NovelToon NovelToon
CINTA DOSEN GENIUS

CINTA DOSEN GENIUS

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Perjodohan / Tamat
Popularitas:875.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: poppy susan

Note : Novel ini gabungan dari tiga novel, Anak genius : Melahirkan Anak CEO, Bos Tampan Pemilik Hati, Anak Buah Kesayangan , dan Cinta pertama dan terakhir jadi biar tahu mereka ini anak siapa baca dulu ya Novel yang aku sebutin.



Alta Putera Bakrie adalah seorang pewaris utama dari kerjaan bisnis keluarga Bakrie, bahkan sejak kecil pria genius ini sudah bisa membangun perusahaannya sendiri.

Merasa jenuh dengan pekerjaan yang selama ini digelutinya, Alta mencoba beralih profesi menjadi seorang dosen. Hingga akhirnya Alta dipertemukan dengan Mahasiswinya yang tengil dan menyebalkan bernama Bianca Megantara.

Kekocakan dan perseteruan diantara keduanya menambah keseruan cerita cinta diantara mereka berdua.

Akankah Alta bisa jatuh cinta kepada Mahasiswinya sendiri, yang merupakan wanita tengil dan selalu membuat onar?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon poppy susan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

The Power Of Emak-emak Part I

🌍

🌍

🌍

🌍

🌍

Saat ini Rayyan dan Mama Karren sedang belanja disebuah supermarket, Rayyan sangat menyayangi Mamanya maka dari itu saat Mama Karren memintanya untuk menemani belanja kebutuhan bulanannya, Rayyan langsung menyetujuinya.

Rayyan itu anak kembar bertiga bersama Raihan dan Raina. Namun, Raihan sibuk dengan urusan perusahaan sedangkan Raina sibuk dengan kegiatan shootingnya hanya Rayyan yang jam kerjanya fleksible.

Bruuukkk....

Troli yang Rayyan dorong bertubrukan dengan troli milik seseorang.

"Bee..."

"Pak Rayyan."

"Jangan panggil Pak dong, kelihatan banget aku tuanya."

"Hehehe...ya sudah aku panggil Abang saja."

"Hmm...bolehlah, daripada Bapak."

Mama Karren yang baru saja selesai memilih bahan-bahan menghampiri Rayyan.

"Wah, siapa wanita cantik ini, Ray?" tanya Mama Karren.

"Kenalkan Ma, dia-----"

"Pacar kamu kan?" potong Mama Karren dan membuat Rayyan dan Bee melebarkan matanya.

"Bukan Ma."

"Bukan Tante."

"Alah jangan malu-malu, Mama tidak akan marah kok Ray, justru Mama senang kalau kamu sudah punya pacar apalagi kalau kamu sudah siap menikah, Mama lebih senang lagi," seru Mama Karren antusias.

"Ma...."

"Sayang nama kamu siapa? kamu cantik sekali," seru Mama Karren dengan mengusap wajah Bee lembut dan lagi-lagi memotong ucapan Rayyan.

"Na--namaku Bianca, Tante. Tapi biasa dipanggil Bee."

"Jangan panggil Tante, panggil saja Mama sama seperti Rayyan."

"Hah...."

Rayyan kaget dan mengerutkan keningnya sedangkan Bee tampak salah tingkah, ternyata Mamanya Rayyan lebih to the point dibandingkan dengan Mama-mama Seno, Alta, dan Gibran yang lebih memilih basa-basi terlebih dahulu.

"Ma, lebih baik sekarang kita cari lagi bahan makanan yang belum Mama beli," ajak Rayyan.

"Sayang, Mama duluan ya lain kali main ke rumah Mama."

Bee hanya tersenyum yang dipaksakan...

Setelah selesai belanja, Bee langsung menyalakan motornya sembari celingukkan. Bee takut sampai bertemu lagi dengan Mamanya Rayyan.

Sesampainya di rumah Alta, Bee segera masuk dan mengambil minum dari dalam kulkas saking syoknya.

"Kamu kenapa?" tanya Alta.

Byuuuuurrrr....

Bee menyemburkan air yang diminumnya, untuk tidak mengenai wajah tampan Alta.

"Astaga Pak Alta, bikin kaget aja."

"Memangnya kamu kenapa? habis lihat setan?"

"Lebih dari itu Pak."

