NovelToon NovelToon
Mencintai Calon Kakak Ipar

Mencintai Calon Kakak Ipar

Status: tamat
Genre:Romantis / Patahhati / Cinta Terlarang / Tamat
Popularitas:11.4M
Nilai: 4.8
Nama Author: Nana Hutabarat

Cinta harus menghadapi bosnya yang super galak dan otoriter. Fakta lain adalah bosnya orang yang menyebabkannya hamil.
Dia terkejut ketika mengetahui kenyataan bahwa bosnya adalah tunangan kakaknya sendiri. Dia tidak bisa menghancurkan kebahagiaan kakaknya. Namun, kehamilannya tidak bisa ditutupi selamanya. Keputusan apa yang harus dia ambil nantinya? Berkata jujur atau pergi jauh?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nana Hutabarat, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kehancuran Cinta

Hati Cinta takut jika ibunya telah memanggil untuk meminta berbicara berdua saja. Pengalaman masa kecilnya adalah ibu memanggil ketika dia melakukan sebuah kesalahan berat dan ibu pasti akan memberi hukuman padanya.

"Ibu memanggilku!" kata Cinta setelah masuk ke dalam kamar ibunya yang gelap karena semua tirai jendela ditutup rapat dan lampu tidak dinyalakan. Hawa dingin mulai menusuk kulit Cinta. Nafasnya telah sesak dari tadi dan dadanya berdebar dengan kencangnya.

"Apa kau baru tahu kesalahanmu setelah dipanggil terlebih dahulu?" kata Riska pelan namun tajam.

Cinta menelan salivanya yang tercekat di tenggorokan.

"Ma-maksud I-Ibu?" tanya Cinta gagap. Kakinya telah melemas dan dia sudah ingin menangis.

"Kau sudah tahu kesalahanmu Cinta," lirih Riska.

"Ibu, a-aku," Cinta bingung untuk mengatakannya. Apakah ibunya telah lebih dahulu mengetahui hubungannya dengan Cristian. Sejauh mana dia mengetahui hubungan itu?

Cinta duduk bersimpuh dan menunduk di hadapan ibunya. "Maafkan aku Ibu," ucap Cinta.

Air matanya sudah tidak bisa dibendung lagi.

"Jadi kau menyadari kesalahanmu itu?" kata Riska.

"Aku mencintainya Ibu dan dia ... ."

"Kau sama seperti mendiang ibumu, suka menusuk dari belakang," ungkap Riska.

Deg!

Cinta terkejut mendengar ucapan ibunya. Dia kira dia salah mendengar.

"Ma-maksud I-ibu," tanya Cinta gagap. Kini dia tidak bisa bernafas lagi. Sesuatu yang berat terasa menimpa dadanya.

"Ya, kau bukan anakku. Kau adalah anak selingkuhan ayahmu. Kau hanyalah anak dari pembantuku. Kau bukan siapa-siapaku. Tapi aku merawat dan membesarkanmu dari kau baru lahir. Namun sayangnya sifat ibumu yang buruk menurun padamu sehingga engkau berani menusuk kakakmu sendiri dari belakang," ucap Riska dengan suara bergetar.

Cinta menggelengkan kepalanya tidak mempercayai apa yang dikatakan Riska. Dia shock.

"Kau berbohongkan Ibu," kata Cinta dengan terisak. "Itu tidak mungkin Ibu? Kau adalah Ibuku."

"Jika kau menganggapku sebagai ibumu kau pasti akan menurutiku. Kau tidak akan menyakiti Bella seperti yang ibumu lakukan padaku," teriak Riska marah.

Tubuh Cinta melemas. Dia hanya bisa menangis tidak bisa berfikir lagi. Kenyataan ini begitu menyakiti hatinya.

"Maaf Ibu, maaf ... ." Cinta bersujud di kaki Riska dan Riska memalingkan wajahnya. Ikut menangis dan sakit.

Untuk beberapa saat hanya isak tangis saja yang terdengar dari keduanya.

