NovelToon NovelToon
Balas Dendam Sang Putri

Balas Dendam Sang Putri

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Sistem / Mengubah Takdir
Popularitas:13.7k
Nilai: 5
Nama Author: Ikri Sa'ati

Mati karena diabaikan oleh keluarganya, mati karena diabaikan bahkan dikhianati oleh sang suami, lelaki yang paling dicintai, mati akibat fitnah, kebusukan dan kelicikan saudara tiri dan ibu tirinya.
Mati sebagai orang hukuman yang benar-benar hina, mati di ujung pedang tajam sang algojo.
Tapi...
Dia punya kesempatan kedua untuk hidup, punya kesempatan untuk mengubah takdir buruknya di masa lalu.
Maka kesempatan kedua itu dia manfaatkan sebaik-baiknya untuk membalas dendam terhadap semua orang yang telah membuatnya hancur dan sakit hati....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ikri Sa'ati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 33. Jadi Pusat Perhatian

Pagi itu langit begitu cerah di atas ibu kota Kerajaan Nan-feng, nyaris tak ada awan yang menggantung. Sepertinya cuaca alam begitu bersahabat dengan hari ini, hari yang telah ditunggu-tunggu rakyat ibu kota, hari di mana pesta penyambutan atas kemenangan Jenderal Ling Guojin yang berhasil melumpuhkan para pemberontak di perbatasan.

Di depan kediaman utama Jenderal Ling, semuanya sudah berkumpul. Para pelayan sudah selesai menyiapkan kereta kuda yang indah nan mewah.

Tampak Ling Yaofei tampil dengan gaun mewahnya dengan dikelilingi pujian dari keluarga tercintanya.

"Kamu tampak begitu cantik hari ini, Yao'er," puji Jenderal Ling Guojin sambil tersenyum bangga. "Semua mata pasti akan tertuju padamu."

"Ling Er Shao jie pasti akan bersinar di pesta penyambutan nanti," Ling Yuchen juga tak mau kalah ikut memuji dengan nada bangga.

Ling Yujian tidak berkata apa-apa. Tapi dari sorot matanya yang berbinar menatap adik kesayangannya itu, ada rasa bangga saat melihat Ling Yaofei tampil dengan begitu memukau.

Sementara Ling Yaofei yang mendapat semua pujian itu, tersenyum penuh kebanggaan dan penuh kemenangan. Dia telah yakin penampilannya akan menarik perhatian para bangsawan, terutama Pangeran Zheng Liang.

Su Yinfei yang tak pernah lepas di sisi Ling Yaofei, terus menatap sang putri dengan penuh rasa bangga. Hanya Ling Yaofei, putrinya yang lebih pantas mendapat perhatian dan cinta Putra Mahkota Zheng.

Yang kelak akan menjadi bagian dari keluarga istana, yang nantinya akan mengangkat derajat keluarga.

Seketika Su Yinfei teringat akan Ling Qingxue, dia lantas tersenyum penuh niat licik. Kali ini Ling Qingxue akan menjadi bahan tertawaan semua orang di pesta nanti.

Semua telah siap untuk berangkat, Ling Yaofei dan Su Yinfei telah naik ke dalam kereta mereka yang begitu mewah berukiran indah. Ling Yujian dan Ling Yuchen juga telah menaiki kuda tunggangan masing-masing.

Tinggal Jenderal Ling yang belum naik ke kuda perangnya, dia seperti masih menunggu seseorang yang belum muncul di depan kediaman megah ini.

Tak lama kemudian, langkah anggun nan elegan tampak dari kejauhan, dari arah samping kediaman utama. Begitu sosok itu hampir sampai, semua orang langsung tertuju memandangnya.

Itulah Ling Qingxue, yang ternyata telah ditunggu kehadirannya.

Gadis yang masih menyembunyikan kecantikan bidadarinya itu mengenakan gaun rangkap dengan jubah luar berwarna kuning gading, dengan pinggir kain berwarna kuning lembut bermotif ombak. Meski berpakaian dari bahan sederhana, namun tampak begitu anggun nan elegan.

Masih mengenakan cadar yang senada dengan jubah luarnya, menutupi sebagian besar wajah cantiknya. Hanya menyisakan sepasang mata bening yang menyorot tajam dan dalam.

Ling Qingxue tampil seperti seorang gadis dari dunia yang berbeda, begitu tenang, seakan tidak dapat tersentuh oleh kebisingan sekitar.

Tapi reaksi pertama yang disuguhkan oleh keluarganya adalah dengusan sinis dan tatapan datar yang tidak bersahabat.

