NovelToon NovelToon
Kelahiran Kembali Raja Para Dewa

Kelahiran Kembali Raja Para Dewa

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Petualangan / Kultivasi / Barat
Popularitas:155.2k
Nilai: 5
Nama Author: GEELANG

Sun Chen merupakan Raja Para Dewa berhasil menciptakan sebuah jurus yang dapat mengendalikan tata surya.

Namun hal yang tidak diinginkan terjadi, semua tata surya menjadi kacau baik di dunia rendah, dunia atas, dunia dewa semuanya tidak beraturan.

Semua dunia dan planet yang ada di tata surya bertabrakan dan hancur berkeping keping akibat ulah Sun Chen.

Dibalik kejadian yang memusnahkan seluruh makhluk hidup di tata surya itu, untung saja Sun Chen diberikan kesempatan untuk terlahir kembali.

Namun Sun Chen merasa aneh karena dia terlahir kembali di dunia yang bernama Bumi yang belum pernah dia lihat sebelumnya.

Bagaimana kisah petualangan Sun Chen di tata surya baru itu? akankah Sun Chen dapat kembali mengibarkan sayapnya di puncak dunia?

Jangan lupa staytoon yah!


(Update setiap hari )

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon GEELANG, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 35: Retakan Dimensi dan Air Mata Perpisahan

Getaran frekuensi energi yang sangat asing itu terus memancar dari kedalaman hutan, membuat bulu kuduk Sun Chen berdiri bukan karena takut, melainkan karena rasa nostalgia. Menggunakan ilmu mata dewa, pandangannya menembus barisan pepohonan gelap. Di sana, sebuah retakan spasial vertikal berwarna ungu keperakan sedang berputar lambat, memancarkan aura qi yang jauh lebih murni daripada energi bumi.

"Retakan spasial menuju Dunia Rendah," ucap Sun Chen dengan nada suara yang sangat pelan.

Melalui ilmu kalkulasi dewa dalam otaknya, Sun Chen langsung mengetahui bahwa retakan ini terbuka akibat resonansi gelombang kekuatan teknik dewa naga yang ia gunakan saat membantai Aliansi Kota Yunan tadi. Retakan ini tidak akan bertahan lama, paling banyak hanya tiga hari sebelum hukum alam bumi menutupnya kembali secara absolut.

Ling Ying yang masih berada di dalam pelukan Sun Chen merasakan perubahan aura suaminya. Ia mendongak, menatap wajah tampan Sun Chen yang kini terlihat begitu serius menatap ke arah hutan. "Ada apa, Chen gege? Apakah masih ada musuh yang bersembunyi?"

Sun Chen mengelus pipi lembut Ling Ying, lalu menggelengkan kepalanya perlahan. "Tidak ada musuh lagi yang berani menginjakkan kaki di tempat ini, Ying'er. Namun, takdirku di bumi ini sepertinya harus selesai lebih cepat dari perkiraanku."

Mendengar ucapan itu, Sun Fang, Sun Mei, serta Ling Mu dan Ling Yen yang baru saja keluar dari rumah langsung menghentikan langkah mereka. Suasana halaman rumah yang baru saja bersih dari kekacauan mendadak kembali diliputi keheningan yang berat.

"Apa maksudmu, Chen'er? Kamu baru saja menikah, ke mana kamu ingin pergi?" tanya Sun Fang dengan suara yang berat, gurat kecemasan seorang ayah terlihat jelas di wajah tuanya.

Sun Chen berjalan mendekati kedua orang tuanya dan mertuanya, lalu membungkuk hormat. Sikapnya yang anti-naif dan kejam terhadap musuh sama sekali tidak berlaku di depan orang-orang yang memiliki ketulusan darah ini. "Ayah, Ibu, gerbang menuju dunia para kultivator di atas sana telah terbuka di dalam hutan. Energi bumi ini terlalu tipis, dan jiwaku harus kembali ke jalan kultivasi yang sejati untuk mencapai puncak keabadian."

Sun Mei langsung meneteskan air mata, melangkah maju dan menggenggam kedua tangan anaknya dengan gemetar. "Ibu baru saja mendapatkanmu kembali, nak. Apakah tidak ada cara lain? Tinggallah di sini bersama kami, hiduplah dengan tenang di desa ini."