"Bella tahu dari awal jika kau bukan adik kandungnya, namun dia sangat menyayangimu dan membelamu karena aku selalu mengajarkan Bella untuk menyayangimu. Aku juga selalu mengatakan padamu agar jangan pernah menyakitinya. Namun, apa yang telah kau lakukan kini? Kau berniat menghancurkan dirinya hingga berkeping-keping!" seru Riska, dia mengatakannya dengan nada penuh emosi dan bergetar.

"Aku tidak bermaksud seperti itu Ibu," kata Cinta tersendat-sendat.

"Kau baru saja bilang jika kau mencintainya!" ucap Riska dengan nada ditekan. Wanita itu lalu ikut duduk bersimpuh di depan Cinta dan menangkup dua tangannya di dada.

"Cinta, ibu telah membesarkanmu dari semenjak engkau baru dilahirkan. Ibu tidak pernah meminta apapun padamu sebagai gantinya. Namun kini Ibu mohon! Kau mau mengembalikan kebahagiaan Bella yang sempat kau ambil. Biarkan dia hidup bahagia bersama Cristian," kata Riska menangis dan bersujud di hadapan Cinta. Cinta bingung melihat keadaan Riska dia berusaha mengangkat Riska agar bangun.

"Ibu jangan lakukan ini. Aku akan melakukan apapun yang ibu inginkan. Bahkan jika ibu minta nyawaku aku akan memberikannya.'' Nafas Cinta tersengal-sengal karena menangis.

"Aku akan memastikan Cristian tetap menikahi kakak," imbuh Cinta.

"Kau janji?" Riska menatap Cinta.

Cinta menganggukkan kepalanya mantap. "Aku janji akan membawa Cristian hingga ke tempat pelaminan. Dia harus menikahi Kakak ibu, aku tidak mau melihat kalian berdua menangis karena aku," ucap Cinta dengan hati yang perih.

Riska lalu memeluk Cinta untuk pertama kalinya. "Terima kasih Cinta, terima kasih."

Cinta lalu keluar dari kamar Riska dengan langkah gontai dan hati yang hancur. Dia menutup kembali kamar Riska.

"Cinta! Aku baru melihatmu lagi dari kemarin?" tanya Bella yang sudah berdiri di hadapan Cinta.

Cinta buru-buru mengusap air matanya. "Kau menangis?Apa ibu memarahimu?"tanya Bella khawatir.

Perhatian Bella malah membuat Cinta tambah merasa bersalah. Dia memeluk kakaknya erat dan menangis tersedu-sedu.

"Hey ada apa denganmu, ada aku di sini kita akan memecahkan masalahmu bersama-sama." Bella mengusap lembut rambut Cinta. Cinta menggelengkan kepalanya dan menangis di bahu Bella.

"Dia baru aku marahi karena ingin menikah dengan Ardi," ucap Riska tiba-tiba.

Bella menarik tubuh Cinta dan melihat ke dalam matanya yang sembab. "Benarkah kau mau menikah dengan Ardi?''

Cinta menganggukkan kepalanya.

"Ibu! Kau tidak boleh bersikap seperti itu pada Cinta. Dia itu mencintai Ardi. Cinta itu tidak bisa melihat statusnya. Biarkan dia bahagia dengan cintanya. Aku tidak bisa melihat saudaraku menangis," bela Bella, memarahi ibunya.

Cinta malah mengeratkan pelukannya lagi. Kakaknya begitu baik, dia tidak ingin melihatnya terluka. Bagaimana bisa dia berfikir mau menghancurkan kebahagiaan kakaknya tadi?

"Maafkan aku, Kak!" batin Cinta.

"Jika dia memaksa ibu bisa apa? Kau lihat dia selalu melakukan apa yang dia mau tanpa bertanya dahulu pada kita seolah kita tidak ada harganya," ungkap Riska.

"Ibu, Cinta itu menyayangi ibu melebihi aku menyayangimu. Suatu saat ibu akan mengerti bagaimana dia sangat menyayangi kita?" ucap Bella.

