NovelToon NovelToon
Pernikahan Paling Luar Biasa

Pernikahan Paling Luar Biasa

Status: tamat
Genre:Romantis / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / CEO / Nikah Kontrak / Pernikahan Kilat / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Tamat
Popularitas:15.9M
Nilai: 5
Nama Author: Anak Kost

Sebagai imbalan pinjaman, majikan Rembulan ingin dia menikahi cucunya yang dingin, Kenzo Smith, dengan cara yang ekstrim yaitu menidurinya.

Meski kehormatannya sebagai perempuan dipertaruhkan, Rembulan tidak punya pilihan lain selain setuju demi melindungi ibunya yang sakit dari para penagih utang.

Namun, Kenzo memandangnya seakan-akan dia benar seorang pelacur dan tanpa ampun mempermalukannya.

"Ketika kamu telah melahirkan seorang anak untukku! Kamu tidak lagi diperlukan, pada saat itu aku akan membuangmu, menceraikanmu! karena itu adalah satu-satunya fungsimu di sini!"

Hati Rembulan sangat sakit bagai tertusuk pisau. Tapi dia tidak bisa melakukan apapun dan hanya bisa mengandalkan kesempatan ini.

Rembulan mengamati pria asing yang tertidur di sebelahnya, dan mengambil sebuah keputusan…

Apakah pernikahan ini akan berakhir setelah terlahirnya seorang anak? Atau Kenzo akhirnya harus menelan kata-katanya sendiri?

.

.

Ikuti Instagram aku ya : @anak_kost_joy

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anak Kost, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 34 : Aku akan menghabisi mereka.

Episode 34 : Aku akan menghabisi mereka.

***

Rembulan yang kelaparan karena kedinginan semalaman hendak meraih bubur yang ada di sisi ranjang, Kenzo duduk tepat di sebelahnya membuat Rembulan cukup kesulitan karena tentu dia harus turun ranjang dulu mengambil bubur itu.

Agar dia tidak berlaku kurang ajar di hadapan suaminya.

Saat Rembulan hendak turun ranjang, Kenzo menatap dengan tatapan tajam, matanya yang biru itu seolah sedang lautan dan bisa melihat apapun.

Wajah angkuh dan ekspresi tak terduga yang ia perlihatkan, dia kebingungan mengapa wanita ini tidak meminta tolong kepadanya untuk hal sesederhana ini.

Kenzo menarik tangan Rembulan ketika Rembulan hendak turun, lalu menariknya sampai keduanya menjadi dekat kembali.

"Aku jadi bingung sebenarnya apa yang ada di kepalamu! kenapa kau tidak meminta tolong kepada ku untuk hak sesederhana ini!"

"Apakah kau begitu menghindari aku?"

"Sialan, padahal aku sudah merawat mu dengan sepenuh hati!"

Kenzo berkata-kata dengan ucapan yang aneh, dia berbicara seolah Rembulan harus meminta tolong kepadanya.

Sedangkan disaat yang bersamaan, baru tadi malam dia meminta Rembulan agar tahu diri dan tahu posisi di sisinya selama pernikahan yang tidak inginkan ini.

Rembulan yang mendengar ocehan tak jelas dari Kenzo hanya diam saja dan kebingungan, dia ingin sekali menjawab pertanyaan itu akan tetapi kepalanya masih sakit dan dia lapar.

Sangat penting untuk menjaga kesehatan diri sendiri terlebih dahulu.

"Nih buburnya," seru Kenzo meletakkan nampan diatas selimut yang ada di paha Rembulan.

Agar panas dari bubur tidak akan melukai tangan wanita yang menjadi istrinya.

"Terimakasih Tuan ..." Rembulan tersenyum dan bersemangat melihat bubur yang kelihatan lejat yang ada di hadapannya.

Rembulan sungguh tersenyum begitu lembut hanya karena Kenzo memberikannya makanan.

'Lucu sekali, apakah dia akan imut seperti ini jika aku memberikannya makanan?'

Tanpa sadar Kenzo melihat betapa imut tingkah Rembulan yang menerima makanan darinya membuat Kenzo lupa diri lagi dan astaga.

