Long Chen adalah dewa agung yg menguasai alam dewa, ia yg ingin naik ke alam abadi.
akan tetapi disaat ingin menembus ranah abadi, sang murid dan kekasihnya bahkan orang yang dianggap keluarga nya pun menggagalkan rencananya untuk menembus abadi.
akibatnya dari itu dia terluka parah hingga meredian nya hancur.
Long Chen marah besar dan menggunakan artefak kuno untuk reinkarnasi.
entah sial atau tidak, Long Chen mendapati tubuh suci dialam fana, tetapi meredian nya hancur oleh musuhnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon 3R 1CK, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Long Chen vs Wei Mingyue
“saatnya memberi pelajaran untuk bocah bau sepertimu”ucap Wei Mingyue tersenyum. Senyuman itu membuat semua orang merinding
Langkah bayangan kelopak
Wushhhhh
Long Chen hanya melihat bunga yang berterbangan di tempat Wei Mingyue berdiri.
“ gawat” ucap Long Chen, dan iya terlambat
Bughkkk
Boooommmm
Long Chen menabrak tembok hingga hancur
“sial, sakit sekali” gumam Long Chen
Langkah kilat
Kini Long Chen mulai serius. Dan mengerahkan seluruh kekuatan nya
Long Chen tau, kemenangan nya hanya kecil, karena perbedaannya 2 tingkat
“hahahaha tidak heran kau dibilang anak surge oleh orang orang” ucap Wei Mingyue senang tapi masih kesal
Bughhh
Bughhh
“tetua agung, siapa yang sedang bertarung..?” tanya murid sekte seribu bunga
“ketua sekte” jawab tetua agung yang baru sampai, setelah menjemput murid muridnya yang di tahan Long Chen
Mereka semua sangat kagum, karena hanya dialam kaisar yang bisa melihat pergerakan ketua sekte nya.
“Aku jadi penasaran, siapa yang bertarung dengan ketua sekte.” Ucap murid sekte seribu bunga
“aku juga penasaran, kenapa dia bisa imbang dengan ketua soal kecepatan” ucap murid lain nya
Booommmmm
Ughhhkk ughhhkk ughhkkk
Belum sempat Long Chen berdiri, Wei Mingyue menendang kembali
Bughhhkkk
“Apa hanya ini saja kemampuan fisik mu..?” tanya Wei Mingyue yang menginjak dada Long Chen
“Tekan ranah mu menjadi raja puncak” ucap Long Chen
“Apa kau kira aku bodoh, tidak aka nada yang menang melawan mu, jika setara ranah nya dengan mu” balas Wei Mingyue
“memang sulit ditipu, umur mu saja sudah ratusan tahun, pasti berpengalaman” ucap ketus Long Chen
Wei Mingyue yang amarah nya sudah mereda kini tersulut kembali.
“dasar bocah bau” ucap nya sambil menduduki perut Long Chen.
Heeegggghhh
Semua orang terkejut melihat posisi ambigu itu.
Bughhh bughhh
“bibi cantik maafkan aku, sudah jangan pukul muka ku lagi” pinta Long Chen
“Huummm, kenapa kau menodong ku dengan pedang..?” ucap Wei Mingyue
“tangan ku saja disini” balas nya dan memberitahu tangan nya tidak memegang pedang
Seketika Wei Mingyue menoleh kea rah belakang.
“Kyaaaaaaa brengsek kau bocah mmeessuumm”
Buggjhhh
Buuggghhh
Boommmm
Muka Long Chen kini sudah tak dikenali akibat pukulan bertubi tubi.
Sedangkan Wei Mingyue berjalan ke semua orang dengan muka memerah malu akibat pedang Long Chen menyentuh bokong nya.
“Salam ketua sekte” ucap semua murid sekte seribu bunga
“bangun lah kalian. Ouhh iya, apa bocah itu melakukan sesuatu kepada kalian selama dipenjara..?” Tanya nya
“tidak ketua, kaka tampan itu baik”ucap seorang murid dan semuanya pun menyetujui ucapan nya
“kau bilang tampan?. Lihat lah baik baik muka dia hahahaha” ucap Wei Mingyue menunjuk kearah Long chen
Semua orang Ikut tertawa, Long Chen pun meminum pil penyembuh dan meminum air suci.
Wajah Long Chen kembali semula. Murid sekte seribu bunga pun semakin terpesona.
