NovelToon NovelToon
KULTIVATOR 5 ELEMEN

KULTIVATOR 5 ELEMEN

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Spiritual / Action
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: roni alex saputra

Arkan, seorang pemuda yang dianggap sampah kultivasi, ternyata menyimpan kekuatan terlarang di telapak tangannya. Saat 5 elemen bersatu dengan kehampaan Void, satu galaksi pun harus tunduk. Saksikan perjalanan Arkan

Body Tempering

Qi Gathering

Qi Foundation

Core Formation

Soul Realm 2 pengikut nya

Earth Realm

Sky Realm cici

Nirvana Realm arkan

Dao Initiate

Dao Master Dao arkan& cici

Sovereign

Divine

Universal (Kaisar Drak)

Eternal Ruin (Puncak Arkan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon roni alex saputra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Memori Terlarang dan Bayangan Kaisar Dark

[Bagian 1: Penjarahan Jiwa di Tengah Kota Terapung]

Kota Terapung Sektor Aether tidak lagi sunyi. Alarm mekanis bertenaga kristal melengking di seluruh penjuru pulau melayang, menciptakan gelombang suara yang mampu memecahkan gendang telinga manusia biasa. Namun, bagi Arkan, kebisingan itu hanyalah musik latar yang tak berarti.

Di gerbang utama kota yang terbuat dari emas putih, belasan prajurit Sky Realm tingkat awal sudah menghadang. Namun, mereka tidak menyerang. Mereka gemetar. Di depan mereka, Arkan berjalan tenang sambil menyeret tubuh kapten penjaga yang sudah hancur zirah peraknya.

"Katakan padaku," suara Arkan terdengar pelan namun bergema di dalam tengkorak setiap prajurit. "Di mana kalian menyembunyikan arsip kuno tentang Garis Darah Kehampaan?"

"S-sampah Dunia Bawah... kau tidak akan pernah keluar hidup-hidup!" teriak salah satu prajurit sambil melepaskan tembakan panah energi.

Arkan tidak menghindar. Panah itu lenyap dalam radius sepuluh sentimeter di depan wajahnya, tertelan oleh distorsi ruang. Arkan mengangkat tangan kirinya, dan tiba-tiba, kapten penjaga yang ia seret itu berteriak histeris.

[Teknik Terlarang: Ekstraksi Memori Singularitas]

Cahaya ungu pekat keluar dari mata Arkan dan masuk ke dalam telinga si kapten. Ini bukan sekadar interogasi; Arkan sedang menggeledah paksa setiap inci sel otak pria itu. Liem-Banyu dan Srikandi-Tan berjaga di belakang Arkan, pedang petir dan tinju gravitasi mereka siap menghancurkan siapa pun yang berani mendekat. Cici melayang di atas, sayap api ungunya membakar setiap proyektil yang mencoba menyentuh Arkan.

[Bagian 2: Nama yang Menggetarkan Dunia Tengah]

Di dalam visi Arkan, jutaan fragmen memori berputar. Ia melihat sejarah Dunia Tengah, penindasan Planet Benih, hingga akhirnya ia menemukan sebuah memori yang dikunci oleh segel darah yang sangat kuat.

KREKK!

Arkan menghancurkan segel itu dengan kehendak Dao Master-nya. Sebuah bayangan muncul di benak Arkan—seorang pria dengan jubah hitam yang jauh lebih pekat dari milik Arkan, berdiri di atas tumpukan ribuan tengkorak dewa. Di tangan pria itu, sebuah pedang besar memancarkan aura yang identik dengan energi Black Hole milik Arkan.

"Kaisar Dark..." gumam Arkan tanpa sadar.

Seketika, atmosfer di Sektor Aether mendadak mendingin. Nama itu seolah-olah tabu untuk diucapkan. Para prajurit penjaga yang tadinya ingin menyerang, mendadak jatuh berlutut, wajah mereka pucat pasi seolah baru saja mendengar vonis mati.

"Kaisar... Dark?" Liem-Banyu bertanya sambil menangkis sisa serangan energi. "Siapa dia, Arkan?"

