NovelToon NovelToon
Sang Penerus

Sang Penerus

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Epik Petualangan / Perperangan
Popularitas:12.8k
Nilai: 5
Nama Author: Ai Aiy

Seorang pemuda tampan dari sebuah alam bawah dan dari sebuah perkumpulan keluar SING yang ada di sebuah wilayah mencoba dan terus mencoba. Entah apa yang akan di laluinya.
simak terus jalan ceritanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ai Aiy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jalan jalan Hingga Ke Utara.

Paman TIGER LON berjalan kesebuah gubuk di balik sebuah batu besar, dan benar. Tidak jauh dari balik batu besar itu memang terdapat gubuk terbuat dari batang lontar.

Gubuk itu tinggi sekitar lima meter dari permukaan tanah.

Sesampainya di depan gubuk tersebut, Paman TIGER LON melihat seorang pria pria paruh baya kira kira berumur lima puluh tahun.

Tubuhnya tinggi kekar, rambutnya panjang dan wajahnya di penuhi oleh jambang dan brewok.

Saat melihat ada seorang pria paruh baya telah berdiri di depan gubuknya, SI PISAU TERBANG mulai waspada dan tatapannya sangat tajam menatap kearah Paman TIGER LON.

"Siapa kau, apa yang kau inginkan dariku dan darimana kau tau tempat ini?" Ucapnya.

"Aku adalah TIGER LON, aku di kirimkan oleh Tuan Muda SING KANG dan aku tau tempat ini dari seseorang" Jawab Paman TIGER LON dengan santai.

SI PISAU TERBANG segera saja turun dari atas gubuknya dan berjalan kedepan Paman TIGER LON.

"SING KANG. Keluarga SING?"

"Maksudmu Tuan Muda SING KANG, apa yang dia inginkan dariku?" Tanya SI PISAU TERBANG sedikit mengernyitkan keningnya.

Paman TIGER LON mengagukkan kepalanya sedikit.

"Aku cuma orang suruhan, aku di perintahkan untuk membawamu. Mau ikut atau tidak. Kamu tetap harus ikut. Kalau tidak" Ucapnya.

SI PISAU TERBANG menyipitkan matanya dan tertawa terbahak-bahak.

"Hahahaha..Aku sungguh sangat takut" Tawanya mengema di tempat tersebut.

"Kalau tidak mau bagaimana? dan kalau aku tidak mau juga bagaimana?"

"HMM.. "Tiba-tiba tempat itu di penuhi oleh tekanan dan lama kelamaan semakin kuat hingga membuat gubuk itu ambruk ketanah.

Tubuh SI PISAU TERBANG langsung bersimpuh di tanah tak sanggup menahan tekanan aura yang di keluarkan oleh Paman TIGER LON.

"Itulah jawabannya" Jawab Paman TIGER LON tersenyum santai.

"Biar kamu tau, aku tidak datang tanpa hasil. Kamu nanti akan mendapatkan berkah jika bergabung dengan Tuan Muda SING KANG dan menjadi bagian dari keluarganya. Pikirkan baik baik" Ucap Paman TIGER LON.

"Oh ya, aku menunggumu di perkumpulan keluarga SING"

Setelah mengatakan itu, kemudian Paman TIGER LON menghilang dari tempat tersebut.

Setelah tekanannya hilang, SI PISAU TERBANG bernafas lega.

Menatap kearah kepergian TIGER LON dengan tatapan ngeri. Ia bergumam pelan.

"Benar benar mengerikan, aura tekanannya saja. Apalagi Kekuatannya"

Keesokan harinya di Perkumpulan keluarga SING.

SING KANG keluar dari kamarnya, ia menuju kearah sebuah ruangan besar dan mendapati ibunya sedang sibuk dengan pekerjaannya.

Merasakan ada yang datang, KANG JENG menoleh kearah belakang dan mendapati Anaknya SING KANG berjalan kearahnya.

"Nak, kamu sudah kembali. Duduklah, ibu akan menyajikan makanan kesukaanmu!" Ucap KANG JENG sembari membawa makanan dan di letakkan di atas meja.

Mengambil sendok makan dan mengambil makanan dan di taruh di piring lalu meletakkan di depan SING KANG lalu berkst dengan suara lembut.

"Nak, makanlah yang banyak biar tenagaku lebih kuat dan badanmu semakin besar" Ucapnya tersenyum hangat.

SING KANG dan Ibunya KANG JENG menyantap makanan begitu lahap tanpa ada suara.

Setelah menyantap makanan, Ibunya bertanya kepada putranya SING KANG.

"Nak, kapan Ayahmu, para pamanmu, kakekmu keluar dari tempat latihan tertutup?" Ucapnya.

'Kemungkinan beberapa hari lagi, Ibu" Jawab SING KANG.

"Oh ya Ibu! Aku ingin mengunjungi kakek dan Paman di perkumpulan keluarga KANG. Aku sudah lama tidak kesana" Ucap SING KANG menatap kearah ibunya meminta izin.

"Pergilah kesana, temui Kakek dan pamanmu. Mereka sudah tau tentang kepulanganmu" Ucapnya.

