Akibat kalah taruhan dalam balapan liar, Kaisar harus kehilangan motor sport kesayangannya dan dihabisi oleh teman genk motornya karena meraup kerugian yang besar. Mereka pun membiarkan Kaisar Tergeletak di pinggir jalan dalam keadaan tidak sadarkan diri.
Untungnya Kaisar ditemukan oleh Syahla kemudian dibawa pulang ke rumah dan dirawat sampai pulih. Sayangnya, keberadaan Kaisar di rumah Syahla membuat Gus Faris (tunangan Syahla) naik pitam dan langsung memutuskan pertunangan mereka.
Untuk menghindari fitnah yang menyebar, akhirnya Syahla pun dinikahkan oleh Kaisar. Bagaimana kehidupan Syahla dengan Kaisar setelah menikah?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AdindaRa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kekhawatiran Syahla
Kaisar dan juga Syahla kini sudah tiba di kediaman Ustadz Rizqi. Kedatangan keduanya langsung disambut dengan begitu hangat dengan keluarga Syahla. Sesuai dugaan Syahla, Bu Aminah sudah membuatkannya kunyit asam yang biasa ia konsumsi saat datang bulan.
“Alhamdulillaah, terima kasih banyak ya bu! Ibu memang paling paham apa yang Syahla butuhkan saat ini!” Syahla langsung memeluk ibunya dengan erat.
“Ya udah, minum dulu terus kamu istirahat di kamar! Nanti ibu masakin sop ayam buat makan malam kamu!” Bu Aminah mengendurkan pelukannya dan mendorong Syahla untuk segera menuju ke kamarnya dan beristirahat.
Syahla pun menuju ke kamarnya bersama dengan Kaisar. Namun saat mereka berdua sudah sampai di kamar, ponsel Kaisar berdering dan tampak panggilan masuk dari Aldo.
Kaisar tidak perlu berpindah tempat untuk menjawab panggilan tersebut. Alasannya simple, ia tidak ingin menutupi apapun dari Syahla.
“Halo, Aldo. Ada apa?” tanya Kaisar saat panggilannya sudah tersambung.
“Kamu tidak lupa kan, dua malam lagi kita akan menerima tantangan dari Reno!”
“Tentu saja aku tidak lupa, bahkan aku sudah mengantongi izin dari istriku! Satu hal yang perlu kau ingat Aldo, ini adalah untuk yang terakhir kalinya!” tegas Kaisar.
“Siap, Kai! Tapi tolong jangan ikut sertakan istrimu dalam balapan malam itu! Aku tidak mau kau dan kita semua jadi bahan tertawaan Reno dan juga teman-temannya.”
“Kan gak lucu kalo anak genk motor kok ceweknya terlalu udik kayak ibu ibu pengajian. Ini ajang balap motor apa qosidahan?” ledek Aldo di ujung panggilan yang langsung disambut oleh tawa teman-temannya yang sengaja mendengarkan percakapan mereka.
Ucapan Aldo kali ini membuat Kaisar naik pitam. Kaisar sama sekali tidak terima mendengar istrinya menjadi bahan ledekan seperti itu.
“Kalian semua justru tidak lebih baik dari istriku!” gertak Kaisar yang langsung mematikan panggilannya secara sepihak.
Kaisar mencoba mengatur nafasnya yang sudah mulai menyesakkan dadanya karena amarahnya sendiri. Sedangkan Syahla langsung menggenggam tangan suaminya dan berusaha untuk menenangkannya.
“Minum dulu, Mas!” Syahla pun menyodorkan air mineral ke arah Kaisar dan Kaisar langsung duduk dan meneguknya sampai habis.
“Makasih banyak ya sayang! Maaf sudah membuatmu takut!” tutur Kaisar sambil mengusap wajah Syahla dengan lembut.
Syahla pun tersenyum dan menggelengkan kepalanya. “Syahla gak takut kok, cuma penasaran aja sama apa yang bikin Mas Kaisar sampai marah kayak gituh!”
Kaisar langsung memeluk istrinya dengan sangat erat, “Mas hanya gak suka mereka meremehkan istri mas yang sangat luar biasa ini!”
Syahla pun mencoba mengendurkan pelukannya dan memandang ke arah suaminya secara intens. “Malam lusa Mas Kaisar jadi nerima tawaran mereka untuk balap liar?”
“For the last time, sayang! Mas harus menyelesaikan semuanya agar ke depannya kita bisa hidup dengan tenang!”
“Tapi Syahla khawatir,” ucap Syahla sambil mengusap dada suaminya dengan sangat lembut. “Syahla gak mau mas kenapa-napa lagi!”
Ucapan dan tingkah Syahla kali ini membuat Kaisar sangat berbunga-bunga. Ia pun langsung melingkarkan tangannya di pinggang istrinya dan menarik ke arahnya agar lebih dekat dengannya.
“Mas seneng banget deh dikhawatirkan sama perempuan secantik Syahla. Rasanya kayak terbang ke langit ke tujuh!”
“Ck, Mas Kaisar nih kepinteran gombalnya!” gerutu Syahla sambil memanyunkan bibirnya.
Cup! Kaisar langsung mengecup bibir Syahla secepat kilat.