Arkan melepaskan kepala kapten penjaga yang kini sudah kosong jiwanya. Tubuh kapten itu jatuh menjadi debu. Arkan menatap langit Dunia Tengah yang dipenuhi nebula emas dengan tatapan yang sulit diartikan.

"Dia adalah alasan kenapa Dunia Bawah diciptakan sebagai penjara," jawab Arkan dingin. "Dia adalah satu-satunya penguasa yang pernah membuat Dunia Atas gemetar ketakutan. Dan menurut memori penjaga ini... Kaisar Dark tidak mati. Dia disegel di inti Dunia Tengah oleh tujuh Leluhur Planet."

[Bagian 3: Rencana Pemberontakan Kosmik]

Informasi itu mengubah segalanya. Arkan menyadari bahwa kekuatannya bukan sekadar keberuntungan, melainkan warisan atau sisa-sisa dari eksistensi Kaisar Dark tersebut. Arkan kini punya tujuan baru: Ia tidak hanya ingin meratakan langit, ia ingin mengambil takhta yang seharusnya milik "Kegelapan".

"Mereka menggunakan energi dari segel Kaisar Dark untuk memberi makan pulau-pulau melayang ini," Arkan menjelaskan pada pengikutnya. "Seluruh kemewahan Dunia Tengah ini dibangun di atas penderitaan sang penguasa kegelapan."

Tiba-tiba, dari arah Menara Utama, sebuah proyeksi raksasa muncul. Seorang pria tua dengan janggut putih panjang dan mata merah menyala menatap Arkan dari kejauhan.

"Bocah sombong... kau telah menyentuh rahasia yang akan menghapus keberadaanmu dari sejarah," suara itu adalah suara Leluhur Planet yang asli. "Kaisar Dark adalah noda dalam penciptaan. Dan kau... kau hanyalah parasit yang mencoba membangkitkan monster tersebut."

Arkan tertawa. Tawa yang membuat bangunan kristal di sekitarnya retak. "Parasit? Jika aku parasit, maka kau adalah kutu yang hidup di atas kulit dewa yang sedang tidur. Aku tidak butuh izinmu untuk membangkitkannya. Aku akan mengambil kekuatannya, dan aku akan menggunakannya untuk menjahit mulut kotormu itu."

[Bagian 4: Serangan Balik dari Kota Terapung]

Leluhur Planet itu murka. "Habisi mereka! Aktifkan Formasi Penghancur Bintang!"

Seluruh kota terapung mulai bergetar. Ribuan meriam energi muncul dari bawah bangunan kristal, semuanya mengarah ke satu titik: tempat Arkan berdiri. Liem-Banyu dan Srikandi-Tan segera memasang posisi kuda-kuda paling kuat yang pernah mereka lakukan.

"Cici, lindungi Liem dan Srikandi!" perintah Arkan.

Arkan melayang tinggi, tangannya merentang lebar. Di belakang punggungnya, muncul sebuah siluet raksasa—bayangan Kaisar Dark yang samar-samar mulai menyatu dengan aura Arkan. Arkan bukan lagi sekadar menelan energi; ia mulai mendikte hukum ruang di kota itu.

"Kalian ingin menghancurkanku dengan energi yang kalian curi dari dia?" Arkan berbisik dingin. "[Hukum Dao: Pembalikan Kehampaan]!"

Saat ribuan meriam energi itu menembak, sebuah fenomena gila terjadi. Tembakan energi yang seharusnya menghancurkan pulau itu justru berbelok, seolah-olah ditarik oleh gravitasi yang tak terlihat, dan malah menghantam Menara Utama milik mereka sendiri.

Ledakan besar mengguncang Dunia Tengah. Di tengah kekacauan itu, Arkan melihat sebuah pintu rahasia terbuka di bawah reruntuhan menara—sebuah jalan menuju Inti Planet di mana energi hitam pekat mulai merembes keluar.

"Kita masuk," ucap Arkan. "Waktunya bertemu dengan 'Ayah' dari kekuatan ini."

Tolong bantu suportnya ya kakak jangan lupa like

1
RYUU
keren
«☆ ⃟⃟Ms•° Achaa♡
etdah nama guru gurunyaa
RYUU: kalau aku gass dan trobos aja nanti rame sendiri orang bisa masa iya kita ngak 🤣
total 22 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!