NovelToon NovelToon
Sugar Daddy Dunia Kuno

Sugar Daddy Dunia Kuno

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Sistem / Sugar daddy
Popularitas:50.8k
Nilai: 5
Nama Author: RAS( BY.AR)

Seorang ilmuan jenius yang meninggal di usia muda akibat kelelahan, karena memiliki tubuh yang lemah. Tidak disangka jiwanya merasuk pada seorang pria desa yang hidup sebagai petani miskin.

Orang tua baru saja mati dan dia mendapatkan jatah tanah warisan paling sedikit?

Dikenal orang yang pasif karena tidak pernah melawan?

Namun dia tidak mengeluh, dengan melihat tubuhnya yang kuat dan sehat saja dia sudah sangat bersyukur.

[ Selamat! Kamu telah terikat pada sistem Sugar Daddy ]

"Ha?!"

Dengan sistem yang aneh ini, Lin Chen mendadak menjadi Sugar Daddy zaman kuno.

"Suami, carilah istri lagi... Kami tidak kuat, huhuhu..." Istri pertama mengumpulkan keberanian nya dan menyuarakan suara hati para istri.

***
Kembali lagi di cerita author RAS(BY/AR)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RAS( BY.AR), isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33

Beberapa potong daging asap dengan berat sekitar setengah hingga satu kati di masukan ke dalam keranjang punggung.

"Hari ini, bantu aku untuk mengantarkan daging pada beberapa tetangga baik dan kepala desa." Ucap Lin Chen sambil mengangkat keranjang punggung nya.

Chi Yao mengangguk setuju. "Baik"

Lin Chen telah memikirkan nya baik-baik, hari ini dia pergi ke hutan seharian dan istrinya hanya menghabiskan semua waktu di rumah.

Manusia itu makhluk sosial, meskipun dia bukan tipe manusia yang anti sosial. Dia juga harus bisa membuat hubungan baik dengan beberapa orang desa yang di segani seperti kepala desa dan Bibi Zhao.

'Kepala desa bisa membantu memperlancar segala urusan ku kelak di desa, dan bibi Zhao bisa menjaga dan berteman dengan istri-istri ku.'

Rumah pertama adalah bibi Zhao, karena rumah nya yang paling dekat. Saat mengetuk pintu halaman, Bibi Zhao langsung menyahut nya.

"Eh, Lin Chen? Masuklah" Bibi Zhao membuka pagar halaman dan menyambut nya dengan baik.

"Wahh, apakah ini istri Lin Chen? Cantik sekali!"

Chi Yao tersenyum sambil mengangguk kecil memberikan hormat. "Terimakasih, bibi. Bibi pun juga cantik"

"Ah mulutmu ini, manis sekali. Aku sudah tua begini." Ucap Bibi Zhao sambil tertawa.

"Oh ya, ada urusan apa? Apakah ada sesuatu yang kalian butuhkan?"

Lin Chen menggeleng, laku mengambil dua potong daging seberat total satu kati, dia tidak menyerahkan nya langsung namun memberikan nya pada Chi Yao--- memintanya memberikan nya pada Bibi Zhao.

Chi Yao mengangguk, dengan senyum tipis dan kepribadian yang tenang. Dia memberikan nya kepada Bibi Zhao, "bibi, ini pemberian suamiku. Ambilah"

"Eh, daging? Lin Chen, apa yang kamu rayakan. Kenapa memberikan ku daging?"

"Bibi Zhao, aku sudah menikah dan tidak sempat merayakan nya. Daging yang sedikit ini, anggap saja berbagi kebahagiaan dengan tetangga dekat."

"Ah kau ini, di saat seperti ini memang tidak pas untuk merayakan pernikahan. Baiklah, daging ini aku terima. Terimakasih banyak ya!"

Bibi Zhao tentu sangat senang menerima daging, apalagi beratnya hampir satu kati. Daging asap ini bisa di simpan untuk menambah lauk pada malam taun baru, pikir Bibi Zhao.