“Apa lagi kalo manyun manja gini. Bikin Mas gak sabar pingin ajak masuk selimut!”
“Iiiiiih, Mas Kaisar nih apaan siih? Syahla tuh serius khawatir,mas!”
“Okey, Mas akan kasih tahu apa aja yang udah mas rencanain sama papa kemarin biar kamu gak khawatir! Kemarin kan baru garis besarnya, sekarang mas akan ceritakan secara detail!” ucap Kaisar.
Syahla pun siap mendengarkan cerita dari Kaisar. Penjelasan Kaisar kali ini benar-benar membuat Syahla merasa sangat tenang. Bahkan tidak lagi mengkhawatirkan Kaisar seperti apa yang dikatakan Kaisar tadi.
“Jadi Mas Kaisar sama Pak Andika udah sekongkol sama polisi untuk datang ke lintasan saat semua berkumpul?” tanya Syahla yang langsung diangguki oleh Kaisar.
“Tepat sekali! Bahkan Mas juga sudah melaporkan tentang tabrak lari yang dilakukan oleh Laura. Jadi, ini Namanya sekali dayung, dua sampai tiga pulang terlampaui sayang!”
“Gimana? Sekarang Syahla gak khawatir lagi kan?”
Syahla langsung menggelengkan kepalanya. Bahkan penjelasan dari Kaisar membuatnya sangat tenang.
“Tapi kenapa polisi tidak langsung ke TKP aja Mas? Contohnya langsung ke Markas mereka gituh!” tanya Syahla.
“Itu justru akan membahayakan untuk warga tidak mampu yang tinggal di dekat pasar. Mas tidak mau membuat mereka juga merasa susah jika polisi langsung sidak ke markas!”
“Emmm, apa mereka juga mengkonsumsi narkoba juga?” tanya Syahla dengan hati-hati.
“Yaa, mereka memang hampir semuanya mengkonsumsi narkoba. Bahkan Mas juga sering dipaksa oleh mereka untuk ikut mengkonsumsinya!” jawab Kaisar membuat Syahla tercengang.
Deg! Dada Syahla seketika berdebar tidak karuan. Matanya seketika berkunang-kunang karena kepalanya yang tiba-tiba merasa sangat pusing tak terkira.
“Tapi aku tidak mengkonsumsinya, sayang! Aku memasukkannya ke lengan jaket panjangku agar mereka melihat aku juga mengkonsumsinya kemudian aku langsung membuangnya tanpa sepengetahuan mereka!” jelas Kaisar.
Penjelasan Kaisar kali ini membuat Syahla bernafas lega, namun kemudian ia memukul lengan suaminya dengan geram.
“Mas Kaisar nih bikin Syahla jantungan tau gak sih! Mas sengaja ya bikin Syahla shock terus pingsan?!” Syahla terus saja memukul Kaisar dengan geram dan tidak ada Gerakan menghindar dari Kaisar sedikit pun.
“Tega banget sih Mas Kaisar ini!” gerutu Syahla dengan kesal.
Karena cerita Kaisar barusan, ia sudah hampir suudzon karena menilai Kaisar juga ikut mengkonsumsi barang haram itu. Setelah puas memukuli Kaisar, Syahla pun langsung beranjak dari sofa kamarnya dan hendak menuju ke balkon kamarnya.
Namun Langkah Syahla langsung dihadang oleh suaminya. “Mau kemana sayang?”
“Mau cari angin di balkon kamar!” balas Syahla sambil mengatur nafasnya.
“Mas pingin manja-manjaan nih sama istri sendiri. Gak usah cari angin di luar, di atas tempat tidur aja yuk!” ajak Kaisar sambil menarik tangan Syahla dan mengajaknya ke tempat tidur.
“Loh mas, kan gak boleh! Syahla masih datang bulan loh!” sanggah Syahla.
“Yang gak boleh itu kalo berhubungan suami istri sayangkuuu! Kalo manja-manjaan justru sangat dibolehin banget.”
Syahla menelan ludahnya kasar sambil duduk di tepi tempat tidurnya.
“Jangan takut gituh dong!” Tangan Kaisar sudah mulai membuka jilbab Syahla.
“Mas kan cuma mau lihat mahkota indah punya bidadarinya Mas Kaisar!”
Tanpa menunggu lama, Jilbab Syahla sudah tidak menutupi kepalanya lagi. Rambut panjang Syahla yang panjang dan hitam langsung menjadi mainan tangan Kaisar.
“Cantik banget sih sayang. Mas gak nyangka loh kalo rambut Syahla seindah ini! Ada poni depannya juga!” puji Kaisar yang tidak mengalihkan pandangannya sedikit pun dari Syahla.
Syahla yang malu-malu kucing langsung menundukkan pandangannya dari Kaisar. Sayangnya Kaisar justru menarik dagu Syahla untuk tetap menatap ke arahnya.
jgn kumat lg ya gus faris
Sok Suci kali nihhh
karena dr penjelasan syauqi sdh bisa ditebak sifat tdk bijaksana'a...
ga pantas menyandang gelar GUS
ilmu agama darimana dptkwn nih si GUS,dan main tuduh tanpa ada bukti...
kgn nama Gus Faris tp aGUS aja...
bikin ribet agama aja