Sun Chen menatap mata ibunya dengan pandangan yang dalam, mengandung sedikit rasa emosional yang jarang ia perlihatkan. "Ibu, jika aku tetap tinggal di sini, musuh-musuh dari organisasi tersembunyi global akan terus berdatangan karena mereka takut akan kekuatanku. Kehadiranku di bumi hanya akan membawa bencana bagi desa ini. Aku harus pergi demi memastikan keselamatan kalian semua."

Ling Ying yang mendengar hal itu langsung memeluk pinggang Sun Chen dari belakang, tangannya mencengkeram erat jubah pernikahan merah suaminya. Air matanya mengalir membasahi kain sutra merah tersebut. "Bawa aku bersamamu, Chen gege! Aku tidak peduli seberapa kejam dunia luar itu, aku sudah membangkitkan ranah kultivasi dasar, aku tidak ingin berpisah darimu!"

Sun Chen berbalik, menghapus air mata di wajah cantik Ling Ying dengan ibu jarinya. "Dunia luar adalah tempat yang sangat kejam, Ying'er. Yang kuat memakan yang lemah secara absolut. Namun, tubuhmu memiliki bakat Tubuh Phoenix Es yang luar biasa. Jika kamu tetap di bumi, bakatmu akan sia-sia. Apakah kamu benar-benar siap meninggalkan kehidupan damai ini untuk menempuh jalur darah bersamaku?"

"Aku siap! Hidup dan matiku hanya untuk menjadi pendampingmu, Chen gege!" ucap Ling Ying dengan penuh tekad di antara isak tangisnya.

Ling Mu dan Ling Yen yang melihat tekad bulat putri mereka hanya bisa menghela nafas panjang, menyeka air mata mereka sendiri. Mereka tahu bahwa Ling Ying tidak akan pernah bahagia jika dipisahkan dari Sun Chen.

"Pergilah, nak. Jaga putri kami dengan baik di atas sana," ucap Ling Mu dengan suara serak namun penuh ketegasan seorang ayah.

Sun Chen mengangguk mutlak. Ia kemudian menatap kedua orang tuanya yang memilih untuk tetap tinggal di bumi. Sifat orang tuanya yang sederhana membuat mereka lebih memilih menghabiskan sisa umur mereka dengan damai di desa penuh kenangan ini daripada ikut bertaruh nyawa di dunia luar. Momen perpisahan itu dipenuhi dengan air mata dan pelukan hangat terakhir yang sangat mengharukan bagi semua orang yang hadir.

Sebelum melangkah pergi, Sun Chen mengeluarkan beberapa botol pill dari cincin tata surya miliknya dan menyerahkannya kepada Sun Fang. "Ayah, ini adalah pill umur panjang dan pill pengubah meridian tingkat dasar tanpa efek samping. Komsumsi ini bersama Ibu, kalian akan terhindar dari segala jenis penyakit bumi dan memiliki umur hingga ratusan tahun."

Sun Chen kemudian menoleh ke arah mobil SUV tempat Yun Qinxi berada. Menggunakan energi qi miliknya, Sun Chen mengirimkan transmisi suara dingin yang langsung meledak di dalam otak Yun Qinxi.

"Yun Qinxi, penyesalanmu tidak memiliki nilai sedikit pun di mataku. Hiduplah sebagai manusia biasa di bumi, dan saksikan dari bawah bagaimana aku menaklukkan seluruh tatanan langit."

Yun Qinxi yang mendengar suara itu di dalam mobil langsung lemas, terduduk di atas kursi dengan air mata yang terus mengalir tanpa henti. Kesempatan emas dalam hidupnya telah menguap untuk selamanya karena kebodohannya sendiri.

Sun Chen menggandeng erat tangan Ling Ying yang masih mengenakan gaun pengantin merahnya. Keduanya berjalan perlahan meninggalkan halaman rumah, melangkah masuk ke dalam kegelapan hutan belakang desa di bawah tatapan haru dan lambaian tangan dari kedua orang tua mereka.

Ketika mereka sampai di depan retakan dimensi yang berputar dengan riak ungu keperakan, Sun Chen melepaskan tekanan qi murni tingkat 3 Alam Pemurnian Qi miliknya untuk membuka jalan. Tekanan energi tersebut membuat vegetasi di sekitar mereka hancur menjadi debu dalam sekejap.