"Khm..." Lin Chen sedikit mendekat dan berbicara dengan lebih pelan. "Bibi, istri-istri ku masih baru di desa. Belum terlalu mengenal dan bersosialisasi dengan bibi-bibi di desa..."

Tanpa ia berbicara lebih banyak lagi, Bibi Zhao sudah paham. Lin Chen bilang mereka sudah menjadi terdekatnya, dan dia juga sudah menerima daging ini.

Bibi Zhao mengangguk. "Tenang saja, kedepan nya aku pasti akan bawa istri-istri mu untuk perkenalan dengan yang lainnya. Mereka tidak akan di kucilkan."

"Zhao Nian, siapa yang datang itu?" Suara tuan Zhao terdengar, begitu dia sampai di luar dia langsung melihat Lin Chen. "Eh, Lin Chen?"

Lin Chen ingat jika paman Zhao adalah pria baik yang sering berbicara dengan pemilik tubuh asli walaupun sering di abaikan. Sikapnya sangat ramah, terbuka dan blak-blakan, "tunggu di sini"

Chi Yao mengangguk, dan Lin Chen berjalan menghampiri nya.

Chi Yao berdiri dengan tenang, bibi Zhao tidak bisa tidak mendecakan lidahnya. Lin Chen ini benar-benar beruntung, mendapatkan istri-istri muda yang cantik bak tuan putri.

Bibi Zhao mendekati nya, "Istri Lin Chen, namamu Chi Yao kan?"

Chi Yao mengangguk.

Dengan wajah ramah bersahabat, Bibi Zhao menggenggam tangan Chi Yao seolah mereka dekat.

"Oh ya, kemana tiga gadis lainnya?"

"Mereka sedang istirahat di rumah, kelelahan setelah membersihkan rumah."

"Ah, begitu." Bibi Zhao menatap nya sebentar, "Chi Yao, aku lihat kamu terlihat canggung kepada suami mu ya."

Wajah Chi Yao membeku, dia tidak menyadarinya. Namun setelah di pikir, kesalahan terletak padanya.

"Aku tidak bermaksud ikut campur, namun kamu menjadi istri Lin Chen ini begitu tiba-tiba. Pasti memang canggung dan terkejut, kemarilah... Bibi akan memberikan mu petuah agar hubungan kalian harmonis."

Mula-mula Chi Yao mendengarkan dengan serius, namun setelah banyak petuah yang di katakan Bibi Zhao. Wajahnya menjadi memerah dan dirinya seolah tak sanggup lagi mendengar nya.

"Sudah, ayo"

Setelah berbincang sebentar dengan tuan Zhao, akhirnya Lin Chen pamit pergi kepada mereka berdua.

"Apakah kamu sudah dekat dengan bibi Zhao?"

Chi Yao mengangguk kaku, Lin Chen tidak menyadari jika wajah Chi Yao masih menyisakan sedikit rona merah.

"Kedepannya, jangan selalu mengurung diri di dalam rumah. Jika ada waktu main saja ke rumah Bibi Zhao, bibi Zhao ini bisa di katakan senior nya perkumpulan bibi-bibi desa. Kalian akan berkenalan dengan banyak orang."

Chi Yao terlihat menahan ingin tawa mendengar ucapan suaminya, dia mengangguk dengan pandangan yang terjaga ke bawah. "Baik"

Selanjutnya, Lin Chen pergi ke rumah kepala desa, tetua Wang, Kakek Lao dan beberapa orang baik yang di ingat nya di desa. Dengan sedikit berbasa-basi dan mengejar target untuk pulang sebelum sore, Lin Chen dan Chi Yao akhirnya selsai membagikan dan sedang berjalan menuju rumah mereka.

