NovelToon NovelToon
Naruto : Sistem Shinobi Tanpa Batas

Naruto : Sistem Shinobi Tanpa Batas

Status: sedang berlangsung
Genre:Naruto / Sistem / Reinkarnasi
Popularitas:6.1k
Nilai: 5
Nama Author: Barr

Ren, seorang pemuda yang hidupnya hancur di dunia modern, terbangun di dunia yang ia kenal hanya melalui layar kaca—dunia Shinobi yang penuh dengan darah, air mata, dan pengkhianatan.

​Tepat saat ia lahir di tengah kekacauan serangan Kyuubi, Ren menyadari bahwa ia tidak memiliki garis keturunan klan hebat, tidak memiliki chakra yang melimpah, dan hanya dianggap sebagai sampah oleh dunia.

​Namun, tepat saat ia menginjak usia 6 tahun, sebuah layar transparan muncul di depannya: [Selamat datang, Ren. Sistem Evolusi Shinobi telah aktif.]

​Dengan pengetahuan tentang masa depan yang pahit dan sistem yang memungkinkan segalanya, Ren bersumpah untuk mengubah nasib. Dari seorang anak yatim piatu yang diabaikan, ia akan bangkit, melampaui para Hokage, hingga menantang para dewa yang bermain-main dengan takdir dunia ini.

​Bukan sebagai pahlawan, bukan pula sebagai penjahat. Dia adalah Faktor X yang akan mengubah dunia Shinobi selamanya.



Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Barr, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tempat Rahasia

Waktu bergulir tanpa kompromi, dan keesokan subuhnya, hutan belakang Konoha kembali diselimuti oleh kabut tebal yang dingin. Namun, bagi Ren, temperamen alam yang membekukan ini bukan lagi sebuah siksaan, melainkan selimut pelindung yang sempurna. Langkah kaki kecilnya kembali membelah keheningan hutan, mengeksekusi rute lari lima kilometer yang sama seperti hari sebelumnya. Menariknya, perubahan besar langsung terasa di dalam dirinya. Tubuh bocah enam tahun itu mulai beradaptasi secara luar biasa dengan statistik Genin miliknya. Paru-parunya tidak lagi terasa seperti terbakar hebat, dan aliran oksigen di dalam darahnya bergerak jauh lebih efisien. Ketika dia tiba di pangkalan latihan kuno yang terisolasi, Ren langsung menyelesaikan rentetan seratus push-up, sit-up, dan squat dengan ritme yang stabil dan terkendali. Dia bahkan berhasil menyelesaikan seluruh menu lAtihan neraka tersebut dengan sisa waktu sepuluh menit sebelum matahari terbit. Tepat saat gerakan squat terakhirnya terkunci, suara denting sistem yang akrab kembali berdenting di dalam lubuk jiwanya.

​[TING!]

​[Misi Harian: 'Fondasi Sang Anomali' -> BERHASIL SELESAI.]

​[Mendapatkan Imbalan: +10 EXP Sistem, +1 Poin Atribut Bebas.]

​[EXP Saat Ini: 20/100 (Menuju Level Sistem Berikutnya)]

​Ren berdiri tegak di tengah lapangan rumput yang sepi, napasnya hanya memburu pendek tanpa ada tanda-tanda kelelahan lumpuh seperti kemarin. Satu poin atribut bebas baru kini melayang di sudut pandangnya. Alih-alih langsung memasukkannya ke dalam statistik dasar, mata hitam Ren memancarkan kilatan penuh antisipasi. Tumpukan kerja kerasnya sejak kemarin akhirnya memberikan modal yang cukup untuk melangkah ke tahap berikutnya. Mengikuti instruksi bawaan yang tersimpan di kepalanya, Ren memberikan perintah batin yang tegas. Sistem, buka Toko Fungsi Dasar. Seketika, layar holografis biru redup di depannya berkedip dan bertransformasi, memunculkan sebuah antarmuka baru yang dipenuhi dengan barisan teks numerik yang tersusun rapi.

