NovelToon NovelToon
Crush Landing On You

Crush Landing On You

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Romansa / Tamat
Popularitas:352.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: moon

JIKA TIDAK TERTARIK, AUTHOR MOHON DENGAN SANGAT UNTUK TIDAK MEMBACANYA.

SILAHKAN SKIP SEJAK SAAT INI JUGA, KARENA AUTHOR TAK MEMAKSA KALIAN BACA.

TAPI JIKA KALIAN MENIKMATI ISI DARI CERITA INI, AUTHOR SANGAT BAHAGIA.

Pendaratan darurat membuat Daniel terpaksa menikahi seorang gadis.

Padahal niat hati masih ingin menanti cinta pertamanya, yang menghilang tanpa jejak.

Tabir misteri yang telah lama terkunci rapat, mulai terbuka perlahan, dan satu demi satu teka-teki mulai terpecahkan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon moon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

34

#34

“Apa ?? dua bersaudara?” ulang Nick tak percaya pada pendengarannya sendiri.

“Iya … kamu dan gadis itu adalah SAUDARA KANDUNG … bagaimana, semakin menarik bukan sejarah kalian berdua?” 

hahahahaha … tawa Profesor Hardiman melengking keras di ruangan tersebut, ia berbalik dan mencengkeram dagu Nick. “Lihat gambar di layar itu, bukannya wajahmu sangat mirip dengan wajah Ayahmu?” 

Tatapan Nick nanar menatap layar monitor di hadapannya, benar kiranya yang dikatakan Profesor Hardiman, bahwa wajahnya memang sangat mirip dengan pria itu, bahkan wajah Mila adalah perpaduan wajah suami istri tersebut.

“28 tahun yang lalu, aku terpaksa menculik mu karena Ayah kalian tak mau menuruti permintaanku, bahkan setelah berhasil menciptakan formula yang aku inginkan, ia tetap tak bersedia menukar dirimu dengan formula itu. Jadi jika ada yang harus disalahkan atas deritamu selama puluhan tahun, Ayahmu lah orangnya.”

“Tuan, wanita ini pingsan.” Lapor salah seorang anak buah Profesor Hardiman.

“Ah … menyusahkan saja, bangunkan dia!!” perintah Profesor Hardiman.

Setelah memastikan Naya duduk dengan benar di kursinya, pengawal tersebut membawa secawan air dan dengan kasar profesor Hardiman merampas air tersebut.

Byur

Kemudian Pria itu menyiramkan air tersebut ke wajah Naya. nampaknya air tersebut bekerja dengan baik, karena sesaat kemudian Naya kembali membuka mata.

“Bagus … kamu harus membuka mata, karena tak seru jika salah satu dari kalian tertidur.”

“Hentikan perbuatan kasar mu!!!” Nick kembali. Berteriak, ketika melihat betapa kasar cara yang ditempuh oleh Profesor Hardiman untuk membangunkan Naya. 

“Kenapa? Tak terima, jika aku berlaku kasar pada adikmu?”

Kaki dan tangan Nick rasanya sudah gatal ingin memberi pelajaran pada Profesor Hardiman, namun sekeras apapun ia berusaha melepaskan diri dari ikatan, ia tetaplah gagal melakukannya. 

“Dia pantas mendapatkannya, karena dia sudah membuat Daniel berpaling dari Carissa.”

“Hahaha … “ Nick tertawa keras, “Tahukah anda kenapa Carissa lari dari pertunangannya?” Ejek Nick.

“Ya … karena itu juga, aku jadi semakin marah pada kalian, orang-orang rendahan yang berani menghalangi kebahagiaanku.”

Bugh !!

Braakk !! 

Merasakan lonjakan emosi yang teramat sangat, Profesor Hardiman menendang dada Nick, hingga kursi yang ia duduki roboh ke belakang bersamaan dengan tubuhnya. 

