"Aku tidak pernah mencintaimu, bahkan Aku tidak pernah menginginkan dirimu. Kau adalah gadis desa, gadis desa yang tidak pernah mengerti Bagaimana kehidupan orang kota!" seru Guntur.
"Tapi tidak harus seperti ini, Mas. aku bisa belajar beradaptasi, bahkan aku bisa belajar untuk menerima segala kekurangan dan kelebihanmu Mas!" seru Rima.
"Aku tidak pernah memiliki kekurangan. dan jangan main-main kau mengatakan mengenai kekurangan ku!" seru Guntur.
Hik..
Hik..
"Tapi, mas. apa kesalahanku hingga kau langsung menceraikan aku. Baru tadi pagi kita menikah!" seru Rima yang menangis tersedu-sedu.
Bagaimana kehidupan Rima yang akan terjadi selanjutnya pernikahan yang seumur jagung kemudian tiba-tiba dia harus menjadi janda akankah Rima bertemu dengan pria yang lebih baik.
**Revisi dari novelku mengejar cinta sang mantan yang tidak berlanjut**
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shafrilla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB.35
Di pesta hari itu terlihat Sahara benar-benar sangat cantik, wanita itu memakai gaun yang berwarna peach yang diberikan oleh Javier. langkah kaki Javier terhenti ketika kedua bola matanya menangkap keberadaan Sahara, mantan istri yang telah Dia sia-siakan selama bersamanya.
Seorang gadis muda yang dia nikahi saat berada di negaranya, bahkan demi wanita itu pula Javier rela pergi mencari keberadaan sang istri di negara yang begitu jauh dari negaranya. langkah kaki Javier menuruni anak tangga rumah yang begitu megah. pria itu terlihat tersenyum tanpa henti ketika tatapan matanya menetap keberadaan Sahara.
Sahara sedang berbincang-bincang dengan salah satu pengusaha yang ada di tempat itu, wanita itu memang terkenal sangat ramah apalagi dengan salah satu pengusaha yang selalu memberikan dirinya kesempatan untuk belajar mengenai menjadi pengusaha.
Langkah kaki seorang bocah berusia sekitar 7 tahun, bocah kecil itu menuruni anak tangga dan mencari keberadaan seorang wanita yang telah pergi dua tahun lamanya. Ronald sedang mencari keberadaan seorang wanita yang selalu memberikan kasih sayang padanya. tanpa melihat dirinya yang seorang putra dari pengusaha kaya yang cacat.
Sahara yang sedang tertawa dan tersenyum sembari membicarakan beberapa masalah perusahaan, tiba-tiba kedua bola kematangannya menatap seorang bocah kecil yang menuruni anak tangga rumah besar itu. kedua bola mata Sahara terlihat berkaca-kaca saat melihat Ronald sedang berjalan di pesta itu, Sahara begitu bahagia..Wanita itu benar-benar sangat merindukan seorang bocah laki-laki yang selama ini dia Asus selama lima tahun.
"Ronald." ucap Sahara ketika dirinya melihat Ronald sudah menuruni anak tangga rumah mewah itu.
Tiba-tiba langkah kaki Sahara langsung berjalan mendekati Ronald, Wanita itu benar-benar sangat merindukan bocah kecil itu. ternyata umpan yang di arahkan kepada Javier berhasil mutlak. buktinya wanita itu langsung berlari menghampiri Ronald. sedangkan Javier terlihat pria itu sudah memberikan kedipan mata kepada putranya itu, berarti ayah dan anak itu sudah bersekongkol untuk membuat rencana kepada Sahara.
Tak ada kata yang bisa dikeluarkan oleh Sahara, wanita itu benar-benar begitu merindukan sosok yang sudah dia tinggalkan selama dua tahun ini. tiada hari tanpa memikirkan bocah kecil itu, sekarang di hadapan Sahara bocah kecil itu nampak sudah dewasa. tatapan mata Sahara menatap Ronald, langkah kakinya sudah berada di depan bocah kecil itu.
Senyum seketika ditunjukkan oleh Sahara ketika melihat Ronald yang juga menatapnya.
"Mami." Panggil Ronald yang membuat Sahara begitu bahagia.
Bocah kecil itu belum melupakannya, bocah kecil itu masih mengingatnya. Mami itulah panggilan yang selalu dirindukan oleh Sahara.
"Ronal!!" seru Sahara yang sudah menatap bocah kecil itu. Sedangkan Ronald terlihat dia langsung berlari menghampiri Sahara dan memeluk wanita itu.
Pelukan penuh kerinduan antara dua insan itu, seorang wanita muda yang sudah menganggap bocah kecil itu sebagai putranya. seorang bocah kecil yang menganggap wanita yang menolongnya itu adalah maminya, sebuah kerinduan yang sudah dipendam oleh Sahara selama 2 tahun. kerinduan itu sekarang sudah terbayarkan, di tempat itu Ronald sudah memeluk wanita yang begitu dia rindukan.
