NovelToon NovelToon
Tawanan Cinta Casanova

Tawanan Cinta Casanova

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Tamat
Popularitas:28.8M
Nilai: 4.5
Nama Author: Alfiana

Anindya Alyssa seorang wanita manis yang memiliki warna kulit putih bersih, bekerja sebagai waiters di salah satu hotel yang cukup terkenal di kotanya. Hidup sebatang kara membuat harapannya untuk menjadi sekretaris profesional pupus begitu saja karena keterbatasan biaya untuk pendidikan nya.


Namun takdir seakan mempermainkan nya, pekerjaan sebagai waitres lenyap begitu saja akibat kejadian satu malam yang bukan hanya menghancurkan pekerjaan, tetapi juga masa depannya.


Arsenio Lucifer seorang pria tampan yang merupakan ceo sekaligus pemilik dari perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur. Terkenal akan hasil produksi yang selalu berada di urutan teratas di pasaran, membuat sosok Lucifer disegani dalam dunia bisnis. Selain kehebatan perusahaan nya, ia juga terkenal akan ketampanan dan juga sifat gonta-ganti pasangan setiap hari bahkan setiap 6 jam sekali.


Namun kejadian satu malam membuat sifatnya yang biasa disebut 'cassanova' berubah seketika. Penolakan malam itu justru membuat hati seorang Lucifer takluk dalam pesona seorang waiters biasa.


Lalu bagaimana kisah Assa dan Lucifer?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alfiana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 34

Setelah seminggu istirahat, Arsen dan Anindya akhirnya kembali ke Indonesia. Pesawat yang menjadi kendaraan utama mereka untuk sampai di negara mereka sendiri mendarat dengan sempurna di Bandara internasional Soettaa.

Anindya dan Arsen sudah ditunggu oleh sopir jemputan Arsen sehingga mereka tak perlu berlama-lama menunggu. 

Selama perjalanan, Anindya hanya diam bahkan dominan Arsen yang seakan mencari perhatiannya. Arsen tampak nyaman bersandar di bahunya.

"Assa, kapan perutmu besar seperti orang diseberang sana?" tanya Arsen menunjuk wanita hamil di seberang jalan.

"Heum … mungkin usia kandungan ibu itu sudah jalan 8 bulan, itu artinya saya butuh waktu kurang lebih 5 bulan lagi." Jawab Anindya menghitung dengan jarinya.

"Jangan pernah pergi, Assa. Jangan pernah meninggalkan ku, apalagi memisahkan ku dari anakku. Aku mencintaimu." Ucap Arsen menatap dalam mata Anindya.

Anindya terpaku mendengar ucapan Arsen, secara naluriah tangannya menangkup wajah pria itu dan tersenyum.

"Saya juga, Pak." Balas Anindya dengan tulus.

"Saya juga apa Assa?" tanya Arsen membuyarkan lamunan Anindya yang sedang membayangkan sesuatu.

Anindya tersadar, senyuman di wajahnya perlahan memudar saat ia kembali ke faktanya bahwa ia hanya terbayang-bayang akan ungkapan cinta yang Arsen lontarkan. Pria seperti Arsen tak akan mungkin mencintai gadis bisa sepertinya.

"T-tidak." Jawab Anindya lirih.

Arsen mengerutkan keningnya, ia curiga namun tak berniat bertanya. Sampai akhirnya Arsen memilih untuk tidur dengan kepala bersandar pada bahu Anindya.

Sementara Anindya yang merasakan beban Arsen di tubuhnya lantas menoleh, ia melihat Arsen yang tertidur begitu tenangnya. Selama bertahun-tahun, tak pernah ia peduli pada urusan hati, namun saat ini untuk pertama kalinya ia merasakan yang namanya cinta.

Bodoh, memang. Anindya adalah wanita paling aneh sampai bisa mencintai pria seperti Arsen hanya karena perlakuan manis dan perhatian pria itu selama beberapa hari terakhir terutama di masa kehamilannya. Namun saat otaknya mulai berjalan, baru lah ia sadar bahwa ia tak seharusnya mencintai Arsen yang bahkan hanya menganggap nya seorang teman 'ranjang'.

Anindya menyeka air matanya, perhatian dan kasih sayang yang Arsen berikan selama di Meksiko berhasil meluluhlantakkan semua kebencian yang ada sebelumnya. Gila? Katakan saja begitu, namun kemungkinan ini semua masih berhubungan dengan bayi dalam kandungannya.

"Saya cuma berharap semoga perasaan saya bisa hilang, Pak. Saya tidak mau sakit hati, selama ini saya sangat menjaga itu agar saya tidak hancur saat kehilangan." Batin Anindya diakhiri helaan nafas pelan.

Tak terasa akhirnya mereka sampai di kediaman Arsen yang menjadi tempat tinggal Anindya juga. Anindya membangunkan Arsen dan pria itu dengan mudahnya bangun.

Saat mereka turun dari mobil, tatapan Arsen berubah datar dan dingin ke arah dua orang wanita yang tengah berdiri di depan teras rumahnya.

"Ohh Lucifer my boy!!!" pekik seorang wanita berumur namun terlihat masih begitu cantik.

"How are you, boy?" tanya wanita itu hendak memeluk Arsen namun ditolak.

(Apa kabar, anakku?)

"What's the matter here, Mom?" Tanya Arsen dengan nada tak bersahabat.