​[Membuka Menu: Toko Fungsi Dasar (Sistem Evolusi)]

​[Poin Evolusi Tersedia: 0 | Atribut Bebas: 1]

​Kategori Teknik Keterampilan (Skill):

​Basic Stealth/Chakra Masking — Harga: 1 Poin Atribut Bebas

​Leaf Concentration Method — Harga: 1 Poin Atribut Bebas

​Iron Body (Passive Enhancement) — Harga: 2 Poin Atribut Bebas

​Ren menatap tiga pilihan awal tersebut dengan tatapan mata yang dingin dan penuh perhitungan. Sebagai seorang reinkarnator tanpa klan, dia sama sekali tidak terkejut melihat absennya jutsu-jutsu warisan legendaris seperti Sharingan, Byakugan, atau elemen tingkat tinggi di dalam toko dasar ini. Sistem beraliran tegas miliknya beroperasi pada sains evolusi yang logis, bukan keajaiban instan yang tidak masuk akal. Matanya bergerak lambat, membedah kegunaan praktis dari setiap opsi. Leaf Concentration Method adalah teknik dasar untuk mengasah kontrol chakra, sesuatu yang bisa dia pelajari sendiri nanti di Akademi. Iron Body sangat menggiurkan untuk meningkatkan pertahanan fisiknya, namun harganya masih belum terjangkau.

​Pandangan Ren akhirnya mengunci opsi pertama: Basic Stealth/Chakra Masking. Sebagai seorang Lone Wolf yang sedang membangun kekuatan secara rahasia di dalam desa militer yang dipenuhi oleh ninja sensor sensitif, ninja pelacak klan Inuzuka, dan mata-mata ANBU yang berpatroli, menyembunyikan eksistensi adalah prioritas nomor satu yang mutlak. Jika dia terus berlatih secara ekstrem dengan fluktuasi fisik setara Genin di tubuh anak kecil, cepat atau lambat garis pertahanan Konoha akan mengendusnya. Dia butuh jubah kegelapan untuk menutupi anomali dirinya.

​Sistem, beli Basic Stealth/Chakra Masking menggunakan satu poin atribut bebas, perintah Ren tanpa keraguan.

​[Pembelian Berhasil. Mengintegrasikan Keterampilan: 'Basic Stealth/Chakra Masking' ke dalam memori otot dan sistem saraf inang...]

​Sensasi dingin yang sangat tipis mendadak merayap di sepanjang tiga ratus enam puluh satu titik tenketsu miliknya. Tidak ada rasa sakit, melainkan sebuah pemahaman instingtual yang mendalam tentang bagaimana cara memanipulasi energi tubuh. Ren bisa merasakan chakranya yang baru bangkit perlahan-lahan ditarik masuk, mengendap jauh di dalam inti tubuhnya dan berhenti memancar ke luar. Struktur ototnya yang padat juga mengendur secara mikro, menyelaraskan frekuensi detak jantung dan hawa tubuhnya dengan lingkungan sekitar. Di mata dunia luar atau bagi ninja sensor yang lewat, Ren saat ini tidak akan terlihat berbeda dari seonggok batu mati atau tanaman liar di hutan—seorang anak sipil biasa yang sepenuhnya tidak berbahaya.

​Puas dengan hasil integrasi sistem, Ren mengalihkan fokusnya pada pangkalan latihan kuno di sekitarnya. Dengan kemampuan persepsi dan indra tajam yang ikut meningkat berkat kombinasi statistik fisiknya yang tinggi, Ren mulai berjalan mengitari area lingkaran terisolasi tersebut. Langkah kakinya kini sama sekali tidak mengeluarkan suara di atas rumput basah berkat skill stealth barunya.

​Saat dia berjalan di dekat dinding tebing batu kecil yang tertutup lumut tebal di bagian belakang, langkah Ren mendadak terhenti. Sepasang matanya menyipit tajam. Ada sesuatu yang janggal pada susunan batu di bagian bawah tebing. Di dunia luar, retakan batu akan terlihat acak karena pengikisan alami. Namun di sini, di balik lapisan lumut dan semak berduri yang lebat, Ren menangkap sebuah garis lurus yang terlalu simetris—sebuah celah buatan manusia.

​Ren melangkah maju, menembus semak berduri tanpa memedulikan goresan ringan pada pakaian usangnya. Dia membersihkan lapisan lumut tebal menggunakan telapak tangannya, mengungkap keberadaan sebuah batu persegi besar yang sengaja dipasang untuk menutup sebuah rongga di dalam tebing. Ren menarik napas dalam-dalam, menancapkan kedua tangan kecilnya pada tepi batu tersebut. Dengan atribut Kekuatan Fisik 43 miliknya yang setara dengan kekuatan ledak otot seorang Genin muda, Ren memantapkan kuda-kudanya dan mendorong batu besar tersebut dengan satu sentakan kuat.

​Krieeek... Grrr...