Profesor Hardiman mengangkat kerah baju Nick. “Jika saja, aku tak membutuhkan kehadiranmu, sudah sejak dulu aku melenyapkanmu !!!” teriak Profesor Hardiman tepat di depan wajah Nick, namun Nick bergeming, karena ia sudah sangat terbiasa dengan semua kekasaran Profesor Hardiman terhadap dirinya.

Semakin keras pukulan yang Nick terima, semakin kencang pula suara tawanya, hingga akhirnya suara ribut-ribut tersebut berhasil membangunkan Naya.

Naya kembali membuka mata masih dengan rasa nyeri hebat di kepalanya, melihat Naya sudah membuka mata kembali, Profesor Hardiman menghentikan amukannya pada Nick, “Buat dia duduk tegak kembali!!” perintahnya pada anak buahnya, sementara ia sendiri tampak sedang susah payah mengatur nafasnya.

“Nah … karena gadis ini sudah bangun, mari kita lanjutkan kembali edisi melankolis kali ini, walau sebenarnya aku benci, tapi aku ingin menunjukkan sedikit rasa terima kasihku pada Ayah kalian.” 

Setelah Nick kembali duduk tegak di kursinya, Profesor Hardiman kembali menekan tombol Play guna melanjutkan kembali video yang sempat terhenti.

Foto selanjutnya adalah gambar masa-masa kehamilan pertama Mami Astrid hingga kelahiran putra pertama mereka, wajah wajah sumringah bahagia nampak di sana, ada juga kerabat dan handai taulan yang tak pernah Nick ketahui sebelumnya. Tanpa sadar Nick meneteskan air mata, Nick bahkan lupa kapan terakhir kali ia menangis, tapi kali ini tanpa dikomando, alam bawah sadarnya seakan-akan merasakan perasaan sedih yang teramat dalam. Hanya dengan menatap foto-foto tersebut, Nick tahu, bahwa ia disayangi, dinantikan kehadirannya, bukan dibuang seperti yang ia sangkakan selama ini. 

Gambar-gambar di slide berikutnya, semakin membuat dua bersaudara itu bersimbah air mata. Yang satu menangis karena merasa menemukan kembali ingatannya yang hilang, yang satu menangis karena mengetahui bahwa ia disayangi, ia tak sendirian, ia punya orang tua, bahkan saudara.

“Kiki … ayo sini … peluk Papi.” Seru Profesor Ricky ketika Kiki kecilnya belajar berjalan. 

“Pa … Pa … pa …” suara lucu itu terdengar dari bibir mungil Kiki ketika mulai melangkahkan kakinya.

“Good boy … ayo sedikit lagi …” semakin dekat jarak Kiki dengan sang Papi semakin bahagia pula Profesor Ricky. “Yeaaahh … good job sayang.” Profesor Ricky mengangkat tinggi tubuh mungil Kiki, bahkan tubuhnya berputar bahagia dengan Kiki kecil dalam pelukannya.

“Papi !!!” Jerit Naya ketika pelan pelan mulai mengingat wajah Profesor Ricky, “Papi kenapa gak bawa Naya Pi …” Tangis Naya semakin keras dan memilukan seiring dengan semakin lebar senyum dan tawa Profesor Ricky.

“Anak-anak Papi, yang sangat Papi sayangi lebih dari apapun di dunia ini.” 

Kini slide gambar berganti dengan gambar bergerak. Di layar monitor nampak Profesor Ricky dan Mami Astrid. 

“Ketika kalian melihat video ini, mungkin Papi dan Mami sudah tak ada lagi di dunia ini, tapi Papi bahagia karena kalian masih berumur panjang. 

Raga kita memang tak bisa lagi berdekatan, tapi Papi dan Mami tahu kalian bisa merasakan cinta kasih kami.

Yakinlah bahwa Papi dan Mami amat sangat menyayangi kalian sampai kapanpun.

Kami tahu ini sangat kejam, tapi ini adalah cara terbaik yang bisa kami tempuh agar bisa menyelamatkan nyawa orang-orang tak berdosa.”

