NovelToon NovelToon
Pak Dimas (Guru Gen Z Ganteng)

Pak Dimas (Guru Gen Z Ganteng)

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu
Popularitas:328
Nilai: 5
Nama Author: Kukuh Basunanda

Menceritakan kisah cinta seorang Guru Gen Z tampan bernama Dimas Aditya dengan janda muda cantik dan kaya raya bernama Wulan Anggraeni. Kedua nya di pertemukan oleh keadaan hingga akhirnya tumbuh gelombang cinta di hati mereka. Seiring berjalannya waktu, Dimas berhasil mencuri hati Wulan sekaligus menyembuhkan rasa traumanya atas kegagalannya di pernikahan pertama. Namun di satu sisi, sang mantan (Nayla) masih mengharapkan menikah dengan Dimas. Rasa sayangnya yang begitu dalam, membuat cinta segitiga di antara mereka tak terelakkan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kukuh Basunanda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dimas Menjadi Guru Privat Wulan

Dimas dan Wulan telah menyepakati jadwal les privatnya adalah setiap sabtu malam. Setiap malam itu Dimas menyempatkan waktunya mengajar bahasa inggris untuk sang kekasih, Wulan Anggraeni.

Malam itu tiba, Wulan memilih taman rumahnya sebagai tempat untuk belajar bahasa inggris dengan mister Dimas.

"Kita belajarnya di sini aja ya beb, di sini lebih privasi tapi gak bikin fitnah juga" ucap Wulan.

"Iya aku juga suka dengan suasana outdoor beb asal gak hujan aja" sahut Dimas.

"Kita mau mulai belajar bahasa inggris dari mana nih beb ?" tanya Dimas.

"Ya dari dasar lah beb, kalau misalkan aku sedang duduk di sini, bahasa inggris yang benar gimana beb ?" tanya Wulan.

"Kalau untuk menyatakan sedang di lakukan saat ini, dalam bahasa inggris menggunakan tenses present continuous tense, jadi pola nya setelah subject di ikuti am, is atau are setelah itu di ikuti kata kerja, jangan lupa di kasih ing lalu di tambahkan objek dan kata keterangan" penjelasan Dimas kepada kekasihnya.

"Tadi kan bebeb nanya nih, gimana bahasa Inggrisnya aku sedang duduk di sini,  jadi yang benar itu  I am sitting here"

"Iya beb, aku paham , aku paham, jadi kalau subjeknya I tobe nya pakai am, nah kalau is dan are itu untuk subjek apa aja beb ?" tanya Wulan.

"Is itu untuk subjek he, she it dan singular, singular itu benda tunggal atau nama orang tunggal sedangkan kalau are itu untuk subjek they, we, you dan plural, nah plural itu adalah benda atau orang lebih dari satu" Penjelasan Dimas lebih lanjut.

"Oh yah yah yah aku ngerti beb, yuk sekarang kita praktek beb, kamu tanya ke aku dan aku jawab pertanyaan mu pakai tenses present continuous tense !" seru Wulan.

"Allright, what are you doing here ?" tanya Dimas.

"I am studying English with Mr. Dimas" respon Wulan.

"Good", ucap Dimas sembari mengangkat jempol tangannya.

"Why are you sitting next to me now ?"

"Because I am loving you he.he.he." respon Wulan lagi di sertai tawa.

"What are you thinking about ?", tanya Dimas kembali.

"I am thinking of you"  jawab Wulan.

"Two thumbs up for you, beb" puji Dimas kepada Wulan.

"Gimana beb, aku pinter kan ?" tanya Wulan.

"Kamu pinter banget beb, cepat paham apa yang aku ajarkan"

Saat mereka sedang asyik berbincang, bu Tini datang membawakan makanan dan minuman untuk mereka berdua.

"kayanya ada yang makin akrab aja nih" ujar Bu Tini.

"Semoga mas ganteng sama mba bos berjodoh yah"

"Aamiin" sahut Wulan.

"Loh di aamiin kan to, biasanya mba Wulan malu-malu kalau bahas beginian, jangan-jangan ?"

"Jangan-jangan apa bu Tini ?" tanya Wulan sembari tersenyum.

"Jangan-jangan kalian berdua jadian yah ?"

"Kalau kita jadian emang kenapa bu Tini ?"

"Loh jadi benar to, mas ganteng sama mba Wulan jadian, wah selamat yah, kalian tuh serasi banget tau, mas Dimas ganteng dan mba Wulan cantik" ujar bu Tini.

"Semoga berjodoh dan di segerakan menuju pelaminan ya" ucap bu Tini .

"Aamiin, terimakasih doanya bu Tini" sahut Wulan.

"Kalau begitu saya permisi mau kembali ke dapur ya mba, mas"

"Makasih ya bu Tini" ucap Dimas.