​Suara gesekan batu yang berat dan terendam gema menggema pelan di dalam keheningan hutan. Batu penutup itu bergeser sekitar setengah meter, membuka sebuah celah gelap yang sempit ke dalam perut tebing. Bau udara lembap yang pekat, debu kuno, dan aroma samar besi berkarat langsung berembus keluar dari dalam rongga, menerpa wajah Ren.

​Ren menyipitkan matanya, mengandalkan penglihatan malamnya yang kini jauh lebih baik untuk menembus kegelapan celah tersebut. Di dalam rongga kecil yang tersembunyi itu, bersandar pada dinding batu, terdapat seonggok tulang-belulang manusia yang sudah rapuh dan diselimuti debu tebal. Sisa-sisa kain pelindung hijau yang telah membusuk dan hancur termakan usia masih menempel di bagian dada kerangka tersebut—sebuah rompi militer standar Konoha era masa lalu. Ninja ini kemungkinan besar adalah korban luka parah dari Perang Dunia Shinobi Ketiga yang sengaja bersembunyi di tempat terisolasi ini hingga mengembuskan napas terakhirnya dalam kesendirian, membawa semua rahasianya ke dalam liang kubur.

​Namun, perhatian Ren tidak tertuju pada kerangka itu, melainkan pada sebuah objek persegi panjang yang didekap erat di tulang lengan si mayat. Itu adalah sebuah tabung silinder logam kedap air yang sudah berkarat di beberapa bagian, namun segel pelindungnya masih terlihat utuh. Di dalam tabung itulah, sebuah gulungan taktis militer kuno tersimpan dengan aman dari kerusakan cuaca selama belasan tahun.

Ren tidak langsung mengambilnya. Sebagai jiwa yang sudah bereinkarnasi dia tahu kekejaman dunia shinobi, dia tahu betul aturan tak tertulis: mayat yang membawa dokumen rahasia adalah ladang jebakan.

​Dia menyipitkan mata, memeriksa sela-sela tulang rusuk si mayat dan bagian bawah tabung logam tersebut. Benar saja, di balik debu tebal, terdapat seutas kawat ninja tipis yang terhubung ke sebuah kantong usang di pinggang kerangka—kertas peledak (Kibaku Fuda) yang sudah sangat tua. Mengandalkan atribut Kecepatan (34) dan kontrol motorik Genin-nya yang presisi, Ren menggunakan ranting pohon kecil untuk memutuskan kawat tersebut dengan sangat hati-hati, memastikan pemicunya mati sebelum jebakan usang itu sempat meledak.

​Setelah memastikan situasi aman, ​Ren mengulurkan tangannya yang kecil, dengan hati-hati mengambil tabung logam tersebut dari cengkeraman tulang yang langsung hancur menjadi abu saat disentuh. Tepat ketika jari-jari Ren mencengkeram permukaan dingin tabung silinder tersebut, layar holografis biru sistemnya mendadak muncul dengan kilatan cahaya yang agresif, disertai suara denting mekanis yang tajam di dalam kepalanya.

​[TING!]

​[Terdeteksi Objek Eksternal: Gulungan Catatan Militer Konoha yang Rusak (Era Perang Dunia Ke-3)]

​[Sistem dapat mengekstrak sisa data energi/informasi dari objek ini. Memulai proses pemindaian? (Y/N)]

​Di tengah kegelapan rongga tebing batu yang sunyi, sepasang mata hitam pekat Ren menatap baris notifikasi tersebut sebelum sebuah seringai lebar yang sinis dan predatoris perlahan terukir di wajah kecilnya. Pangkalan rahasia ini ternyata bukan sekadar tempat latihan kosong yang terbuang; tempat ini adalah awal dari tambang emas pertamanya yang ditinggalkan oleh sejarah berdarah dunia shinobi. Tanpa ragu sedikit pun, Ren memberikan jawaban mutlak di dalam benaknya. Scan.

[Perintah Diterima. Memulai Pemindaian Struktur Memori Energi...]

[Progres: 1%... 12%... 45%...]

[Ekstraksi Berhasil! Anda Mendapatkan Informasi Intelijen Perang & Gulungan Teknik Keterampilan: 'Katon: ... ']

1
Akbar Rifqi
typo
Axel
seringkih bubur itu apa thor?
Axel
dan kesaduran itu apa thor?
Akbar Rifqi: typo k
total 1 replies
Klarasya
lanjutt thorr, semangattt 😻
Mitha: oyong juahattt
total 2 replies
Klarasya
semangatt thorr 😻
Mitha: oyong juahat
total 1 replies
Klarasya
lanjuttt thorrr 😻
Klarasya
semangatt thorr
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!