NovelToon NovelToon
Love Rain

Love Rain

Status: tamat
Genre:Ibu Pengganti / Pernikahan kedua / Tamat
Popularitas:536.3k
Nilai: 4.8
Nama Author: tufa_hans

Aku tidak suka hujan, karena hujan adalah sebuah kejadian dimana aku dan dia dipisahkan. Hujan hanya membawaku larut dalam kesedihan yang tak berujung, karena hujan pula aku kehilangan dia untuk selamanya (Angga Sky Erlangga)

Aku sangat menyukai hujan, karena hujan membuatku merasa damai. Saat bermain hujan, semua bebanku, kesedihanku dan penderitaanku serasa hilang mengikuti aliran air yang mengguyur tubuhku (Rainy Bastian)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tufa_hans, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

LR 34

"Sayang …! Tunggu oma!" teriak Marissa seraya mengejar Pelangi yang terus berlari. Wanita paruh baya itu tak hentinya berteriak memanggil cucunya hingga ia merasa kelelahan dan tidak kuat untuk mengejarnya kembali.

Gadis itu tidak mendengarkan teriakan sang oma, ia tetap menjauh dan meninggalkan Marissa dengan menggunakan taksi yang ia stop.

Marissa pun mengejar cucunya dengan menggunakan mobil. Akan tetapi, bayangan taksi yang dikendarai gadis itu sudah menghilang hingga membuat Marissa semakin cemas.

Sementara Pelangi terus menangis mengingat apa yang ia dengar yang membuatnya sangat terkejut hingga membuatnya merasa sesak.

"Tidak, aku tidak boleh membiarkan mama menikah dengan pria itu, aku akan menemuinya, aku harus melakukan apapun agar mama dan papa kembali." 

"Aku akan pergi ke rumah Elang, aku yakin dia Om yang diceritakan Elang padaku, aku yakin dia ke luar negeri bersama mama selama ini! Waktu itu aku melihat fotonya sangat jelas, dan aku yakin dia orang yang sama!" ucap Pelangi seraya pergi ke rumah sahabatnya.

Sesampainya di rumah sahabat baiknya itu, ia menghubungi Elang, dan tidak lama kemudian, Elang keluar dengan wajah terkejut melihat sahabatnya dengan penampilan yang kacau. 

"Pelangi, kamu kenapa?" tanya Elang setelah melihat keadaan Pelangi, gadis itu duduk di teras rumahnya dengan sisa-sisa air mata di wajahnya.

"Elang, waktu itu kamu cerita kalau kamu punya om seorang Dokter bukan?" tanya Pelangi menatap sahabatnya dengan wajah sendu.

"Iya, Memangnya siapa yang sakit?" tanya Elang mengerutkan kening.

"Kamu bilang om mu itu pergi ke Swiss, apakah sekarang dia sudah Kembali?" Pelangi menyerang Elang dengan beberapa pertanyaan.

"Iya! Ada apa sih?" tanya Elang balik.

"Boleh aku lihat foto Om mu?" tanya Pelangi dengan air mata yang terus mengalir. 

"Ayo masuk dulu! Kita bicara di dalam saja!" ajak Elang. 

"Tidak, aku buru-buru! Aku ditunggu taksi di depan!" tolak Pelangi.

Elang mendesah, ia tahu bahwa sahabatnya itu akan terus merengek sampai apa yang ia inginkan tercapai.

"Ini foto Om Awan!" Elang menyodorkan ponselnya yang memperlihatkan foto Awan di sana. 

Pelangi mengambil ponsel itu, lalu ia tersenyum dengan air mata yang terus mengalir tiada hentinya. 

"Hey, kamu kenapa?" tanya Elang khawatir Setelah melihat reaksi Pelangi begitu melihat wajah Awan di layar ponselnya.

"Tidak apa-apa, aku hanya butuh bantuannya, aku mau minta alamatnya, aku butuh!" ucap Pelangi dengan wajah memohon. 

"Ya sudah biar aku antar!" ucap Elang.

"Tidak perlu, Elang. Aku punya urusan penting dan aku buru-buru!" ucap Pelangi menolak tawaran sahabatnya itu.

"Aku tidak menerima penolakan, Ya sudah, ayo! Lagi pula taksinya sudah pergi!"

Elang menarik pergelangan tangan gadis itu, lalu mendorong Pelangi ke dalam mobilnya dan menutup pintu mobil tersebut setelah memastikan Pelangi duduk dengan aman.

Elang pun melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang, sementara Pelangi terus meluruhkan air mata dan terus menghapusnya hingga membuat Awan semakin penasaran dengan apa yang terjadi.

"Jika ada sesuatu, ceritalah padaku, jangan pendam sendiri agar tidak menjadi beban!" ucap Elang menoleh sekilas pada gadis di sampingnya.

"Kamu kenapa nyetir sendiri? Kamu masih di bawah umur, seharusnya ini tidak boleh!" ucap Pelangi dengan suara seraknya. 

"Rumah Om ku dekat, ini sudah sampai!" ucap Elang tersenyum dan menghentikan mobilnya begitu sampai di depan pintu gerbang Awan. 

"Ya sudah, kamu pulang sana! Aku tidak mau membawamu dalam masalah," ucap Pelangi. 

"Baiklah, tapi setelah memastikan kamu aman di sini! Aku tidak tahu apa masalahmu dan aku juga tidak ingin memaksamu untuk cerita, aku doakan semoga masalahmu lekas kelar!" ucap Elang tersenyum. 

"Terima kasih," ucap Pelangi membalas senyuman sahabatnya itu.

"Sama-sama!" jawab Elang.

Setelah itu keduanya turun dari mobil, lalu Elang memanggil satpam rumah Awan dan menyuruhnya untuk mengantar Pelangi ke dalam rumah tersebut.