"Hah...memangnya ada ya yang lebih menakutkan dari setan?" tanya Alta.

"Ada Pak."

"Apa?"

"Bapak..."

Bee langsung kabur masuk ke dalam kamarnya dan dengan cepat menguncinya.

"Beee......awas kamu ya!" teriak Alta.

***

Keesokkan harinya....

Saat ini Mami Seno menghubungi sahabat-sahabatnya untuk bertemu disebuah Mall. Mami Seno ingin memberikan undangan ulang tahunnya langsung sembari temu kangen.

"Jeng Anita, bagaimana acara perjodohan Seno dan Zia?" tanya Mama Karren.

"Maaf Jeng Karren, putera saya sudah punya calon ternyata dan Zia pun sama waktu itu membawa calonnya," sahut Mami Seno.

"Iyakah, setahu saya Zia itu belum punya pacar karena kalau ada apa-apa dia selalu cerita sama saya, apa karena selama ini dia sibuk ya makanya tidak sempat cerita," seru Mama Karren.

"Iya mungkin."

"Kalau Rayyan bagaimana? apa dia sudah punya calon?"

"Sepertinya sudah, kemarin kita tidak sengaja bertemu di super market mereka tampak malu-malu bikin gemes deh," sahut Mama Kerren.

"Syukurlah kalau begitu," seru Mami Seno.

"Kalau Jeng Rubby sama Jeng Tasya bagaimana? Gibran dan Alta apa mereka juga sudah punya calon?" tanya Mama Karren.

"Kalau Gibran sih sudah, kita tidak sengaja bertemu di Mall soalnya Gibran belum membawanya ke rumah," sahut Mommy Rubby.

"Kalau Alta, sepertinya jatuh cinta keada tukang masak yang ada di rumahnya deh," seru Mommy Tasya.

"Apa, tukang masak?" sahut ketiganya bersamaan.

"Iya, Alta itu kan butuh tukang masak dan kebetulan sahabat Alsya itu jago masak. Jeng-jeng tahu tidak, dia itu gadis yang cantik, sopan, ramah, pokoknya idaman banget deh saya tidak memandang statusnya yang penting mereka saling cinta itu sudah cukup," cerocos Mommy Tasya.

"Iya, calon Seno pun sama cantik dan jago masak saya langsung suka dengan dia," sambung Mami Seno.

"Wah, sepertinya putera-putera kita memang sahabat sejati ya. Disaat jomblo, semuanya pun jomblo tapi sekarang disaat punya pacar, semuanya punya pasangan mereka memang setia kawan," seru Mommy Rubby.

"Iya, dan rencananya Seno akan tunangan dengan calonnya itu pas dihari ulang tahun saya," seru Mami Seno.

"Wah selamat ya Jeng, sebentar lagi kamu akan mempunyai menantu," sahut Mama Karren.

Keempat emak-emak itu saling bercerita satu sama lain, mereka tidak tahu kalau calon menantu yang mereka idam-idamkan adalah orang yang sama.

***

Sementara itu...

"Guys, kita ke Mall yuk!!" ajak Erika.

"Boleh, soalnya kemarin aku ga bisa ikut," sahut Bee.

"Ya sudah tunggu apa lagi, let's gooo!" teriak Alsya.

Bee kali ini ikut bersama Alsya karena motornya sedang berada di bengkel entah apa yang rusak yang jelas motor itu sudah lama mungkin butuh direparasi.

Tidak membutuhkan waktu lama, akhirnya mereka pun sampai di Mall. Ketiga wanita cantik itu, berjalan beriringan dengan sesekali mereka tertawa riang.

Berbeda dengan empat serangkai, mereka saat ini sedang berada di restoran milik mereka ngopi-ngopi melepaskan penat sembari membicarakan masalah bisnis.

Tiba-tiba ponsel keempatnya bergetar bersamaan dan ternyata mereka mendapat pesan dari para emak-emak minta dijemput.

"Yaelah, tumben benar Mama minta dijemput," seru Rayyan.

"Iya, Mami juga minta dijemput," sahut Seno.

"Sepertinya mereka sedang hang out bareng deh, dasar emak-emak zaman now mainnya ke Mall kenapa ga main depan komplek aja kan ga ribet," gerutu Gibran.

"Sudah-sudah, lebih baik kita jemput saja kali aja saat ini Mommy kita sedang manja gitu lagipula kita juga kan jarang bisa jemput mereka," sahut Alta.

