap sopir taksi itu.
"Pak jangan macam macam ya! Kami adik nya Leo. Pemilik Kwang colection!" Ucap Tara
"Karena kalian adik dari Kwang lah. Kan ku antar kalian ke neraka. Dan tidur lah dengan nyenyak!!" Pekik sopir itu.
Tara dan tari hendak keluar dari mobil. Namun, mobil nya sudah di kunci secara otomatis.
Sopir itu hendak membuka paksa baju tari namun di halangi oleh Tara.
Tara menggigit tangan sopir itu hingga berdarah. Sedangkan tari berusaha mendorong pintu mobil agar bisa terbuka.
Atas kehendak dan kuasa Allah.
Pintu mobil itu pun bisa terbuka.
Tari, berhasil keluar namun Tara masih berada di dalam mobil.
Tiba tiba Kiran yang sedang melintas dengan mengendarai mobil pribadi nya melihat tari tengah ketakutan dan berteriak-teriak.
Dengan segera Kiran menepikan mobil nya. Dan menghampiri tari.
"Kakak ipar? Kaka tolong Tara ada di dalam bersama penjahat" ucap tari ketakutan.
Tanpa menunggu lama Kiran pun membuka paksa pintu yang sudah di dobrak tari. Dan menghajar sopir itu tanpa ampun.
Karena di ingat Kiran juga pandai dalam bela diri. Dia juga mendapatkan kepercayaan besar setiap lomba bela diri.
Tapi, sebelum sopir itu menembak mati diri nya sendiri.
Dia mendorong Kiran hingga tersungkur ke aspal.
"Tara, Tara bangun Tara" ucap tari berusaha membangunkan Tara.
"Kak bagaimana ini? Tara pingsan" ucap tari.
"Kakak akan hubungi polisi dulu.. setelah itu, kita bawa Tara ke rumah sakit" ucap Kiran
"Kak, ko kakak ada di sini? Bukan kah seharusnya kakak di rumah?" Tanya tari.
"Tadi, kakak pergi mengantar mas Arya ke bandara." Ucap Kiran.
Tiba tiba Tara terbangun dari pingsan nya.
"Aaaa jangan sentuh aku" pekik Tara
dalam islam istri kayak kiran udah dilaknat malaikat, dan tidak pantas mencium bau surga
dan seenak gitu jak dia seakan tidak melakukan kesalahan pada suami
belajar agama lagi,
haram hukum nya seorang istri mencium bau surga, kalau dia meminta cerai pada suami dengan alasan tidak jelas
heran kalian buat novel istri minta cerai seakan hal biasa bukan kesalahan fatal
pakai otakmu thor jika suami dengan gampang bilang cerai bagaimana perasaanmu, pakai akal dan hati sedikit saja thor biar tidak egois