NovelToon NovelToon
Wanita Solihah Pujaan Hati

Wanita Solihah Pujaan Hati

Status: tamat
Genre:Romantis / Poligami / Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika / Tamat
Popularitas:182.5k
Nilai: 3.8
Nama Author: Ajeng Nurjamilah

Namaku Raisa, Aku lahir di Bandung. Aku tinggal bersama Ayah, Ibu dan Kakak ku. Ini kisahku, aku menjadi yang kedua demi cinta pertamaku bernama Yusuf, namun aku di pertemukan dengan cinta yang membuat aku merasa nyaman namun perbedaan keyakinan yang bernama Morgan.

Hafidzah adalah seorang santri sekaligus anak dari pemilik pesantren yang di sebut Abah Junaedi. Ia satu pesantren dengan Yusuf yang sudah lama ia kagumi tetapi Yusuf tidak tahu. Hafidzah rela di poligami demi mempertahankan rumah tangga nya dengan Yusuf.

Ini Novel pertamaku...
Jangan lupa terus dukung dengan cara:
Like, Share, Vote, Rating 5 dan Favoritkan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ajeng Nurjamilah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ep 32 - Morgan

Dengan manjanya Yusuf memeluk Hafidzah dari belakang membuat Hafidzah merasa bahagia.

"Aa tadi aku tak sengaja melihat surat nikahnya Mbak Caca, aku melihat tanggal lahirnya bahwa hari ini Mbak Caca ulang tahun," sambil menoleh pada Yusuf.

"Emang kenapa?" tanya Yusuf.

"Ya aku mau ngasih surprise buat Mbak Caca," ujar Hafidzah dengan tersenyum.

"Terus rencana kamu apa?"

"Kita ajak Mbak Caca ke Mall biar Mbak Caca bisa belanja baju sepuasnya gimana?!" Hafidzah melepaskan pelukan Yusuf lalu mengahadap ke arah Yusuf.

"Kamu yakin?" tanya Yusuf sambil memegang pipi Hafidzah.

"..." Hafidzah menganggukan kepala.

Minggu pagi yang cerah, burung-burung berterbangan di angkasa dan suara burung yang merdu bersahut-sahutan. Pagi ini aku duduk di ayunan belakang rumah Yusuf sambil menatap langit yang biru.

"Istriku..." sapa Yusuf yang muncul dari pintu belakang.

"Ya..." balasku sambil menoloh ke arah Yusuf.

"Aku mau ngajak kamu kesuatu tempat..."

"Sama Hafidzah?" tanyaku.

"Nggak, cuman kita berdua..."

Aku yang mendengar ajakan Yusuf tentu saja bahagia, aku tak menyangka Yusuf akan mengajakku berjalan berdua saja.

Sore itu Yusuf siap dengan setelan kemeja biru lengkap dengan celana sayur berwarna hitam rapi menunjang penampilannya. Yusuf tak mau aku kecewa dengan penampilannya di hari special aku. Semuanya Yusuf persiapkan sematang mungkin dan berharp aku merasa berkesan dan tidak akan pernah terlupakan seumur hidupku.

Sementara itu di kamar aku memilih baju yang paling bagus untuk di kenakan di acara jalan-jalan nanti aku tak mau membuat Yusuf merasa bosan dengan penampilanku yang itu-itu saja. Aku mengenakan setelan gamis berwarna merah lengkap dengan kimarnya. Aku mengolesi make up tipis agar terkesan segar.

Ketika aku telah selasai berdan-dan aku langsung keluar kamar lalu aku menemukan sosok Yusuf yang sedang duduk di tepi sopa sedang memainkan ponselnya.

"Yusuf..." sapaku padanya.

Ketika Yusuf mendengar sapaanku, Yusuf langsung menoleh kearahku lalu Yusuf beranjak dari tempat duduk melihat aku begitu cantik sore ini. Aku pun terpana melihat penampilan Yusuf sore ini sedikit berbeda dari biasanya.

"Masya Allah! Cantik sekali kamu hari ini..." puji Yusuf tak menyangka.

"Kamu juga tampan..." kataku memuji balik.

"Hafidzah!"

"Hafidzah!" Yusuf berteriak memanggil Hafidzah.

"Iya, A!" balas Hafidzah lalu menghampiri kami.

"Aa dan Caca mau jalan dulu, kamu gapapa kan di tinggal sendiri?" tanya Yusuf.

"Iya gapapa, A" balas Hafidzah dengan tersenyum.

Hafidzah mengantarku bersama Yusuf sampai pintu depan.

Yusuf membawa mobil mewahnya. Ia membukakan pintu untukku seraya senderela yang di bukakan oleh sang pangeran. Yusuf berusaha seromantis mungkin agar acaranya sangat berkesan.

***

Sesampainya di Mall aku kembali di bukakan pintu oleh Yusuf, rasanya aku sangat bahagia di perlakukan Yusuf seperti ratu.

"Sudah sampai tuan putri..."

