NovelToon NovelToon
Kebangkitan Dewa Pedang Abadi

Kebangkitan Dewa Pedang Abadi

Status: sedang berlangsung
Genre:Perperangan / Kelahiran kembali menjadi kuat / Romantis / Epik Petualangan / Reinkarnasi / Budidaya dan Peningkatan
Popularitas:9.6k
Nilai: 5
Nama Author: Nugraha

Cerita ini adalah kelanjutan dari Reinkarnasi Dewa Pedang Abadi.

Perjalanan seorang dewa pedang untuk mengembalikan kekuatannya yang telah mengguncang dua benua.

Di tengah upaya itu, Cang Yan juga memikul satu tujuan besar: menghentikan era kekacauan yang telah berlangsung sejak ratusan tahun lalu, sebuah era gelap yang pada awalnya diciptakan oleh perang besar yang menghancurkan keseimbangan dunia. Demi menebus kesalahan masa lalu dan mengubah nasib umat manusia, ia kembali melangkah ke medan takdir.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nugraha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33 : Cakar Serigala Hitam

Tidak lama kemudian arena kembali bergemuruh saat pertandingan berikutnya diumumkan.

"Pertarungan ketujuh: Sekte Petir Langit melawan Sekte Awan Suci!"

Antusiasme penonton langsung memuncak. "Sekte Petir Langit terkenal dengan serangan petirnya yang menghancurkan, Sekte Awan Suci harus ekstra waspada."

Di arena, dua petarung sudah siap. Dari Sekte Petir Langit, Lei Feng, pemuda kekar dengan aura petir terpancar di sekelilingnya. Sementara lawannya, Bai Mu dari Sekte Awan Suci berwajah dingin dengan rambut perak terikat rapi, memancarkan ketenangan yang luar biasa.

"Pertarungan di mulai!"

Lei Feng tidak berdiam lebih lama, ia langsung meluncur bagaikan kilat.

Tinjunya yang menyala-nyala menghantam tepat ke arah Bai Mu, yang dengan tenang sedang membentuk awan keperakan di depannya.

Boom...

Pukulan itu ditahan oleh awan yang dibentuk oleh Bai Mu meski ia terdorong mundur beberapa langkah.

"Perisainya awannya kuat sekali!" seru seorang penonton di tribun.

Bai Mu tak tinggal diam. Ia kemudian membentuk lagi awan disekelilingnya, Awan itu merentang seperti jaring raksasa untuk menjerat Lei Feng.

Namun, Lei Feng hanya menyeringai tipis. Tubuhnya dengan kecepatan kilat sudah berpindah tempat, dan muncul tepat di belakang Bai Mu dalam sekejap. "Terlambat!"

Boom...

Pukulan petir menghantam punggung Bai Mu hingga terpental jauh.

Bai Mu mengeluarkan seteguk darah segar dari mulutnya, ia kemudian bangkit dengan susah payah. Ia tidak mau menyerah. Dengan sisa tenaga nya ia mengumpulkan awan suci menjadi pusaran energi raksasa dan melepaskannya dalam gelombang yang dahsyat.

Lei Feng mengerahkan petirnya untuk bertahan, namun terdesak mundur oleh tekanan yang luar biasa.

Keduanya kini saling berhadapan, napasnya sama-sama terengah-engah. "Aku akhiri ini," geram Lei Feng sambil menggenggam bola petir yang menderu deru di tangannya.

Bai Mu mengangkat tangannya juga, memanggil awan bercahaya dari langit. Dua energi dahsyat itu bertemu di tengah arena.

Boooom...

Ledakan putih-biru menyilaukan mata seluruh penonton. Saat kabut dan sisa petir berangsur hilang, hanya satu sosok yang masih tegak berdiri itu adalah Lei Feng, dengan tubuh penuh luka. Bai Mu tergeletak tak berdaya di sisinya.

"Pemenangnya: Lei Feng dari Sekte Petir Langit!"

Sorakan kemenangan bergemuruh. Ketua Sekte Awan Suci menghela napas bangga meski kalah. "Dia sudah berjuang sampai titik darah terakhir. Tidak memalukan kalah dari Sekte Petir Langit." Kemenangan ini semakin mengukuhkan reputasi Sekte Petir Langit sebagai kekuatan yang tak tertandingi.

Dan Akhirnya pertandingan kedelapan dimulai antara Sekte Bayangan malam melawan seket Pedang Langit.

Sorakan seketika memenuhi arena saat pertarungan ini diumumkan, Para penonton mulai berspekulasi.

"Teknik Sekte Bayangan Malam sangat mematikan dan tak terduga. Apakah Sekte Pedang Langit mampu menghadapinya?"

"Wang Tian akan diuji keras hari ini," komentar Ketua Sekte Tian Ling kepada putrinya Tian Qing di sampingnya.

"Ya Ayah. Ini akan jadi pertarungan sulit bagi kita di tahap awal Kompetisi," sahut Putri Tian Qing.

Di tengah arena, kedua petarung telah siap. Wang Tian dari Sekte Pedang Langit berdiri tegap dengan pedang terhunus. Hei Yue dari Sekte Bayangan Malam berdiri diam bagaikan patung, jubah hitamnya seperti menyerap cahaya disekitarnya.

"Pertarungan dimulai!"

