NovelToon NovelToon
Polisi Penjaga Hati

Polisi Penjaga Hati

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:3.9M
Nilai: 4.8
Nama Author: poppy susan

Aprilia Suci Prabowo anak dari seorang Pengusaha terkaya No.1 di Negeri ini harus menelan pahitnya kenyataan saat mengetahui Papihnya mempunyai wanita idaman lain selain Mamihnya.Dan yang lebih parahnya lagi,mempunyai anak dari perselingkuhannya itu.



Raditya Putera Pratama seorang Polisi tampan nan gagah di pilih untuk bekerja sebagai Bodyguard sekaligus sopir pribadi April wanita cantik tapi jutek.



Bagaimana kelanjutan kisahnya,akankah berakhir bahagia?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon poppy susan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

HANCUR HATIKU

🏵

🏵

🏵

🏵

🏵

Tidak terasa sudah 1 minggu Radit mengalami koma,dan belum ada tanda-tanda Radit akan sadar.

April tidak pernah absen,setiap hari April selalu ke Rumah Sakit untuk menjaga Radit.April tidak pernah bosan untuk mengajak Radit bicara sampai-sampai Ibu Radit merasa kasihan dan sering meneteskan air mata.

April pun sampai tidak memperdulikan kondisinya sendiri,dia sering melupakan waktu makan karena tidak ada selera makan untuk April yang dia pikirkan hanyalah ingin Radit cepat sadar dan menjelaskan kesalah pahamannya kepada Radit.

Bahkan Sisil pun selalu menjenguk Radit,walaupun Orang tua Radit melarangnya.Tapi bukan Sisil namanya kalau menuruti keinginan Orang tua Radit.Seperti saat ini Sisil berada di Rumah Sakit dan memaksa menjenguk Radit.

"Sisil,sudahlah jangan membuat kekacauan disini," bentak Ibu Radit.

"Ibu,Sisil masih sangat mencintai Radit dan Sisil yakin kalau Radit juga masih mencintai Sisil Bu," ucap Sisil dengan PDnya.

April tidak memperdulikan perdebatan antara Ibu Radit dan Sisil,April hanya fokus kepada kesadaran Radit.Disaat mereka sedang sibuk berseteru,tiba-tiba tangan Radit yang di genggam April bergerak.

"Bu,tangan Radit bergerak Bu," teriak April.

Ibu Radit langsung menghentikan perdebatannya dengan Sisil dan berlari ke arah Radit.

"Radit,Sayang ini Ibu Nak!!" seru Ibu Radit.

Ayah dan Rangga yang baru sampai langsung menghampiri dan mendekat.

"Radit,bangun Nak ini Ayah," sahut Ayah.

Perlahan Radit mulai membuka matanya,dan melihat kesekelilingnya.

"Alhamdulillah Nak,akhirnya kamu sadar juga," Ibu Radit menitikan air mata.

Sementara itu,Rangga berlari keluar untuk memanggil Dokter.Dokter dengan cepat menuju ruang rawat Radit dan memeriksa keadaan Radit.

"Apa ada keluhan Pak Radit?" tanya Dokter.

"Kepala saya masih terasa sakit Dokter," jawab Radit dengan lirih.

"Iya,tidak apa-apa karena Pak Radit belum pulih benar.Maaf,apa Pak Radit bisa mengingat semuanya?" tanya Dokter dengan ragu-ragu.

Radit menganggukkan kepalanya,Dokter mencoba mengetes ingata Radit karena brnturan yang Radit alami sangat keras ditakutkan Radit mengalami Amnesia.

Dokter mulai menunjuk satu per satu orang yang ada di ruangan tersebut dan Radit bisa mengenalinya termasuk Sisil,tapi saat Dokter menunjuk ke arah April.

"Apa Pak Radit mengenal dengan wanita ini?" tanya Dokter.

Radit terlihat menatap tajam ke arah April,lama sekali Radit menatap ke arah April membuat semua orang yang ada di ruangan itu cemas.

"Radit..." ucap April menghampiri Radit dengan senyumannya dan mata yang berkaca-kaca.

"Siapa kamu?" tanya Radit lirih.

Jedaaaaarrrrr......

Semua orang terkejut,termasuk April yang melototkan matanya dan tak terasa air matanya jatuh.