"Kenapa kamu lambat sekali?" tegur Ling Yuchen dingin. "Kamu terlambat sedikit lagi, kami akan meninggalkanmu!"

Sedangkan Ling Yujian hanya menatap dingin Ling Qingxue saat gadis itu tiba. Akan tetapi sikapnya menunjukkan ketidak senangan atas keberadaan sang adik.

Namun Ling Qingxue sama sekali tidak menanggapi sikap kedua kakaknya itu. Dia bersikap tenang saja begitu tiba.

"Kamu naik kereta sendiri! " putus Jenderal Ling Guojin bernada dingin, acuh tak acuh. "Aku tidak ingin direpotkan anak tidak berguna sepertimu...!"

"Baik," sahut Ling Qingxue kalem tapi datar, singkat seraya sedikit menunduk.

Tak ada protes, tak ada penentangan, membuat Jenderal Ling Guojin dan kedua putranya sedikit terhenyak.

Biasanya, Ling Qingxue akan mencak-mencak sambil menangis, atau memaksa untuk ikut bersama mereka dalam satu kereta.

Namun kali ini Ling Qingxue tidak menunjukkan respon berlebihan selain sikap tenangnya. Justru sikap itu yang membuat mereka semakin merasakan keanehan pada diri gadis itu.

Sedangkan Ling Qingxue, tanpa perduli akan keheranan mereka, dia langsung menuju kereta kuda yang disiapkan untuknya –kereta kuda yang sederhana, berbeda jauh dengan kereta Ling Yaofei yang mewah.

Sementara Jenderal Ling Guojin masih hanyut dalam lamunannya tentang keanehan Ling Qingxue, terdengar Su Yinfei dari dalam kereta yang menegurnya halus.

"Lao ye, sebaiknya kita lekas berangkat, takutnya nanti terlambat."

Jenderal Ling Guojin segera tersadar dari lamunannya. Lantas menaiki kuda perangnya setelah mengiyakan ajakan sang istri. Hingga akhirnya rombongan Jenderal Ling berangkat menuju istana.

Sementara di dalam keretanya, Ling Qingxue tampak mengamati jalan di luar kereta, tatapannya menyorotkan ketenangan yang agung.

★☆★☆

Langit ibu kota kerajaan tampak begitu cerah, sinar matahari yang belum begitu terik menyinari pelataran istana Kerajaan Nan-feng dengan lembut.

Hari ini, aula utama kerajaan menjadi pusat perhatian. Para tamu undangan dari kalangan pejabat, bangsawan, dan para saudagar terkenal telah berkumpul untuk menghadiri pesta penyambutan Jenderal Ling Guojin, sang Jenderal Besar.

Tidak lama kemudian, rombongan keluarga Jenderal Ling yang telah ditunggu-tunggu telah tiba. Rombongan itu berhenti tepat di depan gerbang istana.

Para tamu yang sudah hadir di situ mulai berbisik-bisik sambil menyaksikan kedatangan rombongan keluarga jenderal besar yang terkenal itu.

Tampak pintu kereta terdepan yang paling mewah terbuka lebih dulu. Ling Yuchen langsung turun dari kudanya, lalu mengulurkan tangannya membantu Ling Yaofei.

Ling Yaofei turun dari kereta dengan tenang penuh sikap anggun. Pada pesta kali ini dia mengenakan gaun yang begitu mewah nan indah berhiaskan bordiran benang emas dan perak. Rambutnya di sanggul indah nan rapi berhias tusuk konde dari giok yang berkilap.

Wajah cantiknya begitu berseri-seri, sepasang matanya tampak berbinar, penuh percaya diri.

Begitu sosok Ling Yaofei sudah berada di tanah, segera bisik-bisikan pujian langsung menyambutnya.

"Sungguh Ling Yaofei Shao jie tampil begitu anggun dan mempesona...!"

"Aku rasa dia lebih pantas bersanding dengan Zheng Huang Tai zi...."

"Dia benar-benar calon permaisuri kelak...."

Mendengar semua pujian yang terlontar tanpa paksaan itu, membuat Ling Yaofei langsung tersenyum penuh kemenangan.

Rasa bangga dan percaya dirinya semakin melambung tinggi, membuatnya merasa yakin bahwa dia memang yang paking pantas bersanding dengan Pangeran Zheng Liang.

Di sisi lain, setelah Jenderal Ling Guojin turun dari kuda perangnya, dengan penuh perhatian dia juga membantu Su Yinfei, sang istri, turun dari kereta.

