NovelToon NovelToon
Trapped by Your Love

Trapped by Your Love

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:426.8k
Nilai: 5
Nama Author: Scarlettema

Keisha, meski memiliki paras yang cantik dan bentuk tubuh yang mendekati sempurna, tapi sama sekali tidak pernah tertarik untuk masuk ke dunia hiburan mengikuti jejak ibu ataupun sahabatnya. Namun, hidup Keisha dikelilingi dengan orang-orang dari dunia hiburan. Bertemu mantan pacar saat SMU yang sekarang menjadi sutradara, Keisha sempat menjalin kembali hubungan dengannya, tapi harus kandas karena suatu hal. Lalu menjalin hubungan yang intim dengan seorang model ternama, dia pun kembali harus mengalami kekecewaan yang bahkan jauh lebih dalam daripada sebelumnya. Akhirnya Keisha memutuskan untuk bersama dengan seorang laki-laki yang sudah menyayanginya sejak kecil. Namun apakah akhirnya Keisha bahagia dengannya? Apalagi setelah laki-laki yang selama ini mengisi hatinya datang kembali dan memintanya untuk menikah dengannya.
.
image cover from Canva

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Scarlettema, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kecemburuan Zio

"Kenapa kamu senyum-senyum seperti itu?" Keisha bertanya saat melihat Zio senyum-senyum sendiri. Mereka sedang berada di dalam mobil Zio, dalam perjalanan ke rumah baru Kellan. Papa, Mama, dan Kedric sudah berangkat lebih dulu tadi pagi.

"Tidak apa-apa, sedang teringat hal yang lucu saja."

"Apa hal yang lucu?"

"Kemarin lusa ada perempuan cantik, cantik sekali, tapi dia marah-marah terus, mukanya cemberut terus, sepertinya dia cemburu, jadi membuatku ingin mencium bibirnya yang cemberut itu, menggemaskan sekali."

Keisha memukul lengan Zio dan membuat laki-laki itu pura-pura menjerit kesakitan.

"Kamu kemarin pasti menertawakan aku kan?"

"Tidak kok. Baru kemarin aku melihat sendiri bagaimana kamu kalau cemburu. Kamu lucu dan menggemaskan. Aku jadi semakin mencintaimu." Zio menggenggam tangan Keisha.

Saat mobil Zio masuk ke halaman rumah Kellan, Keisha melihat Kristo sedang berjalan ke arah mobilnya, sepertinya sudah mau pergi.

"Berhenti."

Zio langsung mengerem mendadak dan menghentikan mobilnya menuruti ucapan Keisha. Sedangkan Keisha langsung berlari keluar menuju ke arah Kristo, dia tidak sabar menunggu mobil Zio parkir dulu, dia takut kalau Kristo akan segera pergi jika melihatnya datang apalagi bersama Zio.

"Kak Kristo," teriak Keisha saat sudah mendekati Kristo.

Kristo yang sudah akan membuka pintu mobilnya mematung. Dia tahu itu suara Keisha, perempuan yang selama ini dihindarinya. Kristo buru-buru meninggalkan rumah Kellan juga sebenarnya karena tidak ingin bertemu dengan Keisha. Tapi karena sudah terlanjur ketahuan, dengan terpakaa Kristo membalikkan badannya dan langsung ditubruk oleh tubuh Keisha, hingga membuat tubuhnya terpental ke belakang dan bersandar di mobilnya.

"Aku minta maaf, aku minta maaf, aku minta maaf. Tolong jangan marah lagi kepadaku. Tolong jangan menghindariku lagi. Tolong jangan mendiamkanku lagi." Keisha memeluk tubuh Kristo dengan erat seakan takut laki-laki itu akan pergi meninggalkannya.

Kristo awalnya terkejut melihat Keisha datang seperti itu. Apalagi saat dia minta maaf sambil memeluk dan menangis terisak-isak di dadanya. Keisha bersikap seperti seorang anak perempuan yang menangis dihadapan kakaknya atau papanya, bukan kekasihnya. Dia sama sekali tidak menjaga imagenya di depan Kristo. Dia sama sekali tidak peduli kalau tangisannya itu akan membuatnya kelihatan jelek. Dia sama sekali tidak peduli dengan hal apapun. Keisha hanya ingin dimaafkan. Keisha hanya ingin berbaikan dengan Kristo.

Merasa tersentuh dengan tangisan Keisha yang menyayat hatinya, Kristo akhirnya membalas pelukan Keisha, lalu mengusap-usap punggungnya sampai tangisannya mereda.

"Aku minta maaf, aku yang jahat." Kristo mengecup puncak kepala Keisha.

"Tidak, Kak, aku yang jahat, aku yang minta maaf."

Kristo memegang kepala Keisha lalu menengadahkan kepalanya hingga Kristo bisa melihat dengan jelas wajahnya yang penuh air mata. Kristo menghapus air mata tersebut menggunakan jari-jarinya, sambil mengamati wajah sedih Keisha, lalu membandingkannya dengan ketika perempuan itu menangis karena Zio.