"Ternyata umpan yang tuan buat Jeremy sangat hebat." ucap Jeremy.
"Tentu saja Jeremy, umpan yang aku buat itu sangat hebat. kalau tidak hebat tidak akan mungkin terjadi seperti ini kan? Lihatlah wanita itu langsung melahap umpan yang aku buatkan, sebentar lagi akan kubuat dia tidak bisa bergerak akan kubuat dia kembali padaku dengan cara melekatkan wanita itu dengan Putraku. Dulu dia seperti itu sampai kapanpun dia akan seperti itu." ucap Javier yang membuat Jeremy nampak tersenyum.
"Ternyata anda benar-benar sangat licik, Tuan." ucap Jeremy sembari tersenyum.
"Tentu saja Jeremy, aku sudah bilang Kan kalau aku tidak akan melepaskan wanita itu. Apapun yang terjadi Kamu harus tahu wanita Itu milikku dan sampai kapanpun dia akan menjadi milikku." jawab Jeremy yang kemudian tersenyum sembari meminum jus.
"Biarkan saja semuanya seperti ini, Tuan. kita akan lihat Bagaimana nona Sahara akan pergi dari sini." ucap Jeremy.
"Aku pastikan kalau wanita itu tidak akan pergi dari rumahku, akan kubuat Ronal mengikat wanita itu dan membuat wanita itu tidak bisa pergi dari sini." jawab Javier sembari tersenyum.
"Anda luar biasa, tuan." Jeremy yang terlihat benar-benar takjub.
Acara pesta itu benar-benar berlangsung semalaman, sedangkan Sahara tidak ada di dalam pesta itu. wanita itu lebih memilih untuk bersama dengan Ronald.
"Mami sangat senang, karena sekarang kamu menjadi seorang anak yang benar-benar bisa dibanggakan." ucap Sahara.
Suara canda tawa itu terdengar begitu luar biasa, kebahagiaan Sahara ketika bersama dengan Ronald begitu pula dengan bocah itu. dia benar-benar sangat bahagia ketika bersama dengan mami sambungnya.
"Mami tahu tidak, sekarang Ronald sudah sekolah SD lo.." ucap Ronald yang terlihat begitu bahagia.
"Benarkah?" tanya Sahara.
"Benar, tapi setiap kali Ronald Mencari Mami.. mami tidak pernah kembali kepada Ronald." ucap Ronald sembari menundukkan kepalanya. akting sedih mulai ditunjukkan oleh Ronald bocah itu ternyata sangat pandai berakting berkat perintah ayahnya itu.
TING...TONG...
Jam antik milik Javier telah menunjukkan pukul jam 11 malam, wanita itu berdiri hendak meminta Jeremy mengantarkannya untuk pulang.
"Aduh, ini sudah malam. aku harus segera kembali ke rumah jika tidak Icha bisa ngamuk-ngamuk sama aku." ucap Sahara yang terlihat hendak pergi dari rumah besar milik Javier.
"Mami mau kemana!!" seru Ronald kepada Sahara.
"Mami harus pulang dulu ya, besok Mami janji Mama bakal kesini lagi untuk menjenguk Ronald." ucap Sahara. wanita itu mencoba untuk memberikan pengertian kepada anak yang selalu dia rawat.
"Tidak, Mami jangan tinggalkan Ronald. Mami di sini saja ya!!" seru Ronald yang terlihat merengek. air mata dari bocah itu benar-benar sudah keluar.
Hik..
Hik..
"Jangan pernah menangis, karena kau adalah anak laki-laki. jika kau menangis itu namanya kau cengeng." ucap Kania yang memeluk Ronald. terlihat Javier sudah berada di dekat Putra dan mantan istrinya itu.
SESAAT KEMUDIAN....
BRAKK...
Tiba-tiba tubuh Ronald langsung tergeletak di lantai rumah itu, perlihat Sahara benar-benar sangat khawatir Dia sangat terkejut ketika melihat Ronald tiba-tiba sudah pingsan. Entahlah apa yang terjadi namun ketika melihat Ronald pingsan Sahara benar-benar sangat khawatir luar biasa. seketika wanita itu menggendong dengan kedua tangannya.
"Ronald, Ronald!!" seru Sahara yang kemudian menepuk-nepuk pipi bocah itu.
Sedangkan Javier..terlihat pria itu langsung berlari untuk melihat putranya yang tiba-tiba pingsan.
"Ada apa? Kenapa tiba-tiba Putraku pingsan?!" seru Javier.
Sahara terlihat begitu gugup, wanita itu ketakutan jika Javier akan marah padanya.
kenangan masa lalu itu tiba-tiba tergambar kembali.
** Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- my little wife
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatan mu
- I love you uncle Bastian
-Terlempar ke dimensi kerajaan
-Isteri simpanan bos kejam
-Gairah cinta isteri muda
-One night stand with mister William
-Mantra cinta gadis pemikat