Naura Gracesia wanita berusia 32 tahun nekat terjun ke dunia Mafia demi mencari pembunuh kedua orang tuanya. Dia bahkan membentuk perkumpulan Mafia sendiri demi menemukan orang yang dia cari.
Kehidupan yang dijalani oleh wanita dewasa itu diluar kata normal yang biasa di jalani kebanyakan wanita di luaran sana. Arogan, kejam, dan semena-mena menjadi ciri khas wanita berparas cantik itu.
Sampai akhirnya dia bertemu dengan pemuda yang usianya jauh lebih muda dari dirinya, pemuda alim dan juga tampan yang mampu menggetarkan hati dan menuntunnya ke jalan yang lurus.
Akan tetapi fakta mengejutkan pun terkuak, pemuda itu ternyata adalah putra dari orang yang telah membunuh kedua orang tuanya, sekaligus orang yang pernah merawat dirinya sampai dirinya berumur tujuh tahun.
Bagiamana perasaan Naura saat mengetahui bahwa orang yang menghabisi nyawa kedua orang tuanya adalah ayah angkatnya sendiri? dan bagaimana nasib Naura berada di antara Gairah dan Balas Dendam
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reni t, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
My Hot Duda
Perbedaan usia yang terpaut cukup jauh tidak menghalangi Nata untuk jatuh cinta kepada Daren yang merupakan ayah dari sahabat masa kecilnya. Daren bahkan lebih pantas menjadi ayahnya di bandingkan menjadi seorang kekasih. Baginya Daren adalah lelaki ideal. Tampan, mapan juga dewasa. Akan tetapi, dia berkali-kali mendapatkan penolakan dari sang duda dengan alasan yang tidak masuk akal menurutnya.
Apakah Nata akan menyerah dalam mengejar cinta sang duda? Atau, duda tampan juga dewasa itu akan luluh dan menerima cinta Nata juga pada akhirnya?
''MY HOT DUDA''
...****************...
Cuplikan bab.
"Cukup Eden, gak baik seperti itu sama ayah kamu sendiri. Eu ... Selamat siang, Om cakep. Boleh ya aku numpang di mobil Om? Aku gak bawa mobil soalnya hehehehe ...'' pinta Nata tersenyum cengengesan.
"Selamat siang juga Nata. Memangnya kamu gak di jemput sama Daddy kamu juga? Om aja masih menyempatkan buat jemput putra Om ini lho, masa ayahmu gak bisa jemput kamu sih?" jawab Daren dengan wajah datar.
"Kan sudah ada Om yang jemput ke sini, hehehehe!''
"Ish, kamu bisa aja."
"Sudah cukup. Nata kalau kamu mau numpang sama kami, hentikan senyuman kamu yang memuakkan itu, oke?" ketus Eden menoyor kepala Nata sang sahabat.
"Rebes, eh beres maksudnya. Yang penting aku bisa numpang di mobil kalian hehehehe," Nata kembali tersenyum cengengesan.
"Nah 'kan? Cengengesan lagi.''
Nata sontak merapatkan bibirnya. Bahkan seolah mengunci bibir mungilnya itu dengan tangannya sendiri.
"Sudah-sudah, kalian selalu seperti ini. Berantem terus, lama-lama Daddy kawinkan juga ya kalian."
"Ish, jangan dong Om. Kecuali kalau aku dikawinkan sama Om," celetuk Nata, tentu saja dia langsung mendapatkan sambaran tatapan tajam dari kedua mata Eden kini.
"Ups, maaf aku kunci lagi bibirku,'' decak Nata seketika mengunci rapat mulutnya.
Sementara Daren, duda beranak satu yang sudah melajang selama lebih dari 10 tahun itu hanya tersenyum kecil. Sahabat dari putranya memang selalu seperti itu setiap kali mereka bertemu. Bahkan gadis ini terang-terangan menyatakan suka kepada dirinya, tentu saja Daren sama sekali tidak pernah menanggapi hal itu, karena baginya Nata sudah dia anggap seperti putrinya sendiri. Selain itu, dirinya pun bersahabat dekat dengan ayah dari gadis berambut panjang tersebut.
Ceklek!
Pintu mobil pun di buka, Nata masuk ke dalam mobil dengan perasaan senang. Bibirnya bahkan tidak berhenti tersenyum, terus saja menatap wajah Daren yang saat ini melakukan hal yang sama begitu pun dengan Eden sang sahabat.
Brem! Brem! Brem!
Mesin mobil pun di nyalakan, mobil mewah berwarna hitam itu pun mulai melaju pelan lalu melesat di jalanan. Sepanjang perjalanan, Nata menepati janjinya kepada Eden bahwa dia tidak akan mengatakan sepatah katapun. Bibirnya benar-benar tertutup rapat tapi tidak dengan kedua matanya.
Kedua mata gadis bernama Nata itu nampak menatap wajah Daren yang saat ini duduk di kursi depan. Senyuman kecil pun mengembang dari kedua sisi bibirnya kini. Baginya, Daren adalah laki-laki idaman tidak peduli meski usianya 2 kali lipat dari usia dirinya saat ini.
Perjalanan singkat pun akhirnya berakhir. Mobil yang dikendarai Daren sampai juga di tempat tujuan. Rumah mewah 2 lantai yang berdampingan dengan rumah Nata tentu saja. Mobil pun mulai melipir dan berhenti dihalaman tanpa pagar tersebut.
Ckiiit ...
Mobil pun berhenti lalu mereka bertiga segera keluar dari dalam mobil tersebut. Nata dan juga Eden seketika merasa heran karena seorang wanita duduk santai di kursi yang berada di teras mereka.
"Dia siapa, Dad?" tanya Eden menatap wanita tersebut dari ujung kaki hingga ujung rambut dengan tatapan mata tajam.
"O iya, kenalkan dia Savana, calon ibu sambung kamu, Eden. Itu sebabnya Daddy sengaja menjemput kamu ke kampus supaya kita makan malam bersama nanti.''
Bagai tersambar petir di siang bolong. Dunia gadis bernama Nata terasa runtuh seketika. Duda kesayangannya ternyata sudah memiliki calon istri.
...****************...
Penasaran 'kan? Di tunggu di sana ya Reader. Dukungan kalian semua sangat berarti buat Othor. Sayang kalian semua.