NovelToon NovelToon
Reinkarnasi Pewaris Amazon

Reinkarnasi Pewaris Amazon

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Cintapertama / Mengubah Takdir
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: To Raja

Jingga membuka mata, kembali ke masa sebelum tragedi besar menimpa keluarga Amazon.

Kali ini, tidak ada lagi gadis lugu yang mudah dimanfaatkan, matanya penuh dendam dan kebencian.

Hanya ada satu hal, Balas Dendam!

Mari kila mulai permainannya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon To Raja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

33. Film romantis

Sementara ketiga orang itu menuju rumah sakit, maka di tempat lain Farhan dan Jingga bersama-sama di sebuah mobil baru saja tiba di bioskop.

Begitu masuk ke area bioskop, Jingga mengerutkan keningnya melihat bioskop yang begitu sepi, hanya ada satu orang yang menyambut kedatangan mereka, orang itu bahkan menjaga jarak dari mereka.

"Kenapa begitu sepi?" Ucap Jingga merasa aneh.

"Bioskop ini milik seorang kenalanku, dulu aku pernah membantunya, jadi hari ini aku meminta bantuannya untuk mengosongkan seluruhnya supaya kita bisa nonton dengan bebas," kata Farhan.

"Apa? Tapi ini terlalu berlebihan," kata Jingga merasa bersalah, teman Farhan yang memiliki bioskop pasti merugi besar karena menutupnya sehari.

"Tidak berlebihan jika untuk wanitaku," kata Farhan merangkul Jingga lebih erat.

Jingga menghentikan langkahnya, mendongak menatap Farhan, belum pernah ada orang yang memperlakukannya seistimewa ini selain ayah dan ibunya.

"Terima kasih," kata Jingga.

Sebelah alis Farhan terangkat saat ia menatap Jingga dan mencubit pelan pipi Jingga sambil berkata, "kau berterima kasih lagi."

Jingga tersenyum lebar, dia lupa kalau Farhan sudah berkali-kali mengingatkannya untuk tidak berterima kasih.

Jadi Jingga berjinjit mendekatkan bibirnya ke bibir Farhan.

Cup.

Sebuah ciuman singkat mendarat di bibir Farhan.

Farhan menahan pinggang Jingga, menempelkan dahinya ke dahi jingga dan berkata, "mau nonton film apa?"

"Ayo sesuaikan dengan suasana kita, film romantis," ucap Jingga.

"Baiklah," kata Farhan.

Keduanya pun memilih menonton sebuah film romantis yang berasal dari negeri ginseng.

Dengan cahaya memang di bioskop dan hanya ada mereka berdua di bioskop yang luas itu, Jingga merasa deg-degan dan sesekali menggigit bibir bawahnya setiap kali melihat adegan romantis yang ditampilkan di layar lebar.

"Kalau akhirnya kita benar-benar menikah nanti, apakah kita juga akan sebahagia cerita di film ini?" Kata Jingga.

Farhan terkejut dengan ucapan spontan Jingga itu, ia melirik perempuan yang sedang menikmati popcorn di sampingnya, dia tidak tahan untuk membiarkan Jingga hanya fokus pada popcorn-nya jadi tanpa aba-aba ia membawa Jingga kepangkuannya.

"Eh.." Jingga terkejut hingga menjatuhkan popcornnya ke lantai dan menatap Farhan yang sudah memangkunya.

"Kalau kita menikah nanti, aku akan membuatmu lebih bahagia dari yang kita tonton hari ini," kata Farhan menundukkan kepalanya dan meraih bibir mungil Jingga.

Kedua tangan Jingga melingkar di leher Farhan saat ia membalas ciuman pria itu dan menikmati perasaan dimanjakan seorang kekasih.

Jantungnya berpacu dengan kencang, kehangatan memenuhi seluruh hatinya saat ia memeluk erat pria yang sedang memangkunya.

Satu tangan kekar Farhan mengan tubuh Jingga, sementara yang lainnya berpegangan di lututnya memberi cengkraman agar ia tetap sadar bahwa dia tidak boleh berbuat berlebihan.

Tetapi meski berusaha menahan dirinya, sesuatu yang ada di bawah tetap saja tidak bisa dikendalikan, benda itu tanpa terkecuali langsung bereaksi keras.

Dengan Jingga berada di pangkuannya semakin memberi pengaruh besar terhadapnya, sungguh cobaan!

Jingga yang duduk di pangkuan Farhan juga merasakan sesuatu yang mengganjal di bawah sana, wajahnya segera memerah saat ia menghentikan ciuman mereka dan menyembunyikan wajahnya di leher Farhan.

"Aku.. aku... Apa sebaiknya aku turun," kata Jingga sambil bergerak untuk menjauh dari sesuatu yang mengganjal itu.

Tetapi Farhan menahan tubuh Jingga dengan erat, "jangan bergerak, atau kau mungkin tidak akan selamat hari ini," kata Farhan.

Kata-kata Farhan itu membuat Jingga semakin tegang, dia tidak berani bergerak, hanya bisa diam dalam perasaan campur aduk.

1
Allea
ahhh berarti si jingga ini awalnya bodoh y thor 😁
Soraya
hadir thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!