"Pegang erat tanganku, Ying'er. Kita akan memulai tirai pembantaian yang sesungguhnya di Dunia Rendah," ucap Sun Chen dengan nada kejam yang mulai kembali merayap di wajahnya.

"Em, aku bersamamu, Chen gege," balas Ling Ying dengan tatapan penuh kepercayaan mutlak.

Bum!

Suara dentuman spasial yang sangat keras bergema saat tubuh Sun Chen dan Ling Ying melompat masuk ke dalam retakan dimensi tersebut. Pusaran ungu itu langsung menutup dengan cepat, meninggalkan hutan belakang desa kembali dalam kesunyian malam yang pekat.

Tepat saat kesadaran Sun Chen dan Ling Ying terombang-ambing di dalam lorong dimensi yang penuh dengan badai spasial tajam, sebuah fluktuasi energi hitam yang sangat pekat tiba-tiba melesat dari arah yang tidak dikenal, menghantam jalur lintasan dimensi mereka secara paksa dan memisahkan genggaman tangan keduanya di tengah badai ruang dan waktu.

1
Rafida
oke thor lanjut
queen angelista
dih nggak di ajak mandi bareng/Speechless/
Bung Tomo
luar biasa
Harman LokeST
laaaaaaaaaaaaaajjjjjjjjuuuuuuuuuuuutttttt teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss authooooooooooooooorrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr
Harman LokeST
waspada terus Sun Chen waspada terus ada orang yang ingin membunuhmu untuk itu tingkatkan terus kultivasimu yaaaaaaaaAaaaaaaaaaaaaaaaaaaaannnggg lebbbiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiihh tinnnngggggggggggggggggggiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii laaaaaggiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii
Harman LokeST
laaaaaaaaaaaaaajjjjjjjjuuuuuuuuuuuutttttt teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss
Harman LokeST
tiiiinnnnnnnnnnngggggkkaaaaaaaaaaaattt teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss kuuuulllllltttiiiiiioiiiioivaaasiiiiiommuuuuuuu yaaaaaaaaAaaaaaaaaaaaaaaaaaaaannnggg lebbbiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiihh tinnnngggggggggggggggggggiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii laaaaaggiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii Sun Chen
Harman LokeST
haaaajaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaarrrrrrr teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss seeeeeeemuuuuuuanyaaaaassssaaaaaa jaaaaaaaaaaaaaaannnngggggaaaaaaaaannn beeeeeeeriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii aaaaammmmmmmmmmmppppuuuuiunnnn kiipaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaasssss teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss
Harman LokeST
Sun Chen berencana untuk menikah
Harman LokeST
sangat baik hati
Harman LokeST
makanya kalian semua jangan macam macam sama Sun Chen rasakan akibatnya
Harman LokeST
Sun Chen menolong bibinya
Harman LokeST
Sun Chen pulang kampung
Harman LokeST
buuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuunuhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh seeeeeeemuuuuuuanyaaaaassssaaaaaa jaaaaaaaaaaaaaaannnngggggaaaaaaaaannn beeeeeeeriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii aaaaammmmmmmmmmmppppuuuuiunnnn kiipaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaasssss teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss
Harman LokeST
selalu ada saja orang yang berani mengincar Sun Chen
Harman LokeST
yang macam macam sama Sun Chen haaaajaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaarrrrrrr teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss jaaaaaaaaaaaaaaannnngggggaaaaaaaaannn beeeeeeeriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii aaaaammmmmmmmmmmppppuuuuiunnnn kiipaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaasssss teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss
Harman LokeST
tiiiinnnnnnnnnnngggggkkaaaaaaaaaaaattt teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss kuuuulllllltttiiiiiioiiiioivaaasiiiiiommuuuuuuu yaaaaaaaaAaaaaaaaaaaaaaaaaaaaannnggg lebbbiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiihh tinnnngggggggggggggggggggiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii laaaaaggiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii Sun Chen
Harman LokeST
Sun Chen sekarang sudah sadar
Harman LokeST
laaaaaaaaaaaaaajjjjjjjjuuuuuuuuuuuutttttt teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss
Harman LokeST
Sun Chen pingsan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!