Cerita ini adalah kelanjutan dari Reinkarnasi Dewa Pedang Abadi.
Perjalanan seorang dewa pedang untuk mengembalikan kekuatannya yang telah mengguncang dua benua.
Di tengah upaya itu, Cang Yan juga memikul satu tujuan besar: menghentikan era kekacauan yang telah berlangsung sejak ratusan tahun lalu, sebuah era gelap yang pada awalnya diciptakan oleh perang besar yang menghancurkan keseimbangan dunia. Demi menebus kesalahan masa lalu dan mengubah nasib umat manusia, ia kembali melangkah ke medan takdir.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nugraha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 30 : Hadiah yang Mengejutkan
Matahari sudah mulai berada di tengah langit menandakan bahwa siang telah tiba. Para penonton masih dengan sabar menunggu kedatangan satu sekte terakhir. Sekte ini adalah satu-satunya sekte yang benar-benar dinantikan, terutama oleh para kultivator dari Wilayah Bintang Tengah.
Di tengah keheningan yang menyelimuti arena, akhirnya sekte kesepuluh tiba. Sekte ini bukanlah sekte biasa, ini adalah Sekte Petir Langit sekte nomor satu di Benua Astral Abadi.
Para tetua dan peserta Sekte Petir Langit melangkah maju dengan tenang menuju tempat yang telah dipersiapkan untuk mereka. Begitu kedatangan mereka disadari, suara gemuruh langsung pecah di tribun penonton. Sorak-sorai menggema tanpa henti menciptakan suasana yang begitu meriah.
Namun, di antara sekian banyak peserta, perhatian penonton tertuju pada empat orang murid suci. Mereka menjadi pusat pembicaraan, menciptakan gelombang antusiasme di antara para penonton.
"Bukankah itu murid suci dari Sekte Petir Langit?"
"Wah, auranya benar-benar mendominasi!"
"Itu adalah Tuan Putri dan Pangeran dari Kekaisaran, Akhirnya kita bisa menyaksikan aksi mereka secara langsung!"
"Siapa yang bisa melawan mereka semua? Terutama Pangeran Lei Xiaotian... Konon, dia adalah salah satu jenius langka di Sekte Petir Langit. Bahkan Petir Abadi yang ada di sekte itu bisa ditaklukkannya dengan mudah!"
Kedatangan Sekte Petir Langit tidak hanya menggetarkan tribun penonton, tetapi juga membuat para peserta lainnya mulai merasakan tekanan luar biasa.
Di tribun VIP, Cang Yan memperhatikan keempat Murid Suci dari Sekte Petir Langit. Semakin lama ia mengamati mereka, semakin besar semangatnya untuk ikut serta dalam kompetisi ini.
Dari keempat murid itu, Cang Yan dapat merasakan kekuatan yang benar-benar terlatih dengan baik. Ia juga bisa melihat bahwa fondasi kultivasi mereka sangat kokoh, sesuatu yang tidak bisa dicapai tanpa bimbingan dan pelatihan yang luar biasa.
Tidak heran sekte ini dianggap sebagai sekte nomor satu di Benua Astral Abadi. Metode pelatihan mereka pasti menyimpan rahasia besar, sesuatu yang membuat para muridnya memiliki kultivasi sekuat ini.
Setelah semua sekte berkumpul, akhirnya saat yang paling ditunggu-tunggu tiba, Kaisar Le Guang akan segera menyampaikan pidatonya sebelum kompetisi resmi dimulai.
Saat semua sekte dan klan telah berkumpul, suasana di arena menjadi semakin hening. Kemudian seorang pria yang memancarkan aura berwibawa dan agung berdiri dari tempat duduknya. Dia adalah Kaisar Lei Guang penguasa Kekaisaran Kota Shengdu.
Kaisar menatap para peserta dan tamu kehormatan dengan tatapan penuh kebanggaan. Lalu dengan suara lantang yang menggema ke seluruh arena ia mulai berbicara.
"Hari ini kita akan menyaksikan berkumpulnya para jenius terbaik dari sepuluh sekte besar, Kompetisi ini bukan hanya ajang pertarungan, tetapi juga kesempatan bagi kalian untuk membuktikan diri, membawa kejayaan bagi sekte kalian."
Di samping Kaisar Lei Guang duduk tiga ketua klan, itu adalah ketua Klan Mu, Klan Yin, dan Klan Zhao, ketiga klan ini adalah klan pelindung Kekaisaran. Mereka adalah pilar utama dalam menjaga kestabilan wilayah kekaisaran. Selain itu Permaisuri juga hadir duduk anggun di sisi Kaisar.
Namun, sosok yang paling mencolok adalah pria paruh baya dengan aura yang begitu mengerikan. Dia adalah Ketua Sekte Petir Langit sekaligus guru dan penasehat Kaisar Lei Guang, seorang eksistensi yang sangat ditakuti dan dihormati di seluruh benua.
Kaisar kemudian melanjutkan pidatonya dengan mengumumkan perubahan format kompetisi.
"Pada kompetisi sebelumnya, hanya kultivator di tahap puncak Pembentukan Inti yang dapat berpartisipasi. Namun kali ini aturan telah berubah! Kompetisi akan dibagi menjadi empat tingkatan berdasarkan fase Pembentukan Inti: Tahap Awal, Tahap Menengah, Tahap Akhir, dan Tahap Puncak!"