"Sama-sama mas ganteng"

"Ayo beb, kita makan minum dulu !" seru Wulan kepada Dimas.

"Iya beb"

"Oh ya besok kan hari minggu , kita jalan-jalan ke mall yuk !" suara ajakan Wulan.

"Boleh beb, besok jam berapa ?"

"Jam 10 an yah, nanti aku jemput kamu di mess ya beb" ujar Wulan.

"Siap beb" sahut Dimas.

"Beb sebelum kita lanjut belajar lagi, kita poto-poto wefie berdua dulu yuk !" seru Dimas.

"Oh iya kita kan gak punya poto berdua" sahut Wulan.

Tangan kanan Dimas memegang handphone nya sedangkan Wulan duduk di samping Dimas sembari berpose layak nya orang yang sedang pacaran.

"Siap ya beb, satu, dua, tiga , jepret " ujar Dimas.

"Gimana hasilnya beb ?" tanya Wulan.

"Bagus dong, nih coba kamu lihat !"

"Wah iya bagus banget, lucu" kata Wulan.

"Lagi beb lagi"

Kali ini Wulan menyandarkan kepalanya di bahu Dimas.

"Satu , dua, tiga, cekrek" ucap Dimas.

"Wah bagus banget ya beb" ujar Wulan.

"Iya beb"

"Beb aku ijin memposting di status whatsApp ku boleh gak ?" ijin Dimas.

"Boleh kok beb" respon Wulan.

Dimas memposting foto dirinya bersama Wulan di status WhatsApp nya. Diana, sang adik yang melihat status itu langsung menanggapinya.

"Cie.. cie.. kak Dimas, cewe siapa tuh ?" tulis Diana.

Dimas menjawabnya dengan emotikon senyum.

"Gebetan baru ya kak ?" tanya Diana lagi.

"Yah maybe yes" balas Dimas dengan emotikon senyum.

"Oh ya, kak Dimas dapat salam tuh dari kak Nayla"

"Oh ya salam balik yah" sahut Dimas.

"Kak Dimas udah tau belum kalau kak Nayla cerai sama suaminya ?"

"Seriusan kamu nay ? Kamu kata siapa ?" tanya Dimas lewat chat nya.

"Kemarin posting di Instagram sambil bawa akta cerai, captionnya tertulis akhirnya beban berat terlepas,  pas aku komen, dia nitip salam buat kak Dimas" respon chat Diana.

Ekspresi wajah Dimas berubah seperti ada rasa bimbang di hatinya. Hatinya menanyakan apa yang sebenarnya telah terjadi antara Nayla dan Anton.

"Beb, kamu lagi chat sama siapa sih ?  kok ekspresi wajah mu jadi shock kaya gitu, ada apa sih ?" tanya Wulan.

Dimas diam sejenak lalu menjawab.

"Itu adiknya aku tadi komen foto kita, terus tanya itu cewe siapa ?"

Terus kamu bilang apa beb ?"

"Coba sini aku pinjam handphone kamu beb"

Wulan membaca isi chat antara Dimas dan adiknya, ia pun ikut terkaget ketika membaca chat tentang Nayla dan Anton yang sudah bercerai.

"Nayla sama Anton bercerai ? Ada masalah apa ? Kayanya kan baru kemarin menikah ?" tanya wulan kepada Dimas.

"Entah lah aku juga gak tau beb" respon Dimas.

"Terus kamu seneng yah ? Nayla cerai sama Anton ?" tanya Wulan dengan ekspresi wajah serius.

"Kok diam sih beb ?"

"Berarti kamu masih berharap yah bisa balikan lagi sama Nayla ?"

Dimas masih terdiam dengan pertanyaan Wulan.

"Tuh kan ga jawab berarti bener dong kamu masih mengharapkan balikan sama Nayla ?" tanya Wulan bertubi-tubi.

"Udah ah, kamu bikin aku bad mood malam ini" ujar Wulan lalu melangkah cepat menuju kamarnya.

"Beb , tunggu, jangan ngambek gitu dong" ucap Dimas.

"Bodoh amat" respon Wulan.

Jam menunjukkan pukul 22.00 WIB. Di dalam kamar mess nya, pikiran Dimas bercabang memikirkan Wulan namun di satu sisi ia juga memikirkan  sang mantan.

Dimas Akhirnya Video call kekasihnya. Melihat kontak nama "Guru Privat Gantengku" sedang menghubungi lewat video call, ia langsung bergegas mengambil jilbab bergo nya lalu segera memakainya di kepala.

"Assalamualaikum beb" ucap Dimas.

"Walaikum sallam" jawab datar Wulan.

"Kamu masih sebel sama aku ya beb, aku minta maaf ya beb" ucap Dimas lewat video call nya.