Papi Ricky menghentikan kalimatnya, terlihat sekali ia tengah berusaha menahan tangisnya 

“Kami tidak bisa diam saja, melihat kejahatan berlangsung di depan mata, karena jika proyek ini berhasil, maka kami akan ikut andil melakukan genosida.”

Dan Video pun berhenti begitu saja. jelas membuat Nick panik … baru saja ia mulai merekam wajah kedua orang tuanya, tutur katanya, pengorbanan dan cinta tulus mereka demi menyelamatkan nyawa banyak orang. 

“HARDIMAAAAAANN … BAD*JINGAN, BI ADAB, KAMU BENAR-BENAR TAK LAYAK DISEBUT MANUSIA !! … INGAT BAIK BAIK KATA-KATAKU SI ALAN!!” Teriak Nick, “AKU TAK AKAN BERBELAS KASIH, AKAN SENDIRI YANG AKAN MENGHABISIMU DENGAN KEDUA TANGANKU, CAMKAN KATA-KATAKU!!”

profesor Hardiman hanya tersenyum mendengar umpatan dan sumpah serapah Nick. “Sayang nya itu tak akan terjadi, karena aku akan lebih dulu melenyapkan kalian berdua.” ujarnya enteng tanpa beban, kesombongan dan keserakahan benar benar membutakan mata hatinya, lupa bahwa akan ada akibat setelah sebab. “Kita lihat saja nanti siapa yang akan jadi pemenangnya, Laksanakan sekarang !!” 

Dua orang berpakaian putih mendekat bersama dengan jarum suntik di tangan mereka, tak hanya itu, karena mereka juga membawa sebuah tabung kecil di atas nampan.

 “Apa yang akan kalian Lakukan?!” pekik Naya dan Nick bersamaan. 

Tak ada yang menghiraukan teriakan kedua bersaudara itu, karena orang-orang itu hanya patuh pada perintah Profesor Hardiman.

1
Alfandy Giofani mekka
pasti ini di nick..
imoe nawar
👍
Hariyanti
ceritanya keren Thor👍👍👍👍
Meriam Tehupelasury
🥰
Sri Widjiastuti
mewek nii 😇😇
aroem
bagus
Nur Maidah
terimakasih thor semua karyamu aq lahab habis tiada terlewat 👍👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Hmmm.... bener Nick kakaknya Naya, ayolaahh Nick sadar dan ingat semua sebelum kamu terlambat kehilangan adikmu.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
kok aku jadi nerka kalau Nick kakanya Naya ya... Alnya Nick sering mimpiin ibunya saat sebelum menghilang saat ibunya mengambil adiknya di dalam rumah... apa saling berhubungan ya.🤔🤔
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Nick itu sebenarnya siapa siihh Thor bikin penasaran saja.🤔👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
hayoo... Anak Durhakim kami Niel, sampe ortu mu ga dikasih tau kalau kamu nikah.😄😄
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Mingkemm.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
selamat jadi manten Daniel Naya... di tunggu kalian versi Sachetnya.🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
akhirnya terjawab sudah rada penasaran kamu ya Niel.. 👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
pada zama dahuluuu...... jeng jeng jeengng... ternyata Mila adalah Naya yang kamu cari Daniel.🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Waduuhh siapa tuh, mudah²an mah Danesh atau keluarganya sih biar laporan langsung sama ortunya.🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
ternyata emang mau sejauh apa pun pergi kalau jodoh ketemu lagi Daniel Naya/Mila
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Apa Mila itu Naya ya.. bukannya Naya dulu di bawa pamannya pergi.... terus kemana tuh si borokokok..

eehh tapi jangan² pamannya Mila /Naya itu Profesor Hardiman ya Papahnya Clarissa lagi setelah mendapatkan semua harta Ortunya Mila/Naya dia di buang waktu kecil dan Lupa semuanya.🤔
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
jadi mingkem di sleding Omongan bu guru Mila kaann... Daniel.🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Mila Oh Mila.. jangan jutek² ntar lama² juga kesemsem.🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!