Wanita berhati ular itu mengenakan gaun yang begitu mewah layaknya nyonya bangsawan yang berstatus agung. Senyum keramahan dan kelembutan selalu tersungging di bibirnya yang merah.

Tentu sikap yang dia tunjukkan hanyalah palsu bukan, demi menutupi kebusukan hatinya.

Dia sudah membayangkan bagaimana Ling Qingxue akan ditertawakan oleh para hadirin di hari yang penuh bahagia ini. Dia akan membuat gadis itu tidak akan melupakan hari ini.

★☆★☆

Namun seketika senyum ramahnya perlahan memudar mana kala melihat Ling Qingxue yang tengah turun dari kereta tidak seperti apa yang dia harapkan.

Tidak ada gaun yang norak, tidak ada perhiasan yang kampungan, Ling Qingxue tidak mengenakan gaun yang sudah dia persiapkan.

Malahan, gadis itu mengenakan jubah yang berwarna lembut, meski sederhana namun membuat penampilannya begitu anggun nan elegan. Cadar tipis selalu menutupi wajahnya, menyisakan sepasang mata yang tajam lagi tenang.

Para hadirin yang seperti telah siap menertawakannya, kini langsung tercengang dibuatnya.

Bukan karena kecantikannya yang luar biasa, karena selalu tersembunyi di balik cadarnya, melainkan penampilannya yang amat berbeda kali ini.

Dulu, Ling Qingxue selalu tampil norak dan berlebihan, yang pasti dan pasti menjadi bahan tertawan semua orang.

Namun hari ini, gadis itu meski tampil sederhana, tampak begitu anggun seolah menyembunyikan pesonanya.

Melihat kenyataan itu, Su Yinfei tampak kesal dalam rasa herannya. Lalu dengan segera menghampiri gadis itu, terus berkata dengan suara rendah yang ditekan.

"Kenapa kamu tidak mengenakan gaun pemberian fu qin-mu? Apa kamu sudah tidak menghargainya lagi?"

Ling Qingxue cuma menoleh sekilas, memberikan tatapan misterius. Lalu, dengan nada kalem tapi dingin, dia membalas.

"Gaun pemberian Su Furen sangat tidak cocok untukku. Gaun itu pantas dipakai oleh para pelacur yang ada di rumah bordil...."

Ucapan itu jelas amat menusuk di hati Su Yinfei, membuat wanita busuk itu tersentak dalam diam sekaligus menahan kekesalan yang sangat.

"Anda tenang saja, aku sudah membakar gaun jelek itu," lanjut Ling Qingxue bernada kalem tapi dingin menusuk, membuat Su Yinfei nyaris tak dapat menjaga pertahanan dirinya.

Tanpa menghiraukan wanita berhati busuk yang makin terhenyak kaget itu, Ling Qingxue segera melangkah dengan tenang ke belakang seluruh keluarganya.

Seperti biasa, dia akan selalu memposisikan dirinya paling belakang, dia tidak ingin mencolok lagi kali ini. Tapi untuk pertama kalinya dia tampil tidak menjadi bahan tertawaan.

Saat rombongan keluarga Jenderal Ling melangkah masuk ke aula utama istana, seorang kasim langsung berseru cukup keras.

"Da Jiang jun Lao ye beserta keluarga telah tiba...!"

Pintu aula pesta seketika terbuka dengan lebar. Nyaris bersamaan, semua mata langsung tertuju pada mereka.

Jenderal Ling Guojin berjalan dengan gagah penuh wibawa yang agung, berdampingan dengan Su Yinfei yang kembali tampil penuh ramah dan kelembutan.

Di belakang mereka berjalan ringan penuh ketenangan Ling Yujian dan Ling Yuchen, mengapit Ling Yaofei yang selalu tersenyum penuh percaya diri.

Akan tetapi, begitu orang-orang menoleh ke bagian yang paling belakang, mereka seketika terkejut, benar-benar terkejut.

Betapa tidak?!

Ling Qingxue tampil berbeda dari biasanya hari ini. Sampai beberapa orang yang siap menertawakannya, langsung diam tanpa bisa berkata-kata.

Beberapa detik lamanya suasana terpendam dalam sunyi sebelum terdengar bisikan-bisikan.

"Kenapa Ling Qingxue berbeda hari ini?"

"Biasanya di berpenampilan memalukan, tapi kenapa sekarang lain ya?"

"Bahkan dia terlihat lebih anggun dari biasanya...."

Sedangkan Ling Yaofei yang mendengar suara-suara sumbang itu, jelas amat terganggu. Seharusnya dia yang menjadi pusat perhatian hari ini.

Tapi kenapa perhatian orang-orang jadi terpecah?