"Aku ga ada maksud apa-apa, aku cuma shock aja kok Nayla bisa bercerai sama suaminya ?"

"Gak ada keniatan juga mau balikan lagi sama Nayla, bagi aku dia udah masa lalu aku beb, sekarang kan cewek aku kamu beb" terang Dimas lewat Video call nya.

"Kamu beneran gak punya keniatan pengin balikan lagi sama Nayla ?" tanya Wulan dengan ekspresi wajahnya yang masih cemberut.

"Beneran sayang, kan aku udah janji sama kamu, aku mau seriusan sama kamu, aku mau melamar dan menikahi kamu beb, kamu masih ingat kan dengan kata-kata aku ?" ujar Dimas.

"Sekarang kamu senyum dong beb, hidup ku hampa tanpa senyuman manis  mu" rayu Dimas kepada Wulan.

"Nah kalau tiba-tiba Nayla datang terus minta balikan lagi gimana ? Kamu bakal jawab apa ?" tanya Wulan kembali.

"Yah aku bakal bilang, maaf ya mantan ku, ternyata janda jauh lebih menggoda ha.ha.ha" canda Dinas di sertai tawa.

"Ha.ha.ha..kamu paling bisa deh bikin aku tersenyum beb" sahut Wulan di sertai tawa.

"Oh ya beb, besok jadi kan jalan-jalannya ?" tanya Dimas.

"Jadi dong beb, pokoknya nanti aku jemput kamu yah jam 10 pagi" jawab Wulan.

"Ya udah kalau begitu, sampai ketemu besok ya beb, good night , have you a nice dream" ucap Dimas sembari mengakhiri video call nya.

"You as well, guru privat ganteng ku" sahut Wulan mengakhiri video call nya.

Esok hari di sebuah mall, Dimas dan Wulan berjalan-jalan sembari melihat-lihat sesuatu.

"Beb, kamu ada yg di penginin gak ? kalau ada tinggal bilang aja yah, tenang aja, aku yang bayar kok" ujar Wulan kepada Dimas.

"Kayanya gak ada deh beb, lagian aku kan cowo, masa iya kamu yang bayarin, ya walaupun aku tau kamu kan kaya raya beb" kata Dimas.

"Itu loh yang bikin aku suka sama kamu beb, kamu orangnya gak silau dengan kekayaan yang aku punya, kamu bukan tipe orang suka memanfaatkan kebaikan orang lain" terang Wulan.

"Terkait masalah tunangan ataupun menikah, aku bisa aja sih beb, membiayai semuanya tapi kan aku pengin ngelihat keseriusan kamu buat menikahi aku"

"Benar beb, aku tuh bukan cowo mokondo yang memanfaatkan kamu sayang, pokoknya aku bakal mengusahakan semampu aku agar bisa menikahi mu" ucap Dimas.

"Beb, kalau aku gandeng tangan mu keberatan gak ?" ijin Dimas kepada Wulan.

Wulan menganggukan kepalanya sembari tersenyum.

Sementara itu, status WhatsApp Dimas yang di bagikan semalam masih bisa di lihat tak terkecuali bu Ela yang baru melihatnya pada pukul 10.20 WIB.

"Siapa wanita ini ? apa dia pacar pak Dimas yang baru ? apa yang aku takutkan akhirnya terjadi, pak Dimas menambatkan hatinya untuk wanita lain" gerutu Ela dalam hatinya. 

Dimas dan Wulan terus berjalan sambil bergandengan tangan di dalam mall. Seorang lelaki tak di kenal terus memperhatikan mereka. Ia mengambil handphone nya lalu menelpon seseorang misterius.

"Bos, ada kabar buruk" ujar lelaki itu melalui telpon.

"Kabar buruk apa son ?" tanya orang misterius itu.

"Wulan, janda cantik yang jadi inceran bos, saya lihat lagi berjalan mesra sama cowo berondong di mall bos" lapor lelaki itu.

"Kurangajar ...., son, kamu cari tau siapa cowo berondong itu, habis itu kita bakalan kasih pelajaran ke dia biar kapok" terang lelaki misterius itu.

"Siap, laksanakan bos"

Di sebuah food court di dalam mall, Dimas dan Wulan mendaratkan langkah kaki mereka.

"Beb, kita makan dulu yuk !" seru Dimas.

"Tapi aku yang bayar yah" ujar Dimas.

"Kamu mau makan apa beb ?"

"Terserah beb" respon Wulan.

"Jangan terserah dong beb, kamu penginnya makan apa ?" tanya Dimas kembali.

"Ya udah aku pengin makan soto ayam dan minum nya jus alpukat" jawab Wulan.

"Siap beb, kamu duduk dulu yah, aku pesankan dulu"

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!