"Sudah, jangan menangis lagi."

"Kak Kristo harus berjanji tidak akan menghindariku lagi, tidak akan mendiamkanku lagi."

"Iya, aku janji."

"Aku kangen Kak Kristo." Keisha kembali menyandarkan kepalanya di dada Kristo.

"Aku juga kangen." Kristo mengeratkan pelukannya dan menciumi puncak kepala Keisha.

Kristo melihat mobil Zio sudah diparkir di sebelah mobilnya dan laki-laki itu berdiri bersandar di samping mobilnya, sambil melipat kedua tangannya di dada dan memperhatikan Kristo dan Keisha yang sedang berpelukan. Kristo menggerakkan kepalanya dan memberi isyarat kepada Zio untuk mendekat.

"Aku mengaku kalah untuk saat ini. Tapi kalau kamu sampai menyakitinya lagi, aku tidak akan segan mengambil Keisha dan menghancurkan hidupmu." Kristo mengancam saat Zio sudah mendekat.

"Aku tidak akan pernah melepaskan Keisha lagi, aku tidak sebodoh itu."

"Aku tidak mau kalian bertengkar. Aku menyayangi kalian berdua." Keisha melepaskan pelukannya dari Kristo.

Keisha mengambil tangan Kristo dan menggenggamnya dengan tangan kirinya, kemudian mengambil tangan Zio dan menggenggamnya dengan tangan kanannya.

"Aku ingin memberitahu kalau aku akan segera bertunangan dengan Zio, Kak." Keisha mengatakannya dengan pelan tapi pasti.

Kristo terdiam mendengarnya, mencoba mencernanya sedemikian rupa sehingga tidak akan membuat ucapan Keisha menyakiti hatinya, yang sebenarnya sudah cukup sakit saat melihat Keisha kembali bersama Zio. Kristo merasakan tangan Keisha menggenggam tangannya semakin erat, seakan mengharapkannya mengucapkan sesuatu sebagai bentuk responnya terhadap ucapan Keisha.

"Selamat. Semoga kalian berdua bahagia," ucap Kristo setelah mengumpulkan semua keberaniannya.

Setelah itu mereka bertiga masuk ke dalam rumah baru Kellan.

"Tidak jadi pulang? Katanya ada urusan." Kellan bertanya karena heran saat melihat Kristo yang tadi sudah berpamitan masuk kembali.

"Adikmu nih yang menyeretku masuk." Kristo menunjuk Keisha yang bergelayut di lengannya.

Selama berada di rumah Kellan, Keisha menempel terus kepada Kristo. Dia ingin meluapkan perasaan rindunya kepada sosok laki-laki yang selama ini selalu menemaninya tapi sebulan terakhir menghindarinya. Kehadiran Zio tidak akan membuatnya melupakan laki-laki yang selama ini memperlakukannya dengan super baik.

Zio menghabiskan waktunya dengan Kedric dan sesekali berbincang dengan Kakak atau orang tua Keisha, tapi matanya selalu mengekor kemanapun Keisha melangkah dan apapun yang dia lakukan bersama Kristo.

***

"Lho, mau kemana kita?" tanya Keisha saat melihat Zio tidak mengarahkan mobilnya ke arah rumahnya.

"Ke rumahku."

"Kenapa ke rumahmu?"

"Harus ada alasan dulu baru mau kerumahku?"

Keisha hanya diam saja. Dia sebenarnya tahu kalau Zio pasti sedang marah kepadanya karena dari tadi Keisha mengabaikannya dan menempel terus dengan Kristo. Dan sore ini, setelah acara di rumah Kellan selesai, Zio tidak mau mengantarkannya pulang tapi malah membawanya ke rumahnya sendiri. Keisha sudah bisa menebak apa yang akan terjadi nanti di rumah Zio. Dia jadi teringat dengan kejadian di hotel saat acara pertunangan Zafri.

Keisha dan Zio sama-sama diam saja sepanjang perjalanan sampai ke rumah Zio. Setelah sampai di rumahnya, Zio langsung keluar dari mobilnya dan berjalan cepat menuju ke dapur lalu membuka kulkas dan menenggak sebotol air mineral dingin untuk mendinginkan kepalanya. Zio meremas botol air mineral yang sudah kosong dengan keras lalu berbalik dan hendak melemparnya ke tempat sampah saat dilihatnya Keisha berdiri dihadapannya. Keisha mengambil botol air mineral kosong dari tangan Zio lalu membuangnya ke tempat sampah, setelah itu dia kembali dan memeluk Zio.

"Aku tidak akan memintamu untuk memaafkanku. Aku tahu aku egois. Tapi aku ingin menghabiskan waktuku dengan Kak Kristo selama aku bisa. Aku yakin kamu tidak akan membiarkanku dekat dengannya lagi saat kita sudah menikah nanti." Keisha meletakkan kepalanya di dada Zio dan merasakan debaran jantung laki-laki yang dicintainya itu.

