Bertemu kembali dengan mantan Kekasih, setelah bertahun-tahun putus. Bagaimana rasanya?!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Uni Ramadhani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Papa Reza dan Mama Nina
Hari berikutnya.....
Reza sudah bersiap untuk ke kantor lebih pagi dari biasanya. Reza mencuri kesempatan untuk mengantar Aurel kesekolah, karena ingin bertemu Nina. Telat sedikit saja pasti papa nya sudah lebih dulu mengantar Aurel ke sekolah. Kemudian Reza ke kamar Aurel untuk mengajaknya pergi ke sekolah.
"Sayang,,, ayo kita berangkat sekarang" ucap reza saat melihat Aurel masih memakai sepatu bersama baby sisternya
"Pagi banget pa?? Aulel belum salapan pa" ucap Aurel
"Nanti kita sarapan dijalan aja ya, papa ada kerjaan pagi ini" ucap Reza mengambil tas Aurel
Kemudian Reza menggandeng Aurel dan mengajaknya berjalan dengan cepat menuju mobilnya. Reza bertemu mamanya saat baru keluar dari kamar, kemudian Aurel pamit kepada omanya. Setelah itu Reza dan Aurel berjalan keluar rumah, lalu Reza membuka kan pintu untuk putrinya dan ia segera masuk kedalam mobil dan menjalankannya meninggalkan rumah.
Papa Reza baru keluar dari kamar dan menuju meja makan
"Reza dan Aurel belum keluar?" ucap papa
"Udah berangkat pa tadi" Jawab mama
"Hah sepagi ini?? Dasar Reza!!!" Ucap papa Reza yang kemudian ia duduk dan sarapan bersama istrinya.
Reza mampir ke resto siap saji dan membelikan Aurel sarapan pagi, tak lupa Reza juga mebelikan untuknya, Nina dan Axel. Setelah itu mereka melanjutkan perjalanan ke sekolah.
Begitu sampai di sekolah, sekolah masih terlihat sepi dan baru beberapa orang yang sampai. Aurel tengah Asyik mengunyah kentang goreng dan juga burger. Tak lama Nina da Axel baru sampai di sekolah. Senyum Reza pun langsung mengembang. Reza langsung keluar dari mobil dan menyapa calon istrinya.
"Pagi mama Nina" Ucap Reza
Nina tersenyum kaku, ia masih teringat kejadian kemarin membuat Nina jadi canggung.
"Pagi...." Jawab Nina
"Axel belum sarapan kan?? tadi papa beliin sarapam buat kita, ayo ke mobil papa, ada Aurel lagi sarapan juga" Ucap Reza mengajak Axel untuk ikut bersamanya ke mobil. Lalu Reza membuka kan pintu untuk Axel dan Aurel pun menyapanya riang.
Reza tersenyum manis saat melihat Nina yang sudah berdiri di belakang setelah memarkirkan motornya.
"Ayo ma masukk,, kita sarapan bareng" ucap Reza
"Ma?? mama??? " Ucap Nina kaget
"Iyah,,, kan harus di biasain dari sekarang, sebentar lagi kita kan nikah, mama Nina harus biasain panggil papa didepan anak-anak, kalau lagi gak ada anak-aank ya terserah hehe" ucap Reza dengan cengiran kuda
"Apaan sih mas? Nikah aja belum!" Ucap Nina
"Pokoknya dibiasain! udah ayo masuk, kita sarapan dulu" ucap Reza membuka kan pintu mobil untuk Nina.
Nina pun masuk kedalam mobil Reza dan melihat Axel dan Aurel tengah asyik menikmati sarapan mereka
"Ini buat mama" Ucap Reza dengan manis
"Aku udah sarapan tadi mas. Masih kenyang" ucap Nina menolak dengan lembut
"Ya udah nanti di bawa ke gerai aja. Oh iya ma, Nanti siang ada jadwal fitting baju untuk kita. Siang nanti papa jemput habis makan siang ya. Terus besok jadwal foto prawedding juga. Semua udah mas atur. Selama seminggu ini kita persiapkan semuanya" Ucap Reza sambil menikmati sarapnnya
"Em... iya mas, nina ikut aja" Ucap Nina
Nina melihat Axel dan Aurel kemudian ia mengajak kedua anak itu bercanda dan tertawa riang, Reza memasati ketiganya pun ikut tersenyum bahagia. Tidak ada kecanggungan ataupun yang lainnya, Axel dan Aurel sudah memanggil Nina dengan sebutan mama dan kepada Reza dengan sebutan papa karena Reza menyuruh anak-anak untuk membiasakan diri karena sebentar lagi mereka akan menjadi saudara.
Setelah selesai sarapan, Axel dan Aurel pamit kepada Nina dan Reza. Lalu mereka keluar dari mobil dan berjalan menuju ke kelas. Kemudian Nina pun juga akan keluar dari mobil Reza
"Nina,,," Ucap Reza memberhentikan Nina
"Ada apa mas?" Ucap Nina
"Emm kamu marah ya soal kemarin? mas..." Ucap Reza belum selesai
"Udah mas jangan di bahas lagi. Anggep aja kemarin gak sengaja. Ucap Nina berusaha menyembunyikan rasa malunya.
"Hmmm baiklah kalau begitu,, kamu hati-hati yahh naik motornya" Ucap reza
"Iya mas, mas juga hati-hati nyetirnya" Ucap Nina
"Tentu mas hati-hati, karena mas mau nemanin kamu ke pelaminan" ucap reza
"Iyah iyahhhhh papa Reza hihhii" Ucap Nina tertawa geli melihat Reza yang terus saja menggombalinya. Nina pun segera kabur dari mobil Reza sebelum Reza menahannya lagi. Sementara Reza kembang kempis saat mendengar Nina memanggilnya papa Reza. Rasanya seperti terbang keawang-awang, Reza pun memegangi dadanya merasakan gemuruh didalam jantungnya.
Sementara Nina sudah menaiki motornya dan menghidupkan mesinnya.
Tiiinnn
Nina menyadarkan Reza yang masih begitu bahagia hanya karena Nina memanggilnya seperti itu. Lalu Nina tersenyum manis didepan mobil Reza kemudian ia menjalankan motornya meninggalkan Sekolah dam juga Reza.
Reza pun langsung menjalankan mobilnya menuju ke kantor. Bisa di pastikan selama perjalanannya ke kantor Reza terus saja senyum-senyum sendiri mengingat bagaimana merdunya Nina memanggilnya papa.
"Uhhhh rasanya sudah gak sabar buat halalin kamu sayang!" Ucap Reza monolog sambil memegangi dadanya dan membuang nafas kasar.
.
.
.
.
Segitu bahagianyaaaa yahhh 'Papa Reza'😅
yg tau kasih info ya terima kasih