Krisna Yudistira adalah Presdir di perusahan yang sangat terkenal di negaranya.
Kris, orang menyebutnya. Laki-laki itu mempunyai paras yang tampan, Kris bisa dibilang laki-laki sempurna di mata setiap kaum hawa.
Namun siapa sangka, Kris yang terlihat berkarisma itu, mempunyai sikap yang dingin dan angkuh.
Hingga suatu hari ia dipertemukan dengan gadis yang menurutnya sangat menyebalkan, gadis itu bernama Viola. Viola gadis yang humoris, namun wanita itu sedikit cerboh.
Viola diangkat menjadi sekertaris pribadi Kris, oleh Yudistira yang tak lain adalah Ayah dari Kris.
Sikap antara Kris dan Viola bertolak belakang, membuat mereka saling tak menyukai satu sama lain.
Setiap hari selalu ada perdepatan diantara mereka. Kris dan Viola bagaikan kucing dan tikus.
Ikutin kelanjutanya!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Naffia Inthan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 34
Viola terlihat baru saja keluar dari kamar mandi, Viola langsung berjalan menuju kamarnya.
"Eh-eh, tunggu! Elo kenapa kak? Kaya habis dapet undian aja, seneng begitu?!'' Tanya Viola, yang berpapasan dengannya.
"Ini mah bukan dapet undian lagi dek, pokoknya kita bakalan menang banyak hari ini!" Seru Anita.
"Kita?" Viola mengernyitkan dahinya.
"Iya dek, cepet siap-siap! Hari ini kak Adam sama kak Mila bakalan teraktir kita."
"Serius elo kak?"
"Iya cepetan mereka udah nungguin!"
"Oke deh...." Viola langsung masuk menuju kamarnya, begitu juga dengan Anita, mereka bersiap-siap untuk pergi. Dalam hati mereka bersorak gembira! Bagaimana tidak? Teraktiraaannn wooyyy, belanja gratoossss. Siapa yang gak nolak, author juga pasti mau.
Wkwkwk.....
Tak lama kemudian mereka pun selesai, Anita dah Viola sama-sama baru keluar dari kamar mereka.
"Udah siap dek?" Tanya Viola, Viola mengacungkan jempolnya sebagai jawaban.
"Belanja gratisssss....." Seru mereka bersama, sambil berjalan ke depan.
Di depan rumah orang tua mereka, serta yang lainnya, terlihat sudah siap, dan kini tengah menunggu dua anak gadis itu.
"Ayo kak...." Ajak Anita.
"Wiiss, adik-adik kakak ini, cantik-cantik sekali..." Puji Mila, istrinya Adam.
"Udah dari orok kali kak!" Jawab Viola dan Anita bersama. Mereka semua tersenyum kekeh.
"Ya udah ayo kita berangkat," ajak Adam, diangguki oleh semua orang.
Mereka berjalan menuju mobil Adam, Adam duduk di kursi pengemudi, sedangkan orang tuanya dan Anita duduk di kursi belakang. Kebetulan memang mobil Adam itu hanya mempunyai dua jajaran kursi saja.
"Lah aku dimana?" Tanya Viola, saat hendak masuk ke mobil tersebut, melihat kursi mobil itu sudah di penuh.
"Elo jangan ikut kita woy," jawab Anita.
"Terus gimana? Masak gue duduk di bagasi?" Viola mengerutkan bibirnya.
"Bagasi Kebagusan buat elo dek, elo nyempil aja di tutup ****** ban mobil ini." Ucap Anita, di iringi tawanya. Adam, Mila, dan orang tuanya hanya mengelengkan kepala melihat tingkah Anita yang usil tersebut.
"Gue serius ih..." Decak Viola.
"Kamu sama saya saja!" Ucap Dave, yang sudah berdiri di belakang Viola. Viola terdiam, dalam hatinya bertanya-tanya, siapa laki-laki ini. Kenapa ada di sini?
"Iya Vi, kamu sama Dave aja." Timpal Mila.
"Dave?" Viola merasa pernah mendengar nama itu, tapi dimana?
"Iya Vio, Dave itu adiknya kak Mila, kamu masih ingat gak?" Sahut Adam.
Viola terdiam sejenak, sambil memutar pikiranya, "oh iya, dulu kita pernah bertemukan? Pas kita datang ke rumah kak Mila, makan malam waktu itu?"
Dave menganggukan kepalanya, "iya."
"Ya sudah kami berangkat duluan, kalian nyusul ya!" Ucap Adam, lalu melajukan mobilnya.
"Ya sudah ayo, nanti ketinggalan jauh sama mereka!" Ajak Dave, diangguki oleh Viola. Mereka pun masuk ke dalam mobil tersebut.
Mobil Dave memang berbeda dengan mobil Adam, kali ini Dave memakai mobil sport berwarna biru. Viola berdecak kagum dalam hatinya ketika masuk ke dalam mobil tersebut.
"Ini mobil elo?" Tanya Viola, matanya masih sibuk menatap kekaguman mobil tersebut.
Dave mengangguk sambil tersenyum.
"Gila keren banget, warnanya gue suka. Biru warna favorit gue!" Ucap Viola, "kapan ya gue punya mobil kaya gini?" Lanjutnya.
"Ini mobil bakalan jadi milik kamu Viola, kalau kita menikah. Sepetinya aku sudah sangat menyukai kamu Viola. Semoga kita bisa bersama." Gunam Dave.
"Nanti juga pasti punya!" Jawab Dave.
"Hais, punya! Tapi dalam mimpi." Ucap Viola.
Dave hanya terkekeh, mendengar ucapan Viola tersebut. Dave dan Viola terlihat sudah sangat akrab, walau pun sebelumnya mereka tidak terlalu kenal. Dalam perjalan mobil itu di penuhi dengan tawa renyah mereka, Viola sedari tadi terus mengoceh.
Hingga tak terasa mereka-pun sampai di salah satu mall ternama di kota tersebut.
"Silahkan tuan putri," ucap Dave. Membukakan pintu mobilnya untuk Viola.
"Ahh, terima kasih pengeram!" Jawab Viola, lalu mereka tertawa.
Bersambung.
Nanti lanjut up ya...
Janji malam ini 2 bab lagi.
Jangan lupa like, komen dan Votenya.
Terima kasih.
ko' nggk ada kelanjutannya 🤔
di liat di propil tamat..🤔
mau ngelmar kalle c Kris 😁😂🤣
bener nti ucapan adalah do'a 😁😂😂
ngibulnya jadi nyata wkwkwk
Krisna vs Viola 😁😍
moga Anita mau jadi pengganti Vio 🤔😒
sedih 😩😫😓
bener kata Kris 🤔 berjuang sama sama untuk cinta kalian 🤔❤️
Kris vs Viola bersatu 😂😁😍