Kemudian Elang pulang dan pergi meninggalkan pekarangan rumah Awan setelah memastikan Pelangi aman di rumah omnya dan menyuruh sopir di rumah itu untuk mengantar Pelangi pulang begitu urusan sahabatnya itu kelar.

Elang tidak bertemu dengan Awan karena Awan belum pulang dari restoran tempat pria itu menemui Arnold juga Rainy

Pelangi pun duduk di sofa rumah mewah itu, menunggu Awan dengan wajah sendunya. 

________

Sementara di tempat lain, Rainy menahan tangis sepeninggal Marissa dan Pelangi. Wanita itu tidak tega melihat Pelangi bersedih.

Akan tetapi, ia teringat dengan ucapan sang kakak, bahwa ia tidak boleh lemah agar ia bisa hidup bahagia dan melupakan Sky.

"Makanlah!" Titah Arnold dengan wajah datarnya. 

Rainy menganggukkan kepala seraya mencoba mengunyah makanan yang terasa sulit untuk ditelan.

Awan pun melihat wajah sendu Rainy hingga membuat pria itu iba. "Kita menikah bulan depan saja, kalau Minggu ini aku belum siap!" ucap Awan menatap Arnold dan Rainy bergantian. 

"Kenapa begitu, bukankah kau mencintai adikku?" tanya Arnold menatap Awan tajam. 

"Kamu harus tahu Ar, kalau pernikahan itu bukanlah sebuah mainan, aku ingin membuat Rainy yakin kalau akulah yang terbaik!" ucap Awan tersenyum menatap Rainy lembut. 

Rainy membalas senyuman pria itu meskipun kaku. "Kak Awan tidak perlu membuktikan apapun, sudah cukup 5 tahun ini Kakak membuktikannya!" ucap Rainy.

"Tapi Rain … !" 

"Aku sudah yakin kalau kamu yang terbaik, jadi menikahlah denganku satu Minggu lagi! Buktikan jika benar-benar kau mencintaiku, Kak!" ucap Rainy menatap pria itu intens.

Awan Pun tidak punya pilihan lain selain menuruti keinginan Rainy karena ia sebenarnya sangat menginginkan pernikahan itu, namun ia bukan pria yang egois yang bisa bahagia di atas penderitaan orang lain.

"Baiklah, aku akan menikahimu Minggu depan!" ucap Awan dengan senyum lembutnya.

"Nah, kalau begitu kakak tidak khawatir kalau kalian akan berpisah hanya karena pria bajingan itu!" ucap Arnold dengan menarik sebelah sudut bibirnya. 

"Sudahlah, Kak! Kakak tidak boleh begitu sama Mas Sky, lagipula dia begitu karena dia tipe orang yang sangat setia hingga ia tidak bisa melirik wanita lain meskipun orang yang dicintai sudah tidak ada lagi di dunia!" ucap Rainy tersenyum sendu.

"Iya, iya!" ucap Arnold pasrah setelah mendengarkan ucapan sang adik, sedangkan Awan tergelak melihat wajah pasrah sahabatnya tersebut.

...❤️❤️❤️❤️❤️...

...TBC...

1
Coco
jangan jangan adik arnorld
Coco
huhu rainy dimarahin sky
Coco
nanti juga bakalan jatuh cinta sama rainy itu si sky
Coco
cinta akan datang dengan sendirinya kok rainy, berjuang terus yah buat dapetin hati sky
Coco
emang jodoh gak akan kemana
Coco
kasian rainy dijual
Coco
kasian banget rainy
Ita Sah Sah
Luar biasa
Sartini Dimitri Mah
sebenernya udah bisa di tebak pasti ujung ujungnya balikan lagi sama sky, perempuan bucin gitu hatinya udah ketutup walopun ada yang tulus di depan matanya, nanti pasti pas udah mau nikah sky datang Dan awan menghilang, alurnya udah ke tebak si, tapi tetep aja di baca 😀
jihan silvia
suka gak bertele2 jadi gak bisa n capek bacanya
Bundanya Pandu Pharamadina
favorit
👍❤
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
cinta nya Awan begitu tulus😥
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
tp pelangi bisa kok mengendarai sendiri😊
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
ternyata apa yg trjadi sm Awan karma hehe krn dia juga dl bikin pelangi nggu dluar smbil khjanan, pas awan ngejar cinta pelangi kondisi berbalik
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
bukan salah Awan seandainya menuruti kemauan rainy u cpt2 mnkhinya, Awan yg slma ini mmberikan prhatian dan warna u khdpn rainy yg hancur, apalagi smpt khlgan janin nya krn stres . kl aq skalipun cinta sm sky ttp g akan kembali, biar dia merasakan apa yg rainy rasakan. wlpn g bahagia sm Awan stdknya mencoba mencintai org yg sgt mencintai kita, lbh baik bgtu drpd hdp dg org yg kita cintai tp rdk menxintai apalagi menghargai
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
lha memang sky itu keterlaluan..masih untung rainy berhati bidadari smpe tdk menyalahkan suaminya sdktpun..g d apa2nya dbanding semua kata2 yg dia lontarkan me Rainny
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
btw elang siapa? apakah seusia pelangi? bs kebetulan bnget ada chanel. dr sini tho awal.mula pelangi membuat janji konyol dg om Awan
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
awal mula pertemuan dg dktr Awan, tp gmn crtanya mereka bs smpe.mau bertunangan
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
owalah ini awal mula rainy bersahabat am arnold..sbntr lg ktmu Awan
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
kok bs lgsg mencintai? aq baca nya mundur jd mlh udh baca ttng pelangi dan awan dl br kisah rainy
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!