"Aku tahu, karena itulah aku menahan emosi ini." Zio membalas pelukan Keisha. "Aku takut kamu akan merasa nyaman dengannya lalu berpaling padanya."

Keisha melonggarkan pelukannya lalu menghadapkan wajahnya ke Zio, "aku menyayangi Kak Kristo seperti saudara, tapi laki-laki yang aku cintai adalah kamu. Dan sekarang aku sudah siap untuk menjalin hubungan yang lebih serius denganmu."

Zio tersenyum lalu mencium bibir Keisha dengan lembut.

"Aku harus berterima kasih kepada Tuhan karena sudah mempertemukanku denganmu," kata Zio saat menghentikan ciumannya sesaat untuk mengambil nafas sebelum kembali mencium Keisha dengan lebih posesif.

"Ehem.."

Zio dan Keisha terkejut lalu serentak menoleh ke arah datangnya suara. Zafri dan Anggun sedang memperhatikan mereka dari pintu dapur.

"Sejak kapan kalian ada di situ?" Zio melepaskan pelukannya dari Keisha.

"Sejak aku memanggilmu berulang kali tapi kaliannya asyik sendiri," jawab Zafri.

Anggun berjalan mendekati Keisha dan melingkarkan tangannya di lengan Keisha. "Temani aku untuk mengatur acara pernikahan ya? Please. Kamu kan fashionable, jelas seleramu jauh lebih baik daripada aku."

"Kenapa tidak pakai wedding organizer saja, sih?" Zio protes karena merasa keberatan waktunya berduaan dengan Keisha diganggu oleh Zafri dan Anggun.

"Tidak mau. Aku tidak ada pekerjaan, jadi aku ingin mengatur sendiri acara pernikahanku." Lalu Anggun menoleh kepada Keisha, "kamu mau membantuku kan, Kei? Nanti aku juga akan membantumu di acara pernikahanmu dengan ... Zio atau Kak Kristo?" goda Anggun.

Zio sudah memerah mukanya mendengar ucapan Anggun. Dia hendak membuka mulutnya untuk memarahi Anggun, tapi keduluan Keisha yang menjawabnya dengan ucapan yang semakin membuat panas hatinya.

"Nanti aku pikirkan lagi deh." Keisha lalu menggandeng Anggun dan mereka berdua pergi meninggalkan dapur sambil cekikikan.

Akhirnya Zio dan Keisha tidak jadi berduaan. Hari Minggu itu berakhir dengan Anggun dan Keisha yang memilih-milih gaun pengantin, gedung, catering, dekorasi, dan ***** bengek lainnya termasuk paket bulan madu, sedangkan Zafri dan Zio memilih untuk duduk sambil meminum teh dan membicarakan tentang perusahaan mereka sambil sesekali menjawab pertanyaan Anggun atau Keisha yang meminta pendapat tentang sesuatu hal.

1
Christine Liq
Luar biasa
Yanto Lilik
p
YK
si erorr eh eros tuh...
YK
emang ada ya yg mau digantung hampir setahun TANPA KABAR SAMA SEKALI? Ini bukan jaman baheula ya, Zio...
ririn nur Hayati
ini clerita blum selesai mana Thor lanjutnya
ririn nur Hayati
lanjut Thor aku suka tp aku sesak untuk kristo aku pernah berada di posisi merelakan tp rasa sesak kurang ikhlas jd ya aa cmgim gitu
dineeeey: Hai , mampir yuk ke novelku yang berjudul
" WANITA SIMPANAN & FIRST LOVE " dijamin seru dan bikin emosi
total 1 replies
ArbaIy ArbaIy
masa bodo kei
lanjutttt
ArbaIy ArbaIy
jgn kan 10 bln ,,
satu hari z tanpa kabar uhhhh


sakittttt
ArbaIy ArbaIy
erosiii
ArbaIy ArbaIy
singkatan apa tu BERSERK ???
WaffaWerre
grup cuki
Nety
kok tahun depan?? keburu keisya lahiran dong
dineeeey: Hai , mampir yuk ke novelku yang berjudul
" WANITA SIMPANAN & FIRST LOVE " dijamin seru dan bikin emosi
total 1 replies
Mia Luky
kok spt murahan ya blm menikah sdh zina
Anita Lenggit
by
♡Ñùř♡
aku kasih bunga untuk mu kristo⚘😘
dineeeey: Hai , mampir yuk ke novelku yang berjudul
" WANITA SIMPANAN & FIRST LOVE " dijamin seru dan bikin emosi
total 1 replies
♡Ñùř♡
oh...so sweet,aq sangat suka🥰
Putra Variasi
lanjut donk kakak author
vista
kasihan zio tapi lebih kasihan lagi keisya yang menunggu tanpa harapan😢😢😢 ayo zio berjuang ambil kembali 💖💞💝💘mu
Vonny Suhardiman
keren abis thor bagus alur critanya
GoxMet
lnjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!