Para peserta mendengarkan dengan seksama, tetapi mereka segera menyadari bahwa format baru ini akan memberi lebih banyak kesempatan bagi mereka untuk bertarung dan membuktikan diri.
Setelah menjelaskan format baru, Kaisar Lei Guang melanjutkan dengan menegaskan aturan utama kompetisi.
"Pertarungan ini akan menguji kemampuan, strategi, dan keberanian kalian. Namun ada satu hal yang harus kalian ingat! Tidak ada pembunuhan yang diperbolehkan dalam kompetisi ini. Jika ada yang berani melanggar aturan dan membunuh lawan, maka hukuman berat akan menanti!"
Nada suara Kaisar berubah dingin membuat suasana di arena menjadi tegang. Para peserta dan penonton memahami bahwa siapa pun yang melanggar aturan ini tidak akan mendapatkan belas kasihan dari Kekaisaran.
Setelah suasana kembali tenang, Kaisar Lei Guang menatap para peserta yang hadir. Dengan suara lantang dan penuh wibawa ia mulai mengumumkan hadiah bagi para pemenang.
"Kepada semua peserta, kompetisi ini bukan hanya untuk mengukur kekuatan kalian, tetapi juga kesempatan besar untuk mendapatkan hadiah luar biasa yang telah disiapkan oleh Kekaisaran!" serunya.
Suasana menjadi semakin tegang. Para peserta mendengarkan dengan penuh perhatian, sementara para tetua dari masing-masing sekte saling bertukar pandang, menilai seberapa besar peluang mereka untuk meraih kemenangan.
"Khusus bagi pemenang di tahap awal Pembentukan Inti, juara satu hingga empat akan mendapatkan sumber daya berharga selama tiga puluh tahun serta beberapa artefak," lanjut Kaisar.
Beberapa peserta dari tahap awal tampak bersemangat, menyadari bahwa hadiah tersebut akan sangat membantu kemajuan kultivasi mereka.
"Untuk tahap menengah Pembentukan Inti, juara satu hingga empat akan menerima sumber daya selama lima puluh tahun, serta artefak dan satu gulungan teknik yang dapat mereka pilih sendiri," lanjutnya.
Bisikan mulai terdengar di antara para penonton. Hadiah di tahap menengah sudah begitu luar biasa, dan mereka bisa membayangkan betapa besarnya hadiah untuk tahap yang lebih tinggi.
Kaisar Lei Guang tersenyum tipis sebelum melanjutkan. "Bagi juara satu hingga empat di tahap akhir Pembentukan Inti, mereka akan diberikan sumber daya selama tujuh puluh tahun, serta artefak tingkat tinggi, dan gulungan teknik langka yang hanya dimiliki oleh Kekaisaran."
Seruan kagum langsung memenuhi tribun. Gulungan teknik langka adalah sesuatu yang sulit didapat, bahkan bagi sekte-sekte besar.
Akhirnya, Kaisar mengalihkan pandangannya ke arah para peserta yang berada di tahap puncak Pembentukan Inti.
"Dan bagi mereka yang mencapai puncak pembentukan inti, juara satu hingga lima akan menerima sumber daya selama seratus tahun, serta artefak tingkat tinggi, dan gulungan teknik tingkat tinggi!"
Sekali lagi, riuh rendah terdengar di seluruh arena. Namun, sebelum suasana benar-benar meledak, Kaisar menambahkan sesuatu yang membuat semua orang terdiam sesaat.
"Selain itu, pemenang di tahap puncak akan mendapatkan kesempatan berharga pelatihan khusus selama seratus tahun di Kekaisaran dan Sekte Petir Langit!"
Kali ini, sorak-sorai benar-benar mengguncang tempat itu. Hadiah yang diberikan begitu luar biasa, bahkan para tetua dari sekte-sekte besar tidak dapat menyembunyikan keterkejutan mereka.
Mendapatkan sumber daya selama seratus tahun sudah merupakan berkah yang luar biasa, tetapi pelatihan langsung di bawah Kekaisaran dan Sekte Petir Langit? Itu adalah kesempatan langka yang bisa mengubah nasib seorang kultivator.
Namun, pengumuman terbesar baru saja tiba. Kaisar Lei Guang mengangkat tangannya, dan suara sorak-sorai mulai mereda.
"Dan bagi juara pertama dari kompetisi ini, bukan hanya mereka yang akan mendapatkan hadiah luar biasa!. Sekte asal mereka juga akan menerima sumber daya selama 100 tahun penuh dari Kekaisaran!"
Begitu Kaisar Lei Guang selesai berbicara, suasana di tribun langsung meledak dengan sorakan yang menggema ke seluruh arena.
"Hadiah ini luar biasa!"
"Dengan sumber daya sebanyak itu, sekte mana pun bisa berkembang pesat dalam seratus tahun ke depan!"
"Aku tidak akan kalah! Aku harus menjadi pemenang!"
Bahkan sepuluh sekte besar yang berpartisipasi semakin bersemangat. Mereka tahu bahwa ini bukan sekadar kompetisi biasa, tetapi pertarungan untuk masa depan sekte mereka!
Di tengah kegembiraan itu, Cang Yan hanya tersenyum tipis.
"Menarik… Kompetisi ini benar-benar menarik" gumamnya pelan.