seorang wanita cantik turun dari motor merapikan rambut panjang yang sedikit berantakan tertiup angin,lalu ia melangkah menuju fakultasnya,karna melangkah sambil menunduk melihat handphone kakinya tersandung batu, tubuhnya tersentak ke depan Aluna memejamkan mata karna dia yakin tubuh nya sebentar lagi akan mencium tanah, tapi setelah beberapa saat dia tidak merasakan sakit justru dia merasa tubuh nya ada yang menahan, saat Aluna membuka mata pandangan nya berhenti pada sorot mata tajam nan dingin..
penasaran dengan ceritanya? yuk lanjut baca🤗
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Queen kaka Agustin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 19
Mobil memasuki gerbang mansion
Mesin di matikan , Alfian turun dan membukakan pintu mobil, Aluna keluar
Tersenyum hangat "terimakasih mas"
"sama-sama sayang, masuk lah, biar aku yang bawa semua belanjaan nya" ucapnya
Aluna menggelang" kita bawa sama-sama saja mas"
Alfian mengangguk sebagai jawaban
Lalu membuka pintu mobil Bagain belakang dan mengambil semua belanjaan Aluna.
Mereka melangkah masuk kedalam rumah
Terlihat Oma dan mommy nya tengah duduk santai sambil membuka majalah
Langkah kaki terdengar ,mengalihkan fokus mereka
tersenyum tipis melihat putri dan calon menantunya
"mom. Oma" sapa Fian lebih dulu
"duduklah nak" ucap Oma
Mereka Lalau duduk bersisian
Aluna memanggil pelayan agar menyimpan belanjaan nya ke kamar
"kamu belanja banyak sekali sayang" tanya Sera
"itu hadiah dari nenek Mita mom," jawabnya
"oh begitu, Fian tolong sampaikan terimakasih mommy pada aunty Mita ya" ucapnya
"iya mom, " jawabnya
Oma Kania tersenyum bahagia ' itu tandanya Mita menyukai cucuku, dia bukan tipe orang yang mudah suka kepada orang baru, tapi sekali suka dia akan sangat menyayangi' batin nya
"kalau begitu Fian pamit dulu Oma mommy" ucapnya
"loh kenapa buru-buru sekali nak" ucap Oma
"iya Oma, papa mengirim pesan katanya ada yang mau di sampaikan"jawabnya
"baiklah nak, hati2 ya"
"iya Oma" jawabnya Lalu berdiri menyalami Sera dan Kania
Aluna sudah berdiri hendak mengantar Alfian
Tapi dia melarang" tidak usah mengantarku sayang, istirahat saja, kamu pasti lelah, aku pulang dulu ya?,"
Aluna mengangguk mengerti"baiklah,mas hati-hati jangan ngebut2, kalau sudah sampai kabari aku" jawabnya
"ya pasti, aku pergi dulu, Oma mommy mari,
Assalamualaikum" ucapnya
"waalaikumsalam" jawab mereka bersamaan
Fian lalu melangkah keluar dan masuk ke dalam mobil
Suara mobil terdengar meninggalkan rumah.
Kembali ke ruang tamu
Oma Kania menatap Aluna
"sayang Oma mau tanya" ucapnya
"tanya apa Oma"
"bagaimana sikap Mita dan Hanggono sama kamu" tanyanya
alis Alina terangkat tanda heran dengan pertanyaan Oma nya
"baik Oma, bahkan mereka menganggap Aluna sudah seperti cucunya sendiri" jawabnya tersenyum tipis
"Alhamdulillah, syukurlah" ucapnya lega
"memang kenapa Oma bertanya seperti itu?"
"asal kamu tau sayang, Hanggono dan Mita bukan orang sembarangan, mereka tidak mudah akrab dengan orang baru, tapi jika sudah sayang apapun mereka akan lalukan termasuk melindungi " jawab Oma
Aluna tersentak,
, lalu tersenyum dia bersyukur
karna dia di sayangi keluarga calon suaminya
"oh begitu, Alhamdulillah" ucap Aluna lega
Lalu dia teringat saat tadi di toko perhiasan
dia menceritakan semua nya pada Oma Kania.
kania yang mendengar cerita cucunya tersenyum tipis
"kamu beruntung sayang, dan perlu kamu tau calon suamimu itu keturunan ningrat kraton jogja, bahkan kekayaan mereka lebih banyak dari kita,
dan toko perhiasan itu milik Mita sendiri" jawabnya
Aluna terkejut mendengarnya bahkan bukan hanya Aluna
Sera pun ikut terkejut mendengarnya
"tidak ada yang tau tentang mereka, yang orang lain tau. Mereka hanya dari keluarga pengusaha seperti kita
Bahkan Hanggono memilki anak buah banyak sekali, dan siapapun yang menganggu keluarga nya , maka akan dia singkirkan" sambung Oma
Rasa terkejut mereka bertambah
Bahkan Sera hanya menutup mulut saking tidak bisa berkata-kata.
"apa maksud Oma dengan disingkirkan " tanya Aluna penasaran
"maksudnya, dia tidak akan segan menghancurkan usaha, atau bahkan keluarga" jawabnya
Aluna mengerti sekarang. Sudah terjawab keanehan2 yang kemarin dia lihat.
Baginya kalau hanya menghormati pembeli tidak sampai menunduk. Hanya mengangguk hormat saja
Tapi kemarin semua orang menunduk hormat saat nenek dan kakek masuk.
"berarti kita beruntung ma, berbesanan dengan keluarga Hera" ucap Sera
"ya kamu benar, selain mempererat persahabatan, kita juga akan mendapat perlindungan , " jawab Oma
Sera mengerti sekarang, dia bersyukur putrinya akan mendapat suami dan keluarga yang menyayangi nya dan melindungi nya.
" mommy, Oma Aluna ke kamar dulu mau istirahat " ucap Aluna
"iya sayang , istirahat lah" jawab Sera
Aluna berdiri lalu melangkah menuju tangga
tapi di tengah tangga Aluna berhenti lalu berbalik
memberitahu ibunya kalau nanti sore teman nya Raisa akan kerumah
Lalu dia melangkah kembali menuju kamarnya.
udah baca ceritanya malah berhenti di tengah jalan lagi...
awas aja... 😤😤