Hei Yue langsung menghilang. Sementara Wang Tian merapatkan kuda-kudanya. Dari bayangan di belakangnya, Hei Yue muncul tiba-tiba dengan serangan telapak tangan berenergi gelap. Teknik ini seperti teknik bayangan pembunuh.

Wang Tian hampir tertangkap basah olehnya. Ia kemudian berputar dan menebaskan pedangnya ke belakang, namun pedang itu hanya memotong udara. Dengan tenang, ia menyalurkan energi ke pedangnya hingga bilahnya bercahaya biru, lalu menyapu seluruh arena dengan serangan cahaya tajam.

Melihat celah, Wang Tian melompat dan menghunuskan pedangnya ke bawah.

Boom...

Hei Yue terhantam dan terjatuh sampai menciptakan cekungan di tanah. Penonton bersorak sorak melihat kejadian itu, tapi Wang Tian tidak lengah. Udara di sekitarnya tiba-tiba gelap. Hei Yue bangkit dengan aura hitam pekat menyelimuti tubuhnya, matanya menyala merah seperti iblis.

Tekanan dahsyat ini memenuhi arena. Wang Tian melihat kejadian ini tidak gentar sedikitpun. Ia menyimpan pedangnya, dan aura biru gelap seketika keluar dari tangannya, membentuk cakar energi yang berdenyut liar. "Cakar Serigala Hitam", ini adalah salah satu teknik rahasia dari Klan Wang.

Keduanya saling serang dalam kecepatan tinggi. Cakar dan bayangan bertabrakan, memercikkan energi hitam dan biru. Satu serangan berhasil melukai bahu Wang Tian, tetapi ia tetap bertahan.

"Dengan ini!" teriak Wang Tian.

Energinya meledak membentuk wujud serigala raksasa di belakangnya sebelum ia menerjang maju. "Cakar Serigala Maut!"

Namun, tepat sebelum terkena, Hei Yue lenyap. Suara dingin terdengar di belakang Wang Tian. "Kau kalah."

Serangan telak menghantam punggung Wang Tian hingga ia terlempar dan tidak bisa bangkit.

"Pemenangnya: Hei Yue dari Sekte Bayangan Malam!"

Sorakan dari kubu Bayangan Malam menggema. Walau kalah, Wang Tian telah menunjukkan perlawanan sengit yang membuat para tetua berdecak kagum.

"Warisan Cakar Serigala dan Teknik Bayangan dari Sekte Bayangan Malam, ini adalah duel yang luar biasa," gumam salah seorang tetua.

Arena belum reda ketika duel antara Sekte Gunung Es dan Sekte Seribu Pedang dimulai.

Leng Xue dari Sekte Gunung Es memancarkan hawa dingin yang membekukan tanah di sekitarnya. Di hadapannya, Jian Feng dari Sekte Seribu Pedang tersenyum percaya diri.

"Pertarungan di mulai!"

Leng Xue langsung mengubah arena menjadi medan es. Sementara Jian Feng menyambutnya dengan puluhan tebasan pedang berkecepatan tinggi yang hanya berdentum di lapisan es tebal pelindung Leng Xue.

Tak kehabisan akal, Leng Xue menciptakan tombak es raksasa dan melemparkannya.

Jian Feng melompat menghindar, namun dari tanah muncul pilar-pilar es yang mencoba menjebaknya. Dengan gerakan anggun, ia memutar tubuh di udara dan menghancurkan semua pilar es dengan Pedangnya.

Leng Xue tetap tenang. Duri-duri es runcing bermunculan dari tanah, namun Jian Feng sudah siap. Senyumnya mengembang saat aura pedangnya berubah.

Seketika ribuan bayangan pedang tiba-tiba memenuhi udara dan berputar bagaikan badai baja yang menghancurkan segala hal. Pertahanan es Leng Xue retak dan akhirnya pecah berantakan di bawah gempuran itu.

Boom...

Leng Xue terhempas. Ia mencoba bangkit lalu tersenyum pasrah. "Aku kalah."

"Pemenangnya: Jian Feng dari Sekte Seribu Pedang!"

Kemenangan gemilang itu semakin mengukuhkan reputasi Sekte Seribu Pedang sebagai kekuatan yang sulit ditandingi.

1
Nanik S
Lanjutkan Tor
Nanik S
Kenapa pertempuran mesti menghasilkan dendam
Nanik S
Keren dan keren Xue"er
Nanik S
Li Wei.... orang yang menyukaimu
Nanik S
Lanjut terus
Nanik S
Laaaanjuuuutkan
Nanik S
Li Wei bikin penasaran para Tetua
mazz ul
tokoh utamanya mna woi
Nanik S
Sehat selalu Tor dan Gas Pooool
Nanik S
God Joooob Tor 💪💪💪
Nanik S
Mantap.... Dua gadis yang sama sama menyukai Cang Yan
Nanik S
Mcnya lebih baik tidak membiarkan kedua wanita mendekat lebih serius
Nanik S
Mantap
Nanik S
God Joob
Nanik S
Masa iblis punya rasa takut 🤣🤣🤣
Nanik S
Cang Yan... Ahli Pedang dari Alam Abdi... cang si Iblis hanya mimpi kalau mau menang
Nanik S
Li Wei.... sikat habis bayangan Malam
Nanik S
Kejutan Besar... mantap
Nanik S
Shiiiiip
Nanik S
Keren 💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!