"Kita lihat saja nanti," kata Riska meninggalkan mereka berdua.

"Sudahlah Cinta. Jangan menangis lagi. Ada aku yang akan membantumu memberi pengertian pada ibu," bujuk Bella.

"Pantas saja hatiku tidak tenang di kantor dan ingin lekas segera pulang. Ternyata keadaanmu tidak baik. Inikah yang menyebabkanmu enggan pulang tadi malam?" tanya Bella lembut.

Cinta menganggukkan kepalanya sembari masih tetap menangis. "Kita cari Ardi dan membicarakan masalah ini," kata Bella lagi.

"Dia sedang bekerja," ucap Cinta parau.

"Ya sudah, kita ke kamarmu saja," ajak Bella. Bella lalu merengkuh bahu Cinta dan mengantarnya pergi ke kamar.

"Aku selalu iri melihat kau begitu akrab dengan Ardi dulu. Ternyata persahabatan kalian berakhir menjadi cinta. Kalian adalah pasangan yang saling melengkapi dan sangat serasi. Ardi itu sosok yang hangat sangat berbeda dengan Cristian yang dingin." Cinta memandang ke arah Bella.

"Aku sendiri tidak tahu mengapa Cristian menikahiku?" kata Bella yang terlihat sedih.

"Itu karena dia sangat mencintaimu, Kak. Jadi dia memilihmu menjadi pendamping hidupnya," jawab Cinta yang menyakiti hatinya sendiri.

"Semoga saja, dia berubah setelah kami menikah nantinya," ucap Bella.

"Amiin ... ," Cinta tersenyum dan Bella ikut tersenyum.

"Ini baru adikku, kau terlihat selalu muram akhir-akhir ini.Hingga aku merindukanmu yang ceria seperti dulu," ungkap Bella.

Tiba-tiba handphone Cinta berbunyi.

"Ada panggilan masuk Cinta. Itu pasti Ardi, dia sangat mengkhawatirkanmu dari kemarin." Bella melihat kearah Cinta yang sedang menimang handphonenya

Cintaku memanggil ... "Cristian ... ," batin Cinta.

Itu yang tertulis di layar handphonenya.

"Angkat Cinta ... ." suruh Bella.

Cinta menelan salivanya, wajahnya memucat seketika. Dia tidak tahu harus bagaimana.

***

Likenya dong kawan-kawan biar novel ini tidak terpuruk.

Jangan lupa masukkan favorit yah...

Votenya dong, guys... masih sepi banget ni lapak

1
Mia Rusmiati
cerita nya bagus saya merasa terhibur,selamat berkarya dan semangat
Esti Jumaryati
Luar biasa
Entin
Lumayan
Putri Mblaq
Luar biasa
Etik Yuliana
cristian kl gentle...datangi bapsknya Cinta...katakan semuanya...
Titin Sri
maklum z lh. penulis salh ketik nama
kirain nama cowok ...jebul e cewek
Mirfa Linda
dara Ama Ale aja Thor kasian Sheila klo ditinggal Kris.
Elfi Rosanti
kek film india
Herlina Rismayanti
sangat menarik bagus sekali
FY
Baru kali ini baca novel, dalam 1 novel langsung menceritakan beberapa tokoh..jd kelihatan nyambung..seru..hebat author...
Auliyaa Auliyaa
suka dengan ceritanya
Olvine Manganggung
lama² kok aku kesal ya sama cinta kenapa nggak berterus terang aja😔
Rika Fitria
nyesek
Rita Bj
Kecewa
Suryanie Bunda'a Bilal
bener bener bagus cerita nya
Sutar Imam Sujarwo
asyiiik dah mulai nih .
ibarat lagu "tanda tandanya" jatuh cinta
Wilia Ningsih
menarik
Sutar Imam Sujarwo
wah mulai bucin nih sich bos
Sutar Imam Sujarwo
kiler Bosque tak tahunya bucin nanti
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!