(Ada keperluan apa ibu kesini?)

"Lucifer, why talk to mom like that?" Tanya wanita itu yang ternyata adalah ibu kandung Arsen, Madam Meena.

(Lucifer, siapa wanita ini?)

"Saya lelah, bisakah anda jangan terus bertanya." Jawab Arsen sekenanya.

"Lucifer!" tegur Madam Meena dengan tegas.

"Boy, siapa wanita itu?" tanya Madam melirik Anindya yang tangannya digenggam oleh Arsen.

"Anda tak perlu tahu," jawab Arsen lalu menarik tangan Anindya dan membawanya masuk.

Saat melewati seorang wanita bule cantik, Arsen tampak tak bergeming dan tetap melanjutkan langkahnya. Dapat Anin lihat dengan jelas bahwa wanita itu tampak memuja Arsen dan menatap dirinya dengan sinis.

"Pak, wanita tadi--" Ucapan Anindya terpotong saat Arsen semakin mengeratkan genggaman tangannya.

Sementara Arsen membawa Anindya ke kamarnya, di lantai bawah terdapat Madam Meena bersama wanita cantik bernama Clara Adelin, model terkenal yang berasal dari Australia lebih tepatnya adalah negara tempat orangtua Arsen tinggal.

"Mom, Who is that woman?" Tanya Clara langsung.

(Ibu, siapa wanita tadi?)

"Don't worry, I'm sure it's just Lucifer's bit*h." Jawab Madam Meena asal mengatakan meski kebenaran yang terlontar.

(Jangan khawatir, ibu yakin itu hanya j*lang Lucifer)

Clara menganggukkan kepalanya, ia tak suka melihat wanita sederhana tadi tampak begitu dekat dengan Arsen-nya. Ya, Arsen adalah pria pujaan hatinya sejak lama, namun meski Arsen terkenal akan sikap Casanova, tak sekalipun pria itu mau padanya meski ia sudah gencar menggoda.

Setelah ini nggak usah pakai dialog Inggris ya, karena jujur aku juga nggak terlalu bisa😭🤣

To be continued

1
Kembarr Kembaarr
yaa bodoh cuma nerima telpon aja hrs yaa menjauh dr anak
Kembarr Kembaarr
nganyih2 skrng si anin. jd jengkel yg baca
Kembarr Kembaarr
seorang bos tp pikirannya picik ga ada sedikitpun sifat baiknya yg ada didiri arsen adalah sifatsetan
Kembarr Kembaarr
kalau memang tdk mau kenapa tidak memilih mati saja anin. drpd di perlakukn layaknya binatang. ini yg nulis jg terlalu merendahkn derajat perempuan. pdhl di luar sana banyak permpuan yg menjual diri. kenapa perempuan baik2 yg di jdkn sasaran
Kembarr Kembaarr
yaa ALLOOH smg di dunia nyata tidak adabos ygbersikap sort anjing arsen. sangat mengerikn jika itu terjd. seorang manusia tp prilaku sprt hewan
Kembarr Kembaarr
asu si arsen bos berkelakuan bejat di kira semua wanita sama sprt diri nya .yg tak bermoral dn berahlaq
Kembarr Kembaarr
sama2 buruh aja ada yaa yg ke gitu. mboyao saling supot saling mengerti satu sama lain kn enak
Kembarr Kembaarr
paman bibik anjing ya itu.
Nurjana Bakir
lanjut
Amazing Grace
aku selalu benci female lead yang menye menye dengan mengandalkan kata "cinta"
Mamah dini
insyaalloh thor
Mamah dini
makasih atas karyamu Thor bagus ceritanya keren menarik, sampai dua kali baca , sukses terus dn semangat /Good//Good/
Mamah dini
Luar biasa
Mamah dini
Lumayan
Mamah dini
segitunya ya penyiksaan papah perdo, TPI... kasian juga ya , mungkin GK ada kata memberi kesempatan ke dua bagi mereka , siksaan nya terlalu berat , beri ampunan untuk mereka bertobat tuan perdo bisa GK , gak bisa ya , ya udh
Mamah dini
seneng NY Anin udh bahagia , moga secepatny hamil lgi
Mamah dini
aduh jadi tatut selem bingit , nah itu mungkin penyesalanmu hai manusia2 gak punya hati satu kluarga kompak jahatny semua , coba aja satu... aja yg baik , gak ada kan
Mamah dini
rasain tuh ondel2 tempatmu yg layak jeruji besi, mg karma udh datang selamet menikmatinya del del, Dan untuk Bu Anin jgn sekali2 ninggalin anak di mana saja angkat tlpon bawalah anaknya ya nyonya baru punya anak satu , gimana kalau udh banyak anakny , hati2 itu Harus ya non.
Mamah dini
angkat tlpon kok malah menjauh dari Anak aneh kmu nin , iya kmu itu lalai, moga aja Arvin GK kenapa2, udh GK aneh LGI pasti ada adegan culik culikan hampir setiap novel yg ku baca , nah itu yg ku kurang suka , TPI penasaran.
Mamah dini
alhmdulilah mereka udh bahagia ,, itu balasan penderitaan mu nin sekarang kmu memanen nya , dgn masa depan yg cemerlang , sehat2 ya kalian jaga Anin nya ya mas arsen jgn sampai kabur lagi .
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!