"Okelah kalau begitu, ayo kita pergi jemput emak-emak," seru Seno.

Keempat pria tampan itu pun pergi dengan menaiki mobil masing-masing. Butuh waktu empat puluh lima menit untuk keempat pria tampan itu sampai di Mall yang dituju.

Keempatnya berjalan beriringan, membuat semua mata wanita melotot melihat keempat pria tampan yang tampannya diatas rata-rata itu.

"Nah, itu anak-anak kita," seru Mami Seno.

Para emak-emak pun melambaikan tangannya dan keempat pria tampan itu langsung menghampiri meja mereka.

"Ya ampun, anak-anak kita tampannya mang diatas rata-rata ya," seru Mommy Tasya dengan bangganya.

"Iya dong, siapa dulu Mommynya? kita kan Mommy-mommy cantik," sahut Mommy Rubby sembari mencium dan memeluk Gibran.

"Aduh Mommy jangan seperti ini, lihat deh semuanya ngelihatin kita. Pasti mereka berpikir kalau saat ini kita sedang kencan dengan Tante-tante girang," celetuk Gibran.

Pletaak...

Mommy Rubby memukul kepala Gibran dengan kerasnya.

"Mommy kebiasaan deh, sakit tahu Mommy. Mommy itu beda dengan yang lainnya, kalau mereka mukul anaknya pasti ga bakalan keras, lah Mommy yang memang notabene mantan pegulat mukulnya pasti pakai tenaga dalam jadi sakit rasanya," celetuk Gibran.

"Apa? kamu menyebut Mommy mantan pegulat?" sentak Mommy Ruuby.

"Eh...enggak, maksud Gibran bukan begitu Mommy," sahut Gibran dengan wajah yang memucat.

"Hayo loh, siap-siap di rumah dijadiin samsak sama Tante Rubby," ledek Rayyan.

Mommy Rubby hanya bisa menggeretakan giginya mendengar celotehan puteranya yang sangat memalukan itu, sedangkan yang lainnya hanya tertawa.

🌍

🌍

🌍

🌍

🌍

Jangan lupa

like

gift

vote n

komen

TERIMA KASIH

LOVE YOU

1
Priscila Hanny
awal pertemuan seperti di dracin perfect and casual.
Nurul Riwan
Ending cerita bikin nangis,,
Huwaaaaa,,,alsyaaaaaa🥺😭
Patrick Khan
.kasian alsya😫😫
Patrick Khan
.seru pertemanan mereka🤗🤗😄
Patrick Khan
.seno bakal ter ter nie
Patrick Khan
.udah dapet jodoh sendiri2..kak othor emang adil😁😁😁
Patrick Khan
.cie cie di cium 2x nie pak alta😂😂ser ser rasanya y pak
Patrick Khan
.lanjuttttttttt😉
Indah Setianingrum
novelnya bagus ceritanya seru..ada konflik ada bucin pokoknya seru abis.semngat author bikin karya yg lebih bagus lagi
Susi Andriyani Agnerashafilaferelika
yeunsu
Isabell Serinah
bila boleh baca second love tu.
Isabell Serinah
terbaik
Isabell Serinah
cerita ni terbaik
Isabell Serinah
Luar biasa
Nurjannah Rajja
Ummaa, special edition.
Rynnn
cerita ini tuuu keren banget🤩😍🤩😍
aku suka aku suka...
baca novel ini tuu ngk henti" nyaa🤣...
pokoknya the Best....
yg pastiiii bakal kngen sama 4serangkai n pasangan mereka...apa lagi oppa alta❤️bee...
huwaaaa cuman sdih bnget sad end ntuk gibran&alsya😢,rasanya ngk ikhlas,hmmm💔..
but apapun thanks author sudah bikin cerita yg bagus ini..big 👏👏 for you🌷💟..
tetap semangat dalam berkaryaa✨
𝙿𝙾𝙿𝙿𝚈 𝚂𝚄𝚂𝙰𝙽: untuk Gibran ada lanjutannya di SECOND LOVE, YUK MAMPIR🙏🙏🥰🥰
total 1 replies
arwati sani
lanjut thor
Zahra Azumna
wkwkwk 😂😂😂😂😂
Tut Eny
lanjuþ
Evi Yolanda
kerennnnn
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!