'Astaga Kenzo, kau pasti sudah gila! sejak kapan kau menganggap nya lucu! dia tidak lucu! dia hanya wanita rakus yang mencoba menyerang aku disini! IYA BEGITU!'

Geram Kenzo membentengi dirinya lagi, sikap natural Rembulan memang sangat manis, terlihat lucu dan mudah meluluh kan orang lain.

Apalagi Rembulan masih muda membuat pikiran polosnya terkadang membuat orang menjadi gemas.

Rembulan mengambil satu sendok penuh bubur yang hendak ia santap, saat bubur itu mengenai lidah nya, matanya segera menyipit dan rasa asin berlebihan membuat dia muntah seketika.

"Hoek!"

"Apa ini? asin sekali ..."

Rembulan tanpa sadar menepuk-nepuk bahu suaminya untuk meminta air minum.

Kenzo yang tidak mengerti mengenai apa yang tengah terjadi langsung mengambil minum dan memberikannya kepada Rembulan.

"Ada apa? kenapa kau muntah? apakah kau masih merasakan sakit?" Kenzo menjadi sedikit khawatir.

Mungkin Rembulan masih sakit dan perlu dirawat di rumah sakit.

Rembulan yang menerima respon itu segera menggelengkan kepalanya, dia melihat kearah Kenzo dengan matanya yang bulat dan menyedihkan.

"Tuan, apakah Tuan memerintahkan pelayan untuk memberikan aku bubur asin?"

"Tuan, apakah aku sangat tidak pantas memakan makanan yang enak padahal aku lagi sakit?"

"Bubur nya asin sekali, padahal aku sedang sangat lapar ..."

Rembulan melihat dengan mata yang seperti kucing, dia tahu ini semua pasti ulah para pelayan yang tidak suka dengan kehadirannya.

Akan tetapi Rembulan harus memastikan jika tidak ada campur tangan Kenzo dalam hal ini semua.

"APA? ASIN?" geram Kenzo sekarang wajahnya rendah merah padam karena emosi yang meluap-luap.

Dia mengambil sedikit bubur dan merasakannya, dan benar saja rasanya terlalu asin dan tak bisa di makan.

"SIALAN PARA PELAYAN ITU! AKU AKAN MENGHABISI MEREKA! BAJINGAN!"

Rembulan tidak menduga emosi berlebihan ini terlihat dari suaminya ketika mengetahui dia diberikan bubur asin.

.

.

.

.

1
Siti Nurjanah
terimakasih thorrr
Halimah
Kutunggu up y thor
Derma S
Luar biasa
Hari Saktiawan
jamur 🤣😂😂😂😂🤣🤣
Hari Saktiawan
aku juga tapi lupa hehehe
Konok Neng
bagus ceritanya ...
Juan Sastra
entah kenapa membayangkan sakitnya hati bulan membuat mataku ber air
Juan Sastra
la kok marah,, emang bulan salah apa ucapanny pun benar,,sadar posisi dan tempat untuk apa dan kenapa hingga berada di situasi sekarang..kenzo maunya bulan cemburu dan menyatakan hatinya namun secara tidak langsung justru kenzo sendirilah yg mematahkan harapan bulan..labilisan nih kenzo..😀😀
Juan Sastra
perasaan tidak begitu juga kali,, resepsionis paling konfiasi dulu sama sang sekretaris lalu bertanya sama bos benar ggak ada janji temu sama sianu ...
Juan Sastra
lagian merokok di dalam mobil apa ggak penuh tuh mobil asap semua
Konok Neng
bagus rembulan.
Juan Sastra
kok ada air yg jatuh thorr , di pipiku pula
Juan Sastra
maka jatuhlah talak satu,, jika benar dlm beberapa bulan atau sampai di saat bulan sdh melahirkan .
Juan Sastra
kok bisa gitu ya,, baru tahu
MAYZATUN 🥰🥰🥰al rizal
😍😍😍😘
Marsha Miharja
AQ mampir di karyamu yg ini thoor 🥰
Elsye Nurhayati
Luar biasa
Wensy Gusno
selamat bumil
Wensy Gusno
ceritanya bagus
Wensy Gusno
harus kuat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!