Matahari yang tenggelam memberikan warna lembayung di langit, memberikan momen yang indah untuk pasangan yang sedang berjalan beriringan itu. Lin Chen melirik Chi Yao yang berjalan lurus ke depan, pandangan nya melirik ke arah lain, namun tangan nya dengan pelan-pelan mulai terangkat ke belakang-- pinggang Chi Yao.

Saat tangan itu akan merangkul nya, sebuah suara mengagetkan nya.

"Kak!"

Suara Lin Daye memecah suasana romantis itu, wajah Lin Chen seketika memuram. Sementara Lin Daye berlari dan berhenti di hadapannya dengan wajah cerah dan ramah.

"Ada apa?" Nadanya terdengar tidak bersahabat, membuat Lin Daye bingung namun tidak memasukkan nya ke hati.

"Tadi aku dan istriku pergi ke sungai tangkap ikan, dapat lumayan. Istriku menyuruhku membaginya dengan mu." Di tangan Lin Daye terlihat empat ekor ikan mati lumayan besar yang di ikat dengan sulur kecil.

Lin Chen menghela napas pelan, baiklah, ikan ini dia memang sudah lama tidak makan. "Baiklah, kemarikan"

Lin Daye memberikan nya dengan senyum bodoh.

"Kambing milikmu seorang betina kan?"

"Benar kak" Jawab Lin Daye dengan tak mengerti.

"Jika kambing itu sudah keluar susu, jual saja susu itu kepadaku."

Perkataan Lin Chen membuat Lin Daye seketika bersemangat senang. "Benarkah? Kebetulan, kambing milikku memang sudah mengeluarkan susu. Sepertinya sedang hamil, kau ingin kapan dan berapa?"

"Besok saja dan berikan sebanyak yang kau miliki."

Lin Daye mengangguk semangat, "baik kak!"

Lin Chen mengambil sisa daging yang tinggal tiga potong di keranjang nya. Sudahlah, dia memiliki banyak daging, sisa ini berikan saja pada adik pemilik tubuh asli ini.

Lagipula sikap nya sudah mulai berubah menjadi baik, turun ke sungai mencari ikan, itu sudah menjadi pencapaian besarnya.

1
Dewiendahsetiowati
dikira ada masalah ternyata masalah Byang hajat🤣🤣
Amarilys
aku selalu menanti ceritamu kak, dari zaman chat story aku suka banget 😍
Owner MBG, Amiin: Makasih banyak 🤩😘
total 1 replies
penggemar_Uangkecil?!
👍👍👍
penggemar_Uangkecil?!
👍👍👍
Hatijah Cantik
kurangi scene masalah makanan
Hatijah Cantik
Li Chen harus punya daerah kekuasaan
Rickielessta
siiippppp
Owner MBG, Amiin: Makasih kak
total 1 replies
casanova
kecil amt thor TB nya 185 cm tapi itu nya cuma 12 cm gua aja yg 160 aja 14
Owner MBG, Amiin: PAMER!!! PAMER!!! 🙄😒
total 1 replies
Rindi Zie ⍣⃝కꫝ 🎸
lin chen yg super hebat ini mkin bnyk penggemar nya deh 💪
Florence
👍
Florist
kc
Someone
👍👍
Hatijah Cantik
biar chunchua untuk j inbao saja kasian jinbao TDK punya pasangan lagipula chunchua TDK sanggup melayani Li Chen nantinya🤭
Ribka Pratisia
bagus
Owner MBG, Amiin: Makasih
total 1 replies
Ria Wahyu putri
bagus ceritanya
Owner MBG, Amiin: Thanks
total 1 replies
Hatijah Cantik
bisa2 isterinya pingsan kalo Li Chen TDK memberi kekuatan pada semua isterinya ,Thor TDK usah terlalu kuat nanti isterinya mati kalo gak kuat
penggemar_Uangkecil?!
👍👍
penggemar_Uangkecil?!
👍
penggemar_Uangkecil?!
👍👍
penggemar_Uangkecil?!
👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!