Setelah mengobrol sebentar dengan ibunya, SING KANG pergi keluar dari tempat kediamannya. Ia keluar jalanan jalan di kota SUNDARI.

Ketika malam telah tiba, SING KANG langsung menempuh perjalanan menuju kearah Utara tempat keluarga KANG berada.

Ketika pagi telah tiba, di depan pintu gerbang perkumpulan SING.

"Ada yang bisa saya bantu tuan? Tanya beberapa murid penjaga kepada sosok lelaki paruh baya.

"Aku ingin bertemu Paman TIGER LON dan juga Tuan Muda SING KANG!" Ucap sosok pria paruh baya.

"Siapa nama tuan yang terhormat?" Tanya murid penjaga.

"Oh, maaf. Perkenalkan nama saya BAY KLIN. Saya teman Tuan Muda SING KANG" Ucap sosok itu yang ternyata SI PISAU TERBANG.

'OOO..Mari Paman BAY KLIN, biar saya yang mengantar Paman ketempat kediaman tuan muda SING KANG"

Para murid murid penjaga sudah di beri tau oleh Paman TIGER LON kalau ada tamu datang bernama BAY KLIN, suruh saja antar ketempat kediaman tuan Muda SING KANG.

"Bawa dia kemari" Sebuah terdengar berasal dari Paman TIGER LON.

BAY KLIN dan murid penjaga menoleh kearah suara tersebut.

Seorang pria paruh baya sedang duduk di bawah sebatang beringin lebat melambai kearah mereka.

"Kamu kembalilah ke depan pintu gerbang" Ucap Paman TIGER LON kepada murid penjaga ketika mereka berdua tiba di samping tempat kediaman tuan muda SING KANG.

"Baik Paman TIGER LON" Ucap murid Penjaga itu dan langsung berbalik pergi meninggalkan tempat tersebut.

"Duduklah" Ucap Paman TIGER LON sembari menyodorkan bumbung bambu kuning tempat berisikan Tuak Kayangan.

"Terimakasih" Ucap BAY KLIN, lalu mengambil bumbung Tuak Kayangan yang ada di tangan Paman TIGER LON.

SING KANG yang sudah memasuki area perkumpulan keluarga KANG.

Tiba-tiba ia merasakan jiwanya bergetar. Dia mencari tempat yang nyaman. Kemudian duduk bersila dan langsung terhubung dengan Paman TIGER LON.

"Ada apa Paman TIGER LON?" Tanya SING KANG.

"Tuan Muda, aku sudah menyelesaikan tugasku. Sekarang SI PISAU TERBANG berada bersama aku di samping tempat kediaman tuan Muda" Ucap Paman TIGER LON.

"Oke, baguslah kalau begitu. Paman urus saja dia dan layani dengan baik. Setelah aku pulang nanti baru berbicara empat mata dengannya" Ucapnya.

"Baik Tuan Muda!" jawab Paman TIGER LON.

Setelah itu komunikasi mereka terputus, SING KANG melanjutkan perjalanannya hingga dia tiba di depan pintu gerbang perkumpulan keluarga KANG.

SING KANG di sambut oleh beberapa murid penjaga gerbang. Mereka tentu sangat mengenal akan wajah tuan Muda SING KANG, walau banyak sekali perubahan.

"Mereka langsung menyapanya Selamat datang TUAN MUDA SING KANG. Salam hormat kami" Ucap salah satu murid penjaga sembari mengulurkan tangannya kerah SING KANG.

Murid murid penjaga lainnya juga datang menyapanya. Suasana jadi akrab dan mereka mengobrol sebentar.

Setelah itu SING KANG mohon pamit untuk pergi ketempat kediaman Pamannya yang di antar oleh salah satu murid penjaga.

Setelah mereka sampai di sana, mereka di sambut oleh seorang pelayan dan menyuruh Tuan Muda SING KANG untuk masuk kedalam.

Murid penjaga itu langsung mohon pamit kepada SING KANG.

Dukung terus cerita ini dengan cara sebagai berikut..

Like...

Jangan lupa kritik saran dan masukan nya..

Ada kelanjutannya pada halaman sebelah kanan tunggu aja sampai di sini saja.

1
Ros 🍂
semangat Thor 💪🏽
Yu Yub
Lanjut kakak
Yu Yub
Jos deh...
Yuli Yulia
Semangat
Yuli Yulia
Kuatkan dirimu.
Yu Yub
Ngak akan
Yu Yub
Tentulah
Yuli Yulia
Nah, ngaku kan
Yuli Yulia
Aku tidak kok
Yu Yub
Dari sana
Yu Yub
Aku juga sama
Yuli Yulia
Dari sini
Yuli Yulia
Aku tidak kok
Yu Yub
Apa dia sakit, aku rasa dia sakit
Yu Yub
Ada apa dia mirip lirik sih
Yuli Yulia
Mungkin dia butuh obat
Yuli Yulia
Kok dia menatap kearahku
Yu Yub
Aku rupanya.
Yu Yub
Kok, sedikit amat
Yuli Yulia
Iya,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!