Sementara Ling Qingxue bersikap acuh saja, tetap melangkah dengan tenang dan anggun, tidak perduli dengan bisikan-bisikan dan tatapan keheranan di sekitarnya.

★☆★☆★

1
Muft Smoker
akhirnya ny yg aq tunggu2 dr jaman dinosaurus akhirnya di lakukan juga ma Ling qingxue ,,

luph byk2 buat km Ling er ,,
Adhie: hehehehe
total 1 replies
kaylla salsabella
yeeeeeeeee terus semangat qingxue
Adhie: semangat... pantang mundur
total 1 replies
kaylla salsabella
ah lagi thor😭😭😭
Adhie: siap....
diusahakan up tiap hari
total 1 replies
Muft Smoker
aaaaa d gantuuung ,,
pgen tak HI'IH tuh guru Bing ,,
awas jgn melongo yx kalo nanti Ling qingxue menang😏😏😏😏😏
Adhie: tentu saja dia bakal tercengang nanti
total 1 replies
Maysa Maysa
kannn bener bener pek ketiplek novel kak Yulianti
kak kalau berkarya jangan jiplak dong😡
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Yulianti Azis: Kakak aja ngeh. Apalagi aku yang penulisnya masih teringat jelas aku nulisnya. Cari idenya sampai lupa makan dan kurang tidur. Tapi enteng banget penulis ini malah nyontek.
total 1 replies
Maysa Maysa
semakin lama aku baca kok ceritanya bener bener mirip kayak punya kak Yulianti Azis ya.
Maysa Maysa
kok tetep mirip karya sebelah
Adhie: terima kasih sudah berkunjung...
total 1 replies
Maysa Maysa
kok alurnya gak asing ya, kek pernah baca
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Yulianti Azis: Alurnya kan emang nyontek punyaku, kak. Yang Guo Mei. "Kesempatan Kedua: Sang Putri." 🤣🤣
total 1 replies
Kustri
lao tian itu apa dewa? 🤔
Adhie: benar, artinya dewa atau dewata yang agung
total 1 replies
Muft Smoker
aduuh knp gx langsung nunjukin Dy sypa siih ,, tutup mulut mereka dg kemampuan mu Ling quexue ,,
Adhie: siap kaka...
total 1 replies
Adi Sudiro
terlalu bertele tele.. bukan seru malah bosen... 🤣🤣🤣🤣
Adhie: siap...
saran dan kritik diterima...
terima kasih
🙏🙏🙏
total 1 replies
kaylla salsabella
qingxue terlalu bertele-tele 🤣🤣
Adhie: biar penasaran kaka... hehehe...
terima kasih selalu mengikuti...
total 1 replies
L
Alur plek ketiplek Kesempatan Kesempatan Kedua; Sang Putri.

Author; Yulianti Aziz.

Dari banyaknya ide di dunia ini, coba deh kamu kreatif, jangan plagiat punya orang, terus kamu modifikasi.

Uang yang didapat gak akan berkah pun hasilnya gak seberapa, apa gak takut ke makan keturunan mu?
kaylla salsabella
lanjut thor
Adhie: siap...
total 1 replies
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Yulianti Azis
Kira-kira dong kalau plagiat. Kau pikir gak bakalan ketahuan? Sudah banyak pembaca yang kasih tahu mirip banget alurnya sama novelku yang judulnya "Kesempatan Kedua: Sang Putri"
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Yulianti Azis: Aku udah baca sampek bab 40an. Aku tahu novelku karena aku yang tulis tiap detailnya. Jangan karena diubah beberapa jadi gak tahu, pembacaku aja yang udah baca novelku langsung tahu. Karena mereka yang kasih tahu aku.
total 2 replies
Muft Smoker
baru ujian larii aj ,,
udh pada iri dan heboh ,, gmn nanti kalo Ling quexue nunjukin kekuatan elemen ny ,,
Muft Smoker: waah udh gx sabar liat moment tu kak ,, dtggu2 banget ma aq ,,
total 2 replies
kaylla salsabella
yeeee akhirnya bersama nenek
Adhie: ya, zhu qianlu adalah satu satunya keluarga qingxue yang perduli...
entah nanti jika masih ada keluarga jauh
total 1 replies
Muft Smoker
aq sukaaaa
Muft Smoker: ooo gt kah???
ok klo gitu ,, 🫡🫡😁😁😁
total 6 replies
Muft Smoker
lanjuuut kak ,,
Adhie: lanjuuuut
total 1 replies
kaylla salsabella
lagi thor
Adhie: siap... lanjut...
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!