"Radit,kamu jangan bercanda ini Nak April," seru Ayah Radit.

"April....siapa April?Radit ga kenal sama yang namanya April," sahut Radit.

Hancur sudah hati April,sakit sekali rasanya orang yang selama ini dia tunggu-tunggu untuk sadar tapi setelah sadar Radit malah tidak mengingatnya sama sekali.

"Dit,kamu bercanda kan?aku tahu kamu sedang marah sama aku,tapi bukan kaya gini caranya Dit," ucap April dengan nada bicara yang bergetar.

"Dokter bagaimana ini?" tanya Ibu Radit.

Dokter kembali memeriksa keadaan Radit.

"Sepertinya Pak Radit mengalami Amnesia akibat benturan yang dia alami cukup keras," seru Dokter.

"Tapi kenapa Radit hanya tidak mengingat Nak April saja Dok?" tanya Ayah Radit.

"Sepertinya Pak Radit hanya mengingat masa lalunya saja,kemungkinan saat sebelum kecelakaan Pak Radit sedang ada masalah dengan Mbak April yang membuat Pak Radit enggan mengingat Mbak April," jelas Dokter.

"Ga mungkin...ga mungkin Dokter," ucap April.

Sementara itu Sisil tersenyum penuh kemenangan,Sisil tidak perlu susah-susah mencari cara untuk membuat April dan Radit berpisah karena saat ini Dewi Fortuna sedang berpihak kepadanya.

Sisil mendekati Radit,dan langsung memeluk Radit denga air mata buayanya.

"Radit Sayang,tapi kamu masih kenal kan sama aku?" tanya Sisil dengan penuh manja.

"Ya tentu saja,kamunkan kekasih aku dan sebentar lagi kita akan tunangan," ucap Radit dengan menggengam tangan Sisil.

April menutup mulutnya,luruh sudah air matanya dadanya begitu sesak.Kata-kata Radit barusan seperti ribuan jarum yang menusuk hatinya.

April mendekat ke arah Radit dan meleaskan genggaman tangan Radit kepada Sisil dengan paksa.

"Dit,ini aku April Dit pacar kamu masa kamu ga kenal sama aku?" seru April dengan deraian air mata.

"Siapa kamu?aku ga kenal sama kamu,kamu jangan ngaku-ngaku jadi pacar aku nanti Sisil salah paham," sahut Radit.

"Gapapa Sayang,wanita ini memang terobsesu sama kamu dari dulu,makannya dia ngaku-ngakh jadi pacar kamu.Sudah sana minggir,jauh-jauh dari calon tunangan aku," seru Sisil dengan mendorong tubuh April.

"Ga Dit,kamu sudah berjanji kalau kamu bakalan menjaga aku dan selalu ada di samping aku," April tampak histeris.

Radit kembali memegang kepalanya,tiba-tiba kepalanya sakit dan membuat Radit mengerang kesakitan.

"Suruh wanita itu pergi dari sini," teriak Radit dengan menunjuk ke arah April.

"Mbak April,sebaiknya Mbak April keluar dulu ditakutkan Pak Radit akan semakin terguncang," seru Dokter.

Kemudian Ibu Radit memapah April untuk keluar ruangan rawat Radit.

"Nak April yang sabar ya,Radit pasti bakalan mengingat semuany Ibu,Ayah,dan Rangga pelan-pelan akan mengingatkan Radit kepada Nak April," ucap Ibu Radit dengan deraian air mata.

April memeluk Ibu Radit dengan eratnya.

"Kenapa cuma April yang Radit lupa Bu,apa karena kejadian salah paham itu Radit jadi sangat membenci April," tangisan April semakin pilu dan Ibu Radit juga ikut menangis.

Karena terlalu sering menangis,dan selama Radit koma juga April jarang makan akhirnya April pingsan di pelukkan Ibu Radit.

"Astagfirullah,Nak April bangun Nak,Dokter..Suster tolong saya," teriak Ibu Radit.

Suster yang berada disana langsung membawa April dan memeriksanya.Disaat April sadar,Mamih dan Papihnya sudah berada disana dan menatap April dengan tatapan iba.

"Alhamdulillah,ternyata April cuma mimpi," April terlihat bahagia.

