Rianna, yang sudah memasuki semester akhir sekolah. Yang tidak percaya akan sebuah cinta. dapatkah dia jatuh cinta, dan mempercayai akan sebuah cinta..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ranti Afriani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
eps 33
Gadis itu mulai bangkit dari tempat tidur nya, semangat nya mulai membara kembali.
" Yoss.. semangat Rianna.. " ucap nya sambil mengangkat kedua tangan nya. Dia mulai mengambil leptop nya dan beberapa buku untuk di salin olehnya.
Gadis itu tanpak sedang begitu fokus. Tiba-tiba saja layar laptop Rianna menyala terlihat ada panggilan video dari Mori. ( Tolak, setuju )
" Hai.. lagi apa kelinci kecil.. " sapa Mori
" Lagi ngerjain tugas.. kamu Mor. ?
" Aku... Aku lagi memandangin kelinci imutku ini.. "
" Apasih.. " sipu Rianna..
" Kamu tau Ann.. saat aku kembali lagi nanti orang pertama yang ingin aku temui adalah... Kamu. Karena kamu yang mengubah hidupku secara total. Aku ingin sukses dengan usahaku sendiri, aku.. ingin jadi laki-laki yang pantas buat kamu Ann.. "
" Tidak ada yang namanya pantas dan tidak pantas Mor.. kita semua sama saja tidak ada yang berbeda, hanya cara berpikir saja yang membuat orang berbeda. "
" Kelinci bodoh status dan sosial latar belakang.juga bisa jadi masalah bahkan harta menjadi patokan di mana orang itu banyak harta maka dia akan di puja-puja. Dan di hargai maupun di hormati. Sedang kan orang kecil, maupun latar belakang nya bermasalah selalu jadi patokan orang untuk merendahkan nya. "
.... Rianna terdiam sesaat. Dan Mori melanjutkan ucapannya.
" Aku tidak ingin hanya karena latar belakang keluarga ku bermasalah menjadi patokan orang untuk menggunjing dan menghinaku.. "
" Baiklah Mor... Kalau pemikiran kamu seperti itu. Aku selalu mendukung mu, dan selalu ada di samping mu. Aku tidak akan mempermasalahkan tentang masa lalu mu maupun tentang masalah keluarga mu, karena aku hidup ke masa depan bukan ke masa lalu. " Ucap Rianna. Yang membuat Mori merasa lega.
Pembicaraan pun terus berlanjut, mereka bercerita bagaimana dengan suasana kampus mereka masing-masing.
****
Setelah pembicaraan selesai.
Kamu tau Mor.. pertama kali aku bertemu Dengan mu aku sempat merasa takut, kamu bisa di bilang siswa yang sangat nakal. Tapi aku tau di balik sikap itu pasti ada sesuatu yang membuat kamu seperti itu.
Aku memang tidak tau masalah antara kamu dan keluarga kamu, tapi untuk saat ini aku berusaha untuk bisa menerima kamu apa adanya akupun akan selalu menunggu mu.
****
Setelah ngobrol dengan Mori Rianna pun terus melanjutkan tugasnya. Tanpa kerasa waktu pun berlalu menunjukkan pukul 12:00 malam..
" Aduhhh..laper banget.. Coba ngantuk banget lagi jam berapa si. " Gerutu Rianna sambil meregangkan tubuhnya, gadis itu lantas melirik ke arah jam dinding dan sontak gadis itu pun terkejut..
" Hahh... Jam 12:00 sudah tengah malem, haahhh aku istirahat dulu dah. Dari pada kaya kemarin malam kalau begadang kesiangan lagi. Masak Indomie ahh.. " ucap Rianna sambil bangun dari meja belajar nya dan melangkah ke dapur untuk merebus Indomie. Stoknya cukup banyak di lemari dapur, ada kali se dus..
" Paket spesial pake telur cabe saus sawi dan gak ketinggalan kerupuk sama Sukro. Uchhh serasa makan makanan mewah.. " ucap Rianna sambil mengangkat' angkat sendok yang di pegang nya gadis itu membayangkan Indomie spesial buatan nya.
Perut gadis itu pun mulai keroncongan dia sudah tidak sabar untuk menyantap nya.
Akhirnya Indomie nya siap di hidangkan. Aromanya bikin perut tambah keroncong ngan.
" Makan Indomie tengah malem gak bakal gemukkan " sindirnya. Ya Rianna makan sebanyak apapun makan maupun ngemil tubuh nya sulit sekali buat gemuk. Jadi gadis itu bebas makan apa saja maupun jam berapa saja. Yang penting dia bisa jaga kesehatan nya..
ato lanjut seasen 2 nya gt?
aukaes trs tuk karya2nya thor 💕💕💕💕
sukses...semangat