"Sebenarnya kita mau ngapain sih?" tanyaku penasaran.

"Udah ayo ikut aja!"

Aku langsung di bawa ke tempat pusat pembelanjaan yang sangat mewah.

"Surprise....! Kamu sekarang bebas borong baju dan segala kebutuhan kamu! Selamat ulang tahun sayang...."

Aku yang mendengar surprise dari Yusuf langsung menutup mulutku dan meneteskan air mata tanda terharu, aku sangat tak menyangka Yusuf mempersiapkan semuanga untukku.

"..." aku tidak bisa berkata apa-apa. Yusuf yang melihat tingkahku meneteskan air mata langsung memelukku.

"Sekarang kamu pilih-pilih dulu ya! aku mau ke toilet dulu sebentar," Yusuf langsung pergi meninggalkanku.

Aku sadar Yusuf sangat mengharapkan kejutannya berjalan dengan lancar, maka dari itu aku harus memanfaatkan waktunya sebaik mungkin.

Tak lama kemudian ketika aku sedang memilih-milih baju aku tak sengaja menabrak pemuda tampan yang sedang sama-sama memilih baju.

Brug...

Pemuda itu menumpahkan minuman yang di bawanya ke bajuku membuat bajuku menjadi kotor.

"Awh!"

"Sorry... sorry..."

Aku mengusap bajuku dengan kedua tanganku. Siapa pemuda itu? Aku merasa mengenali suaranya. Tapi aku tidak terlalu yakin dengan ingatanku.

"Raisa..."

Aku tak menyangka pemuda itu tahu namaku, aku jadi semakin penasaran kemudian aku menolehnya.

"Morgan..." sapaku tak menyangka bertemu Morgan yang telah sekian lama tidak bertemu dengannya sejak keluar dari sekolah.

"Kamu begitu cantik, Raisa..." batin Morgan.

"Woy!" aku membangunkan Morgan dari lamunannya.

"Sorry... sorry..." balas Morgan dengan wajah memerah.

"Kamu Morgan yang terkenal play boy satu sekolahankan?" ledek aku.

"Hus! Apaan sih, jangan ngungkit-ngungkit masa lalu deh!" tegas Morgan.

"Iya emang kenyataan..."

"Eh kamu apa kabar?" tanya Morgan.

"Alhamdulillah, baik..." balasku.

Ketika aku sedang berbincang-bincang dengan Morgan, Yusuf kembali menghampiriku.

"Siapa Ca?" tanya Yusuf.

"Yusuf ini Morgan teman sekolahku, Morgan ini Yusuf Su..."

"Yuk kita pulang!" aku tak sempat memberi tahu Morgan bahwa Yusuf adalah suamiku, aku keburu di bawa Yusuf pergi.

Morgan berjalan sambil tersenyum-senyum menuju garasi mobil.

"Apakah aku segitu play boy waktu sekolah, sehingga Raisa bisa berkata begitu?" kata Morgan sambil geleng-geleng kepala ketika memasuki mobil.

1
Ajeng Nurjamilah
bagus banget
Ila Ila
click j
Bety Nurlaila
lanjut kak
ig@taurusdi_author
semangat thor

salam dari HIDUPKU BERSAMA CEO
istrinya linyi💕
huaa seru
Lesty
kecewa
Nurul Afifah
kak kok tamat
ig@taurusdi_author: hai kakak salam kenal

mampir yuk ke karyaku

HIDUPKU BERSAMA CEO
total 1 replies
Refni Sari Winanda
kok endingnya gantung sih kak..😟
Bintun Arief
kaget gw bacanya, endingnya gini thor? kasian Raisa 😭😭

semoga kamu ketemu Hamish ya Ra 😊
Bintun Arief
waktu dengar mikaila nangis aku mikir, hm.... sepertinya waktu ngidam Hafidzah "para wali" deh, Eeeeaaa.... eeeeeaa 😂

becanda denk, ✌️

alhamdulillah, plong ya Raisa, satu step nih, tinggal step ke dua yeyeyeyye..., thor, waktu Yusuf salah sebut nama, ada kata Morgan nyempil di situ lo. Semangat upnya, cuss lanjuuut 😊🥰
Dsyy
Semangat thor
Ig & fb : Karlina_Sulaiman
semangat terus berkaryanya kak..

🥀 ceo somplak
꧁ℌ𝔢𝔰𝔱𝔦꧂
lanjut🥰 jangan lupa mampir di cerita ku

"Cinta kita"
Noejan
Hadir😁
kimseyeol: hy kka mampir yuk di novel terbaru ku judulnya"" Dia Untuk Ku Dan Aku Untuk Nya""
total 1 replies
Quin Alesha
lanjut
Quin Alesha
langsung nikah aja gan
Quin Alesha
sedih gw bacanya
Lesty
lanju
Lesty
sehaeusnyq bu angel memberikan g terbaik
Lesty
ih kok gitu sih bu angel
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!