April segera beranjak dari ranjang Pasien itu dan mendorong tiang infusnya.

"Kamu mau kemana Sayang?" tanya Papih Anwar.

"April ingin bertemu Radit Pih,tadi April mimpi kalau Radit lupa sama April dan tidak mengenal April tapi syukurlah itu cuma mimpu," ucap April dengan senyumannya.

Mamih Lisda langsung memeluk April dan menangis tersedu-sedu.

"Mamih kenapa nangis?" tanya April.

"Kamu tidak mimpi Sayang,semuanya memang kenyataan Radit mengalami Amnesia tadi juga Mamih sama Papih sudah menjenguk Radit dan ternyata Radit tidak mengenali kami juga," jelas Mamih Lisda dengan deraian air mata.

Tiba-tiba senyuman April hilanga seketika dan mulai menjatuhkan air matanya,April ambruk di lantai benar-benar hancur sudah hatinya.Mamih Lisda memeluk Puteri kesayangannya,Papih Anwar yang melihat istri dan Puterinya menangis ikut memeluk juga dan April kembali tak sadarkan diri.

Mamih dan Papih April sangat panik,Papih Anwar segera mengangkat tubuh April ke atas ranjangnya sementara Mamih Lisda berlari memanggil Dokter.

Mamih Lisda menggenggam tangan April dan menciumnya,tetes demi tetes air mata Mamih Lisda jatuh membasahi pipinya.

"Malang sekali nasibmu Nak," ucap Mamih Lisda.

Papih Anwar mengelus punggung istrinya itu dan mencium pucuk kepala istrinya dengan rasa penuh kasih sayang.

Sementara itu di ruangan rawat Radit,Sisil sedang menyuapi Radit.Ibu,Ayah,dan Rangga hanya bisa pasrah dengan keadaan anakny yang seperti ini.

Tiba-tiba Rangga beranjak dari duduknya...

"Mau kemana kamu Rangga?" tanya Ibunya.

"Lebih baik Rangga pulang ke rumah,Rangga muak melihat Drama Queen yang sangat menjijikan itu," ucap Rangga dengan mendelikkan matanya ke arah Radit dan Sisil.

Ayah dan Ibu tidak bisa berkata-kata lagi selain membiarkan Rangga pergi.Mereka tahu bagaimana perasaan Rangga dan mereka juga merasakan hal yang sama dengan Rangga hanya saja mereka tidak bisa berbuat apa-apa selain menunggu keajaiban datang.

"Kenapa Rangga jadi suka berkata kasar seperti itu Bu?" tanya Radit dengan suaranya yang masih lemah.

"Tidak apa-apa Nak,mungkin adikmu itu sedang cape karena banyak tugas di sekolahnya," jawab Ibu seadanya.

"Sayang,aku pulang dulu ya nanti aku kesini lagi," ucap Sisil dengan manjanya.

"Jangan lama-lama,cepatlah kembali kesini," sahut Radit.

"Ok Sayang.." Sisil mencium pipi Radit.

Ibu dan Ayah Radit hanya bisa memalingkan wajahnya mereka saja tidak sanggup melihatnya apalagi April.

Sisil pergi dari ruangan rawat Radit tanpa pamitan terlebih dahulu kepada Orang tua Radit.

"Sungguh perempuan tidak sopan," ucap Ibu Radit ketus.

"Ibu kenapa kok sepertinya Ibu sangat membenci Sisil,padahal kan sebentar lagi Radit dan Sisil akan bertunangan," seru Radit.

"Bukan tunangan sama kamu tapi sama orang lain," celetuk Ibu Radit.

"Mksud Ibu apa dengan tunangan sama orang lain?" tanya Radit bingung.

"Bu,sudahlah..Radit lebih baik kamu istirahat biar cepat pulih dan cepat pulangbke rumah," sahut Ayah Radit.

"Ibu mau ke kantin dulu,nyari makan buat kita apa Ayah mau ikut?" tanya Ibu.

"Boleh,lebih baik biarkan Radit istirahat dulu."

Ibu dan Ayah meninggalkan ruangan rawat Radit,ternyata Radit hanya berpura-pura tidur.Radit menatap langit-langit kamar ruangan rawatnya,tiba-tiba wajah April yang sedang menangis terbayang di otaknya.