“ketua apa benar kaka tampan itu keponakan ketua..?” Tanya seorang murid
“benar dia keponakan ku, hanya saj…” belum sempat menyelesaikan ucapan nya, Long Chen menyela
“bibi aku ingin bertanya pada mu” ucap Long Chen dan duduk diantara mereka semua
“apa bibi mempunyai gingseng ratusan tahun, buah persik langit dan bunga teratai 5 warna..” ucap Long Chen serius
“Chen’er paman punya gingseng 500 tahun, ini kau pakai saja” ucap Wu Zhang menyerahkan gingseng nya
“bibi hanya mempunyai teratai 5 warna saja , kalo persik langit itu sangatlah susah dicari” ucap Wei Mingyue
‘Tuan Chen aku mendengar kabar hanya ada di hutan kematian saja yang mempunyai persik langit, tapi..?” ucap Su Yao
“Tapi apa Su Yao..?” Tanya Long Chen cepat.
“Tempat itu dijaga oleh harimau putih” ucap Su Yao marah
Boommmm
“ternyata dia lebih kuat dari ku, siapa sebenarnya wanita itu” gumam Wei Mingyue dalam hati
Tuuukkk
“jangan sembarangan melepas kekuatan mu” ucap Long Chen mengetuk jidat Su Yao
“maaf tuan hehehehe” ucap Su Yao sambil mengelus jidatnya yang sempat Long Chen pukul
“baiklah, karena aku tidak mau berhutang budi, aku juga akan menukar segelas air ini” ucap Long Chen mengeluarkan artefak labu nya dan menuangkan ke setiap gelas masing masing orang yang ada disana.
“Kaka Chen kenapa aku dan kaka Yao tidak diberikan..?” ucap Yi Yi sambil memanyunkan bibirnya
“ nanti kaka berikan hadiah yang sangat bagus” ucap Long Chen menenangkan Yi Yi
“Chen’er paman kan sudah pernah meminum air suci ini, pasti tidak akan ada khasiatnya lagi, boleh tidak diganti yang lain" uc”p Wu Zhang yang tak tau malu didepan semua orang
“ini buat mu pak tua” ucap Long Chen melempar sembarang
Semua orang terkejut melihat barang barang Long Chen yang sangat susah ditemukan.
“Chen’er yang tampan, apa bibi boleh juga meminta yang lain lagi..?” ucap Wei Mingyue sambil mengerlingkan kedua matanya, seolah olah Long Chen akan tergoda
“tidak, itu saja sudah cukup, lihat murid mu dan tetua mu, mata mereka seperti serigala lapar” tolak Long Chen dan menunjuk kearah orang orang sekte seribu bunga.
Mereka pun meminum air suci pemberian dari Long Chen, saat itu juga mereka menembus 1 ranah kecil.
“Wahh air ini khasiat nya memang benar benar luar biasa”
“Benar, waktu itu aku juga melihat dari buku kuno, jika ingin menapaki jalan suci harus meminum air suci” ucap murid sekte seribu bunga
“ketua sekte, wajah mu kembali muda lagi” ucap tetua agung
“tetap saja umu” sebelum ucapan Long Chen selesai Yi Yi menutup mulut nya
“haaaggghhh tetap saja apa” teriak Wei Mingyue
Hahahaha,,
Mereka kembali tertawa semua.
“Yi’er mending kau ikut bibi saja daripada sama si bocah mesum ini” ucap Wei Mingyue
“tidak mau bibi, kaka Chen tidak mesum ke Yi Yi, aku Cuma mau sama kaka Chen” tolak Yi Yi
“sudah lah bibi Mingyue, jika kau membawa Yi Yi, sekte mu dianggap berkolusi dengan sekte sesat, dan Yi Yi akan Di buru” ucap Long Chen
“Mo’er keluar lah” tambah nya
Mata ungu Yi Yi berubah menjadi hitam dan keluar tanduk.
Semua murid sekte terkejut melihat perubahan Yi Yi.
“tak perduli Yi;er iblis sekalipun. Dia tetap keponakan ku” ucap Wei Mingyue sambil memeluk Yi Yi
Yi Yi yang dipeluk Wei Mingyue terdiam sejenak, perasaan hangat akan pelukan mendiang ibu nya teringat kembali
“iibbbuuuu” tangisan Yi Yi pecah
Hiiikkss… Hiiikkss…. Hiiikkss…
Setelah mereda Yi Yi pun tertidur dipelukan Wei Mingyue, Long Chen pun menceritakan semua kejadian saat diburu oleh kaisar Tang dan menceritakan bagaimana ia bisa bertemu Yi Yi.