"Siapa wanita itu,mengapa dia mengaku sebagai pacar aku?dan kenapa melihat wanita itu menangis membuat hati ku terasa begitu sakit,aaarrrrggghhh kepalaku sakit."

Radit mengerang kesakitan sembari memegang kepalanya.

Malam pun tiba,ternyata sampai malam pun Sisil tidak kembali lagi ke Rumah Sakit,tapi anehnya Radit tidak merasa sedih malahan dia tidak terlalu mengharapkan kehadiran Sisil.

🌼

🌼

🌼

🌼

🌼

Hallo semuanya,maaf baru up jangan bully Author ya gara-gara bab ini karena Author orangnya baperan🤭🤭

Jangan lupa

like

vote n

komen

TERIMA KASIH

LOVE YOU💋💋💋

1
Tukang Halu🤭
Luar biasa
Qaisaa Nazarudin
Sama kayak aku kalo hamil giti..
Qaisaa Nazarudin
Ya salam April..Sabar ya Sell..Nanti saat kamu yg ngidam,Giliran kamu yg ngerjain dia..🤣🤣🤣🤣😜😜😜
Qaisaa Nazarudin
Alhamdulillah udah jadian aja nih,Pilihan yg tepat buat Sella,Campakkan saja lelaki yg jenis gak bisa setia..
Qaisaa Nazarudin
Jodohin aja thor mereka..cocok tuh,Mending Sella sama Rico aja,aku setuju..
Qaisaa Nazarudin
Berarti Sella udah jadi Mantan Andre ya..Semoga aja Andre gak menyesali keputusan san sikapnya..
Qaisaa Nazarudin
Nah kan langsung ilfil aku sama Andre,Berarti Audi bukanlah cewek yg baik2..
Qaisaa Nazarudin
Nah gini kih tipe cowok yg gak sadar diri,CINTA BOLEH,BODOH JANGAN,SAYANG BOLEH TAPI PAKE OTAK..Gak bersyukur banget ada yg nerimandgn tulus eh malah mau clbk lagi,ogeb..😡😡
Qaisaa Nazarudin
Hah itu cocok,Dari pada kamu ngejar2 pacar orang yg kamu udah tau saingan kamu berat,Mending jadi J di klub itu,Mana tau nyangkut sama Dito..
Qaisaa Nazarudin
Dito si sang Cassanova pastinya,Belom apa2 udah main nyosor aja di depan bapaknya,Pak Anwar juga jangan sampai oleng dan berpindah haluan dari Radit ke Dito,Mentang2 Dito pengusaha muda yg sukses,Yg ada anak kamu ntar yg mainannya Dito..
Qaisaa Nazarudin
Jangan2 pemiliknya cowok yg mengagumi April wakru meeting itu apa ya..🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
Typo thor harusnya UCAP RADIT..
Qaisaa Nazarudin
Apa kah bakal jadi Rival nya Radit,,Semoga aja,Buat iseng2 pengen liat Radit cemburu..😂
Qaisaa Nazarudin
Kok rambut Radit panjang ya..Yang aku tau rambut tentara dan polisi itu sama,Rambut cepak,Gak boleh rambut panjang kek gitu..😂😂
Qaisaa Nazarudin
Bertemu April dan menyentuh hati April gak segampang yg kamu bayangkan Dit,dengan gak sengaja kamu masih saja melukai hatinya..
Qaisaa Nazarudin
Noh kan pulang2 langsung jadi salah paham,Selamat berjuang lagi Radit.. Perjuangan yg panjang buat kmu..
Qaisaa Nazarudin
Waahh bisa salah paham lagi April saat liat Radit cuman berdua dgn Novi di sana..🥲🥲😌😌
Qaisaa Nazarudin
Yeezzz ketemu nih Novi sama April,Kita liat apa reaksi Radit dan juga Novi saat ketemu April..👏👏💪💪💪💪😄😄😄
Qaisaa Nazarudin
Udah kayak cewek murahan aja ngejar2 cowok,Udah di vuekin di permalu kan,Emang dasarnya cewek gak punya urat malu,Malu maluin aja..
Qaisaa Nazarudin
Othor hadirkan Novi untuk menguji Cinta dan kesetiaan Radit ke April kan thor??😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!